
Sesampai dikamarnya reza memikirkan apa yang adiknya katakan. Reza masih sangat mencinta kekasih yang sangat ingin dia nikahi. Almira Anggraini. Gadis yang sangat cantik, baik, lembut dan sangat sopan, gadis yang berhasil merebut hati seorang Reza Dinata Arlan. Telah banyak kenangan manis mereka, reza sayang mencintai kekasihnya itu, sampai di waktu mereka menduduki kelas 2 SMA almira harus pergi ke luar negeri dengan satu alasan yang reza tidak ketahui, mereka tetap berhubungan baik, sampai seketika reza mengetahui bahwa sahabatnya monika mencintainya, Dan retaknya persahabatnya dengan bian atas kepergian monika.
Kepergian monika membuat reza merasa bersalah dan mengurung diri tanpa memperdulikan orang lain termasuk almira.
"Aku salah, maafin aku mir kalo aku ga berlarut dalam kedukaan mungkin kamu masih bisa aku peluk hingga sekarang" ucap reza lirih air mata yang mulai terjatuh
Flasback on
Tingg..... tinggg (notif handphone reza)
"Reza kamu dimana?"
Ting.....tingg.....(berulang kali)
"Reza. Are u okey?
Za,, aku kangen kamu" \~Almira
^^^^^
2 minggu telah berlalu tapi reza masih saja larut dalam masalahnya. Mama dan papanya yang mencoba menenangkan sang putra agar tidak terlalu larut dalam masalahnya, tapi reza tak juga membukakan pintu kamarnya, reza memecahkan kaca di kamarnya menangis teriak seperti orang kehilangam akalnya. Iya reza merasa bersalah dan menganggap dirinya lah yang membuat monika meninggal dunia.
Ada seseorang menelpon reza tak lain adalah sahabat almira, reza mengangkatnya betapa terkejutnya ia mendapatkan kabar bahwa almira masuk rumah sakit dan koma. Reza yang memang sedang tak enak badan karena ulah mengurung dirinya dan terlihat pucat pasi memaksa tetap melihat wanita yang sangat ia cintai, sepanjang jalan reza khawatir, mengutuki dirinya yang tidak berguna. Sesampai reza dirumah sakit, ia melihat keluarga almira tengah menunggu dokter yang sedang memeriksa almira. Ibunda almira memeluk reza yang terlihat pucat. Reza masih bingung kenapa wanita yang sangat dia cintai mendadak koma seperti ini
"Tante, mira kenapa?" Tanya reza
"Kamu kenapa pucat sekali. Kamu sakit nak ?" Tanya ibunda almira
"Reza gapapa tante. Almira kenapa?"
Ibunda almira terdiam. Dokter keluar dari ruangan almira memberitahu bahwa almira telah tiada, tubuh reza terkulai lemas ia terduduk menangis tak percaya bahwa wanita yang ia cintai pergi meninggalkannya. Reza berdiri berlari keruangan almira menangis sejadi-jadinya menggoyangkan tubuh almira tanda ia tak mempercayai bahwa wanita yang sangat ia cintai telah tiada
"Almiraaaa..... enggak sayang kamu ga boleh ninggalin aku. Almiraaaa bangun sayang bangun" isak reza yang langsung memeluk sang kekasih
"Almiiiiiraaaaaaaaaaaa" teriak reza
Ibunda almira mendekati reza, menggenggam bahu reza menguatkan
"Nak ikhlaskan almira, dia sudah tidak merasakan sakit lagi. Ikhlaskan dia nak reza" ucap ibunda almira terisak
"Enggak tante, enggak mungkin. Dok... dok periksa lagi lakukan yang terbaik berapapun biaya pengobatannya saya yang akan tanggung, selamatkan wanitaku dok. Pasti dokter salah kan dok. Ayo selamatkan dia dok" menarik kerah dokter "selamatkan almiraku dok, aku mohon selamatkan almiraku" isak reza merenggangkan tarikan pada kerah dokter itu
"Reza lo jangan seperti ini kasian almira" ucap keyla sahabat almira. "Lo jangan terpuruk seperti ini, lo sayangkan sama almira, lo harus kuat demi almira, lo ga boleh lemah, inget walaupun almira udah ga ada dia tetep disini bersama lo. Sadar zak sadar"timpah keyla
"Almira key, almira ga mungkin ninggalin gue kan, gue cuma mimpikan"
Reza mendekati jenazah almira menggenggam tangannya
"Almira sayang, kenapa kamu tega meninggalkanku sayang. Kamu tau aku sangat mencintaimu, kenapa kamu sangat tidak adil denganku sayang kenapa" ucap reza terisak menaruh kepalanya di tangan almira
Semua orang menangis melihat betapa hancurnya reza kehilangan almira.
Jenazah almira di kebumikan hari itu juga. Keluarga reza datang, dewi langsung memeluk ibunda almira yang terlihat hancur, ketika dewi mendekati reza yang duduk di samping jenazah almira, reza kembali terisak dipelukan mamanya. Dewi sangat tau betapa besar cinta reza terhadap almira.
