
" Yang mulia . " Roy ksatria pangeran kalleid muncul dari balik jendela
" Ada apa kau malam-malam datang kemari . " Pangeran kalleid menyalakan lampu
" Ada pergerakan aneh di lembah harrum yang mulia . Monster disana makin ganas dan tidak terkendali . " Roy membungkukkan badan
" Ckck … kenapa jadi seperti ini . Dari mana monster itu muncul dan kenapa jadi begitu ganas . " Pangeran kalleid terlihat kesal
" Apa perintah anda yang mulia . " Roy terlihat panik karena pangeran kalleid marah
" Usahakan Monster itu tidak keluar lembah harrum saja . Setelah acara penerimaan akademi baru selesai aku akan membasminya . " Pangeran kalleid mematikan lampu lalu menuju tempat tidur
" Baik yang mulia . " Roy menghilang bersama kegelapan
Pangeran Hary dan pangeran Justin juga mendapat laporan dari bawahan masing-masing . Tentang lembah harrum .
" Apa ini memang monster alami yang muncul dari hutan terlarang atau monster buatan . " Pangeran Rasyan bertanya-tanya
" Aku juga tidak tahu . " Pangeran Hary menggelengkan kepala
" Sebaiknya penerimaan akademi baru dipercepat saja . Kita gelar pesta penyambutan besok . " Pangeran Justin memberi pendapat
" Iya . Kita bisa membasmi monster itu segera . Sebelum monster itu menuju ke rumah penduduk . " Pangeran Jimin khawatir .
" Aku punya ide yang lebih bagus . "
Pangeran Hary tersenyum senang .
" Ide apa . " Pangeran Jimin penasaran
" Nanti kalian akan tahu . " Pangeran Hary kembali ke ruangan guru pembimbing
" Aku harap . Ide kakak kali ini bukan ide yang bodoh . " Pangeran Justin menghina pangeran Hary . Pangeran Hary hanya tersenyum mendengar kata-kata sang adik .
Penerimaan akademi baru telah usai . Masing sudah menempati asrama dan kelas . Pangeran Justin dan pangeran Rasyan mulai mengatur pesta penyambutan akademi baru . Yang hanya dihadiri asrama emas dan rumah emas berlian .
Asrama emas berisi anak-anak yang berbakat dari seluruh benua . Sedangkan rumah emas berlian hanya diisi oleh anggota kerajaan benua iblis . Asrama perak untuk kalangan rakyat biasa .
Kepala sekolah memberikan pengumuman . Seluruh siswa baru di akademi sihir wajib mengikuti pembasmian monster di lembah harrum . Siapa yang paling banyak membasmi monster akan mendapatkan 1000 keping koin emas dari akademi . Boleh berkelompok atau mandiri .
Tentu saja para siswa baru langsung tergiur dengan hadiahnya . Dan bersedia ikut pembasmian monster di lembah harrum .
" Dasar bodoh . Apa dia tidak tau kalau disana ada mahluk yang bernama Ahool . " Pangeran kalleid bergumam sendirian lalu menggelengkan kepala
" Apa kau khawatir tidak bisa membasmi monster itu . " Pangeran Justin menghentikan langkah pangeran kalleid
" Urus dirimu sendiri . " pangeran kalleid Mengeluarkan aura hitam lalu mendorong pangeran Justin
" Cih … dasar sombong . " Pangeran Justin meninggalkan kalleid sendirian
" Apa ini ide putra mahkota . " Pangeran Jimin mengerutkan keningnya
" Ide yang sangat bodoh . " Pangeran Rasyan meninggalkan kelas
" Mungkin ada maksud tersembunyi putra mahkota melakukan itu . " Justin berjalan bersama pangeran lainnya .
Disisi lain , fanie sedikit bingung dimana letak lembah harrum . Dia bergegas ke perpustakaan untuk mencari tahu tentang lembah harrum .
Disaat fanie mencari buku di sebuah rak . Fanie bertemu pandang dengan laki - laki tampan . Laki - laki itu mulai melirik fanie lalu memberanikan diri bertanya .
" Lagi cari buku apa . " Pria itu duduk di sebelah fanie
" Buku tentang lembah harrum . Aku penasaran tentang daerah itu . " Fanie berbicara dengan sopan
" Yang ini maksudmu . " Pria itu memberikan buku tentang sejarah lembah harrum
" Stefanie . " Jawab fanie singkat
" Aku Arthur . Sampai ketemu lagi . " Berlalu pergi meninggalkan fanie
" Terima kasih bukunya . " Fanie tersenyum senang meneruskan membaca buku .
