
" Tadi Leon bilang kalau dia bisa memberikan kalian pekerjaan. Terutama Roy , kau sudah bertemu dengan dia di medan perangkan . "
" Iya saya terima tawarannya nona." Roy dan sabin akan menjadi ksatria istana . Mereka terlihat bersemangat dan bahagia . Stefanie mulai membahas apa yang terjadi pada kalleid .
" Bagaimana kau bisa selamat tapi kalleid tidak . " Stefanie bertanya pada Roy
" Maaf nona . Waktu itu , hamba diberi perintah untuk menyampaikan surat penting ke raja iblis hitam . Hamba juga tidak bisa keluar dari kerajaan iblis hitam saat itu . Kami semua sudah dikepung , pasukan iblis es sudah memasuki ibukota . Sementara pasukan iblis hitam tinggal sedikit di ibukota. Kami terdesak . "
" Maksudmu mereka menyerang kalian dan menjebak kalian . " Lila emosi mendengar ucapan Roy .
" Dasar tidak tahu diri . Aku jijik mendengar nama mereka . " Lisa
" Apa kita ada cara menyusup ke kerajaan iblis es secara diam-diam. Aku takut kakek dalam masalah kalau terlalu lama . " Stefanie mulai mencemaskan kakek Alex .
" Tidak ada . Mereka mulai memperketat keluar masuk benua iblis . Pangeran Harry semakin kuat setelah mengambil jantung kalleid untuk ritual sihir. " Roy menjelaskan
" Mereka sangat keterlaluan . Aku ingin sekali membunuh mereka . " Lila diam terpaku mendengar berita itu . Dia membayangkan kakeknya akan bernasib sama .
" Kita harus secepatnya meningkatkan kekuatan . Kita harus segera membebaskan kakek . " Stefanie memberi semangat pada teman-temannya .
Keesokan harinya terjadi demo di depan istana . Para pelajar menuntun penghapusan pajak dua kali lipat dari pengusaha dan bangsawan .
Leon keluar dari istana menemui mereka dan berbicara .
" Apa alasan kalian menolak usulanku . " Leon berdiri di depan para pelajar
" Maafkan hamba yang mulia . Ini bisa menjadi jurang ekonomi yang akan menghambat perdagangan di benua ini . " Seorang pelajar berbicara bertele-tele di depan yang mulia raja .
Karena kesal dan jengkel , Leon mengambil pedangnya . Lalu menebas kepala pelajar itu dengan satu serangan . Semua orang yang melihat ke arah Leon langsung gemetaran dan ketakutan . Baju Leon terciprat darah sang pelajar .
" Catat semua pelajar yang ikut demo hari ini . Selidiki juga keuangan mereka . Mereka tidak akan diterima kerja di seluruh benua hitam . " Raja Leon meninggalkan mereka begitu saja .
Para siswa yang mendengar titah Baginda langsung sujud memohon ampun . Mereka saling menyalahkan dan saling berdebat . Leon sama sekali tidak menggubris Para pelajar itu .
" Aku heran , orang bodoh yang terang-terangan menantang yang mulia raja . " ibu suri menyaksikan dari jauh
" Kemungkinan mereka telah disuap oleh perdana menteri dan pengikutnya yang mulia . " Kepala pelayan memberi pendapat .
Stefanie Lila dan Lisa menuju akademi sihir benua hitam menunggangi Riri . Mereka bertiga menjadi pusat perhatian karena mengendarai binatang sihir tingkat atas .
Saat mereka mengantri untuk test masuk . Panitia mengatakan bahwa pendaftaran akademi baru sudah ditutup .
" Atas izin siapa kau menutup pendaftaran . " Stefanie menghampiri panitia itu yang mengusir para calon akademi .
" Kalian cuma pengungsi disini . Kalian dilarang belajar di akademi ini. Ini akademi para anak bangsawan dan pejabat . Apa kalian sanggup membayar biayanya . " Panitia itu menyombongkan status dirinya
" Mulutmu terlalu banyak bicara . " Stefanie melempar orang itu menabrak tembok hingga tembok itu retak .
Seseorang dengan aura yang tajam datang ke tempat itu .
" Ada apa ini , apa kalian tahu apa hukumannya melukai master . "
" Kami hanya membela diri . Dia melarang kami belajar disini . " Stefanie membantah ucapannya . Orang itu mempersilahkan kami semua masuk dan ikut test pendaftaran .
" Dasar tidak tahu malu . Apa kau pikir akan lolos test begitu saja. " Orang itu menyeringai ingin mempermalukan calon akademi yang bukan dari benua hitam .
