
Rudi membanting Rens-gearnya sampai Rens-gear tersebut hancur berkeping-keping, ia mengepalkan tinjunya karena sangat marah dengan kejadian yang menimpanya hari ini.
Mulai dari dikhianati oleh sahabat-sahabatnya, kehilangan levelnya dan juga kehilangan job nya. Rudi mengambil ponselnya lalu ia mencoba untuk menghubungi sahabat-sahabatnya namun tetap tidak bisa.
Rudi menghela nafas lalu ia memilih untuk pergi kedapur untuk membuat makanan namun naas bahan-bahan makanan dirumah Rudi sudah habis.
"Kenapa hari ini aku sangat sial?"
Rudi pun segera mengambil jaket dan dompetnya lalu ia segera pergi dari rumahnya, Rudi berniat pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli bahan-bahan makanan dan Rens-gear yang baru.
Rudi memilih untuk menaiki angkutan umum daripada menggunakan kendaraan pribadi karena menurutnya menaiki angkutan umum sama saja dengan mengurangi angka kemacetan di indonesia.
Setelah beberapa menit akhirnya Rudi sampai di pusat perbelanjaan terbesar dikota tempat Rudi berada, Rudi pun segera mengambil keranjang dan pergi ketempat bahan-bahan makanan.
Rudi lebih suka untuk memasak makanan daripada membeli makanan karena menurutnya jika memakan makanan yang dibuat sendiri akan terasa lebih nikmat.
Setelah mendapatkan bahan-bahan yang diinginkannya Rudi segera pergi ketempat barang-barang elektronik.
Rudi pun segera memilih Rens-gear yang diinginkannya, setelah ia mendapatkan Rens-gear yang diinginkannya Rudi segera pergi namun saat ia ingin pergi Rudi melihat ada sesuatu yang menarik perhatiannya.
"Ah aku ingat, itu adalah Rens-gear capsul."
Rens-gear capsul berbentuk seperti kasur namun memiliki penutup diatasnya, Rens-gear capsul adalah alat yang sama dengan Rens-gear namun perbedaannya adalah Rens-gear capsul dapat merawat tubuh seorang player.
Biasanya player pro akan melakukan misi berhari-hari dan dengan Rens-gear capsul kebutuhan tubuh seorang player akan dipenuhi sehingga player tidak takut lagi jika tubuhnya akan kekuarangan asupan.
"Mungkin suatu saat nanti aku akan membeli alat ini."
Rudi pun segera meniggalkan tempat tersebut lalu ia segera pergi kekasir untuk membayar barang yang telah dibelinya.
Setelah membayar barang belanjaannya Rudi pun segera pergi karena perutnya sudah sangat lapar.
Saat menunggu angkutan umum ia melihat sebuah restoran, Rudi ingin pergi kesana namun ia masih tetap berpegang teguh pada prinsipnya yaitu untuk makan makanan buatan sendiri.
Karena tak ingin menggoyahkan prinsipnya Rudi pun segera mencari angkutan umum, setelah beberapa menit akhirnya Rudi mendapatkan angkutan umum lalu ia segera pulang kerumahnya.
Setelah sampai dirumah Rudi bergegas memasak makanan, setelah matang ia segera melahapnya dengan rakus karena sudah sangat lapar.
Setelah menghabiskan makanan Rudi sudah mulai mengantuk, ia pun segera masuk kedalam kamarnya lalu terlelap.
Keesokan harinya Rudi sedang memasak sarapan tiba-tiba ia mendapatkan sebuah pesan, Rudi pun segera mengambil poselnya dan melihat pesan tersebut.
Ternyata pesan tersebut berasal dari Rey, seketika Rudi menjadi bahagia ia pun segera membuka pesan tersebut.
"Jangan pernah hubungi aku dan yang lainnya lagi, kau sudah bukan bagian dari kami lagi dan yang pasti kami sudah memiliki teman baru yang lebih baik daripada dirimu."
Seketika amarah Rudi memuncak lalu ia segera melemparkan ponsel tersebut kesembarang arah dan untungnya ponsel Rudi terjatuh di sofa, ia mengepalkan tinju hingga tercium bau gosong yang berasal dari dapur.
"Astaga, ikan gorengku!"
Rudi segera mematikan kompor dan terlihat ikan yang di goreng Rudi sudah berwarna hitam, Rudi menghela nafas lalu ia mengangkat ikan gosong tersebut.
Rudi yang sudah sangat lapar memilih untuk menggoreng telur saja, lalu setelah telur tersebut matang ia segera melahapnya.
Setelah habis Rudi segera membersihkan rumahnya, setelah dirasa sudah rapi dan bersih Rudi memilih untuk beristirahat sejenak sambil memainkan ponselnya.
"Sebenarnya apa yang mereka pikirkan? Kita sudah bersahabat selama 5 tahun dan mereka mengkhianatiku begitu saja." Rudi berkata sambil melihat sebuah foto yang terdapat dirinya dan keempat sahabatnya.
Rudi menghela nafas lalu ia melihat jam dan ia merasa ia sudah dapat masuk kembali kedalam game.
Rudi segera pergi kemarnya lalu ia berbaring dan memakai Rens-gear.
***
Aslan muncul di kota Arista, ia segera mengecek inventorynya untuk melihat item apa saja yang hilang. Di Vegas Online jika seorang player mati maka ia akan kehilangan beberapa item acak.
Aslan telah kehilangan beberapa itemnya namun ada hal yang mengejutkannya yaitu ada tiga buah item baru.
