THE QUEEN OF DEMON KINGDOM

THE QUEEN OF DEMON KINGDOM
chapter 37



Stefanie dan Lisa menuju kolam sihir yang dibicarakan oleh orang di pasar . Terletak di balik bukit ada air terjun yang sangat cantik disana terdapat kolam sihir yang bisa membantu meningkatkan kekuatan sihir dan aura sihir .


Mereka menunggangi burung Garuda menuju kesana . Di belakang Kita . Datang anak panah dari arah selatan .


" Sialan … apa ini . Gaga kita turun dulu . " Stefanie berteriak pada burung api itu .


" Apa kau mengenal mereka ." Lisa menatap Stefanie .


" Tidak . Aku tidak pernah melihat mereka . " Stefanie menggelengkan kepala .


" Lalu siapa mereka . " Lisa bersembunyi di balik batu besar .


" Mungkin itu orang yang juga mengincar kolam sihir . Lebih baik kita jalan kaki saja . Kau masuk ke cincin ruang saja Gaga . " Stefanie berjalan kaki menuju kolam sihir .


Ternyata benar . Di jalan menuju ke sana . Banyak mayat berjatuhan . Stefanie berpikir itu perbuatan orang yang memanah dia juga .


Dari jauh sudah terdengar suara air jatuh yang sangat keras . Stefanie bergegas ke arah itu . Sepanjang kolam sihir dijaga ketat oleh kawanan serigala es . Ketika Stefanie dan Lisa menginjakkan kaki di area mereka . Kawanan serigala es itu bangun dari tidurnya dan menuju ke arah Stefanie .


Stefanie mengeluarkan sihir pengendali jiwa dan pikiran untuk menaklukkan mereka . Kawanan serigala itu langsung duduk kembali dan diam saja melihat Stefanie memasuki kolam itu .


Stefanie dan Lisa mandi di kolam itu bersama dengan serigala es yang berjaga di pinggir kolam . Stefanie mandi sambil menyerap mutiara sihir dan batu sihir . Dia mengalami peningkatan ke tingkat dewa . Stefanie senang dan gembira .


Begitu juga Lisa . Dia juga mengalami peningkatan ke tingkat atas . Mereka berdua berendam kurang lebih satu jam .


Stefanie berkomunikasi dengan pimpinan serigala es .


" Aku tidak menyakitimu . Kau mau ikut denganku atau tetap disini . " Stefanie berbicara dengan pimpinan serigala .


" Kami akan ikut kau saja . Kau orang baik tidak seperti yang lain . " Kawanan serigala es masuk ke cincin ruang Stefanie . Karena kolam sihir sangat berguna . Stefanie menyedot sampai habis air kolam itu dan memindahkannya ke cincin ruang tempat para binatang peliharaan Stefanie tinggal .


Waktu hampir mendekati satu bulan . Kami bersiap kembali ke akademi . Di jalan kami dihadang oleh para perampok .


" Hey... turun . " Seorang perampok menaiki harimau bersayap menyuruh mereka turun . Stefanie mengikuti keinginan mereka lebih dulu dan turun ke bawah . Mereka di jebloskan ke dalam sebuah sel.


Stefanie melihat banyak sekali gadis masih kecil dan gadis remaja ditangkap dan dimasukkan ke dalam sel . Mereka dibawa pergi menuju daerah kerajaan .


Stefanie juga ikut di bawa dalam sel . Sementara Gaga di tahan di sebuah sel besar .


" Kenapa kita tidak melawan saja tadi . " Lisa berbisik .


" Kita lihat saja dulu . Aku juga penasaran apa yang mereka lakukan . " Stefanie bergumam lirih .


Mereka sampai di sebuah pertambangan . Disana kami semua disuruh bekerja di tambang . Tanpa diberi makan . Ada salah satu gadis yang terlihat pucat pasi dan tetap bekerja di tambang itu .


Salah satu ksatria memilih beberapa gadis untuk ranjang tuan mereka . Gadis itu berontak tidak mau . Seketika ksatria itu menendang tubuh gadis itu ke lantai .


" Ada apa ini . " Seorang ksatria keluar dari kamar dibalik batu tambang dan membawa seorang gadis . Gadis yang keluar dari kamar itu terlihat berantakan, baju robek dan penuh dengan luka tamparan .


" Sepertinya gadis itu habis diperkosa . Apa kita akan diam saja . " Lisa mengirim telepati pada stefanie .


" Sebentar , aku sedang menghitung mereka ada berapa . Dan tingkat kekuatan sihir mereka . " Stefanie memandang Lisa .


