
Kenapa juga kau mengurusi urusan orang . Lebih baik kau meningkatkan kekuatan sihirmu saja . " Lila menunggu calon ksatria itu keluar dari ruangan ketua .
" Kau temannya ya . Sepertinya kalian sedang merayu seorang jenderal untuk menetap di paviliun mewah ya . " Calon ksatria itu merasa curiga lalu tersenyum dihadapan Lila .
" Dasar sok tahu . " Lila meninggalkan calon ksatria itu .
" Kalian hanya calon ksatria dari keluarga rakyat jelata . Tapi kalian sangat sombong dan angkuh . Awas saja kau . " Calon ksatria itu mulai dendam dengan Stefanie dan kawan-kawannya karena diperlakukan istimewa .
Hari berikutnya seluruh calon ksatria disuruh berburu hewan dan monster yang paling banyak mendapatkan buruan akan langsung ditempatkan di pasukan merah .
Mereka bersemangat dan segera menuju hutan . Stefanie juga sangat antusias . Dia sudah lama tidak berburu .
Di tengah jalan dia bertemu kawanan burung api . Stefanie ingin menaklukkannya tapi ada beberapa orang yang membunuh salah satu burung api dan membuat mereka kabur . Stefanie kesal dengan tingkahnya yang seolah paling hebat dan terkuat .
" Sebenarnya apa mau mereka . Seolah-olah mereka selalu mengikutiku di belakang saat aku menemukan mangsa , mereka selalu membunuhnya dulu . " Stefanie mengumpat kesal .
" Mungkin karena sengaja . Mereka ingin menyingkirkanmu . Kamu harus berhati-hati ." Nalan mengingatkan Stefanie .
" Apa mereka dari 8 keluarga besar." Stefanie bertanya
" Iya . "
" Pantas saja . Mungkin mereka dendam padaku . "
" Ayo kita lanjutkan saja berburu . Ini sudah siang ." Nalan mengajak Stefanie melanjutkan perjalanan .
Stefanie sampai di gua yang lembab dan penuh dengan sarang laba-laba. Tanpa sadar dia menginjak sebuah telur .
" Apa ini . " Stefanie kaget dengan apa yang dia injak . Nalan mencium bau telur itu .
" Ini telur monster . Dia sangat beracun dan bulunya mengandung zat kimia yang sangat mematikan . Kemungkinan besar monster itu ada di sekitar sini . Jadi berhati-hatilah . " Nalan mengingatkan stefanie .
Mereka berdua terus masuk ke dalam gua yang dingin dan gelap itu. Ada sebuah cahaya yang menghampiri mereka .
" Lari . " Stefanie berteriak mengajak Nalan lari dari gua . Nalan berlari lebih dulu dan menghilang entah kemana . Stefanie merasakan hawa membunuh dari monster itu yang sangat kuat . Monster itu mengejar stefanie dan Nalan . Monster itu mulai menyerang Stefanie yang lari sambil menginjak telurnya .
Stefanie mampu menangkis jurus monster itu . Sampailah di depan gua. Stefanie berusaha menutup gua itu dengan formasi tingkat dewa . Tapi monster itu mampu menghancurkannya begitu saja . Stefanie mengeluarkan jurus seribu pedang . Monster itu terluka , Stefanie langsung menggunakan jurus jari Dahlia untuk membunuh monster itu .
Monster itu sudah tidak bernyawa lagi dan tergeletak di tanah . Stefanie mengambil batu kristal hitam yang ada di tubuhnya . Stefanie juga menghancurkan seluruh telur yang akan menetas .
Stefanie mendapatkan kristal hitam yang sangat banyak dari telur itu . Stefanie keluar gua dengan perasaan senang . Dijalan dia bertemu gerombolan burung api yang sedang istirahat . Stefanie berusaha untuk menaklukkan kawanan burung itu . Dia mencoba sihir pengendali pikiran dan jiwa tingkat dewa ke burung api .
Setengah jam kemudian . Dia berhasil menaklukkan burung api . Burung itu menjadi hewan peliharaannya dan masuk ke dalam cincin ruang milik Stefanie . Stefanie melompat kegirangan . Suara peringatan untuk kembali ke basecamp terdengar keras .
