
" Wah...wah . Kau cantik sekali setelah membunuh orang . Aku kagum . " Stefanie tiba-tiba masuk mengagetkan semua orang yang ada di gua itu .
" Darimana kau datang . Kenapa aku tidak merasakan apa-apa atas kedatangan mu . " Wanita itu mengerutkan keningnya .
" Kamu saja yang bodoh tidak tahu orang datang . Nenek tua . " Stefanie tersenyum dan mulai membebaskan para tahanan .
" Sialan kau . Kenapa kau membebaskan mereka . " Wanita itu mencoba menyerang stefanie .
" Sabar nenek tua . Kau akan mendapat giliran . " Stefanie menghindari serangan itu . Setelah semua bebas Stefanie mulai menyerang nenek tua itu .
Stefanie menggunakan sihir terlarang lalu menyerang wanita itu dengan racun raja kalajengking. Wanita itu meronta kesakitan dan kembali ke wujud asalnya .
" Dasar kau ****** kecil . Aku akan membalasnya . Ah …" wanita itu langsung jadi debu .
" Balas saja di neraka nenek tua . " Stefanie keluar dari gua disambut meriah oleh para warga .
" Terima kasih banyak nona muda. Berkat anda kami semua selamat . Terimalah salam hormat kami .
" Tung ...tunggu dulu paman . Tidak perlu seperti ini . Ini sudah tugas dari seorang siswa akademi sihir . "
" Terima kasih nona . " Mereka semua bangun . Stefanie pamit dan dia menyumbangkan sekantong kecil koin emas kepada kepala desa .
" Tolong jaga mereka ya paman . Saya pergi dulu . " Stefanie kembali melanjutkan perjalanan .
Saat sudah sampai di luar desa . Dia masuk ke dalam cincin ruang melihat keadaan Lisa . Ternyata Lisa masih lemas dan trauma melihat darah manusia . Dia teringat kejadian sewaktu ayah dan ibunya dibunuh oleh pangeran Harry .
" Bagaimana keadaanmu . Apa sudah membaik . " Stefanie menyapa Lisa
" Sudah . Tenang saja . Aku hanya teringat kejadian dimana ayah ibuku mati didepan mataku . Tapi aku hanya bersembunyi . " Lisa menghela nafas .
" Tidak apa-apa . Ini pertama kalinya kita membunuh manusia . Aku yakin kau akan terbiasa mulai saat ini . " Stefanie memberi semangat pada Lisa .
Mereka berdua keluar lalu menyusuri bukit yang sedikit terjal. Akhirnya mereka memutuskan untuk menaiki Riri dan melihat dari atas .
Tanpa sengaja Stefanie melihat seseorang dengan seragam ksatria hitam kerajaan keluar dari salah satu bukit . Bukit itu bisa bergerak dan menutup dengan bantuan formasi sihir tingkat kaisar .
" Riri turun ke bawah . " Stefanie berbisik lirih .
" Ada apa . "
" Itu ksatria kerajaan . Kenapa ada di tempat ini . "
" Kita tunggu saja sampai ada pergerakan lagi . " Lisa dan stefanie memantau bukit itu dari jauh . Sampai malam tidak ada yang terjadi di bukit itu . Tapi saat larut malam , seorang ksatria berbaju hitam mengeluarkan ratusan ribu orang dari dalam bukit dan berlatih sihir pertarungan .
Mereka bertarung satu sama lain dengan keras sampai lawannya tidak berdaya . Beneran ksatria hitam lain datang membawa kereta terbang .
" Itu perdana menteri . " Stefanie bergumam lirih .
" Ada apa dia kesini . Dan untuk apa dia mengumpulkan pria sebanyak ini . " Stefanie kembali bertanya dalam hati . Perdana menteri juga membawa beberapa bahan makanan , batu sihir , mutiara emas dan pedang yang sudah diberi kristal merah dan kristal hitam .
" aku tertarik pada pedang itu . Sepertinya pedang itu sangat hebat." Lisa berbisik .
Stefanie merekam kejadian malam itu menggunakan batu sihir . Dia mengirimkannya kepada Leon . Stefanie beranjak dari tempat itu .
" Kenapa kita tidak membunuh mereka saja . " Lisa mengeluhkan sikap Stefanie yang mengajaknya menjauh dari tempat itu .
" Itu perdana menteri yang selalu berseberangan dengan raja . Dia disini mungkin membangun pasukan . Aku sadar diri . Aku belum bisa menghadapi orang itu."
