THE QUEEN OF DEMON KINGDOM

THE QUEEN OF DEMON KINGDOM
chapter 18



Saat laki-laki itu menuju ke rumah yang akan disewa . Ada kereta kuda yang lewat . Kereta itu tampak gagah mewah dan anggun . Para prajurit yang menjaga kereta terlihat mengenakan seragam ksatria hitam dan ada lambang kerajaan benua hitam di kereta .


" Ibu … ibu … kamu dimana . " Ada seorang anak kecil yang berdiri ditengah jalan menghalangi kereta kuda yang lewat


" Hey menyingkir … seorang ksatria berteriak pada anak kecil . Anak kecil atau orang disekitarnya tidak ada yang merespon . Stefanie langsung Melompat ke arah anak itu lalu membawanya ke tepi jalan . Kuda mereka terkejut lalu berhenti mendadak .


" Hey … apa kau mau mati berhenti di tengah jalan . " Ksatria itu berteriak di depan Stefanie


" Maaf kan saya tuan … ini anak saya . " Seorang wanita paruh baya keluar dari toko dengan baju lusuh


" Dasar kotor enyahlah dari pandanganku . " Ksatria itu menghina perempuan paruh baya


" Sepertinya mulutmu yang kotor bukan wanita ini . Jelas-jelas kau dan kereta kuda ini yang terlalu kencang melaju di tengah kota . Masih mengkambing hitamkan orang lain . " Stefanie memarahi ksatria itu di depan banyak orang


" Kau tak tahu kalau orang yang ada di dalam kereta adalah selir agung . " Ksatria itu bicara dengan tegas


" Aku tidak peduli . Yang jelas kau harus kau harus memakai matamu saat ada di jalan . " Stefanie mengembalikan anak itu pada wanita paruh baya


" Lebih baik kasih koin emas pada mereka . " Suara yang ada di dalam kereta kuda


" Baik yang mulia selir agung . " Ksatria Melempar koin emas ke muka stefanie


" Kau pikir dengan melempar uang masalah selesai . Dasar tidak tahu malu . " Stefanie melemparkan koin emas itu ke atas dan berjatuhan di bawah kaki Stefanie . Para warga pun berhamburan memungutnya


" Wanita ini . Awas kau . Ayo jalan " para ksatria itu merasa malu dan berlalu meninggalkan kerumunan


" Terima kasih nona sudah menyelamatkan cucu saya . " Wanita paruh baya itu terharu


" Sama-sama nyonya . Jaga anakmu baik-baik . " Stefanie dan rekannya serta pria yang akan menyewakan rumah kembali melanjutkan perjalanan . Saat sampai di rumah , mereka terlihat senang dan langsung menyetujui harga sewa rumah .


" Aku terima uang kalian . Kalian harus merawat rumah ini dengan baik . " Tuan pemilik rumah menghitung koin emas yang Stefanie berikan


" Baik Tuan kami akan menjaga dengan baik . " Mereka bertiga tersenyum senang


" Oh iya tadi yang kau maki itu ksatria hitam pengawal selir agung . Kalian harus berhati-hati. Mereka sering mencari masalah dengan orang lain . " Tuan pemilik rumah bersiap meninggalkan mereka bertiga


" Terima kasih tuan . " Stefanie mengantar tuan itu sampai ke depan rumah


" Tuan … tuan gawat . Nyonya besar kambuh lagi . " Seorang pelayan laki-laki berlari ke arah tuan pemilik rumah


" Aduh … bagaimana ini dokter dan penyihir sedang menangani wabah di perbatasan selatan . " Tuan pemilik rumah mulia panik


" Tuan tunggu . Nyonya sakit apa mungkin saya bisa membantu . " Stefanie menawarkan bantuan


" Apa kau yakin gadis kecil . Istriku terkena sihir terlarang milik benua merah . " Tuan pemilik rumah ragu dengan stefanie


" Biarkan saya mencobanya tuan . Saya akan ikut dengan anda bersama adik saya . " Stefanie membujuk pemilik rumah


" Iya mohon bantuannya aku juga akan mencari dokter atau penyihir untuk membantu . " Pemilik rumah terpaksa mengijinkan Stefanie membantunya karena tidak ada dokter atau penyihir


Stefanie Lila serta tuan pemilik rumah menuju ke ruangan khusus yang dibuat untuk sang istri supaya orang lain tidak tertular . Lila memeriksa denyut nadi wanita itu . Lila merasakan bahwa seluruh tubuhnya diselimuti racun dan sihir terlarang . stefanie mulai melakukan penyerapan sihir terlarang . Sedangkan Lila menyalurkan sihir penyembuhan . Beberapa Menit kemudian wanita itu muntah cairan hitam pekat dan berbau busuk . Mukanya terlihat lebih cerah dan mulai siuman .