" Kenapa baru jam segini sudah disuruh kembali . Apa karena akan ada gerhana bulan merah . " Stefanie bergegas kembali basecamp . Saat tiba di basecamp , Stefanie melihat jenderal Josh hendak menuju penjara bawah tanah. Stefanie yang penasaran lalu mengikutinya dari belakang . Tapi sayangnya penjara bawah tanah di beri formasi tingkah kaisar . Tak ada seorangpun yang diijinkan lewat atau melihat .
Stefanie kembali dengan perasaan kecewa .
"Argh...aaaaaa."
Stefanie mendengar suara teriakan yang begitu kencang dari bawah tanah . Stefanie sangat mengenal suara itu . Dia pun memaksa masuk ke dalam penjara bawah tanah .
Josh keluar dari penjara dan melihat ada keributan .
" Ada apa ini . " Josh kaget melihat Stefanie ada di penjara .
" Aku ingin masuk . Aku mendengar suara Leon ada di dalam . " Stefanie terlihat sedih mendengar suara Leon semakin kencang .
" Silahkan masuk nona . Biarkan nona itu masuk . " Josh mengantar stefanie masuk kedalam .
" Apa kau dengar tadi . Dia memanggil langsung nama yang mulia raja . " Seorang ksatria merah yang terkejut mendengar perkataan Stefanie .
" Aku tidak mau tahu . Tugas kita hanya menjaga yang mulia raja . "
Stefanie terkejut melihat sosok Leon yang berubah menjadi kehitaman dan terus mengeluarkan darah dari hidung , telinga dan mata . Stefanie menangis dan memeluk Leon yang sedang kesakitan .
" Bukankah hanya yang mulia raja yang terkena kutukan sihir terlarang."
" Beliau adalah yang mulia raja kerajaan benua hitam . Tentang dia berbohong sebagai ksatria tanyakan saja pada beliau sendiri . Apa sekarang anda bisa menyembuhkan beliau . " Josh memberikan penjelasan . Stefanie diam terpaku sesaat . Dia langsung menyerap kutukan itu dan menghilangkan kutukan itu dari tubuh Leon . Dua jam kemudian Leon kembali ke wujud semula dan stefanie pingsan karena kehabisan energi dan aura sihir .
" Uhuk ...uhuk . " Leon sadar dia melihat Stefanie pingsan .
" Apa dia yang menyerap kutukannya . " Leon memeluk Stefanie lalu menggendongnya . Cepat panggilkan dokter .
" Tenanglah yang mulia . Anda juga baru saja sadar . " Josh mengkhawatirkan Leon .
" Tenang saja aku tidak apa-apa . " Mereka menuju ke kamar istirahat raja dan menidurkan Stefanie disana.
" Bagaimana keadaannya . " Leon bertanya pada dokter sabin .
" Tenang saja yang mulia . Dia hanya butuh istirahat cukup . Dan menyerap mutiara merah darah . Aura sihirnya akan kembali normal . " Dokter sabin memeriksa keadaan stefanie .
" Baiklah kalian boleh keluar . " Leon duduk disamping stefanie dan mencium keningnya .
" Terima kasih sayang . Cepatlah sadar . " Leon menyelimuti dan merapikan pakaian Stefanie .
" Yang mulia . " Jenderal Josh melapor adanya pergerakan aneh di perbatasan utara dan selatan benua hitam .
" Kau yang maju sebagai penggantiku . Mereka tahu kalau aku jadi monster malam ini makanya mereka mulai bergerak . " Leon tersenyum .
" Tapi yang mulia . " Josh khawatir keputusan raja Leon .
" Percayalah padaku . Aku bisa mengatasinya . " Leon mulai ganti baju perang dan menuju paviliun . Dia memimpin beberapa hewan sihir dan bersembunyi di luar istana dan memantau pemberontakan perdana menteri dan kelompoknya .
Pasukan yang Josh pimpin dibagi menjadi tiga . Satu berangkat ke utara , satu berangkat ke selatan menggunakan teleportasi sihir dan satu melindungi istana dari luar . Sedangkan Josh berangkat ke utara.
Dengan penuh percaya diri perdana menteri yakin menang karena Josh sudah berangkat ke utara . Dia yakin di istana yang mulia raja sedang sekarat menjadi monster dan tidak bisa melawan .
Pasukan yang melindungi kerajaan tumbang satu persatu . Mereka kalah telak karena perbedaan kekuatan sihir yang sangat jauh .