" Huh ... Baiklah lain kali aku akan mencuri pedang itu . " Lisa bergumam berbicara lirih . Stefanie tersenyum melihat ekspresi Lisa yang kecewa berat .
" Aku juga penasaran kenapa pedang itu bisa diberi kristal merah dan kristal hitam . " Stefanie menaiki Riri bersama Lisa .
Di belakang kami ada seekor burung Garuda sedang mengejar . Entah kenapa burung Garuda itu mematuk ekor Riri . Riri yang kaget jadi goyang .
" Ada apa dengan burung itu . Apa dia salah mangsa . " Lisa memandang burung itu .
" Riri apa kau buat masalah saat kami sedang memantau di bukit tadi . " Stefanie Mandang Riri . Riri seperti memalingkan wajahnya dan tidak berani menatap Stefanie .
Burung Garuda itu menghampiri Riri lalu bertarung dengannya . Stefanie menggunakan sihir Pengendali jiwa dan pikiran . Burung Garuda itu sekarang jadi peliharaan Stefanie .
Burung Garuda juga bisa berbicara dengan tuannya .
" Kenapa kau melukai Riri . " Stefanie mengelus kepala burung itu .
" Dia telah memakan tiga telurku . Dan juga sudah membunuh betinaku . " Burung Garuda itu menangis
" Dasar kucing liar . Kau memakan telur orang . Kenapa kau tidak mengatakan apapun tadi . " Stefanie emosi mendengar perkataan burung Garuda .
" Hukum saja dia . Makhluk berbulu memang menyebalkan . " Lisa tertawa melihat Riri yang ketakutan . Riri yang takut dengan Stefanie langsung berlari menuju cincin ruang . Riri dihukum tidak diberi makan selama tiga hari . Dia juga tidak boleh keluar dari cincin ruang sembarangan .
Stefanie dan Lisa mencoba menaiki burung Garuda untuk menyusuri hutan . Kami beristirahat di bawah bukit dan bersantai sejenak .
Lisa memanggang hasil buruan dengan sihir . Stefanie menyerap mutiara emas dia berhasil meningkatkan aura pedang miliknya ke tingkat menengah . Stefanie juga menyerap batu sihir dan mutiara sihir tapi dia belum juga bisa meningkatkan kekuatannya . Hanya aura sihirnya saja semakin kuat dan cahayanya semakin terang .
Kami makan bersama dengan lahap . Terdengar suara perut keroncong dari atas pohon .
" Turunlah jika kau ingin makan ." Stefanie memanggil ksatria yang membuntuti mereka .
" Terima kasih nona . " Ksatria itu turun dari atas pohon .
" Apa kau seorang ksatria kerajaan di bawah Leon ." Lisa bertanya sambil memanggang hewan buruan .
" Iya nona . " Ksatria itu terdiam sebentar sewaktu Lisa langsung memanggil nama yang mulia raja benua hitam . Dia juga tidak diberitahu apa-apa oleh ketua Josh hanya disuruh mengawasi seorang wanita saja .
" Pasti dia sedang sibuk sekarang . Apa Leon selalu di samping yang mulia raja setiap waktu . " Stefanie bertanya pada ksatria itu
" Iya nona selalu . Kami tidak boleh lengah walau sedetik pun . " Ksatria itu tambah bingung dan tidak paham .
" Bukankah Leon itu nama yang mulia raja benua hitam . Kenapa mereka sembarangan memanggil . Dan apa hubungannya nona Stefanie dengan yang mulia raja ." Ksatria ikuti berpikir keras sambil makan .
Kami beristirahat sedangkan ksatria itu kembali bersembunyi . Seseorang mencoba menggunakan sihir pengendali pikiran dan jiwa pada stefanie dan Lisa saat mereka tertidur lelap . Stefanie yang menyadari itu hanya tersenyum sambil pura-pura tidur . Dia menyiapkan jarum pelumpuh otot di tangannya .
" Mereka sudah tertidur . Ayo bawa dia . Kita pasti banyak uang." Mereka mencoba menggendong Lisa . Saat stefanie hendak di gendong , stefanie bangkit dan melemparnya jarum pada mereka .
Seketika mereka tergeletak di tanah dan pingsan . Stefanie membangunkan Lisa yang tertidur akibat sihir pengendali pikiran dan jiwa .
Lisa yang tahu ada orang pingsan . Langsung menggeledah tubuh mereka dan mengambil cincin ruang mereka .
" Kau ini ambil saja hartanya jangan cincinnya . Kau bisa diburu nanti . " Stefanie mengingatkan Lisa .
" Beres . " Lisa melompat kegirangan .