The Cunning Gril's Regret

The Cunning Gril's Regret
KAU TAK BOLEH MENGIGAT NYA



Suara meja di gebrak membuat kedua laki-laki itu terlonjak kaget, melihat reaksi berlebihan dari Kanya.


" Jangan pernah berharap menjadi seorang tentara atau berhubungan dengan para tentara ayo pulang ....!!! "


" Tan, kenapa dengan reaksi mu apa karna kakak juga _- " ucapan nya terpotong.


"  AKU YANG MEMBESARKAN MU ... SEKALI LAGI KAU MEMBERONTAK PADA KU AKU TAK SEGAN-SEGAN MENGIRIM MU KE AMERIKA, DAN INGAT JANGAN PERNAH MENYEMBUT MASALAH TENTARA LAGI APA KAU MENGERTI SEAN HIKS-HIKS "


  Kanya berlari dari sana dengan berlinang air mata. Para tentara lain nya melihat Kanya dengan pandangan tanda tanya melihat wanita menangis setelah keluar dari ruangan kapten nya.


" Ah! Tante selalu seperti ini "


" Ada apa dengan wanita itu?" Tanya Zidan dingin.


" Orang luar tak akan mengerti, aku hanya bisa mengatakan jangan mengangu Tante dengan keadaan nya seperti itu atau Tante bisa saja menjadi seorang yang amat bahaya untuk dirimu .... Yak sudah Byee"


 Sean meningalkan ruangan itu dengan tatapan sulit diartikan, mata biru nya meredup melihat para tentara itu dengan cepat ia menyusul kearah pergi nya Kanya.


 


   Ke esokan pagi nya ....


  Saat mentari menampakan sinar nya menyinari daratan bumi ini dua orang pemuda tengah berlari memutari jalanan sepi mereka telah berada disana sebelum mentari menampakan dirinya.


 Sebut saja mereka Gallen dan Zidan yang menikmati masa liburan nya dengan berolahraga, terkadang mereka menjadi pusat perhatian karna tubuh atletis nya.


 Keringat membasahi leher mereka membuat kesan seksi. Otot lengan yang kekar menahan bobot tubuh mereka sudah ke 200 kali nya mereka melakukan pus up.


 Mereka memutuskan untuk menghentikan kegiatan itu, Zidan menatap jalanan yang masih sepi itu lalu terintas sesuatu di benak nya. Rasa penasaran akan salah satu keluarga Gallen yang tak pernah diceritakan atau di umbar ke publik.


" Len bukan nya loh punya seorang adik perempuan kenapa setiap gue kerumah loh gak ada foto sama sekali ataupun cerita tentang adik loh ! "


" Cerita nya panjang, inti nya adik gue sangat benci akan bunda dan menjauhi kehidupan keluarga kita," Gallen menjawab nya dengan suara parau.


" Tapi kenapa adik loh bisa seperti itu ? "


" Nama nya shella, dia gadis yang baik namun karna bunda dia berubah menjadi sombong dan angkuh tepat nya sejak shela lahir bunda tak ingin merawat nya hingga suatu hari Shella menjadi sosok yang sukses dengan pekerjaan seorang model dan seorang CEO"


  Zidan mendegarkan semua ucapan Gallen jujur saja ia sangat  penasaran akan sosok adik perempuan Gallen yang di rahasiakan bahkan sepergi di telan oleh bumi.


7Saat itu keadaan perusahaan begitu rumit keluarga Higashi hampir saja gulung tikar di saat keluarga mereka berada di tahap keterpurukan nyonya Dira melahirkan seorang putri. Nyonya Dira tak ingin mengurus putri nya karna anak perempuan menurut nya akan sangat mengangu dan menjadi beban.


 Gallen yang waktu itu berusia 11 tahun hanya bisa pasrah melihat adik kecil nya dikirim kan ke Amerika dimana nenek dan kakek dari pihak ayah nya berada, Shella sendiri tumbuh dengan berbagai tekanan hidup yang menyakitkan karna nenek dan kakek nya adalah keluarga pas-pasan membuat diri nya harus hidup dengan mengandalkan sebagai seorang pengawail kafe. Untung nya Shela sangat pintar ia bisa masuk ke universitas kedokteran di Amerika.


" Hai Nana apa kabar? " Tanya shella.


" Shella lama tak bertemu, aku sangat iri karna kau bisa masuk ke universitas kedokteran hufff "


 Seorang wanita berumur 15 tahunan merajuk melihat teman nya bisa masuk ke universitas di usia nya ke 15 tahun bahkan dirinya saja masih SMA kelas 1.


 Shella cengegsan melihat raut iri wajah nya, cukup lama mereka berbicara Shella pun berniat untuk pulang di tengah perjalanan ia tertabrak mobil.


 Kepala nya mengalami pendarahan membuat sang penabrak panik dan membawa nya kerumah sakit.