
Hari ini adalah hari pertama libur setelah ujian semester ganjil.
Anggiva tidak perlu buru buru bangun dan harus mandi di pagi hari.
Bisa tidur sepuas nya bergelut dengan selimut dengan suasana pantai yang dingin itulah nikmat sebenarnya bagi Anggiva daripada harus liburan ke sana sini.
tepat pukul 10 menjelang siang barulah ia bangun karena lapar.
Namun setelah memeriksa sana sini tidak ada makanan yang tersisa, terpaksa ia harus keluar untuk membeli nya.
Jangan pikir ia akan mandi karena akan keluar, dirinya memilih ganti baju saja membersihkan wajah dan menggosok gigi barulah ia pergi tak lupa mengikat rambutnya.
Orang cantik mah bebas pakai apapun tetap keliatan cantik kok.
Gadis itu menggunakan sepeda menuju mini market dan mengambil beberapa keperluannya setelah sampai disana.
Namun saat ingin pulang netranya menangkap sosok yang tidak asing.
Seorang pemuda yang sangat dikenalnya sedang memadu kasih dengan seorang wanita dicafe depan mini market itu.
Dengan penuh keyakinan ia pun menghampiri pasangan itu dengan amarah yang menggebu gebu.
Braaakk....
Tanpa permisi gadis itu memukul meja yang diduduki mereka.
Benar saja itu adalah Reval dan sangatlah terkejut ketika dipergoki oleh pacarnya.
" aaa...a-Anggiva kamu-
" siapa... " tanya Anggiva tanpa basa basi.
" eeee... ini bukan seperti yang kamu pikirkan sayang.... " ngeles Reval.
" ganteng kamu kenal sama cewek gak sopan ini.. siapa sih dia ganggu kita aja.. " ujar wanita yang bersama Reval.
" eeeee... ini... tante.. aduh.. " Reval ketangkap basah dan tidak mampu memberi alasan lagi.
" hah.. selera kamu tante tante sekarang. " tanya Anggiva tersenyum remeh.
" gak sayang ini... itu.. eee... "
" mulai sekarang gak usah hubungin aku lagi, mengerti.. " setelah mengatakan itu Anggiva langsung pergi meninggalkan mereka.
" aduh Anggiva tunggu dulu.. " Reval hendak mengejar namun tangannya dicekal oleh sang tante yang merupakan selingkuhannya.
" kenapa dikejar sih biarin aja... kan kamu adalah milik saya sekarang. " ucap Tante itu sebut saja namanya Dewi.
" iihhhh... tapi-
" ssssttttt... pergi ke mall yok biar saya yang tanggung semua. " ajak Tante Dewi.
Langsung saja raut wajah Reval kembali ceria seakan lupa dengan kejadian tadi. Karena apa.. beri saja kesimpulan sendiri Pria seperti apa Reval rela berpaling hanya karena harta.
Alasan kuat Reval selingkuh dengan Tante tante dikarenakan agar dia bisa memporoti uangnya dan cinta nya hanya pada Anggiva seorang karena cantik.
Beralih pada Anggiva yang sekarang berada ditaman tak jadi pulang karena sungguh sakit hatinya mengetahui fakta barusan.
Anggiva merupakan orang yang tak mudah sayang namun jika sudah sayang ia takkan sanggup melepas lagi.
Gadis jutek yang bodoamat dengan sekitar saat ini sedang menangis karena seorang Pria.
" dasar Pria brengsek, kalau aku tau dari awal takkan pernah kuterima cintanya saat dia mengemis ngemis padaku.. Aaarrrghhhh... lelaki sialan.. akan ku blokir namamu di handphone dan hatiku.. " caci Gadis itu Marah marah.
" sedang kesal ya sama aku juga.. " ucap seorang laki laki yang tiba tiba berada didekatnya entah sejak kapan.
Anggiva melirik kearah suara dan ia langsung mengenalnya karena lelaki ini adalah teman sekelasnya.
" Abian...?? sejak kapan disini.... " tanya Anggiva dengan malu malu apalagi saat lelaki itu duduk disebelahnya.
Satu fakta lagi Abian adalah teman sekelasnya yang tampan rupawan, banyak siswi menaruh hati pada nya termasuk Anggiva jauh sebelum Reval menembak nya namun dikarenakan Abian orangnya dingin jadi susah sekali untuk mendekatinya sehingga Anggiva memutuskan untuk melupakannya dan menerima Reval yang tidak tau diri itu.
