THE QUEEN OF DEMON KINGDOM

THE QUEEN OF DEMON KINGDOM
chapter 49



Mereka berdua berkelahi dan para wanita itu berlari ketakutan keluar . Pangeran Justin dan raja iblis es menuju ruangan Rasyan dan melihatnya . Raja iblis es terkejut sang anak sudah terbujur kaku dan badannya bersimbah darah .


" Wanita ****** . Kau berani sekali membunuh anakku. " Raja iblis es hendak menyerang Stefanie . Stefanie sudah memasang formasi sihir di depannya .


" Aku tidak ingin menyerangmu . Aku juga tidak ingin jadi anak yang membunuh ayahnya sendiri . " Stefanie duduk sambil tersenyum .


" Kau memang sama seperti ibumu . Tidak tahu malu . " Raja iblis berusaha merusak formasi sihir Stefanie . Stefanie menyerangnya dan menyerap seluruh aura dan kekuatan sihir milik raja iblis es . Dia juga menggunakan sihir segel merah supaya seumur hidup tidak bisa sihir lagi .


" Kau bajingan . Kau membuatku cacat . " Raja iblis es menyerang Stefanie dengan pedang . Leon datang dan menghadang pedang itu untuk Stefanie . Tangan Leon penuh darah masih bisa menyerang raja iblis es dengan sekuat tenaga . Dia terpental jauh sampai memecahkan tembok .


" Leon … tanganmu . " Stefanie memegang tangan Leon dan mengobati lukanya .


" Ayo kita keluar dari sini . Benua ini sudah jadi milik kita . " Leon menggandeng tangan Stefanie .


" Tunggu . " Stefanie berjalan ke arah Justin lalu memeluknya .


" Terima kasih kak kau telah membantuku . " Justin juga memeluk Stefanie dengan erat .


" Sama-sama . Sepertinya raja itu cemburu padaku . " Justin berbisik lirih di telinga Stefanie .


Beberapa saat yang lalu , Justin menolong Stefanie memberitahukan kelemahan masing-masing pangeran dan raja . Sehingga Stefanie dengan mudah mengalahkannya walau stefanie masih di tingkat dewa .


" Apa kita harus melepasnya begitu saja . Status dia adalah pangeran dari negara yang hancur . " Leon bertanya pada stefanie .


" Lepaskan saja . " Leon menyegel kekuatan sihir milik Justin dan melepaskannya . Justin pergi dari benua iblis untuk menenangkan diri dan berdiam di gunung .


Pangeran Harry serta raja iblis es diarak keliling ibukota dan dibawa ke pertambangan bekerja sebagai budak seumur hidup . Sepanjang jalan mereka berdua dilempari kotoran hewan , sayuran busuk dan air selokan . Ternyata rakyat benua iblis sengsara di bawah kepemimpinan raja iblis es .


Rakyat menyambut dengan suka cita dan bahagia mendengar benua iblis telah menjadi bagian dari benua hitam . Benua hitam dikenal makmur dan sejahtera walaupun masih ada korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan .


" Kenapa kau tidak membunuh orang itu . " Leon memeluk Stefanie dari belakang .


" Hehehe … aku hanya ingin menyiksa mereka berdua seumur hidup saja . Langsung membunuh mereka itu terlalu mudah . " Stefanie tersenyum kecil . Mereka berdua kembali ke kerajaan hitam dengan menggunakan hewan sihir . Sedangkan Josh dan yang lain membereskan mayat yang berserakan .


Raja Leon dan pasukan disambut meriah oleh rakyat dan penghuni istana . Raja Leon memberikan jabatannya pada Roy sebagai Adipati bagian Utara yaitu bekas kerajaan iblis . Sedangkan Ethan diangkat sebagai Penanggung jawab seluruh tambang yang berada di benua iblis. Sedangkan Stefanie diangkat sebagai ketua ksatria bayangan yang baru menggantikan Roy . Sedangkan ketua pasukan merah yang baru adalah Nalan .


" Yang mulia hamba meminta izin memasuki paviliun . Ada beberapa hewan sihir lain yang hamba taklukkan . " Stefanie memandang Leon .


" Baiklah . Hewan sihirmu juga perlu latihan . " Raja Leon mengangguk .


Roy dan Ethan segera berkemas dan kembali ke benua iblis . Banyak dari para ksatria memberikan selamat dan mengadakan pesta kecil untuk perpisahan . Para ksatria pun mulai membicarakan kemampuan Stefanie sebagai ketua ksatria bayangan yang baru . Mereka seolah tidak percaya kemampuan Stefanie .


