Project For Love

Project For Love
Bagian 8 – Hanya sahabat



Yasha masuk saat pramusaji sedang menghidangkan aneka gulai didepanku. Tak lama kemudian kami mulai mencuci tangan dan mengambil makanan sesuai dengan porsi kami masing-masing. Dan tentunya aku mengambil semua makanan yang sudah kurencanakan.


Hal ini tidak akan membuat Yasha heran. Mengingat sudah lamanya kami sahabatan, dia pasti sudah paham dengan segala kebiasaanku.


Yang membuatku sedikit heran adalah porsi makan Yasha yang tak seperti biasanya, Cuma sebanyak makanan bayi. Kan aneh untuk orang yang perawakannya cukup tinggi seperti dia. Kalau dia hanya makan segitu dia hanya akan mengisi sepersebelas dari ukuran perutnya.


Melihat kejanggalan itu aku lansung bertanya. “Eh kamu makan beneran Cuma segitu? Cukup tuh? Biasanya juga makannya dua kali lipat aku. Atau jangan-jangan kamu lagi diet? Ngapain? Mendadak mau jadi atlit? atau mau masuk anggota boyband? Gemuk juga enggak tuh badan”.


Setelah aku renteti dengan pertanyaan tersebut dia hanya menghela nafas dan menjawab. “Kamu kalau nanya gak bisa satu-satu ya? Harus nyerocos gitu? Lama-lama capek juga aku dengar kamu merepet gitu. Nggak sesak itu Nafas?" tanyanya padaku. Aku hanya geleng- geleng saja.


"Aku udah makan tadi, jadi ya masih cukup kenyang”. jelasnya kemudian padaku.


Oooo begitu rupanya. Aku ini kalau sama Yasha nggak tau kenapa jadinya cerewet banget. Nanya juga beruntun dan gak bisa diam. Udah kebiasaan banget sama dia.


Terus tadi apa katanya? Capek dengar aku nyerocos? Nggak mungkinlah. Sudah lima belas tahun aku nyerocos dia nggak pernah tu capek beneran, masih mau juga dengerin aku.


Terus dia udah makankan katanya tapi masih mau menemaniku makan, uuu jadi terharu. Memang dia cocok banget jadi sobat aku, setia kawan banget. Kalian jangan iri ya jika tak punya sahabat seperti dia. Makhluk seperti dia memang sudah cukup langka dibumi ini hahaha.


Orang seperti Yasha ini memang langka, seriuss. Terkadang aku curiga dia menyimpan rasa padaku. Bahkan aku pernah menanyakannya.


_Flashback dua tahun lalu_


_Saat itu kami sedang makan di salah satu restoran yang ada di Mall Sukasuka. Aku tidak perlu menceritakan apa yang kami makan waktu itu. Yang penting salah satu masakan Jepang.


Nah aku penasaran dong dengan dia yang tak pernah marah padaku selama pertemanan kami. Dia juga menuruti apapun yang aku inginkan. Aku takut baper juga kan. Jadi demi keamanan hatiku, kutanyalah pada dirinya.


Yasha, aku mau nanya, tapi kamu jangan marah ya, dan jawabnya juga harus jujur”. ucapku padanya.


Dia mengangguk dan berkata “Hmm, nanya apa? Jangan bilang kamu nanya perasaan ya?”


Heee, dia kok tau? Dukun ya?


“Aku bukan dukun” katanya lagi.


Jawabnya lagi dan membuatku tambah bingung. Beneran dukun ini orang. Kok tau aja apa yang ada dipikiran aku. Wah wah nggak bisa gini nih. Aku harus belajar dari Yasha cara menjadi dukun keren sepertinya.


“Hehehe… kamu kok tau sih apa yang mau aku tanyain?” kataku sambil cengengesan.


“Keliatan banget tuh dimuka. Biasanya kalau nanya lansung nyerocos aja. Lah sekarang pakai mukaddimah dulu”. katanya.


Aku mengiyakan perkataannya, “Iya sih. Jadi aku itu mau nanya, kamu itu baik bangetkan sama aku dan nggak pernah marah juga. Kamu suka sama aku? Atau Baper sama aku? Atau cinta dalam diam sama aku?”.


Yasha yang kutanya begitu hanya menyernyitkan dahinya dan menyentil kepalaku.


“Kepedean banget kamu jadi orang. Ngarap banget kayaknya sama aku” ucapnya sambil menjitak kepalaku.


Itulah jawaban darinya pemirsah. Kan gedek juga akunya.


“Yah kan nanya aja. Karena aku juga nggak maukan baper sama kamu. Susah nanti kita temenannya. Jadi canggung. Nggak seru lagi.” ucapku padanya.


Yasha berkata, “Kamu tenang aja. Aku nganggap kamu itu seperti saudaraku sendiri. Jadi nggak bakalan ada rasalah. Kalaupun nantinya perasaan aku berubah aku pasti ngomong sama kamu. Dan kamu juga harus gitu sama aku.”


“Oke, deal ya.” kataku lagi


“Deal”


Sambil salaman dong kami biar sah.


😌😌😌😌


Hoi hoi hoi..


Kita sudah sampai di part 8 aja nih kita.


Masih pada betahkan? Projectnya nggak lama lagi akan resmi dimulai.


So baca terus karya otor ya cintooo..


Love you muach dehhh