
Pagi hari matahari bersinar cerah . Cahaya masuk ke berbagai sudut rumah . Stefanie dan Lila bersiap ke Rumah tuan Reynaldi untuk pengobatan .
" Selamat pagi tuan Reynaldi . Bagaimana kabar nyonya . " Stefanie tersenyum melihat nyonya Reynaldi yang sudah bisa bangun dari tidurnya
" Aku merasa lebih baik Stefanie . " Nyonya Reynaldi mempersilahkan Stefanie dan Lila duduk di sebelahnya
Lila mulai memeriksa denyut nadi nyonya Reynaldi . Stefanie bersiap untuk menyerap sihir terlarang di dalam tubuh nyonya
" Sihir terlarang dalam tubuh nyonya tinggal sepertiga . Saya akan memberikan resep obat supaya penyakitnya tidak meluas saat kami sedang di hutan . " Lila menuliskan resep obat untuk nyonya
" Terima kasih Lila . Berkat kalian berdua aku bisa bangun dari tidurku ." Nyonya tersenyum senang
" Nona … tolong terima hadiah yang sedikit ini . Anakku sudah mencapai sihir tingkat atas . Sebentar lagi akan tes masuk ksatria kerajaan . saya sangat berterima kasih pada nona berdua . " Tuan Reynaldi memberikan cincin ruang
" Tapi ini terlalu banyak tuan . " Stefanie berusaha menolak pemberian tuan Reynaldi
" Ini bahkan sangat sedikit nona . Saya mohon terimalah hadiah kecil ini . " Tuan Reynaldi memberikan kembali kotak itu
" Terima kasih tuan . Saya pamit dulu. Semoga nyonya lekas membaik . " Lila menerima kotak itu lalu berpamitan pulang . Saat berada di pintu gerbang rumah keluarga Reynaldi . Mereka bertemu Wijaya Renaldi anak semata wayang tuan Reynaldi
" maaf nona . Apa nona bernama Stefanie dan Lila . " Wijaya menghentikan langkah mereka berdua
" Iya benar tapi anda siapa ya . " Stefanie dan Lila bingung
" Saya Wijaya anak dari tuan Reynaldi . Apa bisa kita bicara sebentar saja . " Wijaya meminta waktu sebentar pada mereka
" Maaf . Kami ada sedikit urusan . Mungkin lain kali kita bisa bicara . Kami akan ke hutan untuk berburu monster . " stefanie meminta maaf dengan sopan
" Maaf kalau mengganggu waktu anda . Mungkin saat anda mendaftar ke akademi kita bisa bertemu lagi . " Wijaya mengantar mereka keluar rumah
Lisa sudah bersiap-siap hanya menunggu Lila dan Stefanie . Kali ini mereka bertekad untuk membunuh monster tingkat atas
" Apa kau sudah siap . " Stefanie bertanya pada Lisa yang sedang menunggu kursi depan
" Kita berangkat . " Lisa langsung bersemangat . Mereka berangkat menggunakan teleportasi menuju hutan hitam . Baru tiba di hutan mereka sudah dicegat oleh kawanan serigala bertaring pedang . Taringnya panjang dan sangat tajam . Bulunya putih matanya sangat jernih . Saat ini kawanan itu seperti sedang kelaparan dan melihat Mangsa datang dengan sendirinya .
" Lisa gunakan busur garudamu pada mata pemimpinnya . Lila gunakan jarum pada serigala yang belakangan . Aku akan menebas yang ada di tengah . " Stefanie memberi arahan pada temannya
" Oke . " Lisa mengangguk
" Siap . Satu… dua … tiga . Serang ." Mereka bertiga menyerang serigala itu dengan mudah .
" Fiuh . Akhirnya selesai juga . " Lisa tersenyum melihat hasil buruannya
" Ayo kita ambil kulitnya . Pasti laku mahal karena bulunya yang indah . " Lila menguliti serigala itu dengan hati-hati . Stefanie juga ikut menguliti. saat stefanie memegang badan milik pemimpin serigala dia merasakan sesuatu yang luar biasa bisa menarik aura sihir miliknya . Dia membedah badan milik pemimpin serigala itu . Didalamnya ditemukan kristal berwarna merah darah yang sangat cantik .
