
Pagi hari saat libur . Fanie bergegas ke ruang latihan untuk meningkatkan kemampuan sihir dan kemampuannya menggunakan pedang . Fanie juga memasang sihir kedap suara supaya orang tidak terganggu dengan latihannya .
" Lumayan bagus untukmu . " Pangeran Justin datang memberi tepuk tangan
" Salam hormat yang mulia . " Fanie membungkukkan badan
" Panggil saja aku kakak saat sedang berdua seperti ini .ajukan lebih tua darimu . Justin tersenyum
" Baik pangeran … maksudku kak Justin . " Tersenyum lepas
Justin mengajarkan beberapa ilmu pedang dan sihir es secara pribadi . Tak disangka , fanie mempunyai sihir penghisap lawan . Yang bisa menghisap dan membunuh lawan saat menghisap energi dan sihirnya hingga habis
" Kau punya kekuatan penghisap yang begitu kuat . Jadi berhati-hatilah jangan mengungkapkan kepada orang lain . " Justin memberikan nasihat dengan serius
" Kenapa kak . " Fanie mulai penasaran
" Kau akan tak terkalahkan , bisa memimpin benua iblis sendiri dan kau juga akan mudah dijatuhkan dan dihasut . Itu berbahaya bagi dirimu sendiri . " Justin bermandikan keringat
" Terima kasih kakak atas nasehatnya . Akan selalu saya ingat." Fanie Membungkukkan badan lalu melihat pangeran Justin pergi
Fanie kembali berlatih sendiri dengan giat dan tekun . Pangeran Hary yang melihat dari jauh tersenyum senang dan memberi tahukan berita ini pada ayahanda kaisar kerajaan iblis es .
Fanie kembali ke kamar dengan keadaan lelah dan berkeringat . Saat membuka kamar , di meja sudah ada desert kue kering serta teh kesukaan fanie . Fanie tersenyum gembira saat tau itu dari kalleid .
" Selamat menikmati . " Tulis kalleid di secarik kertas .
Fanie senang lalu melompat kegirangan . Dia menikmati makanan pemberian kalleid sambil membaca buku sejarah lembah harrum . Fanie penasaran dengan monster yang tak terkalahkan yang bernama Ahool .
Ahool hanya terkurung di lembah harrum tanpa bisa keluar dari lembah . Yang mengurungnya kaisar kerajaan iblis hitam sekaligus ayah kalleid .
Fanie mulai penasaran kenapa dia tidak bisa dibunuh . Ada suara mengetuk pintu .
" Selamat malam nona . Pangeran kalleid menunggu anda di kebun mawar . "
" Selamat malam kepala pelayan . Ada apa dia menungguku di kebun mawar . " Fanie bingung dengan tingkah kalleid .
" Saya tidak tahu nona . Saya hanya menjalankan perintah . " Kepala pelayan membungkukkan badan .
" Apa aku sudah cantik . " Fanie bertanya kepada kepala pelayan sambil melihat cermin .
Kepala pelayan tersenyum . " Sudah nona . Mari saya antar . "
Fanie bertanya-tanya ada apa kalleid mengajak ke taman bunga . Perasaan fanie mulai tidak karuan .
" Selamat datang " Kalleid sudah duduk di meja yang penuh makanan enak .
Stefanie bengong dan takjub melihat dekorasi yang ada di sekitar meja itu . Bunga mawar merah biru putih dan hitam lilin yang banyak dan sihir air yang yang membasahi bunga .
" apa kau yang menyiapkan semua ini kalleid . " Fanie menatap kalleid
" Tentu saja siapa lagi . " Kalleid menuangkan teh .
" Aroma tehnya sangat khas . Aku suka . Tapi aku Sudah kenyang . Bukankah kau yang membawa desert ke kamarku . "
" Itu hanya dessert dan cemilan kau belum makan malam . Ayo makan . " Kalleid memotongkan daging untuk fanie
" Baiklah . " Fanie tersenyum senang
Setelah makan malam bersama di kebun bunga pangeran Hary dan Justin ikut bergabung .
