Vegas Online

Vegas Online
Ch 33 - Perpisahan



Artemis terkapar di tanah, ia telah kehilangan hampir seluruh mananya akibat menggunakan perubahan senjata tingkat 7 mode kecil.


Dia sangat percaya diri akan dapat mengalahkan Nibi dengan kekuatannya tersebut, namun itu semua hanya angan saja saat Nibi terlihat masih tegap berdiri.


"Kau ingin mengalahkanku hanya dengan mainan itu? Sungguh mengecewakan." Senyum jahat muncul di wajah Nibi.


Mata Artemis terbelalak saat melihat lawannya masih bisa berdiri, ia mencoba untuk berdiri, namun dirinya tak sanggup untuk berdiri walau sudah berusaha berkali-kali.


Yura dengan sigap menyembuhkan Artemis, "Yura akan segera mengembalikan manamu."


Tak memberikan musuhnya istirahat, Nibi menghunuskan pedangnya lalu melesat ke arah Artemis dan Yura. Artemis dan Yura menggertakkan giginya saat tahu Nibi tak membiarkan mereka mengisi mana kembali.


Seringai licik terpampang jelas di wajah Nibi, ia mengincar Yura karena Yura yang paling lemah di sana. Segera ia melayang tebasan pada Yura, namun sebuah tongkat menahan pedang tersebut.


"Seorang laki-laki tak pantas untuk melawan seorang wanita apalagi wanita tersebut sudah tidak berdaya." Aztec memberikan tendangan keras pada perut Nibi yang membuat Nibi terlempar beberapa meter.


"Sembuhkan temanmu itu terlebih dahulu! Aku akan melawan anak itu." Aztec berkata pada kedua wanita tersebut.


"Terima kasih, Tuan. Tetapi bagaimana dengan gadis yang kau lawan tadi?" tanya Artemis.


"Lalat itu telah kabur dari tanganku saat kau memunculkan benda besar itu." Mendengar jawaban Aztec, Artemis menjadi sedikit bersalah.


Tiba-tiba aura yang kuat muncul dan menekan Artemis dan Yura, mereka langsung tahu bahwa aura tersebut dikeluarkan oleh Nibi. Mereka sudah sangat muak dengan aura tersebut, karena Nibi sudah beberapa kali mengeluarkan aura tersebut saat bertarung dengan Artemis, Alpha dan Beta tadi.


Aztec menghentakkan tongkatnya ke tanah, sebuah tembok transparan muncul mengelilingi Yura dan Artemis. Bersamaan dengan munculnya penghalang tersebut, Artemis dan Yura tidak lagi merasakan aura yang menekan mereka.


"Dengan ini kalian akan baik-baik saja." Aztec pun melirik Nibi dan bersiap menyerang.


Nibi berjalan santai ke arah Aztec lalu keluar tali-tali hitam dari bayangannya. Tali-tali tersebut melesat ke arah Aztec, namun sebelum tali-tali tersebut sampai ke tubuh Aztec, Aztec menghilang dari pandangan Nibi.


Nibi segera memeriksa di sekitarnya, namun tidak ada tanda-tanda keberadaan Aztec. Sebuah tongkat muncul lalu memukul kepala bagian belakang Nibi.


Tepat setelah itu, Aztec muncul di belakang Nibi. Tongkatnya bercahaya lalu memanjang hingga 10 meter, bukan hanya itu saja tongkat tersebut juga diselimuti dengan api.


Dengan kuat Aztec mengayunkan tongkat tersebut ke arah Nibi. Nibi berusaha menahan tongkat tersebut dengan tali-tali bayangnya, namun tali-tali tersebut tidak cukup kuat untuk menahan tongkat Aztec.


Debu bertebaran sehingga menutupi pandangan saat tongkat tersebut menghantam tanah, setelah debu tersebut menghilang dapat terlihat Nibi yang berbaring tak berdaya tertimpa tongkat Aztec.


