THE QUEEN OF DEMON KINGDOM

THE QUEEN OF DEMON KINGDOM
chapter 45



Perdana menteri berhasil memasuki istana dan bertemu ibu suri .


" Kau berani sekali menyerang istana. Apa kau bosan hidup . " Ibu suri menghadang perdana menteri yang hendak duduk di singgasana raja .


" Aku tidak menyerang yang mulia . Aku hanya ingin membinasakan raja yang sedang sekarat saja . " Perdana menteri tertawa kencang . Ibu suri mengerutkan dahi mendengar perkataan perdana menteri .


"Dengarkan perintahku . Raja Leon menggunakan sihir terlarang untuk memperkuat kekuasaan . Dia harus diadili dan dihukum . Seret dia kemari . " Perdana menteri memberi perintah pada pasukan hitam .


" Lancang kau perdana menteri . Jika kau maju satu langkah lagi aku akan menghabisimu . " Ibu suri naik pitam


" Hahaha … kurung ibu suri di penjara bawah tanah . Ibu suri melindungi pengguna sihir terlarang."


Perdana menteri menaiki tahta dan menyeret ibu suri ke penjara bawah tanah . Perdana mereka tertawa senang dan bergembira dia bisa menduduki tahta raja .


" Selamat kepada raja baru benua hitam . " Pendukung perdana menteri berkumpul di aula istana dan memberikan selamat pada perdana menteri .


" Wah … wah . Kau hebat sekali ya . Bisa menduduki kursi itu dengan mudah . " Raja Leon keluar dari teleportasi sihir .


" Ap ...apa kenapa kau tidak mati." Perdana menteri terkejut melihat Leon yang masih segar dan tidak berubah menjadi monster .


" Kenapa kau terlihat ketakutan . " Leon mendekati perdana menteri dan para menterinya yang berkhianat.


" Walaupun anda selamat . Tapi anda tetap pelaku sihir terlarang . Pengawal tangkap raja Leon . " Perdana menteri menyuruh para ksatria tapi tak ada satupun ksatria yang datang padanya .


" Apa maksudmu ksatria yang sudah aku bunuh . " Leon tertawa dan mulai menghunuskan pedangnya kepada menteri yang berkhianat . Semua yang melihat mulai ketakutan dan berusaha kabur . Ternyata aula istana sudah dipasangi formasi sihir tingkat kaisar .


Semua menteri yang berkhianat mati ditebas pedang oleh Leon . Kepalanya terpisah dari tubuh dan aula istana dipenuhi dengan darah . Leon dan perdana menteri mulai bertarung . Perdana menteri yang kewalahan mulai menggunakan sihir terlarang untuk membunuh Leon .


Leon berusaha menghindar dan ditolong oleh Stefanie . Stefanie menyerap seluruh sihir terlarang dan mengembalikan kepada perdana menteri . Perdana menteri sekarat dan tubuhnya mulai menghitam . Leon memenggal kepala perdana menteri dan tersenyum senang .


Para calon ksatria keluar dari persembunyian dan membereskan mayat-mayat itu. Ibu suri memeluk Leon dan menangisi sang keponakan .


" Apa kau baik-baik saja . " Ibu suri memeluk Leon .


" Tenang saja bibi . Ini bukan darahku . " Leon tersenyum tapi matanya fokus pada sikap stefanie yang acuh .


" Letakkan kepala para pengkhianat di tengah kota . "


" Baik yang mulia . "


Leon menghukum selir agung ke pengasingan dan gelarnya dicopot karena telah membantu pemberontakan ayahnya . Keluarga menteri yang berkhianat , hartanya disita dan seluruh anggota keluarga dijadikan budak di pertambangan . Menteri yang setia jabatannya dinaikkan dan gajinya juga ditambah.


Ibu suri kembali ke paviliunnya dan menyuruh kepala pelayan mencari tahu kenapa kutukan raja Leon tidak kambuh saat bulan purnama merah .


Stefanie yang hendak kembali ke paviliun di hadang oleh Leon . Tanpa sengaja ibu suri melihat kejadian itu dan mulai paham situasi yang dihadapi keponakannya .


" Aku perlu bicara sebentar . " Leon memegang tangan Stefanie dari belakang .


" Hamba menghadap yang mulia raja benua hitam . " Stefanie membungkukkan badan .


" Berdirilah . Aku tidak bermaksud membohongimu . " Leon memegang pipi stefanie . Tapi Stefanie menangkis tangan Leon .


