The Cunning Gril's Regret

The Cunning Gril's Regret
SEORANG TENTARA



*Zidan Wijaya seorang komandan tentara angkatan darat. Lelaki tampan berwajah dingin, bertubuh tegap dan tinggi, memiliki rahang yang kuat membuat nya di idolakan banyak wanita . . .


 Dia merupakan pemuda yang akan mendapatkan apapun yang ia inginkan dengan cara kotor sekalipun.


 Perdebatan Kanya dan Zidan membuat mereka menjadi pusat perhatian, Alisa sedari tadi diam beranjak menghentikan perdebatan itu.


" Kan udah lah! Kita jadi pusat perhatian" 


 Kanya memandang remeh kearah Zidan dengan seringai meremehkan.


" Hei! Loh cuma bermodal tampan doang berani sekali berdebat dengan seorang gadis cantik seperti ku ... Kanya memegang dada nya dengan gaya angkuh membuat Zidan memiringkan kepala nya.


" Cantik dari mana? Lebih cantikan gadis di belakang kamu tuh,"


 Kanya melihat ke belakang kearah seorang wanita berusia 35 tahunan, perapatan segitiga menghiasi kening nya cukup sudah kesabaran nya.


" Sialan loh! Gue masih muda gini mata loh rabun yah" 


" Ouh mungkin mata ku harus di periksa" jawab nya simpel.


  Kanya semakin marah, ia hendak menampar nya tapi seorang berjalan dari belakang membuat nya menghentikan kegiatan nya pandangan nya seketika meredup melihat sosok itu.


" Ayo pergi " Kanya menghentikan lengan nya berjalan melewati mereka berdua.


 Alisa mengekor dari belakang memasuki wilayah parkiran Kanya merusak sebuah mobil membuat nya di tangkap sekurity.


" Woy Zidan loh kenapa?" 


" Wanita itu gila, dia yang salah malah marah-marah" Zidan keluar dari Mall itu.


" Sabar . . . Mungkin lagi datang bulan" canda pemuda itu.


" Sejak kapan loh disini? Bukan nya tadi beli henfoun?" 


"Tadi liat ada keributan jadi yah gue kan kevo" iya cegegesan membuat Zidan menyipitkan mata nya melihat Gallen yang merupakan sahabat baik nya.


 Alisa celingukan tak tahu harus apa


Kanya di bawa ke kantor polisi sedang kan dirinya tak bisa menyetir.


Alisa menghentikan kedua orang yang lewat di belakang nya.


" Anuu. . . "


" Ada apa? Bukan nya kamu teman wanita tadi?" Tanya Gallen penasaran.


 Cukup lama mereka berpikir membuat Alisa was-was dengan nasib teman baik nya.


" Dimana mobil nya?" Tanya Gallen.


" Itu disana ini kunci mobil nya"


 Alisa memberikan kunci mobil kearah Gallen, mereka bertiga memasuki mobil itu dan bergegas ke kantor polisi untuk membebaskan Kanya.


" Gadis ini orang kaya kah?"


" Kanya hanya seorang dokter operasi" gugup Alisa yang duduk di belakang Zidan hanya meng oh kan.


 ~~~~~


 Mereka bertiga memasuki kantor polisi, Alisa menatap Kanya yang tengah di sidang wajah nya terlihat santai-santai saja.


" Nona kenapa anda merusak mobil orang"


" Hanya kesal"


" Nona apa alasan nya nona merusak mobil beratus-ratus juta itu "


" Hanya kesal"


 Polisi itu sudah kewalahan mengintrogasi Kanya yang hanya menjawab hanya kesal saja.


 Gallen menemui polisi itu ia menjadi penjamin untuk Kanya agar di bebaskan.


 Kanya berjalan ke luar di ikuti Alisa tanpa segaja iya bertemu pandang dengan zidan.


Kanya mengerakan lengan nya menyisakan satu jari tengah kearah Zidan🖕 setelah itu ia pergi dari sana.


" Kenapa loh bebasin dia?"


" Hehehe dia kasian lah masa gadis seusianya di penjara kan gak lucu ,,,,"


" Oh, yak udah pulang yuk ____- "


" Ok"


Mereka pun meninggalkan tempat itu seketika Zidan memiliki perasaan aneh pada wanita gila yang baru ia temui*.