THE QUEEN OF DEMON KINGDOM

THE QUEEN OF DEMON KINGDOM
chapter 17



Stefanie dan Lila sudah sampai di hutan hitam benua hitam . Mereka menangis dan saling berpelukan karena takut terjadi hal buruk pada orang yang mereka sayangi .


" Sudah kita tidak boleh menangis lagi . Benar kata kakek kita harus hidup . " Stefanie berusaha tegar dan mengusap air matanya sendiri


" Iya . Kita harus saling menjaga apapun yang terjadi . " Lila juga menghapus air matanya yang berlinang


" Ayo kita cari hewan buruan dulu . Besok kita akan masuk ke ibukota . " Stefanie mengajak Lila berburu


" Saatnya kita berjuang untuk hidup."


Lila berdiri lalu menggandeng tangan Stefanie untuk menyusuri hutan


Disaat mereka berdua asyik berburu. Terdengar suara orang merintih kesakitan di bawah pohon . Mereka berdua mendekat dan berusaha berkomunikasi .


" Tenanglah aku akan menolongmu ." Stefanie menggunakan sihir penyembuhan dan sihir penyerap sekaligus


" Uhuk … uhuk . Terima kasih . Berkat kalian saya bisa cepat pulih ." Laki-laki itu tersenyum


" Apa kau prajurit benua hitam . " Lila bertanya dan memandangi baju milik laki-laki itu


" Iya . Kalian warga benua iblis yang pindah karena perang . " Laki-laki itu terkejut melihat wajah Stefanie


" Benar . Apa aku boleh tau bagaimana keadaan lawanmu . Maksudku pangeran kalleid . " Stefanie berusaha menanyakan kabar kalleid


" Kami dan lawan sama-sama terluka parah tidak ada yang menang atau kalah . " Laki-laki itu berusaha berdiri


" Kau jangan bergerak dulu . Lukamu baru saja pulih . Istirahatlah sebentar disini . " Stefanie memegang tangan prajurit itu lalu menyuruhnya duduk kembali


" Baiklah . Terimakasih . " Prajurit itu tersenyum


" Sebaiknya kita cepat pergi berburu. Ini sudah larut malam . " Lila mengajak Stefanie pergi


" Iya . Maafkan aku tuan prajurit , kami harus pergi dulu . Semoga kau lekas sembuh . " Stefanie hendak berlalu


" Tunggu nona . Namaku Leon . Aku ksatria pribadi raja benua hitam . Ini sebagai rasa terima kasihku . " Prajurit itu memberikan lencana emas


" Apa ini . " Lila penasan menolak balikan lencana itu


" Itu lencana ksatria khusus . Kau boleh memakainya di akademi , tempat pelelangan , toko kain dan restoran . Mereka akan menagih uangnya di kediamanku . " prajurit itu memandang Stefanie


" Oke terima kasih . Aku terima kebaikanmu . " Lila tersenyum senang


" Lila itu tidak sopan . Kita masih punya uang untuk hidup . " Stefanie berbisik lirih


" Ini namanya bertahan hidup . Jadi tenang saja kakakku yang cantik . " Lila tersenyum


" Sepertinya tidak perlu Tian ksatria . Kami belum membutuhkanmu . " Stefanie memberikan kembali lencana emas itu


" Itu harga yang setimpal dengan nyawaku . Kau kembalikan saja saat kau sudah punya cukup tabungan . "


Ksatria itu tidak mau menerima lencananya


" Benar apa yang dia katakan . Ini harga yang setimpal dengan nyawanya . " Lila merebut lencana itu dari tangan Stefanie


" Kamu berlebihan Lila . " Stefanie memandang Lila tapi Lila hanya tersenyum memalingkan wajahnya


" Sekali lagi terima kasih tuan ksatria." Stefanie menundukkan kepala


" Aku pergi dulu . Semoga bisa bertemu kembali dilain waktu . " ksatria Leon pergi meninggalkan mereka berdua


" Hati-hati di jalan tuan ksatria semoga kau cepat kaya . " Lila berteriak dari jauh