" ada masalah dengan pacarmu yaa. " tanya Abian menatap Gadis itu.
" ah.. eee.. udahlah.. biasa.. lagian aku juga udah ngelupain.. " jawab Anggiva berusaha tenang namun dalam hati pengen sekali menyantet orang yang telah menyakiti hatinya.
" kalo kamu sendiri kenapa kesal tadi katanya.. " Anggiva balik bertanya.
" cuman masalah sepele.. karena Tante ku ngebatalin liburan kita ke pulau bali padahal udah janji kita pergi sama sama berempat dengan adik dan kakakku hari ini.. " ucap Abian dengan nada kecewa.
Anggiva hanya manggut manggut menanggapi.
" Tante ku itu orang nya asik.. disaat orang tua kami sibuk, Tante selalu ada buat kami.. dan hari ini katanya mau ngajak kami liburan tapi dibatalin tanpa dikasih tau alasannya padahal kami udah siap siap tadi... emang sih kita bisa pergi bertiga aja tapi tetap aja kesal dan gak jadi pergi karena adik ku gak mau tanpa Tahte. " lanjut Abian.
" eeee... yang sabar ya.. mungkin Tante mu ada alasan Tersendiri atau punya kepentingan mendadak.." timpal Anggiva mencoba berguna menjadi pendengar crush nya.
Mendengar itu Abian sedikit lega dan mencoba berpikir positif.
" iya sih.. haha.. makasih ya udah mau dengar curhatan ku.. " ucap Abian tersenyum.
" iya sama sama.. " balas Anggiva yang juga tersenyum.
" oh ya.. ternyata kamu kalo diluar beda banget ya sama disekolah.. "
" eng engga kok.. "
" terus kalo dikelas kenapa kamu diam aja kayak gak tertarik untuk bersosialisasi.. "
" ya karena diri sendiri adalah teman terbaik.. hehe engga kok cuma becanda.. heumm... lebih senang aja sih gitu.. terus kamu sendiri juga gak ada beda nya.. "
" ah iya ya.. lupa.. hehe.. "
" heumm.... " balas Anggiva memanyunkan bibirnya.
Mengobrol dengan seru seperti ini seakan Anggiva lupa dengan kesedihannya begitu juga Abian yang merasa senang.
" kamu liburan ini gak kemana mana.. " tanya Abian.
" engga tertarik.. " jawab Anggiva.
" kenapa.. " tanya Abian lagi.
" yaaa.. lebih seru tidur aja sih menurutku. "
" eumm.. " Abian manggut manggut.
" eeee.... kalo.. kalo aku ngajak kamu untuk sehari kamu punya waktu gak.. " tawar Abian memberanikan diri.
" ah.. ap-apa.. kamu ngajak aku.. maksudnya kita pergi berdua gitu.. " ucap Anggiva seakan tak percaya mendapat kabar baik seperti barusan.
" heumm... iya.. itu pun kalo kamu gak keberatan.. " sahut Abian.
" pasti mau lah.. eeee... maksudku bisa aku gak keberatan kok.. " jawab Anggiva semangat.
" oh ya aku lupa tapi gimana sama pacarmu nanti.. pasti dia marah.. "
" sssttt.. kita udah gak ada hubungan apa apa lagi.. "
" lhoh kenapa.. "
" aku mergokin dia selingkuh.. "
" ouh.. gak nyangka.. tapi kamu semangat ya jangan sedih.. "
" pasti dong.. lelaki seperti dia tidak perlu ditangisi.. " tapi barusan yang nangis siapa Neng.
" hahah.. kamu... berarti nanti aku kabarin ya kapan kita... Jalan... "
" siap... " jawab Anggiva.
Diduain ayank tapi ketemu crush.
Ah bahagianya, sebenarnya crush adalah incarannya dan pacar hanya karena pelampisan sebab tidak berani dekat dengan crush yang dingin itu.
Setelah tidak ada obrolan yang perlu dibicarakan lagi akhirnya mereka memutuskan untuk pulang kerumah masing masing.
Anggiva sampai lupa sarapan sebab kejadian hari ini yang menyakitkan dan membahagiakan.