THE QUEEN OF DEMON KINGDOM

THE QUEEN OF DEMON KINGDOM
chapter 26



Keesokan harinya Stefanie dan temannya di panggil ke istana untuk bertemu raja .


" Hormat kami yang mulia raja . " Mereka bertiga membungkukkan badan


" Bangunlah nona sesuai perkataanku . Saya akan memberikan anda token bebas keluar masuk benua peri . Dan ini pedang bunga kematian tingkat kaisar menjadi milik anda . " Raja memberikan token dan pedang


" Terima kasih yang mulia . " Mereka bertiga senang dan terharu


" Aku juga memberikan hadiah yang tidak berharga ini pada nona stefanie. Semoga ini bermanfaat . " Ratu memberikan cincin ruang yang didalamnya banyak batu sihir emas permata berlian mutiara dan koin emas


" Ini terlalu berharga yang mulia ratu." Stefanie menerima dengan ragu-ragu


" Tidak apa-apa nona . Itu tak sebanding dengan nyawa kami yang berkali-kali anda Tolong . Saya akan mengantar anda ke gerbang benua peri . " Raja dan ratu menuju gerbang masuk benua peri mengantar Stefanie


" Jaga kesehatan anda baik-baik putri Sofia . " Stefanie dan Sofia berpelukan


Mereka bertiga kembali ke gua benua hitam . Stefanie keluar menghirup udara benua hitam lagi . Saat baru di depan gua . Ke 8 keluarga sudah menunggu di tengah hutan mereka mulai menyerang membabi buta .


Stefanie yang marah terpaksa mengeluarkan kutukan sihir hitam untuk memberi peringatan pada mereka . Mereka semua langsung terkapar di tanah dan kesakitan di seluruh tubuhnya


" Ingatlah jika kau macam-macam denganku lagi , saat bulan purnama nyawamu di tidak akan selamat . " Stefanie mengingatkan salah satu keluarga


Kami terbang kembali ke rumah bersama Riri . Di depan rumah Leon sudah Menungguku .


" Stefanie kau dari mana saja . " Leon langsung memeluk stefanie dengan erat . Stefanie yang kaget langsung terdiam dan kaku tidak tahu harus berkata apa


" Ehem … kami masuk dulu ya . " Lila dan Lisa masuk ke rumah meninggalkan mereka berdua


" A...aku hanya terluka bersembunyi didalam gua . Tapi sekarang sudah baikan kok . " Stefanie panik malu Leon masih memeluknya dengan erat


" Syukurlah . Aku pikir kau menghilang atau dibunuh . " Leon mencium kening Stefanie . Tanpa sadar Stefanie tidak menolak pelukan Leon dan ciumannya


" Apa kau bisa melepas pelukanmu dulu Leon . " Muka Stefanie sangat merah


" Maaf ...maaf . ayo kita bicara di belakang rumah saja . Disana ada taman kecil yang indah . " Leon menggandeng Stefanie ke arah belakang rumah Stefanie . Mereka berdua duduk di dekat sungai sambil melihat indahnya pemandangan sekitar sungai


" Sebenarnya ada mitos kalau di dalam gua itu ada pintu rahasia menuju ke dunia lain apa kau kesana." Leon menebak keberadaan Stefanie selama ini


" Iya tapi kau tidak boleh mengatakan pada siapapun . " Stefanie kaget Leon mengetahui hal ini


" Baiklah aku akan merahasiakannya. Aku sudah menghukum keluarga yang telah menyerangmu . " Leon memandang Stefanie


" Kenapa kau yang menghukum ." Stefanie tidak mengerti maksud perkataan Leon


" Maksudku aku memberitahukan hal ini pada raja . Beliau menyuruhku menghukum keluarga yang berbuat curang . " Leon panik dia keceplosan


" Oh ...begitu . Rajamu terlihat baik dan adil . Tapi dia sangat kejam dan tidak jantan . " Stefanie menjelek-jelekan raja di depan raja itu sendiri


" Dari mana kau mendengar perkataan itu . Apa kau mau lihat seberapa jantan diriku . " Leon mendekat ke wajah Stefanie


" Kenapa kau marah . Aku mendengar ucapan para ksatria waktu berada di tendamu . Katanya saat bulan purnama dia akan kehausan darah dan berubah menjadi monster . " Stefanie panik karena wajah Leon terlalu dekat


" Raja mempunyai kutukan hitam yang sangat parah . Dia akan menjadi orang yang tidak normal saat bulan purnama merah . Soal tidak jantan kamu bisa membuktikannya sendiri . " Leon tersenyum


