
Revina pov
Namaku Revina. Revina Dinata Arlan. Aku kelas 3 sma. Karena kesenanganku bermain basket sejak dini membuatku mendapatkan beasiswa disalah satu sekolah luar negeri yg ada di paris. Awalnya keluargaku tidak menyangka bahwa aku menjadi satu satunya siswi yang mendapatkan beasiswa tersebut, aku tinggal bersama om roy adik dari ayahku. Aku mempunyai seorang kakak yang sangat aku sayangi dan yang pasti sangat tampan juga Reza Dinata Arlan, karena kesenangannya akan sepak bola akhirnya dia memutuskan untuk lebih fokus ke dunia sepak bolanya dan iya tentu semua tidak sia2 dia akhirnya berhasil menjadi atlit nasional termuda yang ada di negaraku. Dan ga di sangka udah hampir 3 tahun aku tinggal jauh dari keluargaku, aku telah bergabung di salah satu club basket yang sangat aku idolakan dan ternama dikota ini. Ujian kelulusan hampir usai dan aku akan kembali ke negaraku selama beberapa bulan sebelum kembali ke club untuk pertandingan basket sedunia yang di adakan di negara yang ku tepati saat ini, waw bukan bahkan negaraku pun akan mengirim pemain terbaiknya. Sungguh aku tidak sabar menunggu hal itu. Tp sebelumnya aku akan kembali ke negaraku, karena mama papa selalu merengek bilang kangen ke putri kecilnya. Iya minggu depan aku akan kembali bertemu mama, papa dan kakakku tercinta.
*tiga hari kemudian*
"Uuhhhhh akhirnya ujian selesai" gumam revina
"Vin, jadi balik ke negaramu ?" Tanya angel.
Ku balas dengan mengangguk.
"Berapa lama ?? Terus kakakmu yang tampan itu ada juga ? Pasti seru punya kakak yang tampan dan sayang banget sama adiknya?" Kata angel
"Iya kak reza dirumah sekarang. Makanya aku mau pulang kan jarang tu ketemu dia lagi libur kaya gini, jd pas banget dong kita libur dan kakakku juga libur. Kamu mau ikut ?"
"Emang boleh ?"
"Boleh banget. Yang jadi masalah mama papamu mengizinkan atau enggak ngel?"
"Revina cantik, mama papaku tentu setuju kalo perginya sama kamu, lagian mama papa juga ga ada dirumah, tentu boleh, aku ikut ya. Boleh ya bolehh ?" (Penuh harap)
"It's okey, kamu prepare aja nanti besok kita berangkat. Tapi temenin aku pesan tiket dulu buat bsok yaa"
"Siap bossku" jawab angel sambil kegirangan meluk di goyang-goyangin
Pas sampai di parkiran ada 3 orang lelaki yang menghampiri kami ia tak lain edwin, ergi dan arnold.
"Haii vin mau kemana setelah ini ?" Sapa edwin
"Pulang mungkin. Aku harus prepare hihi" jawabku ramah
"Prepare. Emangnya mau kemana ? Tanya arnold
"Balik ke negaranya lah, kan libur panjang tu sebelum pertandingan jd dia mau temu kangen dulu sama kelurganya" balas angel
"Yaah bakal lama dong vin ? Terus angel ikut?" Tanya edwin lagi
"Iya win, angel ikut. Ya gatau lama atau engga nya, udah kangen banget sama mama papa kan hampir 3 tahun ga balik2 dan mumpung libur panjang jugaa ntar bulan oktober juga harus mulai latihan lagi jadi lumayan dong 3 bulan libur sama keluarga kan" jawab revina
"Yaudah deh hati-hati ya vin, kapan jadwal penerbangannya? Sering ngabarin kita-kita disini ya" ucap edwin sambil malu-malu
"Jadwalnya besok, tp gatau jam berapa ini baru mau beli tiket. Yaudah kami berangkat dlu ya" pamitku
(Didalam mobil angela)
"Vin, kayanya si edwin suka deh sama kamu?" Ucap angela
"Angela cantik jangan ngaco deh. Udah ah fokus nyetir sanaa !! " pintaku
"Kamu ga percayaan sii, yaudah kalo ga percaya mah"
"Hmmmm. Udah fokus nyetir sana nona cantik" ucapku
Angela adalah sahabat terbaikku, dia juga sekelas denganku, hanya saja kehidupannya tidak berjalan dengan baik, dia mempunyai keluarga utuh yang tajirnya bukan main, tp sayang keluarganya ga bisa di sebut sebagai keluarga, dia mempunyai 2 kakak yang sama sekali ga peduli akan kehadirannya. Dan mama papanya sibuk sama kerjaan yang ga habis-habis. Awalnya angela sangat dingin, ga bisa bersosial sesama teman, dan gatau gimana ceritanya bisa deket sama ini anak.