" Hahaha . Kau beruntung Stefanie . Itu adalah kristal merah bahan baku untuk membuat cairan sihir . " Lisa ikut senang melihat Stefanie mendapatkan kristal
" Tetapi itu hanya Kristal tingkat dasar lebih baik kau memakai sihir pemurnian . "
" Oke . Tapi cairan sihir itu apa saja resepnya aku memang membutuhkannya saat ini . " Stefanie berbicara sambil merobek tubuh serigala
" untuk apa . " Lila memandang stefanie
" Untuk mengontrol sihir penyerap dalam tubuhku supaya tidak meledak. " Stefanie menjelaskan dengan singkat
" Setahuku mutiara merah darah kristal merah serta mutiara sihir dimurnikan secara bersama . " Lisa mengingat resep ramuan cairan sihir
" Susah . Mutiara merah darah hanya ada di benua merah . Sedangkan kristal merah kita bisa mencarinya di hewan atau monster tingkat atas . " Lila memberi tahu Stefanie
" Kita pikirkan nanti cara ke benua merah . " Stefanie merobek beberapa perut serigala tapi hanya menemukan 2 biji kristal merah . Mereka bertiga istirahat di dekat sungai yang mengalir . Saat malam hari , ada suara aneh yang terdengar oleh Stefanie . Dia meninggalkan temannya yang sedang tertidur lelap dan mencari sumber suara itu .
Ternyata itu adalah suara raungan harimau bersayap yang sedang sekarat terkena panah api . Dan dia hendak melahirkan . Dia menolong harimau betina itu melahirkan . Anaknya sangat lucu dan menggemaskan . Tak lama induk harimau itu mati . Stefanie membelah perutnya dan mengambil kristal merah miliknya . Stefanie memberi nama anak harimau itu Riri . Tak lupa dia juga menanamkan aura sihir dan kekuatan sihir milik Stefanie pada Riri agar orang tau Riri adalah hewan sihir milik Stefanie .
Stefanie membawa Riri kecil dan menggendongnya . Stefanie pikir Riri butuh susu seperti hewan didunia manusia . Tapi ternyata tidak , baru satu jam lahir . Riri sudah bisa terbang dari pangkuan Stefanie dan memakan daging serigala itu sendirian . Suara Riri yang makan pun terdengar oleh Lila dan Lisa
" Dia Riri lucukan . Aku menemukannya di dalam hutan tadi . Induknya mati terkena panah api . " Stefanie melihat tingkah lucu Riri yang sedang makan daging
" Hachim … " Lisa bersin berulang kali . Ternyata dia alergi bulu binatang . Tapi Riri malah menggodanya dan selalu mendekatinya
" Aku pikir Riri juga menyukaimu . " Stefanie dan Lila tersenyum
" hey menjauhlah dariku . Hachim …" Lisa bersin sambil menenteng Riri dan memberikannya pada Stefanie . Mereka kembali tidur . Pagi menjelang . Mereka bertiga dan Riri sedang mandi di sungai dengan riang . Mereka melihat kawanan hewan dan monster berlarian dan berhamburan . Stefanie keluar dari sungai dan berganti pakaian . Dia dan Riri langsung melihat dan mengamati apa yang terjadi .
" Itu monster kepala batu . Kita harus menghancurkannya . " Lila melihat dari kejauhan
" Kristal merahnya berada di dadanya . Lisa kau panah saja bagian dadanya . Aku akan menghunuskan pedang . " Stefanie memberikan aba-aba .
" Baiklah ayo mulai . Mereka bertiga terbang bersama menuju Monster itu. Lila menyerang dengan tinju harimau dan tendangan naga . Lisa memanah Dengan busur Garuda terakhir Stefanie membelah tubuh monster itu menjadi dua . Mereka berhasil mengalahkan monster itu dalam sekejap .
Ditubuhnya terdapat 4 kristal merah. Stefanie membagi satu persatu termasuk Riri . Mereka berempat melanjutkan perjalanan ke dalam hutan . Di tengah jalan mereka dihadang sekelompok perampokan yang ingin mengambil batu kristal dan Riri . Riri yang takut langsung bersembunyi di cincin ruang milik Stefanie
" Gadis cantik cepat serahkan kristal itu pada kami . Kami janji tidak akan membunuhmu . " Perampok itu tersenyum mendekati mereka dan langsung mengelilingi mereka .
