
Stefanie segera menyelesaikan ujiannya . Kali ini dia hanya butuh waktu 15 menit . Stefanie dan Lila bergegas keluar kelas menuju aula pertarungan . Mereka sangat terkejut melihat ring di aula pertarungan sedikit hancur dan kalleid tergeletak di tanah .
Stefanie tak terasa meneteskan air mata melihat kalleid mengeluarkan begitu banyak darah . " Kalleid kumohon bangunlah . " Stefanie bergumam lirih
" Tenanglah . Lihat jarinya mulai bergerak lagi . Dia belum menyerah."
" Stefanie bernafas lega kalleid masih hidup . " Syukurlah kau kembali
Kalleid bangkit dan mulai bertarung kembali dengan Rasyan semua orang terkejut kalleid bisa bangun lagi dengan luka yang cukup parah . Kepala akademi dan para guru pembimbing tercengang .
Kalleid mengeluarkan sihir kuno penyegel yang hanya dimiliki oleh kaisar pertama Benua iblis . Selain menyegel kekuatan dan aura . Sihir ini mampu menghancurkan sihir lawan dengan kejam .
" Kenapa kau terkejut melihatku bisa menggunakan sihir kuno . " Kalleid tersenyum senang
" Jangan sombong kau bedebah . Aku pasti akan membuatnya menjadi es abadi . " Rasyan mengeluarkan sihir es dan menyalurkan pada pedangnya . Tapi kalleid hanya tersenyum dan menghisap sihir itu .
" Bagaimana bisa . Aku akan menghancurkanmu . " Rasyan terkejut dan mengeluarkan lagi sihir es
" Cobalah sekarang tapi jika aku mengampuni nyawamu . " Kalleid menghisap separuh sihir es Rasyan lalu melemparkannya ke tanah
"Uhuk … uhuk . Kau curang . Dia menghisap sihir ku . Aku tidak terima . "
" Apa kau bodoh , yang tidak boleh adalah sihir hitam bukan sihir kuno . " Kalleid tersenyum puas
Kepala akademi mengumumkan bahwa kalleid mendapatkan peringkat teratas di ujian sihir pertarungan . Kalleid tersenyum senang dan berusaha membuktikan pada orang lain kalau dia masih mampu membunuh tanpa sihir hitam. Hal ini membuat seluruh akademi merinding
" bagus nak . Aku suka semangatmu yang pantang menyerah . Pertahankan terus prestasimu . " Kepala akademi memberikan piala dan berbisik lirih
" Terima kasih pak . " Kalleid tersenyum dengan penuh kegembiraan
Kalleid yang terluka langsung dibawa ke rumah sakit . Dokter akademi tidak ada yang berani mendekatinya.
Karena aura hitamnya sangat menakutkan . Termasuk dokter yang meracuninya , malah kabur dari rumah sakit .
Stefanie dan Lila bergegas menuju rumah sakit akademi untuk melihat kondisi kalleid .
kalleid melihat dari kejauhan lalu tersenyum kecil . " Kemarilah . " Kalleid memegang tangan Stefanie
Stefanie duduk di samping kalleid .
" Selamat Ya kamu jadi terbaik tahun ini . " Stefanie tersenyum senang
" Terima kasih . Ini juga berkat kamu yang menyalurkan sihir kuno padaku . " Kalleid mencium tangan Stefanie
" Ehem ... Ehem masih ada orang disini . Nanti saja kangennya . " Lila menatap tajam kalleid
Stefanie menjauh dari kalleid dan menunduk malu . " Maaf ... Maaf . "
" Kau mengganggu saja bocah tengil . Cepat keluar . " Kalleid tersenyum mengoda Lila
" Kalau aku tengil kau idiot dungu . " Lila marah dan menunjuk muka kalleid
" Terserah apa katamu gadis teriplek ." Kalleid menahan tawa
" Dadaku lumayan besar . Kau saja yang tidak tahu . Dasar idiot . " Lila mengumpat di depan kalleid
" Iya aku tahu hanya sebesar rambutan . " Kalleid menggoda Lila
" Kalleid idiot bodoh . " Lila langsung keluar dari ruang perawatan dengan emosi .
