
" Segera panggil semua dokter kemari . " Leon menggendong stefanie kembali ke kamarnya .
" Aku tidak apa-apa . Turunkan aku . Apa kau tidak malu dilihat banyak orang . " Wajah stefanie merah .
" Kau demam dan mukamu terlihat pucat . Kenapa kau berjalan-jalan di luar . " Leon mengkhawatirkan Stefanie .
" Aku bosan berada di kamar . "
Leon memegang perut stefanie dan menciumnya .
" Perutmu sudah semakin besar . Kau tidak boleh kecapean dan terlalu lelah . "
" Iya aku tahu . " Stefanie tersenyum melihat wajah Leon yang emosi .
Dokter datang memeriksa keadaan stefanie .
" Yang mulia selir tidak sakit . Beliau hanya kehabisan energi karena kekuatan sihirnya berkurang . " Dokter memberi penjelasan pada Leon .
" Kenapa bisa begitu . " Leon dan stefanie heran .
" Mungkin yang bisa menjawabnya hanya penyihir yang hebat yang mulia . "
" Baiklah . Kau boleh pergi . " Leon duduk disamping Stefanie dan menyelimuti dengan selimut tebal .
" Ada satu penyihir yang sangat hebat di benua ini . Tapi dia tinggal jauh di atas gunung . "
" Siapa dia . Kenapa aku baru mendengarnya . "
" Dia guruku di akademi . Setelah pemberontakan terjadi . Dia mengasingkan diri di gunung dan tidak mau terlibat urusan kerajaan . "
" Berarti dia orang yang sangat hebat. " Stefanie penasaran dengan Sosok guru yang dibicarakan Leon .
" Aku dan Josh akan kesana untuk menjemput guru secepatnya . "
" Bolehkah aku ikut . " Stefanie menatap Leon dengan mata penuh harap .
" Hah … baiklah kau ikut tapi kita akan naik kereta kuda terbang saja ." Leon menghela nafas . Tidak bisa menolak kemauan stefanie .
Ibu suri mendatangi paviliun stefanie dan memberikan sebuah gelang .
" Bagaimana keadaanmu . Aku dengar kau demam tadi . " Ibu suri mencemaskan keadaan stefanie .
" Tenang saja bibi . Aku baik-baik saja hanya perlu istirahat . "
" Pakailah ini . Ini gelang milik kakakku . Aku berjanji akan memakaikannya ke tangan istrinya Leon yang paling dia cintai . "
" Terima kasih bibi . Ini sangat indah." Stefanie tersenyum .
" Baguslah kalau kau suka . " ibu suri tersenyum .
" Kau mengingatkanku pada aku dan kakakku . Aku masuk ke istana umur 13 tahun dan kakakku umur 17 tahun . Kami masuk ke istana sebagai selir yang dipilih oleh yang mulia raja sebelumnya dari jalanan ."
" Kenapa dari jalanan bibi . " Stefanie mendengarkan cerita ibu suri .
" Yang mulia raja terpikat oleh kecantikan kakakku saat beliau menyamar sebagai rakyat biasa di sebuah pasar . Kakakku tidak bersedia pergi . Saat raja berjanji menyembuhkan penyakit ayahku . Kakak langsung setuju tapi dengan satu syarat aku harus ikut .
" Apa ayah beliau sembuh . "
" Sayangnya tidak . Ayahku justru mati di tangan anak buah ratu . Ratu cemburu dan iri dengan kecantikan kakakku . Dia menggunakan segala cara untuk menyingkirkan kami . Sayangnya raja sudah tidak peduli pada kami . Jadi kami harus bertahan hidup semampu kami tanpa bantuan dari siapapun . Aku dan kakakku sempat mendandani Leon sebagai perempuan . Supaya dia aman dan tidak menjadi korban kekuasaan . "
" Pfft … pasti Leon sangat cantik waktu itu bibi . " Stefanie tersenyum senang .
" Dia sangat cantik jika berpakaian perempuan dan sangat tampan berpakaian laki-laki . "
" Lalu kenapa ada pemberontakan bibi . Siapa dalang pemberontakan itu. "
" Dalang pemberontakan itu adalah putra mahkota dan ratu . Mereka ingin cepat naik tahta . Tapi takdir berkata lain . Anak keturunan raja sebelumnya , semua mati ditangan putra mahkota . Hanya tinggal anak perempuan dan Leon seorang. Aku dan Leon didukung oleh para menteri dan bangsawan untuk membunuh putra mahkota . Dan Leon naik tahta di usia yang sangat muda dan dia harus menghadapi kematian ibunya di depan matanya . " Ibu suri menghela nafas .
" Jadi Leon masih punya saudara perempuan . Ada dimana mereka bibi . Kenapa aku jarang melihatnya."