Tubuh Nibi mulai berubah menjadi partikel cahaya dan menghilang. Tongkat Aztec pun mengecil kembali ke ukuran semula, Aztec menatap tempat Nibi tewas sambil tersenyum senang.


Di saat yang bersamaan, Aslan datang. Aslan yang baru saja datang tersebut segera menghampiri Artemis dan Yura yang masih di dalam sebuah penghalang transaparan.


Aztec berjalan ke arah mereka setelah ia menghilangkan penghalang tersebut. Setelah sampai di tempat Aslan dan yang lainnya, Aztec menanyakan tentang Vincent pada Aslan.


Tentu saja Aslan menjawab pertanyaan Aztec dengan wajah sendu.


"Sudahlah! Setelah ini kau juga harus membunuh 8 pemegang kekuatan Peace Knight untuk mendapatkan kembali seluruh kekuatan Peace Knight."


"Apa tidak ada cara lain? Aku merasa sangat tidak nyaman jika harus membunuh."


"Tidak ada cara lain, hanya itu saja. Lagipula yang kau bunuh itu memang seharusnya sudah mati sejak lama."


Aslan tak bisa membantah lagi, ia menghela napas berkali-kali hingga sebuah pertanyaan muncul di benaknya.


"Oh iya, sebenarnya apa kedua item ini?" Aslan mengeluarkan Gemini Ring dan Leo Ring.


Pada saat bersamaan, Alpha dan Beta datang dan keadaan mereka cukup memprihatinkan karena tubuh penuh luka.


"Item itu disebut 12 Zodiac Ring. Item-item tersebut berfungsi untuk mengembalikan kekuatan kelima dari Penta Sword. 12 Zodiac Ring diberikan guru pada 12 muridnya karena Penta Sword yang rusak.


Orang biasa tidak boleh menyimpan lebih dari 3 item tersebut secara bersamaan, jika melakukannya maka Item-item tersebut akan meledak dan ledakan tersebut bisa menghancurkan satu kekaisaran.


Namun itu semua tidak akan terjadi saat yang menyimpan Item-item tersebut adalah pemilik Penta Sword." Panjang lebar Alpha menjelaskan pada Aslan.


"Dia sudah menjelaskan secara jelas padamu dan sekarang tolong bantu sembuhkan kami!" Mendengar ucapan Beta tersebut membuat Yura segera mengobati kedua badak tersebut.


"Kami berdua sedang berhadapan dengan orang itu, tapi tiba-tiba temanmu memunculkan benda besar tersebut lalu kami dijadikan perisai oleh pria sialan itu dan akhirnya kami jadi seperti ini." Beta menjelaskan dengan nada yang begitu kesal.


Sementara itu, Aslan masih memikirkan tentang penjelasan Alpha tadi, ia pun bertanya pada Aztec, "Jadi, aku harus mencari 10 cincin lainnya, tapi di mana aku harus mencarinya?"


"Pada waktunya kau akan tahu di mana tempat-tempatnya dan yang pasti kesepuluh cincin tersebut dijaga oleh pembimbing orang terpilih. Takdir akan mempertemukan kalian."


Aslan juga menanyakan tentang petnya dan tengkorak Penta Sword yang bisa berbicara.


Aztec menjelaskan bahwa setiap pet yang kehabisan HP dan MPnya akan menyembuhkan diri di dalam tato. Sehingga setiap hewan yang telah dijadikan pet tidak akan pernah mati, hewan tersebut biasanya akan keluar dari tato dalam tempo 24 jam.


Sementara menurut Aztec hal tersebut memang sering terjadi pada saat Penta Sword masih dipegang oleh Zen. Penta Sword akan memiliki kesadarannya sendiri selama 5 menit dan akan menyerang siapa saja yang menghinanya.


Terkadang Zen menggunakan hal tersebut untuk melatih anak muridnya hingga membuatĀ  murid-muridnya sampai babak belur. Bukan hanya itu saja, murid-murid Zen juga sering menggunakan hal tersebut untuk menjadi hukuman bagi seseorang yang kalah dalam permainan yang sering mereka mainkan.