" Kau ini suka sekali membuat dia marah . " Stefanie memegang tangan kalleid
" Dia satu-satunya orang yang merawatku saat terluka di Medan perang . " Kalleid meraih tangan Stefanie lalu menciumnya
" Benarkah . Berarti dia sudah lama ada di Medan perang . " stefanie mencium kening kalleid
" Iya . Waktu kakeknya masih aktif menjadi jenderal . Dia ikut ke Medan perang saat berusia 13 tahun . Dia paling kecil dan paling berani . Saat melawan pemimpin benua hitam , pasukan yang di pimpin jenderal Alex mengalami kekalahan dan setengah dari pasukan mati . Setelah itu kakeknya pensiun dan membuka balai pengobatan dan toko obat . " Kalleid menjelaskan masa lalu kepada Stefanie
" Apa pada waktu itu 3 kerajaan iblis bersatu melawan pemimpin benua hitam . " Stefanie berpikir keras
" Iya . Tapi hanya saat itu saja . Kerajaan iblis es dan iblis hitam terus perang dingin . Terkadang kerajaan es menyerang secara membabi buta tanpa kita tahu apa masalahnya . " Kalleid menghela nafas
" Tanpa tahu alasannya . Bukankan itu aneh . " Stefanie penasaran
" Ada yang bilang karena istri manusianya selingkuh dengan ayahku ada juga yang bilang tentang perebutan kekuasaan dan ada juga yang bilang tentang tambang di lembah harrum . "
" Tapi alasan yang ke dua dan ke tiga lebih masuk akal . Bagaimana reaksi ayahmu . " Stefanie duduk di samping kalleid sambil berpikir
" Tentu saja kami melawan jika diserang . Soal lembah harrum aku tidak tahu . Mengapa ayah belum Membunuh monster itu hanya memberi sihir perlindungan dan segel . " Kalleid mendekatkan wajahnya ke wajah Stefanie
" Ternyata begitu . Mungkin ada alasan tersendiri ayahmu melakukannya . " Jantung Stefanie mulai berdegup kencang saat wajah kalleid mendekat .
" Aku mencintaimu . " Kalleid mencium bibir Stefanie dengan lembut
" Setelah lulus akademi aku akan menaklukkan benua hitam . Itu butuh waktu lama dan aku tidak tahu berapa lama . Tidak apa-apa kan . " Kalleid membelai rambut Stefanie
" Tentu saja yang mulia . Aku akan selalu mendukungmu . " Stefanie mencium tangan kalleid
" Setelah lulus . Ayahku ingin berjumpa denganmu . Aku sudah mengatakan tentang hubungan kita pada ayahanda . " Kalleid menatap mesra wajah Stefanie
Stefanie yang terkejut langsung bangun dari kursi . " Benarkah . Bukannya ini terlalu cepat . " Wajah Stefanie merah malu
" Tidak ada yang terlalu cepat . Dari awal aku serius denganmu . Kita hanya butuh legalitas selir dari ayahanda . " Kalleid memegang tangan Stefanie
" Hahaha... Kau sungguh manis kalau sepeti itu . " Kalleid bergumam lirih
Sepanjang jalan menuju asrama Stefanie kebingungan takut dan gugup saat teringat kalleid ingin mempertemukan dia dengan raja iblis hitam .
" Aku jadi selir kalleid secara resmi . Bagaimana kalau Baginda menanyakan asal usul ku . Bagaimana reaksinya saat tau kalau aku hanya setengah manusia . Apa yang harus ku lakukan . " Stefanie Bergumam lirih dengan kebingungan
" Lagi mikirin apa sampai serius begitu . " Lila mengagetkan Stefanie
" Tidak kok cuma kecapean . " Stefanie berusaha menutupi
" Jangan bohong . Kakak mau bertu yang mulia raja iblis hitam kan . "
" Bagaimana kau tahu . Kamu menguping pembicaraan kita ya . " Stefanie kesal dengan tingkah Lila
" Hanya bagian akhir saja aku dengar ." Lila merasa bersalah
Stefanie menjewer telinga Lila . " Sejak kapan kamu nguping . " Stefanie menahan amarah
" Ampun kak . Sejak awal . Maaf ... Maaf . " Lila meminta pada Stefanie dengan tulus
" Lagian kenapa kamu nguping . Kuarang kerjaan kamu . " Stefanie mengerutkan dahi
" Hanya penasaran apa bedebah idiot itu membicarakan keburukanku . Melihat wajahnya saja aku ingin memukulinya . " Lila terlihat kesal dengan kalleid
" Tidak kok tenang saja aku kembali ke asrama dulu ya . " Stefanie tersenyum kecil lalu berjalan menuju pintu gerbang asrama rumah emas berlian
" Baiklah aku juga mau istirahat . " Meninggalkan Stefanie menuju kamarnya
Saat di depan gerbang Stefanie berpapasan dengan lidya dan Jenifer .
