The Journey of Adam

The Journey of Adam
66. Upragade Smartphone Versi 3.0



Adam berjalan ke dapur dan melihat sebuah mayat manusia yang busuk dan hancur. "Uuhh. Sepertinya pemilik rumah ini mati di makan tikus-tikus." Adam menutup hidungnya. Adam melihat smartphone di tangannya kemudian membuka aplikasi shop dan membeli masker serta sarung tangan karet seharga 4 coin.


Smartphone bersinar kemudian masker serta sarung tangan karet yang terbungkus plastik muncul di depan Adam. Adam kemudian memakai masker dan sarung tangan karet. Adam berjalan ke arah mayat yang sudah busuk kemudian memegangnya.


"Ahhh." Santy menjerit saat melihat Adam membawa mayat. Adam mengabaikan Santy kemudian berjalan keluar. Adam berjalan ke jalan kemudian melemparkan mayat. "Bruaakk." Setelah membuang mayat Adam masuk kembali ke dalam rumah. "Kak, apa itu mayat pemilik rumah ini." tanya Santy melihat Adam yang masuk dan mengkunci pintu. "Mungkin." Kata Adam mengambil pistol kemudian mulai memeriksa rumah sekali lagi.


5 menit kemudian Adam duduk di ruang tamu dan berkata. "Aku ingin mandi, apa kamu mau ikut." Tanya Adam. "Tidak, aku akan mandi setelah kakak." Kata Santy dengan wajah tersipu. Adam tersenyum kemudian berjalan ke arah kamar mandi.


40 Menit kemudian Adam dan Santy telah selesai mandi. "Kak, apa orang-orang di wilayah ini mati oleh tikus." Tanya Santy. "Mungkin, karena kita belum melihat sama sekali zombie di wilayah ini." balas Adam.


"Baiklah, kamu ingin makan apa." Tanya Adam. "Terserah kakak saja." balas Santy. "Bagaimana dengan soto ayam." Tanya Adam. "Boleh." Santy mengangguk. Adam melihat smartphone di tangannya kemudian membuka aplikasi shop dan membeli 2 porsi soto, 10 tusuk sate sapi dan 2 botol air mineral seharga 40 coin. Smartphone bersinar kemudian 2 porsi soto, 10 tusuk sate sapi dan 2 botol air mineral muncul di depan Adam.


"Baiklah ayo makan." kata Adam membuka plastik yang membungkus soto dan 10 tusuk sate sapi. "Selamat makan." kata Santy membuka plastic yang membungkus soto. "Slurrpp." "Emmm." "Kuahnya sangat enak." Kata Santy. "Jika kamu ingin lebih bilang saja." kata Adam memakan soto. "Baik kak." Santy mengangguk.


1 Jam kemudian Adam duduk di kursi dan melihat status dirinya.


Nama : Adam Javier


Usia : 23 tahun


Level : 9 Next level (990/1000) Exp


Kekuatan : 16


Agility : 16


Vitalitas : 29


Stamina : 7/16


Reflek : 16


Poin : 10


"Dulu aku ingat level max adalah level 9, tapi setelah smartphone di upragade. Level max bukan 9 lagi." Gumam Adam kemudian menambahkan 2 poin di kekuatan, 2 poin di agility, 2 poin di vitalitas, 2 poin di stamina dan 2 poin di relek. Adam kemudian merasakan tangan kanannya yang memegang smartphone panas. Adam merasa seluruh tubuhnya terasa terbakar. "Ahhh." Adam terjatuh di lantai merintih kepanasan.


"Kak apa yang terjadi." Kata Santy berlari dari kamar mandi menuju ruang tamu. "Aku baik-baik saja." kata Adam berkeringat dan berdiri. "Apa cuma perasaanku saja tapi kak Adam sedikit lebih tinggi." gumam Santy.


Adam berjalan ke arah cermin dan melihat dirinya. "Setelah vitalitasku melewati 30, tinggi badanku sedikit bertambah. Saat ini mungkin tinggiku 175 cm." kata Adam menebak. Adam mengambil kedua pistol dan berkata. "Kamu tunggu disini Santy." "Ah, kakak mau pergi kemana." Tanya Santy melihat Adam keluar dari rumah. "Memburu tikus." Balas Adam.


30 menit kemudian Adam kembali dan melihat Santy duduk di sofa. "Berapa banyak tikus yang sudah kamu bunuh kak." tanya Santy melihat Adam. "Hanya beberapa." Balas Adam kemudian membuka smartphone dan melihat status dirinya.