Tiga item baru tersebut adalah sebutir telur, sebuah buku dan pedang yang pernah Aslan cabut dari perut naga. Aslan pun segera mengeluarkan ketiga item tersebut dari inventorynya lalu memeriksa satu persatu.
[Dragon Soul Sword (Legendary)
Req: Peace Knight
STR + 50000
AGI + 35000
INT + 45000]
[Bird Egg (Myth)
Menetas: 29 hari 23 jam 59 menit 20 detik
Deskripsi : Akan menetaskan seekor burung acak yang dapat dijadikan pet]
[??? (???)
???
"Mengapa buku ini tidak jelas? Apa aku buang saja ya? Tidak, mungkin suatu saat buku ini akan berguna."
"Pedang ini juga harus digunakan oleh Peace Knight dan siapa itu Peace Knight?"
"Lalu telur burung ini juga sangat tidak berguna. Mengapa ketiga benda ini tidak berguna untukku?"
"Tapi dengan tingkatan item ini yang sangat langka lebih baik aku menyimpannya saja."
Item memiliki beberapa tingkatan yang semakin tinggi tingkatannya maka akan semakin kuat dan langka itemnya. Tingkatan tersebut antara lain adalah Basic, Rare, Calestial, Myth, Legendary.
Karena sudah kehilangan job dan level Aslan berniat untuk mendapatkan job lagi, ia pun segera pergi ke gedung pengambilan job tingkat Biasa.
Setelah berjalan beberapa lama akhirnya Aslan sampai di gedung tersebut, Aslan masuk lalu ia segera pergi keruangan yang bertuliskan Swordsman.
Di ruangan tersebut sudah banyak orang yang mengantre, Aslan pun segera ikut mengantre dan setelah mengantre selama setengah jam akhirnya giliran Aslan.
"Saya ingin menjadi Swordsman."
"Maaf Tuan, anda baru saja kehilangan job kemarin dan jika ingin mengambil job lagi harus menunggu selama dua hari sejak kehilangan job."
"Apa!? Jadi saat ini aku tidak bisa menjadi Swordsman dan harus menunggu besok."
"Maaf Tuan, itu sudah peraturan sistem, jika tidak ada keperluan lagi Tuan boleh pergi karena antrian masih panjang!"
Aslan pun tersenyum kecut lalu ia segera meninggalkan ruangan dan gedung tersebut. Aslan bingung harus berbuat apa, sebenarnya ia sudah berencana untuk leveling seharian namun karena ia tidak memiliki job sehingga ia tidak dapat menaikan levelnya sebelum memiliki job.
"Ah aku lupa kalau belum mengambil hadiah questku. Kalau dipikir-pikir quest yang kujalankan adalah quest tingkat S dan yang pasti aku akan mendapatkan hadiah yang bagus."
Aslan menjadi gembira lalu ia segera pergi keluar kota menuju gunung tempat ia mendapatkan misi tersebut, sesampainya disana ia melihat ada seorang kakek yang memberinya misi, Aslan pun segera menghampirinya.
"Kakek, untung kau ada disini. Aku ingin hadiah questku, cepat berikan!"
"Kau sangat terburu-buru anak muda, tapi aku bangga dengamu karena dapat mengalahkan naga legendaris tersebut."
"Itu hanya keberuntungan saja. Oh ya kakek, saat aku masuk tiba-tiba saja ada tiga item aneh berada di inventoryku dan salah satunya adalah pedang yang kucabut dari perut naga itu."
Kakek tersebut tersenyum kecil, "Ketiga item tersebut didapatkan karena tekadmu yang kuat sehingga kau menjadi orang yang terpilih dan aku hanya tahu dengan pedang tersebut."
"Orang terpilih?"
"Cepat atau lambat kau akan mengetahui itu."
"Lalu apa yang kau ketahui tentang pedang itu?"
"Pedang itu adalah pedang yang menyegel jiwa naga itu dan jika pedang tersebut dicabut berarti jiwa naga tersebut juga tercabut sehingga naga tersebut mati."
"Jadi begitu, aku sudah mengerti lalu sekarang cepat berikan hadiahku!"
"Baiklah, ini hadiahmu."
Telapak tangan kanan Aslan bercahaya lalu muncul sebuah kotak kecil berwarna merah, Aslan pun membuka kotak tersebut dan ternyata isinya adalah sebuah bola api yang berukuran seperti kelereng.
[Fire Core (Basic)
Deskripsi : Item yang berguna untuk membuat api yang sangat panas]
"Apa hanya ini?"
"Iya hanya itu, tapi aku ingatkan untuk tidak membuang item itu."
"Baiklah, oh ya kakek apa kau memiliki quest?"
"Apa kau yakin ingin menjalankan misi disaat kau tidak memiliki job?"
"Tentu, setidaknya aku bisa menghabiskan waktu sambil menunggu bisa mendapatkan job."
"Baiklah ini quest untukmu."
[Quest
Rank : B
Reward : Basic Sword & 20 Gold
Waktu: 2 jam
Penalti : Jika gagal atau tidak membawa gadis tersebut kekota sebelum waktu habis maka harus membayar 1 Gold.
Deskripsi : Seorang gadis kecil tersesat dihutan Flond saat ingin mengambil buah Apel Emas, wahai pahlawan carilah gadis tersebut sebelum terjadi apa-apa pada gadis tersebut]
[Terima/Tidak]
"Baiklah kakek, aku terima."
---
Jangan lupa like, vote, comment dan favorite.