THE QUEEN OF DEMON KINGDOM

THE QUEEN OF DEMON KINGDOM
chapter 2



Lila dan fanie membantu kakek di klinik obat . fanie memilah tanaman obat berdasarkan nama . Lila meracik obat . sedangkan kakek merawat pasien .


" pertama memilah tanaman pasti akan sulit tapi lama kelamaan pasti mudah . "


kakek memperhatikan fanie yang sedang memilah obat


" iya kek . "


fanie membaca buku sambil melihat tanaman jenis apa .


" dia siapa . kenapa ada aroma manusia . "


bisik pasien kakek


" dia darah campuran . "


bisik kakek


" kasihan sekali , cantiknya wanita ini hanya berstatus budak iblis . "


pasien kakek berbicara pelan


" diamlah lalu ambil obat mu . "


kakek menyerahkan tanaman obat lalu menyuruh pasien itu pulang


" maaf kek , saya mendengar pembicaraan kakek dengan pasien tadi . apa maksud budak iblis . "


fanie penasaran dan sedikit terganggu dengan perkataan pasien tadi .


kakek juga kaget dan bingung mau menjelaskan masalah ini dari mana .


" Budak iblis itu iblis yang menikahi manusia . Di sini manusia dianggap makhluk hina . "


Kakek mengambil sebuah buku dan menyerahkan buku itu ke stefanie .


"Apa ini kek . "


Fanie ketakutan atas pernyataan kakek soal Manusia .


" Ini buku tentang sejarah benua iblis . Bacalah kalau istirahat . Jawabannya semua dari pertanyaanmu .dan cara kembali ke dunia manusia ada di sini . "


Kakek kembali ke ruang pasien


" Terimakasih kek . Ternyata kakek tau pikiran saya . "


Fanie terharu lalu melanjutkan pekerjaannya . Malam pun yg tiba . Klinik kakek hampir tutup , tapi ada seorang Yang membawa laki-laki penuh luka dan bersimbah darah .


" Tunggu sebentar mantan panglima . Tolong rawat orang ini . Saya


menemukannya di hutan terlarang . "


" Baiklah taruh dia di ruangan pasien . "


Wajah kakek dan Lila berubah menjadi merah dan auranya sangat menakutkan . Seolah ingin membunuh laki-laki yang sedang terluka itu .


" Saya permisi dulu panglima . Saya belum mendapatkan hasil buruan . "


Orang itu pergi meninggalkan klinik kakek


" Terimakasih . "


Kakek menghela nafas . Kakek dan Lila mulai membersihkan luka dan membalut luka dengan tanaman obat . Sepanjang mengobati pasien laki-laki itu , Aura kakek dan Lila sangat menyeramkan . Karena penasaran , akhirnya aku bertanya .


" Sebenarnya siapa laki-laki ini . Kenapa kakek dan Lila seperti tidak menyukainya . "


" Bukan siapa-siapa . Hanya iblis yang tidak perlu di kenal dan tak perlu di ajak bicara . "


Lila mengoleskan tanaman obat di luka pasien


" Kalau dia sadar dan bertanya kepadamu macam-macam . Lebih baik tidak usah dijawab . "


Kakek keluar dari ruangan pasien . Kakek heran kenapa putra mahkota kerajaan iblis hitam bisa terluka parah . Dan kenapa dia ada di hutan terlarang . Apa yang diperbuat putra mahkota di hutan itu . Pertanyaan itu mengganggu pikiran kakek .


Hutan terlarang penuh dengan monster jahat dan langka serta berbagai macam tanaman obat juga ada disana . Kakek memutuskan untuk tidak memberitahu siapa pun kalau putra mahkota kerajaan iblis hitam ada dirumahnya .


" Kakek dan Lila istirahat aja . Biar aku yang jaga pasien . Kakek pasti lelah . " Fanie masuk ke ruang rawat pasien


" Kamu kan juga belum pulih kak . " Lila mengkhawatirkan fanie


" Ya sudah kamu jaga dia baik-baik . Kakek mau istirahat . " Kakek meninggalkan ruang rawat pasien dengan wajah kesal . Stefanie merasa aneh melihat wajah kakek yang begitu kesal .


" Kakek kanapa terlihat marah . Sebenarnya siapa pasien ini . " Lila terkejut mendengar pertanyaan stefanie . Lila menghela nafas bingung menjawab apa .