" Syukurlah kau bangun . " Pemilik rumah memeluk istrinya yang baru bangun


" Apa dua nona ini yang menyembuhkanku . " Wanita itu melihat Stefanie dan Lila lalu tersenyum


" Benar nyonya . Masih perlu sihir penyembuhan beberapa kali lagi dan anda masih harus banyak istirahat . " Lila menatap wanita itu


" Terima kasih atas kebaikan kalian . Ini aku kembalikan uang sewanya . Kalian boleh menempatinya selama satu tahun gratis . Panggil aku Tuan Reynaldi . " Tuan Renaldi memberikan uang koin


" baiklah tuan kami juga terima kasih. Setiap akhir bulan saya akan melakukan penyerapan sihir terlarang dan sihir penyembuhan . " stefanie tersenyum


" Terima kasih nona . Apa anda bukan dari benua hitam . Kalian terlihat berbeda dari warga benua hitam . " Nyonya terus mengamati wajah cantik Stefanie


" Benar nyonya kami disini mengungsi karena negara kami hancur . " Lila menjelaskan


" Semoga kalian bisa beradaptasi disini . " Nyonya Reynaldi berusaha duduk


" Terimakasih tuan . Kami mau berusaha sendiri supaya bisa menunjukkan kemampuan kami . " Stefanie menolak bantuan dengan sopan


" Hahaha bagus kalian sangat bersemangat . " Tuan dan nyonya Renaldi tertawa senang . mereka berdua berpamitan pulang . Di Jalan mereka menemukan toko obat . Lila mampir sebentar ke toko itu untuk melihat obat macam apa yang dijual .


Setelah Lila memasuki toko itu . Tidak banyak tanaman obat yang dijual disana .


" Maaf nak , tanaman yang kau cari setengahnya tidak ada di tokoku . Coba kau cari di toko sebelah . Disana komplit dan murah . " Pemilik toko itu Terlihat sedikit kesal


" Paman misalnya saya mencari tanaman obat di hutan apa paman mau membelinya . " Lila menawarkan kerja sama dengan salah satu toko obat


" Hah … apa kau pikir aku tidak pernah mencobanya . Sering kali anak buahku atau orang yang memberikanku tanaman obat mati tidak jelas . Aku yakin ini perbuatan keluarga selir agung . Mereka berusaha menguasai pasar obat sendirian . " Pemilik toko memberitahu Lila


" Tenang saja paman aku pasti akan berhasil membawa tanaman obat ke toko paman . " Lila berusaha meyakinkan pemilik tanaman obat


" Terserah kamu , aku hanya berdoa supaya kamu selamat . " pemilik toko tersenyum


" Kami pamit dulu paman . " Lila pulang sambil membawa beberapa tanaman obat


" Dasar anak muda apa dia tidak tahu kalau keluarga selir agung punya kekuatan sihir tingkat atas . " Pemilik toko obat menggelengkan kepala


Mereka berdua menuju toko obat yang dibicarakan paman tadi . Di Dalam toko itu sangat ramai pembeli. Tapi harga yang ditawarkan toko itu dua kali lipat lebih mahal daripada toko obat paman sebelumnya . Lila membeli tanaman obat yang dibutuhkan .


