
Mendengar kata Adam, Novi terkejut kemudian membelai pipi Adam. "Jangan terlalu bersedih Adam, kamu adalah pria kuat." Novi berkata dengan serak kemudian menutup matanya dan pingsan. Melihat Novi yang tiba-tiba menutup matanya, Adam memeriksa nafas Novi dan denyut nadinya.
Melihat Novi hanya pingsan, Adam menghela nafas kemudian mengingat sosok wanita berpakaian ketat. Adam mencengkram tinjunya kemudian berteriak. "Aku bersumpah akan membunuhmu. Meskipun kamu bersembunyi di ujung dunia, aku akan terus mencarimu."
Adam mulai menggendong Novi kemudian mengigit bibirnya saat melihat Bunga dan intan yang sudah meninggal. "Tunggulah disini, aku pasti akan mengubur mayat kalian berdua dengan layak." Kata Adam kemudian meninggalkan ruangan dengan menggendong Novi.
Adam meninggalkan bangunan yang hampir runtuh dan berjalan ke arah toko dimana Edi berada. Saat tiba di toko, Adam tidak melihat sosok Edi. Adam hanya melihat sebuah kertas yang seperti pesan. Adam kemudian membaca kertas. "Aku seorang dokter, aku membawa kakekmu untuk kusembuhkan jadi jangan khawatir."
"Semoga pak Edi baik-baik saja, dan aku berharap tidak bertemu dengannya lagi. Aku takut dia nanti syok setelah tahu bahwa cucunya Intan meninggal." Adam tersenyum kecut kemudian membaringkan Novi yang sedang pingsan.
"Uuhh." Adam tiba-tiba mengerang kesakitan dan memegang perutnya yang terluka akibat tusukan pisau. Adam membuka aplikasi shop kemudian membeli 1 steack hewan bermutasi seharga 100 coin. Smartphone mengeluarkan cahaya putih, kemudian 1 porsi steak muncul di depan Adam.
"Melihat dirinya memiliki 1,260 coin Adam kemudian membeli 1 dus botol air minum seharga 10 coin. Smartphone sekali lagi mengeluarkan cahaya putih, kemudian sebuah dus muncul didepan Adam.
Adam kemudian mengigit steak dan merasakan tubuhnya hangat. Adam melihat Novi yang tidak sadarkan diri kemudian memotong steak menjadi kecil dan menaruh steak secara paksa di mulut Novi. Adam yang melihat bahwa wajah Novi tidak lagi pucat, setelah memakan steak menghela nafas.
"Bu Novi, aku tidak akan membiarkanmu dalam bahaya lagi selama bersamaku." Adam menatap Novi yang tidak sadarkan diri kemudian menghabiskan steak. Setelah menghabiskan steak Adam menutup toko, kemudian mulai membalut kedua luka tusuk di perut dan bahunya dengan perban.
Setelah selesai membalut lukanya dengan perban Adam berbaring di samping Novi. "Bunga, Intan, Jessica, Bibi Nina maafkan aku yang tidak bisa melindungi kalian." Adam tiba-tiba meneteskan air mata, mengingat para wanita yang dikenalnya meninggal dan Jessica yang hilang entah kemana. Tidak lama kemudian Adam mulai tertidur.
Saat ini Adam melihat dirinya di sebuah ruangan dan melihat Bunga, Intan serta Nina didepannya. "Adam kenapa kamu membiarkan kami mati." kata ketiga perempuan bersamaan. "Uuhh." Adam hanya mengigit bibirnya. "Adam kenapa kamu tidak mencariku." Jessica tiba-tiba muncul.
"Hahaha, kamu tidak bisa melindungi wanitamu nak." Bastian, Variz dan pria yang dia bunuh tiba-tiba muncul dengan tubuh penuh luka. "Hehe, dasar lelaki bodoh mudah percaya dengan wanita yang tidak dia kenal." Seorang wanita berpakaian ketat tiba-tiba muncul.