" Kutukan hitam . Aku pernah menyerap kutukan hitam milik kalleid. Tapi tidak sampai haus darah dia hanya akan berubah menjadi kehitaman dan meraung kesakitan . " Stefanie mencoba mengingat saat dia menyerap kutukan kalleid


" Itu tingkat dasar sedangkan punya raja Tingkat kaisar perbedaan kutukan kami sangat jauh . Tentu saja rasa sakit yang diderita juga sangat jauh . " Leon memandangi sungai yang tenang


" Lalu apa yang dilakukan raja saat dia berubah wujud jadi menyeramkan . " Stefanie penasaran


" Coba minum ini saat rajamu berubah wujud . Ini akan menghambat kutukan untuk tidak keluar . Dan ingat jangan mencoba untuk meminumnya saat tidak terkena kutukan ramuan ini bisa mematikan " Stefanie menyerahkan ramuan kepada Leon


" Terima kasih . " Leon memandang Stefanie


" Stefanie aku mencintaimu . " Leon mencium bibir Stefanie dengan lembut . Stefanie tidak menolak dan membalas ciuman itu dengan penuh gairah


Leon mulai meraba dada Stefanie dan mencium lehernya secara perlahan .


" Leon … kumohon jangan di leher aku malu . " Muka Stefanie kemerah malu . Leon membalasnya dengan senyuman . Leon mencium dada Stefanie dan meremasnya sekencang mungkin . Leon mencium bibir Stefanie dan menyudahinya


" Maaf apa aku terlalu berlebihan . Aku sangat merindukanmu . " Leon mencium kening Stefanie .


" Aku juga . " Stefanie tidak berani menatap wajah Leon


" Mungkin aku akan melakukannya dikamarmu . " Leon berbisik lirih ditelinga Stefanie


" Kau mesum . Aku pulang kerumah dulu . " Stefanie berlari menuju ke rumah karena malu . Leon tertawa senang melihat tingkah stefanie


" Ahem...ehem jantung anda aman kakaku . " Lila menyindir Stefanie yang batu masuk ke rumah


" Kau ini mengagetkan saja . " Stefanie kaget Lila sudah ada didepannya


" Stefanie ada apa dengan lehermu . Kenapa merah sekali . " Lisa yang polos tidak tahu menahu merasa heran


" Digigit serangga tadi . " Stefanie yang malu menutupi lehernya dan masuk ke kamar


" Serangga bermulut besar . " Lila tertawa kencang


Malam hari Stefanie tidak bisa tidur memikirkan kejadian di siang hari bersama Leon . Tiba-tiba ada seseorang menggunakan teleportasi masuk keruangan Stefanie


Stefanie panik dan memegang pedang " anda siapa . " Mengarahkan pedang ke orang yang baru datang


" Kita sudah bercinta di siang hari apa kau lupa . " Leon memakai baju piyama masuk ke kamar Stefanie


" Leon kenapa kau kesini . " Stefanie terkejut melihat penampilan Leon yang sangat berbeda dimalam hari


" Apa aku lebih tampan jika memakai baju seperti ini . " Leon duduk disebelah Stefanie .


" Kau terlalu pede . " Stefanie memalingkan wajahnya karena malu. Leon menangkap Stefanie lalu menaruhnya di pangkuan Leon


" Turunkan aku . Aku akan berteriak jika kau macam-macam . " Stefanie memukul dada Leon


" Lalu kenapa tadi siang kau menyuruhku tidak melakukannya di leher . " Leon tersenyum


" Aku tidak tahu . " stefanie salah tingkah . Leon mencium bibir Stefanie dan memeluk pinggang kecilnya


" Leon … bagaimana kalau temanku mendengar dan tahu kalau kau ada disini . " Stefanie khawatir


" Aku sudah memasang formasi sihir disini . " Leon meremas dada Stefanie dari belakang dan mencium lehernya . Leon mengangkat tubuh Stefanie ke ranjang . Leon mulai membuka baju Stefanie lalu mencium dadanya yang indah. Leon mengeluarkan buah dada Stefanie lalu menghisapnya dengan kuat .


dia mencium tubuh Stefanie dari atas sampai bawah . Stefanie mendesah dengan keras . Leon meremas dada Stefanie dengan kencang . Leon memasukannya dengan pelan lalu Melakukannya dengan kencang. Mereka melakukannya sampai hampir pagi .


" Terima kasih sayang . Aku pergi dulu jaga dirimu baik-baik . " Mencium kening Stefanie dengan lembut


" Kau sudah menjadi selirku mulai hari ini . Kau ingin pergi kemanapun auraku akan selalu ada di tubuhmu . " Leon bergumam dalam hati lalu tersenyum