" Jangan harap . Kau bisa mencarinya sendiri . " Stefanie sedikit takut dan tegang karena kekuatan sihir Stefanie dibawah para perampok
" Jangan melawan gadis cantik kamu bisa menemani kami bermain malam ini . " Mereka tertawa lepas dan mencoba memegang Lisa dan stefanie
" Singkirkan tangan kalian . " Stefanie mulai melayangkan tinju harimau pada salah satu perampok .
" Cewek sialan cari mati kamu . " Perampok itu mulai menyerang Stefanie dan kawan-kawan .
" Kepung mereka terus sebentar lagi mereka akan kelelahan . " Salah satu perampok memberi perintah
Stefanie Lisa dan Lila mulai kelelahan dan sudah tidak sanggup melawan mereka .
" Bagaimana ini kita tidak bisa mati ditangan mereka . " Lisa berbisik lirih
" Keluarkan jarum halusinasi dan Jarum penghenti jantung lalu kita bisa lari . " Stefanie berbisik pada Lila . Lila mengangguk dan merogoh pakaiannya mengambil jarum . Mereka semua pingsan dan tertidur . Stefanie dan temannya kabur meninggalkan mereka . Belum ada 10 menit mereka kabur . Salah satu dari mereka ternyata mengejar kita .
" Kenapa , heran bisa melihatku selamat dari Jarum kalian . " Pria itu tertawa senang
Stefanie langsung menghunuskan pedang dan mengeluarkan jurus pedang jiwa dan menusuk jantungnya dia pun mati tergeletak di tanah . Stefanie terengah-engah kelelahan lalu bersandar di bawah pohon .
Riri keluar dari cincin ruang lalu mengendus-endus mayat perampok itu
" Ada apa kucing terbang . " Lila bertanya pada harimau itu dan ikut meraba dan memeriksa badan perampok itu .
" Hahaha … kau bisa diandalkan kucing terbang . " Lila terlihat bahagia setelah menemukan buku tentang formasi sihir dan cincin ruang yang berisi kristal merah batu sihir emas perak berlian dan daging yang telah dikeringkan .
" Ini untukmu . " Lila melempar daging kering untuk Riri . Mereka bertiga macam buku bersama lalu mencoba belajar formasi sihir bersama . Dalam waktu satu jam Stefanie sudah menguasai formasi sihir tingkat atas . Formasi sihir Stefanie ada 3 burung Garuda naga hitam dan harimau putih .
" Kau hebat sekali padahal kita berdua belum bisa apa-apa . Perbedaannya terlalu jauh . " Lisa terlihat kecewa
" Kalian harus semangat . Formasi ini memang sedikit rumit . " Stefanie mencoba formasi sihirnya pada sebuah pohon . Pohon itu langsung patah dan tumbang . Stefanie senang dan melatih beberapa kali .
Satu Minggu kemudian Lila dan Lisa sudah bisa menguasai formasi sihir tingkat dasar . Formasi sihir Lila adalah elang dan milik Lisa adalah naga api . Kami melanjutkan perjalanan memburu monster . Kami menemukan ular raksasa yang sedang tidur di dalam gua . Lila curiga ada sesuatu di dalam gua itu .
Mereka berusaha masuk tanpa membangunkan ular itu . Setelah sampai di dalam gua kami terbelalak melihat aneka tumbuhan obat yang mereka cari ada disini . Mereka segera mengambil obat memasukkannya dalam cincin ruang dan meninggalkan gua itu . Tetapi saat hendak meninggalkan gua . Salah satu telur ular itu menetas dan induknya pun bangun melihat kami bertiga sedang keluar dari kandangnya .
" Mampus kita . Bagaimana ini . " Lisa mulai ketakutan
" Jangan bergerak dulu . Kita lihat saja . " Lila mulia panik
" Ayo kabur . " Stefanie menggandeng tangan Lila dan Lisa untuk cepat kabur . Tak disangka kami terlilit ekor ular itu dan kami akan menjadi santapannya . Lila mengeluarkan jarum pelumpuh jantung dan menusukkan pada beberapa bagian tubuh ular . Ular itu malah semakin erat melilit tubuh mereka dan mereka sulit bernafas .
Stefanie mengeluarkan formasi sihirnya dan menyerang mata ular itu. Lilitannya mulai mengendur . mereka mulai menyerang ular itu dan membunuhnya . Stefanie juga menghancurkan telur itu . Tapi ular kecil itu jadi santapan Riri yang sedang lapar . Ular ini memiliki 3 Kristal merah . Mereka membagi rata juga .