(Dibandara)
"Hati-hati ya sayang, kabarin tante kalo udah sampe rumah) ucap tante alisa istrinya om roy sambil memeluku
" iya tante, tante baik2 ya vina kan balik sebentar aja" "walaupun sayang, tante psti kangen ronald dan thatha pasti nangis nyariin kamu nantinya" jawab tante sedih
"Kan vina sebentar aja tan, yaudah vina sama angel pamit ya tan, bilang sama omroy juga maaf ga bisa nunggu om balik dlu" lirihku sambil menangis memeluk tante alisa
"Iya sayang hati2"
"Ayoo ngel, masuk" "ayokkkk" jawab angel penuh semangat
"Vin, ini kotamu ?" Tanya angel kagum sambil melihat lewat kaca mobil
"Iya. Indah bukan" "iya indah banget vin, cuacanya masih sejuk, dan disini ga panas udara juga belum tercemar sama polusi. Hutannya juga menyegarkan. Sepertinya aku bakalan betah disini" kagum angela
Setibanya dirumah
Mobil berhenti di pakaran rumah elit yang menakjubkan
"Cari siapa pak? Sapa pak jordy secuirity rumahku
"Buka pagernya pak ?" Jawabku yg keluar membuka jendela mobil
"Eh non vina. Sebentar non, kok non vina enggak ngabarin kalo pulang?" "Surprice dong" jawabku cengingisan.
Mobil berlalu masuk ke depan pintu rumahku memang jarak antara pagar dan pintu lumayan jauh dan barang2 juga banyak banget.
"Ayo turun ngel" " ini rumah kamu vin" "iya rumahku rumah siapa lagi"
(Ting nong.... ting nonggg)
"Siapa ??" Tanya mama sambil membuka pintu
"Surpriceeeeee" ucapku
"Revina" ada butiran air di bawah kelopak mata mama. Sambil berlari memeluk dan menciumi seluru wajahku "sayang kok ga bilang2 kalo pulang"
"Siapa maaa?" Tanya kak reza kaget melihatku di pelukan mama.
"Revina. Katanya ga jadi pulang?" "Kan surprice kakaku"
"Kamu ga mau peluk kakak, apa cuma mama aja yang di kangenin? " merajuk kak reza
"Kakak" memeluknya sambil nangis
"Kok nangis, kakak kangen kamu vin" ungkap kak reza "vina juga"
"Hangat sekali keluargamu, beruntung sekali kamu" gumam angel kagum
"Oh iya ma, kak, ini angela sahabat vina, ikut libuaran kesini" "selamat siag tante, kak reza" salaman sama mama dan kak reza
"Eh vina bawa temen, cantik sekali kamu nak, ayo masuk kalian pasti capek, kita makan dulu udah itu kalian istirahat" sapa mama memeluk angela
"Ma... papa mana ?" "Kantor sayang, nanti kita telpon" "jangan, biar vina VCall aja nanti mo kasih kejutan"
"Jail kamu ga ilang2 ya vin" ejek kakreza "biarain weekk" " yaudah gi telpon" "iya bawel
Vcall papa
"Halo putri pap, tumben jam segini nelpon, biasany malem?" " papa,,,, vinaaa kangen, papa kapan jemput vina?" Mama, angel dan kak eja senyum2 liat kejailanku
"Kapan kamu mau pulang nanti papa jemput sayang ?" " vina maunya sekarang jemput vina" "sayang, papa belum ada persiapan nanti malem aja ya. Bagaimana?" "Papa pasti ga kangen sama vina, makanya ga mau jemput vina iya kan ??" "Engga sayang ppa kangen banget sama kamu, malam nanti papa jemput ya?" Jawab papa panik liat aku mulai nangis
"Kamu sekarang dimana sayang, kok kaya ga asing tempatnya""vina dirumahlah pa dimana lgi?" "Tante kamu mana" "tante ada dirumah, pap mau ngomong sama tante??" "Iya boleh skalian bilang nanti malam jemput kamu" "oke tunggu"
"Ni pa" sambil kasih wajah mama
"Lah kok kamu sayang?" Tanya papa kaget "iya aku, putri kamu ini ngerjain kita, dia udah sampe dirumah 1 jam yang lalu" "seberani itu" tanya pap bingung "buktinya sampai dirumah kan, yaudh kamu cpetan pulang" pamit mama mematikan telpon
"Dasar jail" kak dody mengacak rambutku
"Kakak ihhh kan berantakan"
Akhirnya kami makan siang bersama, sunguh suasana ini sangat aku rindukan, aku merasakan angela sedang tidak baik2 saja. Iya nanti malam pasti aku ajak bicara.
(Saya pemula, semoga denga hobby saya membaca dan menulis kalian juga suka dengan karya tulisku. Jangan lupa like nya ya)