" Dia pria yang suka buat onar di benua iblis . Aku istirahat dulu ya kak . Titip pria ini . Kalau ada apa-apa bangunkan aku . " Lila meninggalkan kamar rawat pasien .


" Pembuat onar . Apa tidak salah . Wajah tampan kayak idol K-Pop gini . " Fanie Terpesona wajah pria yang penuh luka itu lalu mengelus pipinya .


" Cepat sadar ya tampan . Aku menunggu mu . " Fanie mengelus rambut pasien lalu mengelus pipi mulusnya yang putih .


Tanpa sadar fanie mengantuk lalu tertidur sambil menggenggam tangan pasien . Pangeran kalleid membuka mata dan melihat sekeliling .


Dia menemukan wanita cantik dengan rambut panjang yang sedang menggenggam tangannya . Pangeran kalleid mencium aroma tubuh wanita itu .


" Setengah manusia ya . Cantik juga . "


" Tidur yang nyenyak ya calon permaisuriku ." baru siuman lalu Melepas tangan fanie dan Mencium tangan fanie yang sedang tertidur . Pangeran kalleid juga menyematkan cincin di jari stefanie .


" lepaskan tangan anda dari gadis itu yang mulia . " Kakek datang melihat pangeran kalleid mencium tangan stefanie .


" Kakek tua . Kau mengawasiku rupanya . "


Turun dari ranjang dan mengenakan pakaian sambil menahan rasa sakit di dada .


" Hamba hanya khawatir yang mulia . "


Memberikan air minum


" terimakasih kakek tua aku akan segera pergi . Sampaikan pada gadis itu , kita akan bertemu lagi . " Pangeran kalleid pergi dari rumah pengobatan kakek .


" Jangan harap pangeran . "


Kakek keluar dari kamar membiarkan stefanie tidur di kamar rawat pasien sendirian . Pangeran kalleid yang baru saja keluar rumah sudah ditunggu oleh ksatria pribadinya .


" Maafkan ksatria yang tidak bisa menjaga pangeran dengan baik . Tolong hukum saya . " Ksatria itu menunduk lesu setelah melihat kondisi pangeran .


" sudahlah . Sekarang ayo kita kembali ke kerajaan iblis hitam . Gunakan sihir saja . "


" Baik yang mulia . " Pangeran kalleid dan para ksatria pergi menggunakan sihir teleportasi . Setelah sampai di istana iblis hitam , pangeran langsung menjenguk sang bunda yang terbaring sakit .


" Maaf ibu , hamba tidak bisa menemukan obat itu di hutan terlarang . Ibu tolong sabar dulu . Kalleid pasti bisa menemukannya dan menyembuhkan ibu . " Mencium kening sang bunda lalu keluar kamar .


Mendengar perkataan kalleid sang bunda yang terbaring sakit tanpa bisa bergerak pun meneteskan air mata . Racun dari monster bilsha yang menggerogoti tubuh sang bunda bertahun-tahun tidak kunjung sembuh . Pangeran kalleid berjalan keluar kamar dengan meneteskan air mata .


" Roy …"


" Hamba pangeran . " Datang dari bayangan pohon


" Cari tau kenapa monster bilsha bisa ada di hutan terlarang . Bukankah Baginda kaisar sudah membasmi monster itu beberapa tahun lalu . "


" Baik pangeran hamba akan mencari tau dan menyelidikinya . " Roy ksatria pangeran kalleid pergi dengan teleportasi menuju hutan terlarang


" Yang mulia pangeran , Baginda kaisar memanggil anda . " Kepala pelayan datang dari arah berlawanan .


" Baik antar aku ke sana . " Mereka menuju ruangan kaisar .


" Aku Dengar kau hari ini masuk ke hutan larangan . " Kaisar yang duduk sambil minum air pun sedikit tegang


" Iya Baginda . Maafkan hamba . Hamba hanya ingin mencari obat untuk ratu . "


Pangeran kalleid berdiri di hadapan kaisar.


Kaisar menghela nafas dan terlihat sedih . " Apa yang kau temukan di sana . " Memandangi sang anak yang berwajah pucat .


" Hamba tidak menemukan apa-apa . Tapi hamba malah bertemu monster disana . "


" Baiklah kita urus monster itu nanti . Sekarang kembalilah ke kamarmu dan obati lukamu . "


" Terima Kasih ayahanda . " Pangeran kalleid keluar dari ruangan Baginda menuju kamarnya dan berbaring .