Mereka ngajak ngobrol Stefanie . Tapi pada akhirnya mereka hanya menjelekkan status Stefanie
" Ckckck ... Selir kerajaan iblis hitam baru datang ya . " Jenifer menghentikan langkah Stefanie
" Baru jadi calon selir belum jadi selir . Gayanya sudah setinggi langit . " Lidya menyindir dengan keras
Stefanie berlalu tanpa melihat dan tanpa memperdulikan mereka berdua
Lidya marah karena Stefanie tidak merespon perkataannya . " Hei ... Budak jangan sombong jika kau sudah mendapatkan hati kalleid . Ingat dia belum menikahimu . Kau bisa di buang kapan saja saat bosan . " Lidya sengaja memprovokasi Stefanie lalu meninggalkannya sendirian
" yang Lidya katakan benar . Aku belum menikah dengannya . Statusku tidak jelas tunangan bukan selir bukan . Aku bisa dibuang dan di campakkan begitu saja . Bagaimana kalau dia meninggalkan ku . " Stefanie bergumam lirih menuju kamar mandi dan berendam air hangat
" Tidak ... Tidak mungkin . Aku yakin kalleid setia . " Stefanie yakin dengan kalleid
Lembah harrum terletak di tengah benua iblis . Diapit oleh kerajaan iblis api di barat . Hutan terlarang di timur . Kerajaan iblis es di Utara dan kerajaan iblis hitam di selatan . Belakangan ini lembah harrum bergejolak lagi . Monster ahool mulai menyerang sihir perlindungan dan segel yang ada di lembah harrum . Sihir itu di buat oleh raja iblis hitam . Monster ahool terlihat lebih beringas dan menakutkan . Yang diserang oleh monster itu bagian selatan berbatasan dengan kerajaan iblis hitam .
Raja iblis hitam mengutus jenderal terbaik dan pasukan elit serta perdana menteri untuk memperbaiki sihir .
" Tapi setelah beberapa jam . Sang jenderal malah terluka parah dan kembali ke istana . Sang raja murka karena sihir perlindungan dan segelnya bocor .
Berita ini juga sudah sampai ke telinga kalleid . " Yang mulia . " Roy datang dari kegelapan malam .
" Ada apa malam-malam begini kau muncul . " Kalleid terbangun dari tidurnya
Roy menjelaskan secara detail keadaan lembah harrum . " Begitu yang mulia kejadiannya . "
" Baiklah besok pagi kau bangunkan aku . Kita perbaiki sihir itu bersama . " Kalleid duduk di sofa
" Saya mengerti yang mulia . " Roy kembali ke gelapan malam .
Kalleid keluar dari rumah sakit menuju asrama . Kalleid sampai di depan kamar tapi Dia berhenti Sejenak di depan kamar Stefanie .
" Semoga dia tidak marah aku pergi diam-diam ke lembah harrum . " Kalleid berjalan menuju ranjang .
Pagi-pagi buta kalleid ijin keluar akademi berangkat menuju lembah harrum menunggangi kuda menggunakan teleportasi sihir . Sesampainya disana terlihat jenderal sedang mengamati sihir yang bocor .
" Selamat pagi jenderal . " Kalleid menyapa jenderal dari jauh
" Selamat pagi yang mulia pangeran ." Jenderal menundukkan kepala
" Bagaimana pengamatanmu atas kerusakan sihir ini . " Kalleid turun dari kuda menghampiri jenderal
" Ini agak aneh pangeran . " Jenderal mengerutkan dahi
" Aneh bagaimana maksudmu . " Kalleid menatap tajam jenderal
" Sarang Monster itu ada di tengah lembah . Kenapa dia menyerang perbatasan kita yang ada di selatan . " Jenderal terus berpikir
" Maksudmu para monster itu terpancing sesuatu . " Roy terlihat gelisah mendengar perkataan jenderal
" Benar . Entah dengan sihir atau dengan obat . " Jenderal menghela nafas
" Iya benar . Kalau monster itu mengamuk seharusnya langsung terbang ke atas dan merusak sihir yang ada di atas sarangnya bukan sihir di selatan . " Kalleid merasa kesal saat memikirkan hal ini
" Pertanyaannya . Kalau itu benar . Siapa yang bisa masuk tanpa merusak sihir perlindungan . " Jenderal terus bertanya-tanya
" Aku rasa itu keturunan kerajaan yang memiliki sihir penghancur segel . " Roy menatap kalleid
" Baiklah sekarang bantu aku perbaiki sihir pelindung dan segel . " Kalleid mengeluarkan sihir dengan sekuat tenaga