" Apa kalian menikmati makan malamnya . " Pangeran Hary tersenyum kepada Fanie
" Salam yang mulia . " Fanie berdiri dari duduknya dan membungkukkan badan
" Bolehkah aku ikut bergabung dengan kalian . " Hary berusaha duduk di dekat fanie
" Sepertinya tidak ada bangku kosong disini . Silahkan pergi . " Kalleid kesal mengeluarkan aura hitam
" Kenapa kau mengusirnya kalleid . Bukankah kita bisa berbincang disini bersama . " Fanie kesal dengan sikap kalleid
" Aku tidak menyukainya . Apalagi sikapnya yang seolah-olah seperti malaikat . "
" Tapi tetap saja kau tidak boleh berkata seperti itu . " Fanie mengerutkan keningnya
" Baiklah . Apapun yang kau minta aku turuti . " kalleid Mencium tangan Stefanie . Wajah Stefanie langsung merah
Fanie dan kalleid kembali ke dalam rumah di depan kamar Kalleid memberi peringatan .
" Dalam darahmu ada darah iblis yang sangat kuat . Aku tidak tau darah iblis mu berasal dari mana . Tapi kau harus hati-hati dan tetap waspada . Jika ada orang yang mengaku keluargamu . Jangan mudah percaya orang yang baru dikenal . " Kalleid menatap fanie
" Baik pangeran hamba akan mendengarkan nasehat anda . " Fanie tersenyum lalu masuk kedalam kamar
Fanie mandi dan berendam air bunga mawar . Dia sedang kepikiran perkataan kalleid tadi .
" Benar juga ada darah iblis di tubuhku . Lalu siapa orang tuaku . Apa aku mencari tahu dulu baru kembali ke dunia manusia ya . " Fanie keluar dari bak mandi berganti pakaian
Batu sihir fanie berbunyi . Lila memanggil di tengah malam .
" Ada apa Lila malam-malam begini ."
" Tidak ada apa-apa kak . Besok kita latihan bersama ya setelah pulang sekolah di asramaku . " Lila memohon dengan tulus
" Baiklah . Cepat tidur sana ini sudah malam . " Menutup panggilan
" Terima kasih kakak . Kamu sangat baik . " Menutup panggilan dengan hati tenang .
" Untunglah kak fanie mau latihan denganku besok . Aku tidak tau kenapa sihirku tidak ada perkembangan padahal perburuan monster sebentar lagi . " Lila bergumam sendirian di kamar
Roy ksatria pangeran kalleid melaporkan sesuatu . Pangeran kalleid mengerutkan dahi dan menghancurkan meja yang ada di kamarnya .
" Tenanglah pangeran . Mungkin kita punya solusinya . " Roy berusaha menenangkan kalleid yang sedang marah
" Bagaimana caranya . " Kalleid menghela nafas
" Pangeran harus menikahi gadis itu . Katakan yang sebenarnya bahwa ayah kandungnya seorang penjahat yang kejam . " Roy menjelaskan dengan detail
" Apa kau pikir mengajak menikah wanita itu mudah . " Kalleid menatap tajam Roy .
Roy bingung dengan ekspresi pangeran yang seakan marah tapi wajahnya merah karena malu .
" Hanya itu solusi hamba pangeran ." Roy mengundurkan diri lalu membungkukkan badan
" Solusinya memang bagus sekali . Tapi ini terlalu cepat bisa jadi aku ditolak dan tidak jadi menikah . " Kalleid bergumam sendiri dan memikirkan cara agar kaisar iblis es tidak memanfaatkan kekuatan sihir penyerap milik Stefanie .
Disisi lain Hary kembali ke kerajaan menghadap ayahanda kaisar .
" Apa kau sudah memastikan sendiri kekuatannya . " Kaisar iblis es duduk di samping ratu iblis es
" Iya ayahanda . Saya melihat dengan mata saya sendiri . Stefanie menyerap kekuatan sihir milik Justin . " Hary membungkukkan badan
" Ternyata ada manfaatnya anda tidur dengan manusia rendahan itu yang mulia . " Ratu iblis es tertawa lepas
" Hahaha … kau benar ratu . Aku akan jadi ayah yang merindukan putri nya . " Kaisar iblis es Mencium tangan ratu dengan senang hati
" Ayahanda hamba ingin meminta tambahan prajurit untuk pembasmian monster Minggu depan . "
" Baiklah pilih prajurit paling berkualitas menurutmu . " Hary mengundurkan diri dengan Membungkukkan badan
" Apa maksud ibunda ratu tadi kakak . " Pangeran Justin ternyata mendengar percakapan mereka
" Bukan urusanmu . Yang jelas untuk kerajaan kita . " Putra mahkota Hary berlalu meninggalkan Justin sendirian