"Sabar sayang, kamu harus kuat"
"Almiraku ma almiraku"
"Sayang jangan seperti ini, mama tau kamu sangat mencintai almira, tapi biarkan almira tenang sayang" ucap dewi menenengkan putranya
"Begitu besar cobaan kamu nak, baru saja kamu kehilangan sahabatmu sekarang kamu kehilangan wanita yang sangat kamu cintai" gumam dewi dalam hati sambil terisak memeluk putra kesayangannya yng terisak
Jenazah almira telah di kebumikan, semua kembali ke rumah almira, ibunda almira mempersilakan reza memasuki kamar almira, betapa terkejutkannya reza melihat isi kamar almira yang di hiasi dengan foto kebersamaan mereka sedari mereka kecil hingga mereka dewasa, reza menangis terduduk melihat disetiap foto terselip tulisan ungkapan sayangnya terhadap reza. Reza hanya bisa menangis mengenang kenangan manis mereka berdua.
"Kenapa kamu begitu kejam terhadapmu mira, kenapa kamu meninggalkanku sendiri seperti ini. Aku sangat mencintaimu sayang" ucap reza terisak "apa kamu tak memikirkan aku, kembalilah mira kembalilah" ucapnya lirih
Reza menemukan surat diatas meja almira. Reza membuka surat dari almira yang tertulis di halaman depannya "Untuk Pria Yang kucinta seumur hidupku Reza Dinata Arlanš¤"
Reza sayang.... pada awalnya aku tak tau apa yang menyebabkanmu menghilang seperti ini. Tapi tiga hari yang lalu aku bertemu dengan sahabatmu Bian dia terlihat acuh kepadaku, bahkan dia memandang benci kepadaku, sampai akhirnya aku memaksakannya untuk menceritakan apa yang terjadi, aku tau kamu sekarang sedang merasa bersalah yang teramat sedang berduka bahkan terluka parah, aku ingin berada disampingmu dan memeluk erat dirimu agar bisa menenangkanmu tapi aku tidak bisa sayang, kondisiku tidak baik sekarang.
Reza sayang maafkan aku tak menceritakan semuanya kepadamu, kamu tau aku sangat menyayangimu, tapi tuhan mempunyai kehendak lain sayang kita tidak mungkin bisa bersaty. Zak, Dua tahun yang lalu aku di vonis mengidap Asites ec susp CKD dd susp sindrom nefrotik yang merupakan kerusakan pada hati dan ginjalku. Aku tau kamu sangat menderita ketika aku memutuskan untuk pergi keluar negeri, aku tidak meninggalkanmu aku hanya berobat agar bisa bersamamu lagi, tetapi itu menjadi penyesalanku, aku tau aku tidak mungkin bisa disembuhkan ginjalku sudah memasuki stadium 3 waktu itu, aku tidak menerima ginjal dari orang tuaku yang aku tau itu akan membuat mereka akan menderita seumur hidupnya, seharusnya aku tidak pergi jauh darimu, seharusnya aku habiskan sisa umurku dengan kebahagiaan bersamamu tapi keinginanku sembuh sangatlah besar membuatku pergi jauh darimu. Tapi selama masa pengobatan itu sangat menyiksaku, rambutku habis tak tersisa badanku membengkak dan aku memutuskan untuk menghentikan proses pengobatan dan kembali ke indonesia agar bisa bahagia denganmu walau hanya sebentar saja. Maafkan aku sayang aku tak jujur kepadamu, tapi percayalah aku hanya tak ingin membuatmu khawatir.
Reza sayang, mungkin ini adalah masa terakhirku, aku akan pergi jauh darimu. Sangat jauh. Aku berharap kamu bisa mengikhlaskanku jika suatu saat terjadi yang tidak diinginkan terhadapku, aku berharap kamu kuat menerima semuanya, jangan salahkan dirimu atas kematian seseorang sayang, monica dan juga aku mempunyai takdir untuk meninggalkan dunia ini lebih dulu, kamu enggak boleh lagi menyalahkan dirimu. Jika aku tak ada kamu jangan terlalu larut dalam kedukaan ini.
Sayang.... aku berharap kamu bisa melupakanku dan membuka hati untuk wanita lain. Aku tau kamu sangat mencintaiku, tapi sayang aku tak ingin kamu menderita sepanjang waktu karena selalu ingat aku. Berjanjilah bahwa kamu akan bahagia, berjanjilah kepadaku???
Sayang jangan terlalu sering menangisi aku ya, aku tau kamu mungkin akan menangis sepanjang hari tapi percayalah aku ingin yang terbaik buat kamu sayang. Jangan menangis jangan bersedih kamu harus selalu ingat aku Almira Anggraini sangat mencintai kamu Reza Dinata Arlan sepanjang hayat.
Bahagia selalu kekasihku sayang. Aku sangat mencintaimu.
*Dari kekasihmu*
\~*Almira* *Anggraini*
Flasback off
"Apakah ada wanita sepertimu almira, apakah aku bisa menggantikan posisimu dengan orang lain" ucap reza lirih