" Kau tak tahu malu Lila . " Stefanie memukul kepala Lila


" Ini tanda jasa kakak . Kamu tenang saja kita akan makan enak setelah ini . " Lila tersenyum sambil memegang lencana emas


Dari arah belakang ada puluhan panah api yang ditujukan pada mereka berdua . Mereka berdua berlari menuju ke dalam hutan


" Siapa mereka . Kenapa mereka ingin membunuh kita . " Stefanie bertanya-tanya keheranan sambil berlari menghindari panah api


" Itu para jenderal kerajaan iblis es . Kenapa bisa masuk ke hutan benua iblis . " Lila mengumpat


" Ayo sembunyi . " Lila dan Stefanie bersembunyi di balik pohon besar


" Stefanie … Lila keluar . Kalau tidak nyawa Jenni dan kakek kalian akan jadi bayarannya . " Jenderal menggeledah seluruh hutan sambil berteriak


Lila menggelengkan kepala . Dia memberi tanda untuk tidak keluar dan tetap bersembunyi . Lila meneteskan air mata teringat kakek dan kakaknya yang telah ditangkap oleh kerajaan iblis es .


" Gunakan aura sihir untuk mencari keberadaannya . " Rasyan berbicara lirih pada jenderal


" Siap yang mulia . " Jenderal mengaktifkan aura sihir dan merasakan aura sihir milik orang lain di sekitarnya


" Disana yang mulia . Panahkan api ke pohon besar itu . " Jenderal memberikan aba-aba untuk memanah


Mereka berdua lari ketakutan dan berusaha melawan dengan tendangan naga tapi tidak berhasil . Tiba-tiba mereka berdua ditarik oleh seseorang dan bersembunyi di batu besar


" Sst … ini aku . Tekan aura sihir kalian agar tidak bisa dilacak . " Putri Lisa Memberikan saran . Rasyan dan pasukannya tidak berhasil menemukan mereka . Rasyan kembali dengan tangan kosong .


Lila terkejut melihat putri Lisa masih hidup dan bisa lolos Sampai kesini duluan . Mereka bertiga menekan aura mereka dan pergi menuju ibukota .


" Akhirnya kita bisa keluar hutan juga. " Stefanie mengatur nafas setelah menempuh perjalanan jauh .


" tuan putri maaf sedikit lancang . Bagaimana anda bisa lolos dari insiden ini . " Lila bertanya dengan sungguh-sungguh


" Kakakku yang mengirim sinyal pada ayahanda raja lalu langsung mengirimkan kesini . Sebenarnya sudah lama ayahanda mencurigai pangeran Harry . Tapi kakak ku tetap saja percaya padanya . " Raut wajah Lisa terlihat berubah saat menyebut nama kakaknya


" Apa mungkin mereka masih hidup ." Stefanie tiba-tiba melontarkan pertanyaan


" Kalau ayahanda raja tidak mungkin masih hidup tapi kalau ratu mungkin saja . " Lila menghela nafas


" Setelah mencari penginapan sebaiknya kita periksa kembali aura sihir milik keluarga kita supaya kita lega . " Stefanie memberikan semangat pada teman-temannya


Ternyata banyak warga benua iblis yang mengungsi ke benua hitam . Setiap pengungsi yang masuk , wajib membayar pajak sebesar 5 keping koin emas atau 5000 batu sihir tingkat dasar bisa Juga 1000 batu sihir tingkat menengah .


" Apa-apaan ini sebelum terjadi perang tidak ada aturan seperti ini . " Salah satu warga protes ke petugas penjaga gerbang


" Kalau kau tidak punya uang , tinggal bekerja saja di tambang . Upahmu akan dipotong 50 persen . " Seorang penjaga gerbang menuntun warga itu menuju ke tambang


" Cih baiklah aku juga ingin hidup tenang . " Warga itu pergi begitu saja


" Ternyata benua hitam benar-benar kaya . Bangunan gerbang dan tambang sangat megah . " Lila mengagumi pemandangan dari jauh


Mereka bertiga masuk ibukota dengan menyetor 15 koin emas yang terdapat pada kalung Ruby pemberian kalleid .