Nama : Adam Javier


Usia : 23 tahun


Level : Max


Kekuatan : 18


Agility : 18


Vitalitas : 31


Stamina : 6/18


Reflek : 18


Poin : 5


"Upragade smartphone ke versi 3.0 membutuhkan 50,000 coin." Adam melihat coin miliknya berjumlah 43,000 dan bergumam. "Sepertinya aku harus membunuh ratusan zombie untuk mendapatkan 7 ribu coin lagi."


Waktu perlahan berlalu, sudah 40 hari berlalu setelah perubahan dunia terjadi. Saat ini Adam dan Santy telah meninggalkan kota Blitar dan berada di kota Tulungagung. "Kak, kenapa akhir-akhir ini kamu selalu mencari zombie dan hewan mutasi untuk di bunuh." tanya Santy.


"Bukankah kamu sudah tahu jawabannya. Dunia akan aman kembali jika zombie dan hewan mutasi di dunia ini musnah." Balas Adam menembak zombie yang berlari ke arahnya. "Duuarrr." "Ayo kita cari tempat untuk istirahat." Kata Adam berjalan. "Baik kak." Santy mengangguk kemudian mengikuti Adam.


10 Menit kemudian Adam berada di sebuah ruangan dan duduk di sofa bersama Santy. Adam melihat smartphone di tangannya dan melihat coinnya mencapai 51 ribu. "Apakah anda ingin mengupragade smartphone ke versi 3.0." "Upragade." Kata Adam mengupragade smartphone.


"Coin otomatis terpotong 50,000." Pemberitahuan muncul dan smartphone tiba-tiba mati. Tidak lama kemudian sebuah angka mulai muncul, 0%, 1%." Melihat smartphone dalam proses update Adam memejamkan matanya.


Santy yang melihat Adam memejamkan matanya berkata. "Kak, jika kamu lelah tidurlah di kasur." "Tidak, aku ingin tidur di sini." Balas Adam. "Jika begitu, kakak bisa tidur di pangkuanku." Kata Santy tersipu. Adam membuka matanya kemudian tidur di pangkuan Santy. Melihat Adam tidur di pangkuannya Santy kemudian mengelus rambut Adam.


Tidak lama kemudian Adam melihat smartphone yang tiba-tiba muncul di tangannya. Adam melihat angka 100% dan smartphone tiba-tiba hidup. Adam membuka aplikasi dan melihat tambahan kamera dan kotak hadiah.


Adam kemudian duduk dan melihat kamera. Saat menggunakan fitur kamera Adam tidak menemukan hal special. Namun saat mengarahkan kamera ke Santy. Adam terkejut melihat status di atas kepala Santy.


Nama : Santy Maria


Usia : 15 tahun


Kekuatan : 2


Agility : 5


Vitalitas : 6


Stamina : 3/5


Reflek : 4


Info : Manusia Biasa


"Status dirinya lebih bagus dari pada milikku saat level 1." Adam terkejut. "Kak, ada apa denganmu." Tanya Santy melihat Adam. "Tidak ada." Adam menutup fitur kamera kemudian menekan kotak hadiah. "Selamat Anda mendapatkan serum super soldier. Saat menggunakan serum super soldier kekuatan, agility, vitalitas, stamina dan reflek meningkat 2x lipat." Adam melihat sebuah jarum suntik berisi cairan biru muncul di tangannya.


"Apa itu kak." tanya Santy melihat jarum suntik berisi cairan biru di tangan Adam. Adam mengabaikan perkataan Santy dan melihat serum super soldier di tangannya. "Apa ini serum super soldier seperti di film-film." Gumam Adam.


"Karena serum ini dapat meningkatkan kekuatan, agility, vitalitas, stamina dan reflek 2x lipat. Maka aku akan menghabiskan poin yang aku miliki." kata Adam kemudian melihat status dirinya.


Nama : Adam Javier


Usia : 23 tahun


Level : 1 Next Level (0/1000) Exp


Kekuatan : 18


Agility : 18


Vitalitas : 31


Stamina : 6/18


Reflek : 18


Poin : 15


"Sama seperti sebelumnya aku kembali menjadi level 1 dan mendapatkan 10 poin." Adam melihat Santy di sampingnya kemudian berjalan ke arah kamar dan menutup pintu. Setelah menutup pintu Adam menambahkan 3 poin di kekuatan, 3 poin di agility, 3 poin di vitalitas, 3 poin di stamina dan 3 poin di reflek.