" Perempuan itu sungguh cantik dan menggoda . Bibir imutnya yang merah membuat orang jadi gila . " Memejamkan mata dan membayangkan gadis cantik itu .


Pagi yang cerah matahari sudah menyinari ruang rawat pasien . Stefanie yang terbangun lalu kaget melihat pasien sudah tidak ada .


" Kakek , pasiennya kabur . " Berteriak keluar ruangan


" Tidak kabur . Pasien dibawa keluarganya tadi malam . " Kakek tersenyum melihat tingkah stefanie


" Maaf kek saya tidak tau . Saya malah ketiduran . " Stefanie menunduk malu


" Hahaha ...tidak apa-apa . Ayo sarapan . "


Kakek duduk di meja makan


" Ayo sarapan kak . " Lila menata makanan di meja makan


" Sebaiknya aku mandi dulu . " Menuju ke kamar mandi dengan wajah malu


" Apa pangeran kembali tadi malam kek . "


Lila duduk mengambil nasi


" Iya …pangeran kalleid langsung pergi begitu melihat kakek . " Kakek menikmati makanan


" Dasar tidak tau terimakasih . " Lila kesal dengan sikap pangeran kalleid .


" Jangan bilang pada siapapun kalau orang itu datang kesini . "


" Baik kek . "


Di kamar mandi fanie masih menyesal tidak bertemu dengan pasien tampan itu .


" Aku kan belum tau namanya . Belum tau umurnya kenapa dia pergi sih . Mana aku ketiduran lagi . Oh … sugar baby ku ngilang . " Fanie mandi sambil bergumam


" Ayo makanlah dengan kenyang . " Kakek melihat fanie menyuruhnya duduk


" Baik kek . " Menikmati makanan


" Apa kamu sudah membaca buku yang aku kasih tempo hari . "


" Belum kek , baru halaman depan saja yang saya baca . " Fanie menelan makanan lalu kakek mengangguk


" kak nanti sore apa kakak mau belajar sihir . Aku ajari sihir dasar kak . "


" Benarkah . Terimakasih Lila . "


" Kakek pergi dulu ya mencari tanaman obat . Lila kau jaga rumah . " Kakek berdiri membawa keranjang


" Baiklah tapi kau tidak boleh menangis kalau bertemu monster . " kakek tersenyum


" Aku tidak secengeng itu kek . " Fanie tersipu


" Aku di rumah sendiri berarti . " Lila menghela nafas


" Kami berangkat . " Kakek dan fanie meninggalkan rumah menuju ke hutan terlarang . Kakek langsung menggunakan teleportasi menuju ke sana . Fanie tak hentinya heran dan kagum yang ada di dunia iblis ini .


" Wah kek cepat sekali sampai hanya dalam beberapa detik saja . " Fanie melihat sekeliling hutan


" Iya kalau jalan kaki bisa 2 hari baru sampai . " Kakek melihat dan memperhatikan tanaman .


" Kau carilah tanaman ini di sebelah sana . kakek akan cari di sebelah sini . " Kakek menunjukkan kertas gambar tanaman


" Iya kek . " Fanie mengangguk pergi mencari tanaman


" Teriak saja kalau dalam bahaya . " Kakek berteriak ke arah Fanie


" Baik kek . " Melihat ke arah kakek


Fanie terus berjalan melihat dan memperhatikan tanaman di sekitarnya . Tanpa sadar lengan fanie tergores duri dan darahnya menetes di tanah .


Bau darah setengah iblis ini pun mengundang banyak monster untuk datang . Burung api terbang bergerombol dan menuju arah Fanie . Serta suara monster yang kencang juga mencari keberadaan fanie . Kakek terkejut lalu berlari mencari fanie .


" Ah...kakek tolong . " Fanie berteriak dengan kencang karena ketakutan sambil menggenggam tangan .


Cahaya hitam pekat muncul dari cincin fanie dan mengeluarkan sosok berbaju hitam dan bertopeng hitam . Dia menebas seluruh monster dan burung api yang hendak membunuh fanie .


Seketika hutan terlarang di penuhi darah dan bangkai monster . Fanie yang terkejut tidak bisa berkata apa-apa dan hanya menonton kejadian itu . Sosok hitam dan bertopeng itu kembali masuk ke cincin fanie .