"Uhhh." Adam tiba-tiba terbangun dan melihat dirinya ada di dalam toko dengan Novi yang masih tertidur disampingnya. "Aku mimpi buruk, berapa lama aku sudah tertidur." Adam menyeka keringat di dahinya, kemudian melihat smartphone specialnya. Saat melihat jam di smartphone specialnya Adam melihat bahwa dia hanya tertidur selama 6 jam.
Keesokan harinya Adam sedang duduk di samping Novi yang sedang tidak sadarkan diri. Adam mulai membeli steak hewan bermutasi seharga 100 coin, dan tidak lama kemudian 1 porsi steak muncul di depannya. "Masih ada 1,150 coin yang tersisa." Kata Adam melihat sisa coin di smartphone specialnya.
Adam mulai memakan steak kemudian memotong steak menjadi kecil dan memasukan ke mulut Novi secara paksa. "Uuhh." Adam melihat Novi mengigit jarinya. Adam menarik Jarinya kemudian melihat Novi yang membuka matanya.
"Adam apa aku tidak mati." Tanya Novi dengan suara lemah. "Tidak bu, kamu belum mati." balas Adam tersenyum. "Tidak diragukan lagi efek pemulihan dari steak hewan bermutasi sangat luar biasa, hanya dengan potongan kecil. Bu Novi telah tersadar." Gumam Adam dipikirannya.
"Bu Novi bagaimana dengan kondisi tubuhmu." Tanya Adam. "Uuhh, seluruh badanku sakit." Balas Novi dengan kesakitan. "Bu Novi makan ini." Adam memberikan sepotong steak yang belum dia makan.
"Adam orang sakit tidak bisa makan daging." Balas Novi dengan lemah. "Sudahlah, turuti perkataanku dan makan saja." Balas Adam. "Tapi." "Buka mulutmu Bu." Kata Adam. Novi kemudian membuka mulutnya dan Adam memasukan steak ke dalam mulut Novi.
Saat memakan steak Novi merasakan tubuhnya menjadi hangat dan rasa sakit di tubuhnya berkurang. "Adam tubuhku menjadi hangat dan rasa sakit di tubuhku semakin berkurang." Kata Novi dengan heran.
"Istirahatlah bu, aku akan merawatmu sampai kamu sembuh." Balas Adam tersenyum mendengar kata Novi. Novi tersentuh dengan kata Adam, kemudian memegang tangan Adam. "Adam maaf sudah merepotkanmu, aku bukan gurumu lagi. Jadi panggil aku Novi." Novi tersenyum.
Adam menatap wanita dewasa yang terbaring lemah di sampingnya dan bergumam. "Aku baru sadar, dia juga cantik. Memiliki nilai 7 poin dalam hal kecantikan." Adam memegang tangan Novi dengan erat, dan secara tiba-tiba Adam mencium bibir Novi.
"Emm." Novi terkejut Adam tiba-tiba menciumnya. "Maaf Novi, aku tidak bisa mengendalikan diriku." Kata Adam menatap Novi. "Jangan terlalu dipikirkan, jika kamu ingin melakukan itu. Setidaknya tunggu sampai aku sembuh." Balas Novi tersipu. Adam terkejut dengan Novi yang tidak marah dengannya dan justru menerima dirinya. "Baiklah, aku akan menunggu sampai kamu sembuh." Kata Adam tersenyum.
9 Jam kemudian Adam sedang duduk bersandar di dinding bersama Novi di sampingnya. "Novi jangan terlalu memaksakan diri." Kata Adam memegangi pundak Novi. "Jangan khawatir Adam, setelah aku memakan setengah steak yang kamu berikan. Rasa sakit di tubuhku menghilang, jadi bukan masalah besar jika hanya duduk." Novi tersenyum.
Mendengar kata Novi Adam tersenyum. Beberapa menit yang lalu Adam sekali lagi membeli 1 steak hewan bermutasi kemudian membagi setengah steak kepada Novi untuk dimakan. Setelah memakan steak Adam hampir sembuh total sedangkan kondisi Novi semakin membaik.