Test pertama menaklukkan hewan sihir dan membunuh monster yang ada di hutan . Semakin banyak membunuh semakin baik .
Mereka bertiga mulai memasuki hutan . Lila sudah melihat Mangsa dari kejauhan . Dia melemparkan jarum penghenti jantung lalu Lisa menebas lehernya .
" Hahaha … aku dapat hewan sihir tingkat dasar . " Lila tertawa senang
Monster itu meraung kesakitan . Dia terus mengeluarkan racun yang membuat otot terasa lemah dan tidak bertenaga . Stefanie terbang menuju punggungnya lalu menyerap seluruh racun yang ada di tubuh monster itu .
Saat monster itu kehabisan racun . Lisa mulai memanah Baginda jantungnya . Monster itu mati karena panah Lisa yang menembus jantung.
Lisa dan Lila menghela nafas dan mereka terduduk lemas di bawah pohon karena kena racun monster .
" Akhirnya mati juga . Sialan kau monster . Kau ingin menyerang kami." Lisa mengumpat
" Sebaiknya kita istirahat dulu ."
Sambil istirahat , Stefanie mulai mengobati temannya yang terkena racun . Dia juga mengeluarkan kristal hitam dari tubuh monster itu .
" Lila … kenapa kristalnya berwarna hitam tidak merah . " Stefanie terkejut melihat kristal itu
" Tentu saja itu kristal hitam . Semakin hitam semakin bagus . Itu salah satu bahan baku dari mutiara emas ."
Guru pembimbing dan Dekan akademi yang melihat ini dari batu sihir merasa tercengang dan kagum kehebatan Stefanie .
" Anak ini harus jadi muridku . "
" Kau mimpi . Dia pasti memilih aku sebagai gurunya . "
" Jangan ribut . Ingat yang mulia raja mau mengambil 15 murid dari akademi ini untuk masuk ke pasukan bayangan . Kita harus memilih murid yang berkualitas . " Dekan menegur para guru pembimbing .
Mereka selesai istirahat lalu memotong sebagian tubuh monster sebagai bukti . Di tengah jalan , mereka dihadang orang yang tidak dikenal .
" Serahkan kristal kalian . Kami akan mengampuni nyawa kalian . "
" Atau kau mau bermain dengan aku saja . " Pria itu tertawa
" Jangan menghalangi jalanku . Sebaiknya kalian cepat menyingkir ." Stefanie mengerutkan dahi melihat tingkah mereka yang kelewatan
" Hahaha … kau sangat cantik jika marah gadis kecil . " Pria itu menuju arah Stefanie . Stefanie mengeluarkan jarum pelumpuh otot miliknya . Mereka langsung tergeletak di tanah dan tidak bisa bergerak .
" Dasar idiot . " Mereka bertiga berlalu melanjutkan perjalanan .
Jalan disekitar mereka bergetar . Terlihat dari jauh , banteng api sedang berlari bersama kawanannya.
Lisa langsung memanah kawanan banteng itu . Lila melemparkan jarum dan stefanie menebas dengan pedang seribu bayangan .
Mereka bertiga panen kristal merah dengan gampang .
" Kita untung besar . " Lisa senang dan melompat kegirangan .
Lila haus lalu meminum air di dekat sungai yang ada di hutan . Tanpa Lila sadari sebuah ikan piranha raksasa mendekat dan hendak menyantap tangan Lila.
" Sialan kau makhluk jelek . " Lila melompat ke dalam air dan bertarung dengan ikan piranha itu . Stefanie dan Lisa yang panik segera mendatanginya . Mereka membantu Lila di dalam air .
Selang setengah jam . Mereka bertiga keluar dari dalam air dan membawa kristal merah yang banyak.
" Tidak sia-sia kau masuk dalam air Lila . " Lisa tersenyum melihat kristal merah itu . Mereka mengeringkan baju mereka dengan sihir lalu menuju ke tengah hutan . Banyak para siswa yang sedang bertarung dengan ular raksasa yang begitu kuat .
" Kira-kira ular itu berada di tingkat kaisar . Makanya mereka kesulitan untuk membunuh . " Lila mengintip dari jauh
" Apa kau ada cara membunuh ular itu dalam sekejap . " Lisa memandang Lila dan stefanie
" Serap dulu racunnya bodoh . Baru kau panah . Kenapa kau bertanya lagi . Bukankah kita baru saja melakukannya di sungai tadi ." Lila terlihat kesal dengan tingkah Lisa
" Hahaha … sudahlah . Mereka terlihat kelelahan . Saatnya kita maju." Stefanie tertawa .