" Kamu tidak apa-apa nak . " Kakek terengah-engah melihat fanie


" Ti...tidak apa-apa kek . Aku hanya terkejut dan takut saja . " Badan fanie masih gemetaran


" Siapa yang membunuh monster ini . " Kakek terkejut melihat monster dan burung api mati bergelimang darah .


" Aku tidak tau kek . Dia datang begitu saja dan hilang tanpa jejak . " Fanie bingung . Kakek terkejut melihat keadaan itu


" Kita sudahi hari ini . Kamu sangat ketakutan . " Mereka berdua meninggalkan hutan terlarang membawa beberapa bangkai burung api untuk makan malam .


Roy ksatria pangeran kalleid melihat dari kejauhan dan merekam kejadian itu dengan batu sihir lalu mengirimnya pada pangeran kalleid .


" Kenapa sudah pulang , tumben kakek berburu burung api . " Lila melihat kakek dan stefanie keluar dari teleportasi


" Antarkan dulu Stefanie istirahat di kamar . Kakek akan memasak burung ini untuk makan malam . " Kakek menuju ke dapur .


Melihat Stefanie yang gemetaran , Lila penasaran tapi Lila tidak berani bertanya . Lila menduga Stefanie dan kakek bertemu monster bilsha lagi .


" Istirahat dulu kak aku membantu kakek menyiapkan makan malam . " Lila meninggalkan kamar Stefanie .


Fanie yang masih gemetaran dan takut akhirnya menangis dan rindu sosok ayah yang selalu memeluknya jika sedang ketakutan . Fanie tertidur lelap setelah menangis dan dia melewatkan makan malam .


Pangeran kalleid melihat rekaman batu sihir yang dikirim oleh Roy . Dia heran dan takjub dengan darah Stefanie yang bisa mengundang monster begitu banyak . Pangeran juga sedih melihat Stefanie yang ketakutan .


" Siapa wanita itu yang mulia . " selir Martina memeluk pangeran kalleid dari belakang


" Kembalilah ke kamarmu aku sibuk . " Pangeran melepas pelukan Martina dan berdiri dari tempat duduknya


" Aku hanya merindukan yang mulia . Kita belum pernah menghabiskan malam pertama . " Martina memegang tangan kalleid dan memandangi wajahnya


" Aku hanya bisa memberimu status sebagai selir tidak lebih . " Kalleid Melepas tangan Martina lalu pergi menggunakan teleportasi sihir ke rumah kakek .


" Hitam …" Martina memanggil ksatria bayangan berbaju hitam memakai jubah hitam dan bertopeng hitam


" Hamba nona . "


" Cari tau siapa wanita yang ada di kediaman mantan panglima perang iblis api . " Wajah Martina terlihat marah dan kesal


" Baik nona . " Hitam menghilang dengan sekejap


Pangeran kalleid melihat Stefanie menangis saat tidur . Dia menyapu air matanya dan mencium kening Stefanie .


" Jangan bersedih calon ratuku . Aku ada disini mendukungmu . " Pangeran kalleid mencium bibir Stefanie dengan lembut . Pangeran kalleid berhenti seketika saat mendengar langkah kaki mendekat ke kamar Stefanie .


" Keluarlah pangeran , hamba ingin bicara . " Kakek menunggu pangeran kalleid di depan pintu kamar fanie


" Kau peka sekali mantan panglima . " Pangeran keluar dari kamar fanie sambil menutup pintu


" Terima kasih atas pujiannya pangeran . " Menundukkan kepala


" Aku tidak menyangka , darah gadis ini bisa mengundang begitu banyak monster . " Berjalan menjauh dari kamar fanie


"Orang tua ini juga terkejut pangeran . Terimakasih atas pertolongan pangeran tadi di hutan terlarang . "


" Itu tidak masalah bagiku . Biasanya setengah iblis hanya menjadi budak petarung tanpa punya sihir . Tapi gadis ini punya sihir yang tersegel layaknya iblis murni . " Pangeran kalleid curiga pada kakek


" Hamba menemukan gadis itu di hutan larangan . Perbatasan dunia iblis dan manusia . Selebihnya hamba tidak tau pangeran . "


" Aku harap perkataanmu benar mantan panglima . Tidak ada yang kau tutupi dariku . " Pangeran kalleid melihat wajah kakek


" Hamba tidak berani yang mulia . " Menunduk dan sedikit takut perkataan pangeran kalleid .


