
Stefanie dan Lisa menuju kolam sihir yang dibicarakan oleh orang di pasar . Terletak di balik bukit ada air terjun yang sangat cantik disana terdapat kolam sihir yang bisa membantu meningkatkan kekuatan sihir dan aura sihir .
Mereka menunggangi burung Garuda menuju kesana . Di belakang Kita . Datang anak panah dari arah selatan .
" Sialan … apa ini . Gaga kita turun dulu . " Stefanie berteriak pada burung api itu .
" Apa kau mengenal mereka ." Lisa menatap Stefanie .
" Tidak . Aku tidak pernah melihat mereka . " Stefanie menggelengkan kepala .
" Lalu siapa mereka . " Lisa bersembunyi di balik batu besar .
" Mungkin itu orang yang juga mengincar kolam sihir . Lebih baik kita jalan kaki saja . Kau masuk ke cincin ruang saja Gaga . " Stefanie berjalan kaki menuju kolam sihir .
Ternyata benar . Di jalan menuju ke sana . Banyak mayat berjatuhan . Stefanie berpikir itu perbuatan orang yang memanah dia juga .
Dari jauh sudah terdengar suara air jatuh yang sangat keras . Stefanie bergegas ke arah itu . Sepanjang kolam sihir dijaga ketat oleh kawanan serigala es . Ketika Stefanie dan Lisa menginjakkan kaki di area mereka . Kawanan serigala es itu bangun dari tidurnya dan menuju ke arah Stefanie .
Stefanie mengeluarkan sihir pengendali jiwa dan pikiran untuk menaklukkan mereka . Kawanan serigala itu langsung duduk kembali dan diam saja melihat Stefanie memasuki kolam itu .
Stefanie dan Lisa mandi di kolam itu bersama dengan serigala es yang berjaga di pinggir kolam . Stefanie mandi sambil menyerap mutiara sihir dan batu sihir . Dia mengalami peningkatan ke tingkat dewa . Stefanie senang dan gembira .
Begitu juga Lisa . Dia juga mengalami peningkatan ke tingkat atas . Mereka berdua berendam kurang lebih satu jam .
Stefanie berkomunikasi dengan pimpinan serigala es .
" Aku tidak menyakitimu . Kau mau ikut denganku atau tetap disini . " Stefanie berbicara dengan pimpinan serigala .
" Kami akan ikut kau saja . Kau orang baik tidak seperti yang lain . " Kawanan serigala es masuk ke cincin ruang Stefanie . Karena kolam sihir sangat berguna . Stefanie menyedot sampai habis air kolam itu dan memindahkannya ke cincin ruang tempat para binatang peliharaan Stefanie tinggal .
Waktu hampir mendekati satu bulan . Kami bersiap kembali ke akademi . Di jalan kami dihadang oleh para perampok .
" Hey... turun . " Seorang perampok menaiki harimau bersayap menyuruh mereka turun . Stefanie mengikuti keinginan mereka lebih dulu dan turun ke bawah . Mereka di jebloskan ke dalam sebuah sel.
Stefanie melihat banyak sekali gadis masih kecil dan gadis remaja ditangkap dan dimasukkan ke dalam sel . Mereka dibawa pergi menuju daerah kerajaan .
Stefanie juga ikut di bawa dalam sel . Sementara Gaga di tahan di sebuah sel besar .
" Kenapa kita tidak melawan saja tadi . " Lisa berbisik .
" Kita lihat saja dulu . Aku juga penasaran apa yang mereka lakukan . " Stefanie bergumam lirih .
Mereka sampai di sebuah pertambangan . Disana kami semua disuruh bekerja di tambang . Tanpa diberi makan . Ada salah satu gadis yang terlihat pucat pasi dan tetap bekerja di tambang itu .
Salah satu ksatria memilih beberapa gadis untuk ranjang tuan mereka . Gadis itu berontak tidak mau . Seketika ksatria itu menendang tubuh gadis itu ke lantai .
" Ada apa ini . " Seorang ksatria keluar dari kamar dibalik batu tambang dan membawa seorang gadis . Gadis yang keluar dari kamar itu terlihat berantakan, baju robek dan penuh dengan luka tamparan .
" Sepertinya gadis itu habis diperkosa . Apa kita akan diam saja . " Lisa mengirim telepati pada stefanie .
" Sebentar , aku sedang menghitung mereka ada berapa . Dan tingkat kekuatan sihir mereka . " Stefanie memandang Lisa .