" Mereka sudah dibunuh oleh Leon . Karena menganggap Leon tidak becus jadi raja . " Ibu suri tersenyum mengingat kejadian itu . Stefanie merinding karena baru tahu suaminya pembunuh berdarah dingin.
" Dibunuh … semua . " Stefanie terkejut dan diam terpaku sejenak .
" Iya . Tidak ada satupun yang tersisa . " Ibu suri tersenyum .
Stefanie dan ibu suri berbincang sampai sore hari . Mereka berdua juga berbicara tentang persiapan pesta yang akan diadakan di istana dalam .
Pagi hari stefanie bersiap menaiki kereta kuda terbang menuju gunung. Selir Tasya menginformasikan pada pembunuh bayaran untuk merusak dan membakar kereta kudanya saja . Mereka tidak boleh melukai yang mulia raja .
Kereta dijaga ketat dan diberi formasi sihir tingkat langit . Para ksatria bayangan secara khusus mengawal dari dekat .
" Apa tidak terlalu berlebihan kalau pengawalnya sebanyak ini . " Stefanie menatap Leon yang sedang duduk di depannya . Mereka berada di dalam kereta kuda terbang .
" Tentu saja tidak . Kau mengandung calon penerus kerajaan . Ini sudah sewajarnya . Istirahatlah . " Leon menyuruh stefanie berbaring di pangkuannya .
" Leon ...kata bibi kami pernah menjadi perempuan . " Stefanie tersenyum .
" Iya . Hanya sampai aku berumur 14 tahun . Selanjutnya aku jadi laki-laki sekaligus raja setelah pemberontakan . Kenapa kau tersenyum terus . "
" Aku tidak bisa membayangkan wajahmu saat menjadi perempuan . " Stefanie tertawa .
" Aku sangat cantik . Tapi tidak secantik dirimu . " Leon mencium kening stefanie dan mendekapnya .
Stefanie tertidur nyenyak . Leon merasakan kehadiran seseorang tapi dia menekan kekuatan sihirnya .
" Josh arah jam 3 ada 5 orang yang mengawasi kita . " Leon menggunakan telepati dengan Josh .
Josh terkejut karena tidak menyadari apapun. " Hamba akan membereskannya yang mulia . " Josh membunuh pembunuh bayaran itu dengan satu tebasan pedang .
" Siapa yang berani mengirim pembunuh bayaran padaku . " Leon bergumam lirih dan mengerutkan keningnya .
Mereka melanjutkannya perjalanan sampai sore hari . Mereka tiba di tempat guru dan mencari keberadaan guru .
" Ada apa yang mulia raja sampai datang kemari . " Guru masuk kedalam tanpa memberi hormat pada raja .
" Salam saya guru . Saya hanya ingin bertanya tentang keadaan istri saya . " Leon memberikan salam .
" Salam saya guru . Nama saya Stefanie . Saya sedang mengangkat 6 bulan . Tapi kata dokter , saya kehabisan energi karena kekuatan sihir saya berkurang . " Stefanie menatap guru dengan penuh harap .
" Itu bagus . Anak kalian akan menjadi penerus yang kuat dan juga hebat . Kau harus meningkatkan kekuatan sihirmu ke tingkat langit . Supaya tubuhmu lebih kuat dan banyaklah menyerap mutiara sihir dan mutiara merah darah . " Guru menuangkan teh kedalam cangkir .
" Apa guru tidak ingin kembali ke akademi . "Leon bertanya
" Tidak . Aku tidak tertarik . Sejak kejadian itu . Aku sungguh malu dan tidak berani menunjukkan mukaku ke sana . " Guru menghela nafas .
" Tapi saya ingin , anak saya dilatih oleh anda jika dia sudah dewasa nanti. " Leon membujuk guru.
" Kita lihat saja nanti . Apa anakmu layak jadi muridku . " Guru berdiri meninggalkan mereka dan kembali ke hutan .
Leon dan stefanie serta rombongan kembali ke istana .
" Aku hampir tidak bisa merasakan kekuatan sihir milik guru . Pasti dia sudah di tingkat kekuatan jiwa . " Stefanie duduk di pangkuan Leon .
" Iya dia satu-satunya penyihir yang memiliki kekuatan yang besar dan dahsyat . "
" Lalu kenapa dia tidak mau kembali."
" Karena anak didiknya melakukan pemberontakan di istana dan membunuh semua anggota keluarga kerajaan . Dia sangat malu dan tertekan atas hal itu . "
" Perebutan kekuasaan memang kejam . " Stefanie Bergumam lirih
" Tenang saja . Aku hanya punya anak dari orang yang aku cintai . " Leon menenangkan hati stefanie .
" Hem … benarkah . " Stefanie cemberut .