" Kakek ...ini jam berapa . " Stefanie keluar dari kamar dan melihat kakek berbincang dengan seorang pria


" Ini sudah hampir pagi . Kau temani tuan muda kalleid mengobrol . " Kakek meninggalkan mereka berdua menuju dapur menyiapkan sarapan . Fanie terkejut , ternyata pria tampan yang dia rawat di ruang pengobatan kembali ke sini .


" Selamat pagi tuan . Apa luka tuan sudah sembuh . " Fanie mendekat dan menatap kalleid


" Tentu sudah . Berkat kau lukaku cepat membaik . Maaf kalau waktu itu aku langsung pergi tanpa memberitahumu . " Kalleid tersenyum lebar memandang wajah fanie yang memerah karena malu .


" Ti...tidak masalah tuan muda . Aku senang tuan muda pulih dengan cepat . " fanie Menunduk malu sambil berjalan menyusuri taman di rumah kakek


" Namaku kalleid . Bolehkah aku bertemu denganmu lain kali . " Pangeran menghentikan langkahnya


" Tentu saja tuan kalleid . Saya juga senang bertemu dengan tuan kalleid . Terimakasih atas bantuan yang tuan berikan di hutan terlarang . Kakek menceritakannya pada saya . " Menatap kalleid yang bermata merah dengan penuh cinta


" Itu cuma bantuan biasa . bukan masalah bagiku . aku senang menolong mu. Panggil aku kalleid saja . "


" Kalleid …" fanie memandangi wajah indah kalleid yang tampan dan bersih . Fanie juga membayangkan tubuh kalleid yang besar tegap dan berotot .


" Apa yang kau pikirkan fanie . Kenapa kau menatapku seperti itu . " Kalleid Mendekatkan wajahnya ke wajah fanie karena fanie tidak merespon panggilannya


" Bu...bukan apa-apa kalleid . Hanya berpikir sebentar . " Fanie memalingkan wajah karena malu


" Apa kau berpikir tentang ketampanan ku . " Kalleid menjauhkan wajahnya


" Kau ini terlalu percaya diri . "


Meninggalkan kalleid lalu berjalan menuju dapur


" Hei tunggu fanie . Aku cuma bercanda . " Meraih tangan fanie


" Iya aku tahu . Kau tunggu saja di depan sebelum pergi kau harus sarapan dulu . " Menuju ke dapur dengan muka merah malu


" Senang rasanya terus menggodamu . Calon ratuku . " Tersenyum lebar dan bahagia


Mereka sarapan sambil menikmati taman bunga di belakang rumah kakek . Fanie tak berhenti memandang wajah tampan kalleid . Terkadang mata kalleid dan fanie bertemu , fanie merasa malu lalu menunduk .


" Kalleid benar-benar tampan gagah dan berkharisma sekali Lila . " melihat dari jauh kalleid pulang dengan teleportasi


" Kalau kakak tau siapa kalleid . Apa kakak akan tetap mengaguminya . " Lila menghela nafas .


" Memangnya siapa dia . "


" Kak fanie tanya kalleid saja . Aku malas mengatakannya . Aku ke hutan dulu cari tanaman . Kakak dirumah saja . " Lila Keluar dari rumah lalu mengeluarkan sayap menuju hutan terlarang


" Baik . Hati-hati . " Fanie menuju ruang pengobatan membaca buku sejarah dunia iblis yang diberikan kakek sambil menunggu toko obat milik kakek .


Stefanie terkejut , dunia iblis dulu hanya punya punya 1 kerajaan .


Kerajaan iblis pecah menjadi 3 bagian kerajaan iblis es , kerajaan iblis api dan kerajaan iblis hitam . karena perebutan tahta dan wanita dari bangsa manusia . Perang pun hampir terjadi setiap tahun karena perebutan wilayah . Hanya kerajaan iblis api saja yang tidak mau ikut perang . Raja iblis api juga melarang kerajaan iblis es dan kerajaan iblis hitam berperang di wilayahnya .


Kerajaan iblis api bersedia menampung dan mengobati korban perang . Terkadang kerajaan iblis es dan kerajaan iblis hitam merekrut ksatria dan prajurit dari luar benua iblis . Perbatasan dan pintu masuk ke dunia manusia ada di hutan terlarang .