" Ada gadis tidak mau menurut ketua . " Ksatria itu melapor pada atasannya .


" Lupakan gadis itu ." Ketua ksatria itu memandang Stefanie yang sedang menambang batu permata .


" Kau sangat cantik . Pasti kau dari keluarga bangsawan ya . " Ksatria itu mendekati Stefanie dan mencium rambutnya . Stefanie yang risih dengan pria itu langsung mengeluarkan racun raja kalajengking .


" Kau … kau dasar ****** . " Salah seorang ksatria melarikan diri .


" Gaga bunuh semua orang yang ada di depan . " Stefanie menyuruh Gaga lepas dari sel . Gaga merusak sel dan membunuh semua ksatria yang berada di depan tambang .


" Kalian sekarang bebas . Keluarlah dari sini secepatnya . Mungkin pemilik tambang akan kemari . " Stefanie menyuruh para sandera itu kabur dari tambang . Mereka berlarian keluar tambang sebagian membawa permata sebagian merampas cincin ruang milik ksatria . Stefanie dan Lisa memanen batu permata dan pergi dari area tambang .


Mereka tiba di rumah dengan aman . Stefanie dan Lisa menuju kamar masing-masing untuk beristirahat .


Di istana ksatria yang menjaga stefanie dihutan datang melapor . Raja tertawa terpingkal-pingkal mendengar cerita bawahnya .


" Ternyata aku tidak perlu menjaganya . Dia sudah mampu mengatasi masalahnya sendiri . " Raja Leon tersenyum.


Josh dan ksatria itu keluar dari ruangan raja .


" Ketua . Nona stefanie itu sebenarnya siapa . "


" Dia calon ratu kerajaan ini . Kau mengerti maksudku kan . "


" Apa … calon ratu . Kenapa dia tidak masuk istana saja . Kenapa malah belajar di akademi sihir . "


" Raja tidak mau memaksanya." Josh pergi bersama ksatria itu .


Keesokan paginya mereka melihat rumah baru yang dibeli Lila . Rumah itu lumayan luas dan nyaman .


" Mulai besok kita pindah ke sini . " Stefanie tersenyum puas .


Malam hari Jasmine , Steve , dokter sabin dan Roy ikut menempati rumah baru . Stefanie memberikan beberapa batu sihir , mutiara sihir dan mutiara emas pada mereka semua .


" Kalian harus meningkatkan kekuatan kalian . Terutama Jasmine dan Steve . Kau akan tinggal disini . Saat kami tidak ada , kau harus mengandalkan dirimu sendiri . " Stefanie memberikan saran


" Terima kasih nona . " Jasmine dan Steve kompak menjawab .


Dokter sabin dan Roy juga mengalami peningkatan kekuatan sihir ke tingkat kaisar.


Karena lelah stefanie masuk ke kamarnya . Di kamarnya , seseorang sudah menunggu dari tadi .


" Kelihatannya kau sangat senang tanpa aku . " Leon tersenyum .


" Leon ...aku merindukanmu . " Stefanie memeluk Leon dengan erat .


" Aku juga . " Leon Mencium kening Stefanie


" Kau memusnahkan tambang milik adik perdana menteri dengan tragis . " Leon tersenyum .


" Apa … itu milik adik perdana menteri . Tau begitu aku ambil semua permatanya . " Stefanie menyesal tidak mengambil semua yang ada ditambang .


" Besok aku akan mengumumkan penemuan ini di aula istana . Menurutmu bagaimana reaksi perdana menteri . "


" Mungkin dia akan mengkambing hitamkan sang adik . " Stefanie membawa Leon ke cincin ruang miliknya .


" Kenapa ada banyak sekali hewan sihir disini . " Leon melihat di dalam cincin itu ada singa api , serigala es , harimau bersayap dan burung Garuda .


" Aku mempelajari sihir pengendali pikiran dan jiwa . Setelah aku mencobanya . Sihirku berhasil di semua binatang . "


" Kau sangat luar biasa sayang." Leon mencium kening Stefanie .


" Tapi ini mulai terasa sesak . Aku butuh tempat yang lebih besar . "


" Baiklah ikut aku . Sekalian kau panggil sabin dan Roy kemari . "


Leon stefanie Roy dan sabin menuju ke istana . Mereka ditempatkan di pasukan merah di bawah bimbingan ksatria Josh . Sedangkan para hewan sihir itu ditempatkan di paviliun milik mendiang ibu Leon . Hewan sihir itu diberi formasi sihir untuk mengecilkan ukuran mereka .