Seseorang yang sering kalah dalam permainan tersebut salah satunya adalah Vincent sehingga ia memiliki pengalaman buruk dengan kesadaran Penta Sword tersebut.


"Jadi, seperti itu." Aslan mengangguk-anggukan kepalanya.


"Aslan, kedua item tersebut sudah ada ditanganmu, kami tidak jadi gagal dalam misi dan jiwa kami akan pergi. Kau tenang saja karena tubuh badak ini masih bisa menjadi petmu, namun tidak akan bisa berbicara lagi." Setelah Alpha berkata seperti itu tubuh kedua badak tersebut bercahaya.


Keluar dua demon kembar dari masing-masing tubuh badak tersebut, kedua demon tersebut adalan Zora dan Zoro. Zora memiliki satu tanduk di dahinya sementara Zoro memiliki dua tanduk di dahinya.


"Mereka berasal dari ras Demon." Aslan tak bisa lagi menyembunyinkan keterkejutannya, ia tak pernah mengira mereka adalah Demon.


"Kau tidak perlu terkejut seperti itu, Aslan. Segala macam ras menjadi murid Guru Zen bahkan ras Goblin pun menjadi murid beliau. Baiklah, pesan terakhirku padamu adalah tolong selamatkan dunia ini demi cinta dan perdamaian." Zoro berubah menjadi partikel cahaya setelah berkata seperti itu.


"Pesanku padamu adalah untuk bijak dalam menggunakan 12 Zodiac Ring karena item-item tersebut juga memiliki efek samping." Tepat setelah berkata seperti itu, Zora berubah menjadi partikel cahaya dan menghilang.


Alpha dan Beta tiba-tiba terjatuh lalu merek berubah menjadi cahaya. Cahaya-cahaya tersebut pergi ke punggung tangan kanan Aslan dan meninggalkan bekas tatto berbetuk dua badak di sana.


"Hahaha, iri rasanya saat melihat mereka pergi. Baiklah, aku akan mengikuti mereka." Gumaman Aztec tersebut didengar oleh Aslan.


"Apa maksudmu? Apa kau ingin pergi juga? Aku bahkan belum mengetahui apa-apa tentang Peace Knight."


"Misiku bukan untuk memberitahumu tentang Peace Knight, misiku adalah untuk menjadikanmu Peace Knight dan setelah aku memberikan quest terakhir aku akan pergi, tapi sebelum itu aku ingin memberimu sesuatu."


Aztec mengeluarkan sebuah buku usang dan bola yang bercahaya, "Buku ini bernama Ensiklopedia Dunia, buku ini mengetahui seluruh tempat yang ada di dunia ini, kau tinggal menanyakan tempat yang ingin kau tuju lalu buku ini akan memberitahu lokasinya sekali pun lokasi tersebut sangat tersembunyi.


Lalu bola ini adalah bola yang akan memberikan ingatan tentang perjalanan Peace Knight padamu. Bola ini baru bisa digunakan setelah 2 hari dari sekarang."


Aslan menerima kedua item tersebut dengan berat hati, lalu memasukkannya ke dalam Inventory.


Aztec tersenyum lalu mengetuk dahi Aslan menggunakan tongkatnya.


[Quest


Rank: SSS


Waktu : -


Reward:???


Deskripsi : Segel yang telah menyegel Meish selama ratusan tahun mulai melemah, hanya tinggal sebentar lagi segel tersebut akan terlepas dan Meish mulai membuat kekacauan. Sebagai Peace Knight kau harus menghentikan Meish agar terciptanya perdamaian di dunia ini.]


[Terima/Tidak]


"Aku terima dan akan aku jalankan quest ini dengan semangat yang membara."


Tepat setelah Aslan menerima quest tersebut, tubuh Aztec bercahaya. Aslan menatap lekat Aztec untuk terakhir kalinya.


"Selamat tinggal." Tubuh Aztec bersinar terang lalu berubah menjadi partikel cahaya.