
" Kami ingin jual ini semua . Boleh ditukar dengan benda berharga lain atau koin emas . " Lila tersenyum
" Baiklah aku paham . " Paman mengambil ramuan dan batu sihir . Lalu memberikan Lila token untuk ditukar setelah selesai pelelangan .
Pelelangan berlangsung sangat sengit . Satu botol ramuan itu dihargai 2.500.000 koin emas . Mereka bertiga terkejut bukan main .
Yang terakhir adalah pelelangan budak . Stefanie tidak percaya dia melihat orang benua peri ada di benua hitam .
" Ini adalah bangsa peri , tapi dia tidak mau berbicara atau membuka mulutnya . Dia juga tidak punya sihir. Harga dimulai 100.000 koin emas . " Paman Luis menawarkan
Stefanie angkat tangan menawar dengan harga 150.000 . Dia tertarik akan bangsa peri itu . Semua orang yang berada disitu hampir tidak tertarik karena dia berwajah suram dan sangat menakutkan . Stefanie jadi bahan gunjingan banyak orang .
" Apa anak itu gila . Dia membeli peri iblis yang terkutuk . "
" Mungkin saja dia bodoh . "
Semua orang tertawa melihat kebodohan stefanie .
" Apa kau yakin mau anak itu . "
Lila memandang Stefanie
" Aku penasaran saja . Kenapa dia ada disini dan kenapa wajahnya suram sekali tidak seperti peri di kerajaan peri . "
" Umurnya mungkin sama dengan kita . Kalau dia macam-macam dengan kita , Tinggal tanam saja racun raja kalajengking . " Lisa tertawa .
" Ternyata tuan putri pintar juga . " Lila mengelus kepala Lisa
" Aku sudah bukan tuan putri . Jangan panggil aku seperti itu . "
Pelelangan selesai . Paman Luis langsung menuju ke ruangan Lila untuk menyerahkan budak dan uang.
" Ini budak yang kau beli dan ini uang pelelangan . "
" Paman … apa di benua ini ada pasar budak . Paman dapat dari mana dia . " Stefanie penasaran
" Ada . Hanya orang tertentu yang boleh masuk . Aku dapat dia dari seorang teman . Maaf aku tidak bisa membantumu banyak . " Paman bergegas pergi meninggalkan ruangan Lila
" Pasar itu punya orang yang sangat tinggi kedudukannya . Aku tidak berani . " Paman Luis bergumam dalam hati .
Stefanie membawa pergi anak itu pergi menggunakan teleportasi . Sedangkan Lila dan Lisa membeli perlengkapan untuk masuk ke akademi sihir .
Saat dirumah , Stefanie melepas rantai dan ikatan di kaki anak itu .
" Makanlah dulu baru nanti kita bicara . " Stefanie memberi sepiring makanan lezat
" Darimana kau dapat cincin ruang itu . "
" Ini maksudmu . Dari suatu tempat . Memangnya ada apa . "
" Itu milik ratu kami kenapa bisa ada padamu . " Anak itu berbicara dengan ekspresi datar dan terus menunduk
" Apa kau tidak bisa menatap wajahku saat bicara . " Stefanie menegakkan kepala anak itu dan memandangnya . Tapi melihat reaksinya , dia sangat ketakutannya .
" Tenanglah aku juga habis berkunjung dari benua peri . "
Anak itu menangis mengingat keluarganya di kerajaan peri .
" Bagaimana keadaan putri Sofia ."
" Dia sudah sadar . Aku yang menyembuhkannya . Sekarang makanlah dulu ." Stefanie meninggalkan dia sendiri dan menyiapkan bak mandi yang penuh dengan bunga dan tanaman obat untuk menghilangkan sihir pengendali jiwa .
" Apa kau sudah selesai . " Stefanie bertanya dan anak itu hanya mengangguk .
" Ayo ikut aku . " Mereka berdua menuju ke kamar mandi
" Lepaskan bajumu dan berendamlah di bak mandi itu. " Stefanie memberi perintah tapi anak itu menggelengkan kepala .
" Aku disini untuk menolongmu . Bukan mencabulimu . Aku akan berbalik setelah berendam aku akan menyerap sihir pengendali jiwa yang ada di tubuhmu . " Stefanie berbalik , anak itu masuk ke dalam bak . Dia menarik baju Stefanie menandakan dia sudah siap untuk diserap .