Ksatria bayangan adalah ksatria yang paling hebat di antara ksatria lain . Mereka langsung menerima perintah dari raja . Ksatria bayangan biasanya menerima tugas paling berat dan paling mematikan . Kemampuan mereka juga di atas rata-rata .


Stefanie berjalan menuju paviliun . Disana sudah ada Lila dan Lisa yang berlatih bersama hewan sihir . Stefanie mulai mengeluarkan serigala es dari hewan khas benua iblis . Para hewan sihir yang lain langsung berubah wujud dan bersiap menyerang serigala es .


" Diam . Duduk semua . " Stefanie marah dan menggertak mereka . Mereka langsung berubah wujud lagi menjadi kecil . Lila dan Lisa tersenyum melihat tingkah para hewan sihir itu .


" Aku rasa ini paviliun terlarang bagi semua ksatria . Tapi kenapa kalian berani masuk ke sini . " Selir menghampiri mereka bertiga .


" Kami menghadap selir kerajaan . " Mereka bertiga menunduk memberi hormat .


" Apa jabatanmu sehingga yang mulia raja mempercayaimu . " Selir Tasya menyeringai .


" Kami hanya ksatria biasa yang mulia . Sedangkan teman yang di sebelah kiri hamba adalah ketua ksatria bayangan yang baru . "


" Orang lemah sepertimu menjadi ketua ksatria bayangan . Apa yang mulia raja tidak terlalu tinggi menilaimu . " Selir Tasya tertawa .


" Hamba memang orang yang lemah selir Tasya . Sampai hamba bisa menaklukkan benua hitam hanya satu hari saja . " Stefanie tersenyum mengejek selir Tasya .


" Cih sombong sekali kau . Lebih baik kau pindahkan hewan bau itu ke tempat lain . Paviliun ini akan jadi milikku . " Selir Tasya memberikan perintah .


" Maaf selir . Hamba hanya menerima perintah dari yang mulia raja . " Stefanie mengabaikan Tasya . Tasya yang kesal dan marah meninggalkan paviliun begitu saja .


" Seenaknya saja dia mengusir hewan kesayanganku . " Stefanie menggerutu dan cemberut .


Setelah selesai latihan , Lila dan Lisa keluar dari paviliun . Stefanie mulai mempelajari sihir pembeku darah milik raja iblis es yang baru saja diserap . Sihir itu mampu membekukan organ vital dan aliran darah .


Stefanie juga mendapatkan pedang es milik pangeran Harry . Tapi pedang itu terasa begitu berat dan susah digerakkan .


" Coba gunakan darahmu . Dan teteskan pada pedang itu . " Leon datang dan memperhatikan Stefanie.


" Iya . Aku mengerti . " Stefanie meneteskan darahnya lalu mencoba mengayunkan kembali . Pedang itu terasa ringan dan dan mampu bergerak sendiri sesuai instruksi Stefanie .


" Hah … pedang ini hebat sekali . " Stefanie mengatur nafas setelah latihan pedang .


Leon memeluknya dari belakang . Stefanie masih enggan menerima ciuman dari Leon . Stefanie menangkis tangan Leon .


" Kenapa sikapmu berubah lagi . Kemarin kau sudah memaafkanku ."


" Kata siapa saya sudah memaafkan anda yang mulia . Anda yang memaksa saya tidur di ranjang . "


" Tapi tubuhmu enggan menolakku ." Leon tersenyum .


" Tetap saja anda yang memaksa saya . Lebih baik anda menjauh . Selir anda sudah menanti di kamar ." Stefanie mendorong Leon pergi .


" Pfft … apa kau sedang cemburu . " Leon tertawa. "


" Kenapa saya harus cemburu ." Muka stefanie merah malu .


" Aku sangat merindukanmu . " Leon mencium leher stefanie .


" Yang mulia ini di luar. " Stefanie berusaha melepas tangan Leon .


" Mari kita lakukan di dalam ." Leon mengangkat Stefanie ke dalam kamar .


" Yang mulia lepaskan . Saya bisa jalan sendiri . " Stefanie melepas tangan Leon . Lalu berjalan menuju kamar .


" Aku mencintaimu sayang . " Leon mencium bibir Stefanie dengan penuh gairah . Stefanie juga membalas ciuman itu . Leon melepas kancing baju Stefanie satu persatu. Mereka bercinta hingga fajar tiba .