THE QUEEN OF DEMON KINGDOM

THE QUEEN OF DEMON KINGDOM
chapter 39



" Tetap saja disini adalah akademi . Kau tidak bisa sembarang bertarung. Serahkan token mu . Kau bisa kembali ke asrama . " Guru itu mengeluarkan aura sihir seperti ingin membunuh .


" Maaf tidak bisa guru . Saya sudah membaca dengan benar peraturan di akademi . Dilarang membunuh di akademi itu artinya tidak ada larangan untuk bertarung . Dilarang menyerahkan token pada orang lain." Stefanie menjelaskan secara singkat .


" Apa kau mau melawanku . " Guru itu marah dan bersiap melayangkan serangan .


" Tunggu . Kenapa kau ada disini . " Dekan akademi muncul .


" Dia siswa kurang ajar Dekan . Dia bertarung dengan curang dan membuat muridku pingsan . " Guru itu mencoba memprovokasinya Dekan .


" Baiklah kita lihat lagi rekaman batu sihir . " Dekan mengeluarkan batu sihir . Mereka menonton batu sihir sampai habis . Dekan menghela nafas .


" kau sudah lihat kan . Tidak ada kecurangan disini . Kalian boleh bubar . " Dekan membubarkan kerumunan itu .


" Tapi Dekan , bocah ini …" guru itu mencoba membantahnya .


" Sebaiknya kau bawa muridmu itu berobat . " Dekan menyuruh guru itu pergi .


" Kalian bertiga boleh kembali ke asrama . "


" Terima kasih Dekan . "


Dekan pergi meninggalkan tempat itu. Guru itu mengumpulkan siswanya yang berada di tingkat dewa untuk menantang Stefanie berduel . Tentu saja ada yang mau ada yang tidak mau . Sebagian mereka menganggap itu berlebihan dan membuang-buang waktu . Karena kalau kalah peringkat mereka akan diturunkan .


" Aku yakin . Guru itu akan menyuruh siswa lain untuk mencari masalah dengan kita . " Lila merasa lega star bisa bebas dari guru killer itu .


" Tenang saja kita tinggal menghadapinya . Aku ke perpustakaan dulu ya . " Stefanie menuju lantai 5 perpustakaan . Disana banyak sekali jurus dan formasi yang bisa Stefanie pelajari . Stefan meminjam beberapa buku diantaranya . Sihir penekan aura , formasi tingkat kaisar , jurus pedang darah dan yang terakhir racun darah.


" Apa kau yang telah mengalahkan Rey dan anak farmasi . Aku dengar kau pakai racun untuk mengalahkan mereka . " Seorang perempuan yang mencoba mencari masalah dengan Stefanie .


" Jika kau penasaran , kenapa tidak kau coba saja bertarung denganku ." Stefanie mengedipkan mata meninggalkan perpustakaan . Saat keluar dari perpustakaan ,Dia melihat gunungan pedang patah yang akan dibuang ke perapian dan dipadatkan kembali menjadi pedang untuk berlatih .


" Apa pedang ini dijual master . " Stefanie membuntuti orang yang membawa pedang patah itu dan bertanya pada penjaga perapian .


" Kau bisa membelinya dan memurnikannya sendiri tapi hanya setengah dari ini yang bisa kau beli ."


" Baik master saya mengerti ." Stefanie menyerahkan koin emas yang ditukar dengan pedang patah .


Sesampainya di rumah . Stefanie masuk ke dalam kalung ruang batu Ruby . Dia memurnikan seluruh pedang patah itu dan memberikan mutiara emas pada setiap pedang dan juga kristal merah .


" Pedang apa ini kenapa bercahaya sekali . " Stefanie mengambil sebuah pedang auranya lebih kuat dibanding pedang lain . Setelah dua kali dimurnikan , pedang itu terlihat semakin kuat dan bercahaya . Pedang kristal hitam itu menjadi senjata andalan Stefanie .


Stefanie keluar dari cincin ruang menuju ranjang sambil membuka buku yang dipinjam tadi . Dia penasaran dengan sihir penekan aura .


" Guru dan Dekan saat pertama kali bertemu , auranya sangat kuat . Setelah beberapa saat auranya menghilang . Apa mungkin mereka memakai sihir penekan aura ini ya ."


Stefanie bergumam lirih . Dia mencoba sihir penekan aura .


Beberapa saat kemudian dia berhasil menekan aura miliknya . Dari tingkat dewa menjadi tingkat menengah .


" Bagus juga sihir ini . Aku juga tidak mau terlalu mencolok kalau di depan umum . " Stefanie menutup bukunya lalu memejamkan mata .