" Maaf kekasaran hamba yang mulia. Orang lain bisa salah paham tentang perlakuan anda pada hamba . " Stefanie berusaha pergi meninggalkan Leon .


" Apa yang anda lakukan yang mulia. Cepat turunkan aku . Aku tidak mau . " Stefanie berusaha berontak tapi Leon terlalu kuat . Leon membawa Stefanie ke kamarnya .


" Lepaskan aku . " Stefanie memukul Leon tapi Leon mampu menahannya.


" Dengarkan aku dulu . Aku akan menjelaskan apa yang terjadi . "


" Sepertinya tidak perlu yang mulia . Anggap saja kita hanya bersenang-senang . " Stefanie menatap tajam Leon dengan penuh amarah .


" Aku memang membohongi . Tapi aku juga punya alasan . Aku takut kau meninggalkanku saat tahu aku seorang raja benua ini yang telah melukai kekasihmu . Tolong maafkan aku . " Leon memeluk Stefanie dengan erat .


" Maaf yang mulia hamba harus kembali ke basecamp . Ketua pasti mencari hamba . " Stefanie tidak mau menanggapi pernyataan Leon lalu pergi begitu saja .


" Aku akan selalu menunggumu . " Leon menatap Stefanie yang pergi menjauh .


Stefanie berusaha menahan air matanya . Tapi air matanya tetap jatuh ke pipi . Stefanie duduk dibawah pohon ditemani gerimis hujan dan hawa yang dingin . Nalan menghampiri stefanie dan membuatkan sihir pelindung untuknya agar tidak terkena hujan .


" Ayo kembali ke basecamp . Semua sudah menunggu . " Nalan mengajak Stefanie bangun dari duduknya .


" Iya . " Stefanie menjawab singkat dan menghapus air matanya . Raja Leon yang hanya bisa melihat dari kejauhan . Jika Leon mendekat , stefanie pasti tambah marah dan pergi . Leon hanya bisa bersabar menghadapi Stefanie yang sedang marah .


" Kau tidak apa-apa kan . " Ketua mencemaskan keadaan Stefanie yang sudah menolong raja Leon .


" Tidak apa-apa ketua . Tenang saja . Saya hanya terkejut melihat banyak darah tadi . " Stefanie berusaha tegar dengan tersenyum .


" Kalau pertama kali memang menjijikkan . Tapi setelah kalian terbiasa , darah musuh sudah seharusnya mengalir . " Ketua memberikan penjelasan .


" Iya ketua terima kasih . " stefanie masuk ke kamar Lila . Dia tidak ingin berada di paviliun .


" Kenapa kau tidak ke paviliun . Apa terjadi masalah tadi . " Lila bertanya karena dia mencemaskan keadaan stefanie yang terlihat pucat .


" Tidak . Hanya saja aku merasa kecewa karena telah dibohongi selama ini . " Stefanie menghela nafas sambil tidur diranjang .


" Apa Leon yang kau maksud . "


" Kau sudah tahu kalau dia adalah raja . " Stefanie bangun dari tidurnya.


" Apa … dia seorang raja . Aku baru mendengar ini . " Lila terkejut mendengar perkataan Stefanie .


" Aku sudah curiga sejak lama . Dia menekan kekuatannya dengan sempurna . Dan orang lain tidak bisa melacak kehadirannya dengan sihir apapun . Dari situ sudah dipastikan dia mempunyai posisi yang tinggi di kerajaan . " Duduk di kursi dekat tempat tidur Stefanie .


" mungkin benar . Aku yang bodoh . Gampang sekali percaya pada laki-laki . " Stefanie menghela nafas .


" Tapi dia pria yang baik . Dia selalu menjagamu dan mengawasimu . Dia seorang raja yang tidak mungkin hidup dengan satu wanita . " Lila mengingatkan Stefanie .


" Aku tahu . Aku juga bingung perasaan yang aku alami . Aku marah karena dia membohongiku selama ini tapi aku juga terlanjur jatuh cinta padanya . " Stefanie menatap dinding atap kamar Lila .


" Istirahatlah dulu dan pikirkan lagi . Dia tidak bermaksud jahat . " Lila menyelimuti stefanie lalu meninggalkannya di kamar sendiri .


Stefanie tertidur lelap . Leon yang tidak tenang diam-diam mengunjungi Stefanie .


" Maafkan aku sayang . Aku mencintaimu . " Leon mencium kening Stefanie dengan hati-hati .