The Journey of Adam

The Journey of Adam
25. Pelampiasan



Adam aku turut bersedih atas meninggalnya Bunga dan Intan." Kata Novi tiba-tiba menangis. "Sudahlah, meski kita berdua bersedih. Bunga dan Intan tidak akan hidup kembali." Kata Adam menghela nafas kemudian berdiri.


"Adam kamu mau kemana. Jangan tinggalkan aku sendiri." Kata Novi melihat Adam yang berdiri dan hendak membuka toko. Mendengar kata Novi, Adam berhenti membuka toko kemudian berjalan menuju Novi dan mencium bibirnya. "Emm." Novi terkejut Adam tiba-tiba menciumnya sekali lagi.


1 jam kemudian Adam melihat Novi yang sedang tidur. "Apa aku menjadikan dirinya hanya sebagai objek pelampiasan nafsuku saja." Gumam Adam dipikirannya. "Tentu tidak, itu sebagai imbalan karna aku memberinya steak hewan bermutasi. Serta aku yang merawatnya saat dia terluka." Gumam Adam mengingat dia melampiaskan nafsunya kepada Novi beberapa menit lalu.


"Adam kumohon jangan tinggalkan aku, maaf jika aku sudah terlalu tua untukmu." Adam terkejut mendengar kata Novi. "Apa dia bermimpi tentangku." Adam melihat Novi yang masih tertidur. "Yakinlah, aku tidak akan meninggalkanmu. Jika kamu tidak mengkhianatiku." Kata Adam kemudian berbaring di samping Novi dan mulai memejamkan matanya.


Keesokan harinya Adam sedang duduk bersama Novi disampingnya. "Bagaimana dengan tubuhmu." Tanya Adam setelah menghabiskan setengah steak hewan bermutasi yang baru saja dia beli. "Aku merasa tubuhku membaik, dan tidak masalah untuk berjalan." Novi bersemangat merasakan dirinya semakin baik setelah memakan steak yang diberikan Adam padanya.


"Bagus jika begitu." Adam mengangguk. "Adam dari mana kamu mendapatkan steak yang luar biasa itu." Tanya Novi. "Oh, apa kamu sangat penasaran." Balas Adam tersenyum. "Jika kamu tidak ingin memberi tahu tidak masalah." Balas Novi. "Nanti kamu akan tahu sendiri." Adam tersenyum.


"Aku akan kembali ke bangunan itu, kemudian mengubur mayat Bunga dan Intan. Apa kamu ingin ikut." Tanya Adam. "Aku ikut." Novi mengangguk. "Baiklah kalau begitu." Balas Adam lalu membuka toko, dan berjalan ke arah bangunan dengan Novi disampingnya.


Tidak lama kemudian Adam dan Novi tiba di depan bangunan."Ledakan bom itu sangat dasyat." Kata Novi melihat semua kaca bangunan pecah. "Benar, gelombang kejut dari bom juga sangat berbahaya bagi manusia." balas Adam kemudian masuk ke dalam bangunan diikuti Novi.


Adam dan Novi naik ke lantai dua kemudian memasuki ruangan. Saat memasuki ruangan Adam dan Novi terkejut dengan yang mereka berdua lihat. Adam mengepalkan tangannya saat melihat hanya ada beberapa potongan kain, serta bekas darah yang sudah mengering.


"Apa mayat Bunga dan Intan di makan oleh zombie." Novi mulai menangis saat membayangkan kedua mayat Bunga dan Intan dimakan oleh zombie. "Aku tidak tahu." Adam berjalan ke arah potongan kain yang tersisa dan mengambilnya.


"Ayo kita pergi." Kata Adam meninggalkan ruangan diikuti Novi dibelakangnya. "Adam kita akan pergi kemana." Tanya Novi melihat Adam tidak berjalan menuju toko. "Pertama-tama aku akan mencari kendaraan yang masih ada kuncinya, dan pergi meninggalkan kota ini." Kata Adam. Novi mengangguk kemudian mengikuti Adam.