" Kakak bicara dengan dia . Kapan kakak datang . " Putri Lisa terkejut kakaknya datang ke akademi dan mau berbicara dengan orang asing
" Baru saja . Ayo kembali ke kamarmu . " Pangeran Arthur dan putri Lisa kembali ke rumah emas berlian
Pangeran Arthur dan putri Lisa berbincang dengan santai . Mereka juga mempersiapkan pesta siswa baru akademi sihir dengan antusias karena mereka mewakili kerajaan iblis api .
Fanie yang tidak tahu nanti malam ada pesta . Kembali dari perpustakaan sore hari .
" Anda dari mana saja nona fanie . Kami mencari anda . " Kepala pelayan khawatir lalu mendorong fanie duduk di kamar mandi
" tunggu sebentar kepala pelayan . Ini ada apa . "
" Nanti saja anda bertanya . Sekarang bersihkan diri anda . Waktunya tinggal sedikit . " Menunggu fanie yang sedang mandi dengan gelisah
" Aku sudah selesai kepala pelayan . " Keluar kamar mandi dengan bau harum dan wajah bersinar . Kepala pelayan mengeluarkan sihir angin lalu mengeringkan rambut fanie .
" Bolehkah aku bertanya ini ada apa . " Fanie memandang wajah kepala pelayan .
" Malam ini ada pesta penyambutan siswa baru akademi sihir di rumah ini nona . Tentu saja anda harus hadir dan merias diri anda . " Kepala pelayan menjelaskan dengan detail
" Tapi aku tidak punya baju untuk ke pesta . "
" Sudah ada yang mengirimnya nona . Anda tidak perlu khawatir . " Kepala pelayan memakaikan kalung batu Ruby merah darah di leher fanie
" Bukankah ini terlalu berlebihan tuan pelayan . " Fanie tidak nyaman menggunakan kalung yang terlihat mahal itu . Tapi warna kalung itu membuat fanie teringat mata kalleid . Yang indah dan berwarna merah .
" Tidak nona . Dan panggil saya Tomy Saja . " Tomy memperlihatkan baju yang akan dikenakan fanie . Fanie seketika bengong dan tidak percaya .
" Tomy … ini indah sekali . aku suka . Tapi siapa yang mengirimnya . " Fanie masih penasaran
" Hamba hanya mengantarkan barang nona . Dan silahkan ganti baju anda lalu menuju aula pesta . "
Kepala pelayan keluar dari kamar lalu Stefanie ganti baju dibantu oleh para pelayan wanita .
Stefanie menuju aula pesta sendirian . Saat berada di tengah pesta . Fanie jadi pusat perhatian selain kalungnya yang mencuri perhatian . Gaun merah cerah yang bersinar di cahaya malam itu sangat menakjubkan .
" Kakak . " Lila memeluk fanie karena kagum dengan kecantikan fanie
" Apa kau sudah lama berada disini Lila . " Fanie Tersenyum manis
" Iya sudah dari tadi kak . Katanya kak Jenni dan pangeran Hary juga datang lho . " Lila terlihat bingung mencari kakaknya .
" Iya mungkin saat pangeran Hary keluar kakakmu juga keluar . " Stefanie menenang Lila yang sedang bingung
" Perhatian … putra mahkota kerajaan iblis es memasuki ruangan ." Seketika perhatian tertuju pada para wajah pangeran yang tampan di belakang putra mahkota . Dan tentu putri Lidya terlihat seperti malaikat . Jenni terlihat gagah menggunakan seragam dan membawa pedang . Fanie terpesona dengan kegagahan Jenni
" Putra mahkota Arthur Dari kerajaan iblis api memasuki ruangan . " Stefanie tidak menghiraukan malah asyik makan desert .
" Apa kalian berpesta tanpa aku . " Pangeran kalleid Turun ke aula pesta dengan wajah tampan dan mata merah menawan
" Maaf kan hamba yang mulia . " Penjaga aula pesta langsung menunduk gemetaran . Pangeran kalleid langsung mengeluarkan aura hitam dan aura membunuh dengan sangat kuat .
" Kita disini untuk berpesta pangeran . " Pangeran Justin melihat pangeran kalleid dari kejauhan .
" Baiklah aku ingin melihat tikus yang mau berdansa denganku . " Pangeran kalleid memasuki aula pesta . Tatapan seisi aula jadi tegang dan mencekam . Mereka takut dan tidak berani menatap mata kalleid .