Ditempat para ksatria mengobati lukanya , raja Leon muncul dengan wajah dan tubuh yang sudah sembuh dari luka .


" Yang mulia anda dari mana saja semalam . Lalu kenapa luka anda cepat pulih . " Ksatria Josh khawatir dan heran pada rajanya


" Rahasia … " raja tersenyum lalu mengedipkan mata meninggalkan mereka kembali ke ruangannya .


" Sepertinya raja salah minum obat ketua Josh . " Salah seorang ksatria berbisik pada Josh


" Bukan bodoh . Yang mulia sepeti orang yang sedang jatuh cinta . " Josh memperhatikan sang raja dari jauh


" Apa … raja tiran dan kejam jatuh cinta . Bahkan seorang selir agung saja hanya disentuh satu kali . Bagaimana bisa jatuh cinta . " Para ksatria heboh dan terkejut mendengar perkataan ketua Josh


" Kecilkan Suara kalian . Kalian tidak sayang nyawa ya . " Josh membentak para ksatria yang sedang bergosip


" Maaf … ketua . " Para ksatria membubarkan diri


Josh menyusul raja Leon ke dalam ruangan . Josh baru sadar kalau lencana emas miliknya hilang .


Saat Rasyan kembali ke benua iblis tanpa putri Lisa dan stefanie , sang raja iblis es pun marah besar


" Kau ini menangkap perempuan saja tidak becus. Ritual kita akan tertunda lagi . " Raja iblis es melemparkan gelas ke muka Rasyan


" maafkan hamba ayahanda . Hamba memang tidak berguna . " Rasyan membungkuk merasa bersalah


" Sudahlah kembali saja . Mereka mungkin menekan aura sihir yang mereka miliki . Kau tidak boleh lengah lagi . " Raja menyuruh Rasyan keluar dari ruangannya


" Hamba akan memperhatikannya ayahanda raja . " Rasyan keluar dari ruangan raja


" Benar-benar anak yang pintar dan kekuasaan sihir yang hebat . Aku Justru ingin membunuh dan mengambil jantungmu dengan segera . " Raja iblis es terlihat sangat marah dan membayangkan jantung Stefanie berada di tangannya .


" Awas kau Stefanie , aku akan menghabisimu . " Rasyan mengepalkan tangan dalam keadaan marah dan sihir Stefanie yang begitu kuat


" Aku yakin dia akan bertambah kuat saat berada di benua hitam . " Justin mengejek Rasyan yang keluar dari kamar ayahanda dalam keadaan marah


" Urus saja hukumanmu yang sudah ditetapkan ayahanda . " Rasyan marah meninggalkan Justin


" Walaupun aku dihukum tidak akan berpengaruh pada apapun . " Justin tersenyum lebar


Stefanie Lila dan Lisa berhenti di sebuah kedai kecil untuk mencari informasi tentang rumah yang akan dijual .


" Ini makanannya . Silahkan menikmat ." Salah seorang pelayan menyajikan makanan


" Maaf apa kami bisa mencari tau tentang rumah yang akan dijual . " Lila bertanya pada pelayan itu


" Oh kebetulan orangnya ada disana. Kalian temui dia setelah makan kalian makan . " Pelayan menunjuk seorang laki-laki tampan


" Terima kasih atas bantuannya . " Stefanie membungkuk kepala


" Permisi tuan . Apakah anda punya sebuah rumah untuk dijual . Kami membutuhkannya segera ? " Lila menatap wajah pria itu


" Sudah habis laku terjual kalau ada pasti harganya meningkat 10x lipat dari harga biasanya . " Pria itu menjawab dengan raut muka sedih


" Kalau yang disewakan ada tidak tuan kami membayarnya 2x . " Stefanie menawarkan harga lebih tinggi


" Ada tapi begitu kecil dan tidak terawat . " Laki-laki itu mengatur nafas Dan menunjukan jalan menuju rumah yang akan disewa


" Terima kasih tuan . " Mereka bertiga kompak menjawab . Mereka senang bisa mendapatkan tempat tinggal