Adam dan Novi mulai mengecek setiap kendaraan yang mereka temui. "Sepertinya kita harus berhenti mencari." Kata Adam cemberut melihat kendaraan yang berbaris di jalan, namun tidak ada satu sekali pun kunci yang masih tertancap. "Kurasa juga begitu." Novi menghela nafas.


"Adam lihat." Kata Novi dengan gugup menunjuk dikejauhan. Adam menoleh ke arah yang Novi tunjuk, kemudian terkejut melihat ada puluhan zombie yang mendekat ke arah mereka berdua. "Novi bersembunyilah, aku akan menghadapi mereka." Adam mengambil pistol di saku celanannya kemudian mulai membidik zombie.


"Adam apa kamu bodoh, jumlah zombie terlalu banyak." Novi berteriak. "Saat ini aku sangat lemah, jika secara kebetulan kita menemui manusia evolusi yang memiliki niat buruk lagi. Aku mungkin tidak seberuntung beberapa hari lalu, dan mungkin bisa terbunuh." Balas Adam melihat zombie yang semakin mendekat.


"Lalu apa hubungannya dengan membunuh zombie." Kata Novi dengan heran. "Mungkin aku bisa menjadi manusia evolusi dengan membunuh banyak zombie." Kata Adam berbohong kemudian mulai menembak. "Duar." "Duar."


"Ahhh Adam, para zombie semakin mendekat." Teriak Novi ketakutan. "Aku tahu." Adam membuka aplikasi shop di smartphone special, kemudian membeli 10 granat tangan dengan total harga 10 coin. Beberapa detik kemudian cahaya putih keluar dari smartphone, dan 10 granat tangan muncul di depan Adam. "Ahh.h" Novi terkejut dengan yang dilihatnya.


5 menit kemudian Adam berdiri di atas mayat zombie yang mati. "Adam apa kamu pesulap." Kata Novi melihat Adam di depannya. "Oh, kenapa kamu menyebutku pesulap." Balas Adam heran dan melirik Novi. "Karena kamu bisa memunculkan granat dari udara tipis. Aku tebak steak yang kita makan, juga kamu munculkan dari udara tipis." Balas Novi.


Mendengar kata Novi Adam tersenyum dan menjawab. "Kamu bisa menyebutku pesulap." "Ahh, kemudian apa kamu bisa memunculkan pakaian, aku ingin mengganti pakaianku." Kata Novi dengan semangat. "Bisa, tapi sebelum itu ayo pergi dari sini." Balas Adam. "Baik." Novi mengangguk.


Beberapa menit kemudian Adam dan Novi masuk ke dalam rumah kosong yang tidak berpenghuni. Adam kemudian membuka aplikasi shop dan membeli 2 set pakaian dengan total harga 10 coin. Beberapa detik kemudian cahaya putih keluar dari smartphone, dan 2 set pakaian yang tebungkus plastik muncul di depan Adam.


"Wow, sungguh ajaib." Novi kagum melihat pakaian yang muncul dari udara tipis. "Pakailah." Adam memberikan 1 set pakaian kepada Novi. "Baik." Novi tersenyum mengambil pakaian lalu masuk ke dalam salah satu ruangan.


Melihat Novi masuk ke dalam ruangan, Adam melirik set pakaian ditangannya dan bergumam. "Tidak kusangka harga 1 set pakaian semuanya 5 coin. Harganya Lebih mahal dari pada granat tangan. Apa pakaian ini sangat terkenal." Adam melihat merk baju yang tidak dia ketahui.


"Benar, aku pasti naik level setelah membunuh begitu banyak zombie." Gumam Adam kemudian melihat statusnya di aplikasi smartphone.


Nama : Adam Javier


Usia : 23 tahun


Level : Max


Kekuatan : 8


Agility : 8


Vitalitas : 17


Stamina : 5/8


Reflek : 8


Poin : 4