" Kenapa raja memanggil kita pagi-pagi begini . "


" Entahlah . Apa mungkin ada hal yang sangat penting . "


Yang mulia raja memasuki istana . Leon datang dengan aura membunuh yang sangat kuat . Semua menteri hampir tidak berani menatapnya dan bertanya-tanya ada apa dengan yang mulia raja .


" Bawa masuk orang itu . " Leon memberikan perintah pada Josh . Josh masuk bersama adik perdana menteri dan ketua pasukan hitam . Josh juga membawa berlian langka dari tambang adik perdana menteri .


Wajah perdana menteri langsung pucat pasi dan gemetaran . Para pendukung perdana menteri saling memandang .


" Apa kau mengenal mereka perdana menteri . " Leon menatap tajam perdana menteri


" Hamba mengenal mereka yang mulia . Ketua pasukan hitam dan adik kandung hamba yang mulia . " Perdana menteri bersujud di depan Leon .


" lalu kenapa seorang ketua pasukan hitam bisa mengumpulkan ratusan ribu orang . Melatih mereka dan mempersenjatai mereka dengan senjata lengkap apa kau ingin memberontak . " Leon mengeluarkan aura membunuh dengan kuat .


" Hamba mohon ampun yang mulia . Maafkan kesalahan adik hamba , adik hamba hanya ingin merekrut pasukan baru yang mulia . " Perdana menteri langsung menyalahkan sang adik . Adiknya yang mendengar langsung terkejut dan emosi tapi tidak bisa karena dia terluka parah .


" Benarkah . Lalu bagaimana dengan tambang yang langka ini . Apa kau punya pendapat . Dia sudah menjalankan bisnis ini selama 20 tahun . Tanpa ada laporan kepemilikan tambang apalagi membayar pajak . " Leon marah menghancurkan meja yang ada di depannya .


" apa kau menganggapku raja bonekamu . " Leon menghunuskan pedang pada leher adik perdana menteri . Aula istana dipenuhi dengan darah . Leon yang berlumuran darah kembali duduk dan memberikan perintah .


" Seluruh pasukan yang berada di bawah menteri dan jenderal harus kembali ke istana . Bangsawan , menteri dan jenderal dilarang mempunyai pasukan pribadi . Semua pasukan berada di bawah naungan kerajaan . " Wakil menteri membacakan titah raja yang sudah di stempel .


Semua yang ada di aula mendadak hening dan tegang . Mereka sama sekali tidak bisa membantah titah raja .


" Raja sialan . Aku akan lihat bagaimana kamu mengatasi kutukanmu nanti . " Perdana menteri bergumam dalam hati .


Seluruh pasukan yang berada di kediaman menteri , bangsawan serta jenderal kembali ke istana . Karena hal ini ksatria Josh diangkat menjadi jenderal dan bertanggung jawab atas seluruh pasukannya . Jenderal yang sudah lama merasa iri dengan diangkatnya Josh . Dari kelima jenderal yang ada di benua hitam , hanya Josh satu-satunya jenderal yang setia pada rajanya . Keempat jenderal yang lain adalah pendukung perdana menteri .


Josh diberi wewenang untuk menghukum dan memecat ksatria yang melanggar aturan . Leon juga merombak aturan yang ada di pasukannya .


Sebagian dari ksatria itu merasa ragu dan cemas dengan keputusan yang mulia raja .


" Apa benar orang itu bisa menjadi jenderal . Dia hanya seorang ketua pasukan . "


" Pelankan suaramu . Dia dikenal sangat kejam . "


Para ksatria yang baru datang langsung menuju tempat latihan . Mereka dilatih dengan keras dan cepat oleh Josh . Sebagian besar dari mereka mengeluh . Josh terlalu berlebihan melatih mereka .


" Sepertinya pasukan kita akan mati sebelum peperangan . Mereka terlalu keras sewaktu latihan . " Salah satu jenderal menyindir jenderal Josh saat sedang latihan .


" Tambah dua kali lipat latihan untuk pasukan hitam . Mereka tidak diperkenankan istirahat mulai besok . " Josh memberikan perintah .


" Hey ...kau siapa memberikan pasukanku hukuman seperti itu . " Seorang jenderal berteriak di depan Josh


" Aku jenderal yang bertanggung jawab atas seluruh pasukan . Aku juga bertanggung jawab menghukum dan memecat ksatria yang tidak patuh . " Josh menyeringai lalu meninggalkan tempat latihan .


Pasukan hitam dan biru mulai merinding dan takut akan pengaruh Josh . Sedangkan pasukan merah merasa tenang saja karena sudah terbiasa dengan sikap Josh dan yang mulia raja yang kejam dan dingin .