" Ada gadis tidak mau menurut ketua . " Ksatria itu melapor pada atasannya .
" Lupakan gadis itu ." Ketua ksatria itu memandang Stefanie yang sedang menambang batu permata .
" Kau sangat cantik . Pasti kau dari keluarga bangsawan ya . " Ksatria itu mendekati Stefanie dan mencium rambutnya . Stefanie yang risih dengan pria itu langsung mengeluarkan racun raja kalajengking .
" Kau … kau dasar ****** . " Salah seorang ksatria melarikan diri .
" Gaga bunuh semua orang yang ada di depan . " Stefanie menyuruh Gaga lepas dari sel . Gaga merusak sel dan membunuh semua ksatria yang berada di depan tambang .
" Kalian sekarang bebas . Keluarlah dari sini secepatnya . Mungkin pemilik tambang akan kemari . " Stefanie menyuruh para sandera itu kabur dari tambang . Mereka berlarian keluar tambang sebagian membawa permata sebagian merampas cincin ruang milik ksatria . Stefanie dan Lisa memanen batu permata dan pergi dari area tambang .
Mereka tiba di rumah dengan aman . Stefanie dan Lisa menuju kamar masing-masing untuk beristirahat .
Di istana ksatria yang menjaga stefanie dihutan datang melapor . Raja tertawa terpingkal-pingkal mendengar cerita bawahnya .
" Ternyata aku tidak perlu menjaganya . Dia sudah mampu mengatasi masalahnya sendiri . " Raja Leon tersenyum.
Josh dan ksatria itu keluar dari ruangan raja .
" Ketua . Nona stefanie itu sebenarnya siapa . "
" Dia calon ratu kerajaan ini . Kau mengerti maksudku kan . "
" Apa … calon ratu . Kenapa dia tidak masuk istana saja . Kenapa malah belajar di akademi sihir . "
" Raja tidak mau memaksanya." Josh pergi bersama ksatria itu .
Keesokan paginya mereka melihat rumah baru yang dibeli Lila . Rumah itu lumayan luas dan nyaman .
" Mulai besok kita pindah ke sini . " Stefanie tersenyum puas .
Malam hari Jasmine , Steve , dokter sabin dan Roy ikut menempati rumah baru . Stefanie memberikan beberapa batu sihir , mutiara sihir dan mutiara emas pada mereka semua .
" Kalian harus meningkatkan kekuatan kalian . Terutama Jasmine dan Steve . Kau akan tinggal disini . Saat kami tidak ada , kau harus mengandalkan dirimu sendiri . " Stefanie memberikan saran
" Terima kasih nona . " Jasmine dan Steve kompak menjawab .
Dokter sabin dan Roy juga mengalami peningkatan kekuatan sihir ke tingkat kaisar.
Karena lelah stefanie masuk ke kamarnya . Di kamarnya , seseorang sudah menunggu dari tadi .
" Kelihatannya kau sangat senang tanpa aku . " Leon tersenyum .
" Leon ...aku merindukanmu . " Stefanie memeluk Leon dengan erat .
" Aku juga . " Leon Mencium kening Stefanie
" Kau memusnahkan tambang milik adik perdana menteri dengan tragis . " Leon tersenyum .
" Apa … itu milik adik perdana menteri . Tau begitu aku ambil semua permatanya . " Stefanie menyesal tidak mengambil semua yang ada ditambang .
" Besok aku akan mengumumkan penemuan ini di aula istana . Menurutmu bagaimana reaksi perdana menteri . "
" Mungkin dia akan mengkambing hitamkan sang adik . " Stefanie membawa Leon ke cincin ruang miliknya .
" Kenapa ada banyak sekali hewan sihir disini . " Leon melihat di dalam cincin itu ada singa api , serigala es , harimau bersayap dan burung Garuda .
" Aku mempelajari sihir pengendali pikiran dan jiwa . Setelah aku mencobanya . Sihirku berhasil di semua binatang . "
" Kau sangat luar biasa sayang." Leon mencium kening Stefanie .
" Tapi ini mulai terasa sesak . Aku butuh tempat yang lebih besar . "
" Baiklah ikut aku . Sekalian kau panggil sabin dan Roy kemari . "
Leon stefanie Roy dan sabin menuju ke istana . Mereka ditempatkan di pasukan merah di bawah bimbingan ksatria Josh . Sedangkan para hewan sihir itu ditempatkan di paviliun milik mendiang ibu Leon . Hewan sihir itu diberi formasi sihir untuk mengecilkan ukuran mereka .