" Apa ini tidak gila Lila . Dia menjual harga dengan sangat tidak masuk akal . " Stefanie berbisik lirih terkejut melihat harga yang ditawarkan toko obat ini


" Memang dia ingin memonopoli pasar obat jadi jangan terkejut . Sebaiknya kita lekas pergi . " Lila menggandeng tangan Stefanie keluar dari toko obat


"Kalian kemana saja kenapa jam segini baru pulang . " Lisa menunggu dirumah sendirian


" Hehe maaf . Ini makanan untukmu . Kami membelinya di pasar . " Stefanie memberikan bungkusan kepada Lisa


" Aku akan membuat ramuan di dapur apa kalian ingin membantuku ." Lila menatap Stefanie dan Lisa


" Sebenarnya kau ingin membuat apa . Kenapa banyak sekali tanaman obatnya . " Lisa bertanya penasaran


" Aku ingin membuat ramuan halusinasi dan ramuan penghenti jantung . Ini sangat berguna saat kalian berdua di dalam hutan . " Lila tersenyum


" Dari mana kau mendapatkan resepnya . " Stefanie memperhatikan Lila yang sedang membuat ramuan .


" Kakekku yang mengajarkannya . " Lila terdiam sebentar teringat akan kakeknya


" Apa kalian sudah memeriksa aura milik keluarga kalian . " Stefanie memandang Lila dan Lisa .


" Belum . Aku takut hal yang tidak kita inginkan terjadi . " Lila sedih


" Aku juga itu masih membuatku sedih . Jika mereka masih hidup tidak mungkin mereka tidak mencariku . " Lisa melamun meratapi nasib


" Sebaiknya kita lakukan bersama-sama sebelum tidur . Kita juga harus menyiapkannya mental kita apapun yang terjadi . " Stefanie mencoba menghibur kedua sahabatnya .


Lila telah selesai membuat ramuan halusinasi dan penghenti jantung . Dia mengoleskan ramuan itu pada jarum , belati lalu anak panah . Sebagian sisanya disimpan dalam kalung Ruby milik Stefanie


Mereka duduk lalu memegang tangan satu sama lain memeriksa aura keluarga mereka masing-masing . Ternyata tidak ada satupun yang hidup hanya tersisa kakek Alex dan Jenny di ruang bawah tanah .


Stefanie yang tahu kalleid tinggal kepala saja menangis tersedu-sedu . Begitu juga dengan Lisa ibunya dipekerjakan sebagai budak di pertambangan . Tengah malam bulan bersinar terang . Stefanie bangun dari tidurnya dia membaca buku peninggalan kaisar pertama . Stefanie membuat dirinya sibuk untuk melupakan kalleid . Dia mencoba membuat ramuan meningkatkan aura sihir dan kekuatan sihir .


Stefanie menuju dapur untuk membuat ramuan . Setelah ramuan itu matang , ramuan itu di tuangkan ke permukaan batu sihir . Seketika batu yang Berwarna hitam legam itu berubah menjadi putih cerah . Batu putih cerah ini bernama mutiara sihir. Mampu meningkatkan aura sihir dan kekuatan sihir . Tapi jika dikonsumsi berlebihan akan bisa meledakkan sihir yang ada di dalam tubuh .


Stefanie menggenggam batu itu lalu menyalurkan aura sihir ke dalamnya. Terlihat aura Stefanie berwarna keemasan yang begitu mendominasi. Kekuatan Stefanie juga meningkat dari kekuatan sihir dasar menjadi sihir menengah . Stefanie juga membuat Mutiara sihir untuk Lila dan Lisa sisanya untuk dijual .


Setelah meningkatkan aura dan kekuatan sihir miliknya , Stefanie kembali membaca buku milik kaisar pertama . Ternyata didalam buku itu mengatakan saat seseorang menyerap racun penyakit atau kutukan . Dia berkumpul di salah satu titik di dalam tubuh . Jika tidak kuat racun kutukan serta penyakit yang diserap akan meledak dan si penyerap akan mati . Satu-satunya cara adalah dengan menggunakan sihir pemurnian dan cairan sihir untuk mengontrol ledakan sihir penyerap .


Di dalam buku itu tidak tertulis bagaimana membuat cairan sihir hanya terdapat bagaimana mempelajari sihir pemurnian saja . Stefanie hanya bisa mempelajari sihir pemurnian tingkat menengah . Dalam waktu dua jam dia mampu menguasai sihir pemurnian tingkat menengah dengan baik . Stefanie mencoba memurnikan batu sihir yang berwarna hitam . Beberapa saat kemudian batu sihir itu berubah warna jadi biru muda . Batu sihir biru muda adalah batu sihir tingkat atas . Sedangkan warna ungu batu sihir tingkat menengah .


Stefanie senang dengan apa yang dia capai sampai sejauh ini .