" Siapa namamu dan kenapa kau berada di benua ini ." Stefanie segera bertanya asal usul dia
" Nama saya Steven . Saya ksatria tuan putri Sofia . Setelah kami kalah melawan pangeran Harry . Kami terpisah . Putri sofia pingsan di tengah hutan sedangkan saya dibawa oleh anak buahnya .
" Kenapa malah kau yang dibawa sedangkan putri Sofia tidak . " Stefanie mendengarkan ucapan Steven dengan baik .
" Tubuh putri Sofia lemah sejak lahir sedangkan saya , karena senjata sihir tingkat dewa yang saya miliki . Mereka mengambil senjata saya . "
" Saya sangat berterima kasih atas pertolongan anda nona . Mulai sekarang anda adalah tuan saya . " Steven membungkuk Memberi hormat stefanie
" Tidak perlu . Sebaiknya kau kembali ke benua peri saja . "
" Tidak bisa nona sekarang saya akan menjadi ksatria sekaligus pelayan anda . " Steven bersikeras
" Kenapa tidak kau terima . " Leon berdiri di belakang stefanie
" Leon … tumben sekali jam segini kau ada disini . " Stefanie memeluk Leon dengan erat
" Aku jalan-jalan tadi . Terima saja dia . Aku juga akan menambah pelayan disisimu . " Leon mencium kening Stefanie
" Sekarang kau bisa keluar Steven." Stefanie tidak mau melepaskan pelukan Leon
" Apa kau sangat rindu . "
Stefanie mengangguk sambil duduk di pangkuan Leon . " Apa kau tahu pasar budak . Aku ingin masuk dan melihat di sana ada apa . "
"Apa kau ingin membeli budak lagi ."
" Tidak . Aku hanya penasaran saja."
" Nanti malam bersiaplah kesana . Aku menjemputmu tengah malam . "
" Baik . " Stefanie mengecup pipi Leon lalu melambaikan tangan ke arah Leon yang membuka teleportasi .
" Nona dia siapa . " Steven bertanya
" Bisa dibilang , dia pacarku . Memangnya kenapa . "
" Dia menekan kekuatan sihirnya . "
" Iya … supaya orang tidak menyita perhatian orang lain . Dia ksatria kerajaan . " Stefanie tersenyum .
" Aku tidak percaya jika laki-laki itu hanya ksatria . Paling tidak dia adalah anak bangsawan atau pangeran yang menekan kekuatannya . Aku harap dia tidak macam-macam dengan nona . " Steven bergumam lirih
Lila dan Lisa tiba dirumah . Mereka mulai membongkar seluruh belanjaan .
" Kak … aku tadi melihat rumah bangsawan yang korupsi akan dilelang 3 bulan lagi . "
" Itu bagus . Kita bisa ikut lelang . Kira-kira berapa harga awalnya . " Stefanie senang mendengar kabar itu
" Sekitar 10 juta koin emas . Tapi apa uang kita sudah cukup . " Lila bertanya
" Hahaha … kau tenang saja sudah lebih 4x lipat kita bisa membeli rumah dan sebidang tanah untuk hidup . " Stefanie tersenyum sambil menatap mata Lila
" Syukurlah kalau kita bisa beli rumah . Aku tidak menyangka akan hidup seperti ini . " Lisa sedih meneteskan air mata
" Sudahlah . Ini memang yang terbaik untuk kita . Ingat kita harus jadi kuat supaya kita bisa balas dendam . " Stefanie memberikan semangat pada teman-temannya . Mereka tertawa riang sambil menyiapkan barang untuk masuk ke akademi .
Stefanie mengganti pakaian seperti pakaian pria . Dia sedang menunggu Leon untuk menjemputnya .
" Nona … kenapa saya tidak boleh ikut . Itu tempat yang sangat berbahaya dan kotor . "
" Tidak apa-apa Steven . Kau istirahat saja . Ada Leon disampingku . "
Steven belum sepenuhnya percaya dan yakin akan Leon . Jika dengan Stefanie dia langsung yakin karena ada cincin ruang milik ratu peri di tangannya .
Leon tiba menjemput Stefanie . Mereka berdua menggunakan sihir penyamaran dan pengubah suara . Leon dan stefanie naik kuda terbang menuju lokasi pasar budak .