Tak jarang manusia biasa yang terjatuh di hutan terlarang akan mati dan tidak bisa bertahan hidup . Hawa di hutan terlarang juga sangat gelap lembab dan mencekam . Hanya iblis dan iblis setengah manusia yang punya sihir tinggi yang mampu selamat dari hutan terlarang . Membaca buku ini , fanie sedikit gugup. kenapa dia bisa selamat dari hutan terlarang . Apakah fanie juga iblis . Perasaan curiga dan takut ada di hati fanie . Stefanie masih penasaran Detail dari perebutan tahta , siapa nama wanita itu dan manusia setengah iblis . Buku yang fanie baca hanya menuliskan secara garis besar saja .


Hari menjelang sore . Lila pulang dari mencari tanaman terlihat gembira .


" Kau baca buku apa kak , terlihat seru . " Lila meletakkan keranjang tanaman di dekat fanie .


" Buku sejarah dunia iblis . Kenapa aku tidak mendengar suara langkah atau sayapmu tadi . " Fanie menutup buku lalu membantu Lila membereskan tanaman


" Aku sudah memanggilmu di depan pintu tapi kau tidak mendengarnya . "


" Hehe...maaf aku asyik membaca . Tapi buku itu tidak menjelaskan secara detail kejadian perebutan tahta wanita manusia dan iblis setengah manusia . "


" Kalau mau lengkap ada di akademi sihir , bulan depan aku kembali ke akademi sihir . "


" Boleh tidak kalau kau meminjamnya dan membawa pulang . Aku penasaran . "


" Kenapa kakak tidak masuk saja ke akademi sihir . Masih ada waktu satu Minggu untuk daftar ke akademi sihir dasar . "


" Apa aku akan diterima di akademi . Kau kan tau sihir dasarku buruk . " fanie menghela nafas


" Kakek akan mengajarimu sihir dasar dan sihir terampil . Jadi jangan khawatir . " Kakek datang membawa beberapa hidangan


" Kakek dari mana , kenapa membawa makanan banyak sekali . " Lila menyajikan hidangan di meja


" Kakek menjual tanaman ke dokter kerajaan . Lalu bertemu Ratu Vienny . "


" Jadi ini hadiah dari Ratu . Wah … pasti enak . " Lila menatap makanan dengan antusias


Mereka bertiga menyantap makanan dengan lahap . Setelah menutup toko , kakek memandangi bulan dari kamarnya . Kakek teringat perkataan ratu Vienny . Sang ratu curiga terhadap istri putra mahkota yang selalu mengunjungi lembah harrum . Di lembah tersebut memang tak ada pergerakan dan ke anehan apa pun . Tapi aura dari sihir gelap yang dilarang sangat kuat . Ratu mengutus ksatria bayangan untuk membuntuti istri putra mahkota . Kakek hanya diam saja dan tidak bisa melakukan apapun saat ratu gelisah memikirkan ini .


" Sihir gelap yang dilarang di kerajaan iblis api muncul lagi . Kalau benar ada , dari mana dia mempelajari sihir itu . Apakah aku harus menuju lembah harrum untuk memastikan . " Kakek bergumam sambil memandang bulan .


Saat di kamar , Lila berbagi kasur dengan fanie .


" Lila apa di akademi ada bullying juga seperti di dunia ku . "


" Tentu saja ada . Biasanya yang punya sihir lemah dan status rendah akan di jadikan budak oleh iblis yang memiliki sihir tinggi . " Lila mulai menutup mata


" Apa di dunia iblis hanya ada akademi ini saja . "


Lila membuka mata lalu memandang Fanie . " Hanya ada satu akademi di dunia iblis . Kakak kan tau kalau dulu cuma ada 1 kerajaan . " Menutup mata kembali


" Disana ada cowok ganteng dong . Misal seperti kalleid . " Stefanie membayangkan wajah kalleid


" Tentu saja ada dari 3 kerajaan kumpul di akademi semua . " Menutup wajahnya dengan selimut


" Wah … mungkin saja nanti aku bisa betah di akademi dan bertemu para pria tampan . "


" Kakak sangat terobsesi dengan pria tampan rupanya . Dan cepat tidur . "


Stefanie mematikan lampu lalu memejamkan mata .