Project For Love

Project For Love
Bagian 44 – Malam Keakraban



“Keluh kesah yang pertama, ditulis oleh karyawan dengan nama samaran Lisa Blackpink” ucap Bang Andi sambil geleng-geleng kepala. Bagaimana ada yang dengan pedenya menulis namanya sebagai artis yang sangat terkenal seantero dunia ini.


_Keluh kesahku sebenarnya tidak banyak


Aku tidak bermasalah dengan rekan kerja ataupun atasan


Hanya satu yang ingin kusampaikan


Tolong di kantin perusahaan perbanyak lagi makanan


Dan juga minuman


Aku bosan dengan menu nasi goreng tiap hari


Mau di gofoodkan sayang ongkir


Tolonglah karyawan dengan gaji standar ini


_ Tertanda : Lisa Blackpink


“Wahh keluh kesah tentang makanan, siapakah gerangan ini?” tanya Bang Agus kepada Bang Andi


“Mari kita perhatikan semua karyawan yang menggunakan poni, kemungkinan besar si Lisa Blackpink ini berponi antibadai” jawab Bang Andi sambil melihat keseluruh karyawan.


Ternyata diantara seluruh karyawan itu ada tiga orang perempuan yang berponi termasuk Ranggi yang lansung geleng-geleng saat dilihat oleh Bang Andi.


“Oke kita lanjut saja ke keluh kesah yang kedua, si Lisa Blankpink tidak bisa kita ungkapkan jati dirinya, karena ada tiga orang yang berponi disini” ucap Bang Agus sambil tertawa.


Mereka kembali mengaduk-aduk kertas dan mengambil selembar lagi. Lansung membukanya, dan mereka berdua tertawa.


“Ini keluh kesah seperti anak SD, ada gambar kepala kelinci dan gambar kepala kodok” ucap Bang Agus.


“Mana isinya panjang banget lagi” ucap Bang Andi dan kemudian membacakan keluh kesah dari orang dengan nama samaran “Pacar Taehyung” itu.


_Hai aku pacarnya Taehyung


Aku ingin menyampaikan keluh kesahku


Keluh kesahku ada beberapa


Tidak terhadap atasan, tapi terhadap rekan seperjuangan


Mereka sangat suka mengejek dan membuliku


Mereka juga suka sekali menarik-narik rambutku


Mereka juga suka mengerjaiku


Jika aku tuliskan semua keluh kesahku,


Takkan cukup di kertas yang ukurannya sangat kecil ini


Jika aku tuliskan semua, bisa jadi menjadi sebuah novel


Tapi tidak akan aku tuliskan semua juga


Sudah capek jariku menulis ini


Pada intinya, mereka suka menggangguku


Terus, aku juga butuh asupan minum yang lebih dari sekedar air putih


Tolong sediakan mesin minuman juga dong di kantor


Biar kayak kantor yang ada di drama-drama


Keren dan elit. Udah itu aja untuk sekarang.


_


Tertanda : Pacar Taehyung


“Aku kok kayaknya tau ya, siapa yang nulis ini” kata Bang Andi.


“Aku juga tau” Jawab Bang Andi pula. Mereka berdua memandang kea rah Ranggi. Jadi semua orangpun sontak memandang ke arah pandangan mereka berdua. Yang dipandangi malah sibuk melihat ke arah lain seolah tidak merasa dialah yang sedang dibicarakan. Leo juga mengetahui siapa penulisnya, dia hanya tersenyum sambil geleng-geleng.


“Yang berani ngaku, entar dikasih uang dua ratus ribu oleh direktur” kata Bang Agus tiba-tiba.


Ranggi yang memang mata makanan dan mata duitan lansung berdiri dan mengangkat tangannya sambil menunduk. Yang lain malah menertawakan, kecuali pak Direktur yang tanpa sengaja di prank oleh karyawannya sendiri.


Orang yang berjanji, dia yang membayar. Tapi akhirnya ia keluarkan juga uang tersebut. Ranggi menerima dengan senang hati.


“Nggak pa pa lah malu sekali, yang penting ada cuan” ucapnya dalam hati.


Fathyr melihat nya hanya geleng-geleng, ia merasa heran dengan Ranggi. Seperti apakah sebenarnya Ranggi ini, setiap hari ada saja perilakunya yang tak dapat ditebak. Terkadang dia seperti gadis pemalu, tapi lebih sering malu-maluin.


Acara mereka berlanjut dengan acara hiburan, yaitu setiap divisi atau Tim mengutus salah satu karyawannya untuk bernyanyi. Yang tidak ada perwakilan akan dikenai denda.


Tapi sebelum itu, para atasan harus mulai bernyanyi, dimulai dari bapak Direktur lagi. Bagus-tidak bagus suaranya harus tahan dalam mendengarkannya. Itu sudah menjadi resiko bersama. Yang penting dibawa asik saja.


_Pagi hari menyapa dengan indah


Ku tersenyum melihat kau masih lelah


Sudah dengan berbagai cara


Agar tak terlewatkan hari yang indah


Banyak hal yang tlah kita lewati


Di setiap harinya


Denganmu ku mengerti arti cinta


Arti cinta sesungguhnya


Tumbuh di setiap saat


Dan mengerti makna cinta


Makna cinta yang abadi


Kan kujaga cinta ini


Sudah dengan berbagai cara


Agar tak terlewatkan hari yang indah


Banyak hal yang tlah kita lewati


Di setiap harinya


Denganmu ku mengerti arti cinta


Arti cinta sesungguhnya


Tumbuh di setiap saat


Dan mengerti makna cinta


Makna cinta yang abadi


Kan kujaga cinta ini


Kita di pertemukan oleh cinta


Kita tak saling ingkar janji


Kita saling melengkapi


Hingga tua nanti


Oh


Denganmu ku mengerti arti cinta


Arti cinta sesungguhnya


Tumbuh di setiap saat


Dan mengerti makna cinta


Makna cinta yang abadi


Kan kujaga cinta ini


Denganmu ku mengerti arti cinta


Arti cinta sesungguhnya


Tumbuh di setiap saat


Dan mengerti makna cinta


Makna cinta yang abadi


Kan kujaga cinta ini_


(Makna Cinta – Rizky Fabian)


Suara Fathyr membius semua orang, ternyata suaranya sangat bagus. Selama bernyanyi ia menatap ke arah Ranggi yang juga menatap ke arahnya karena terpesona dengan suaranya. Sedangkan Leo jangan ditanya, dia hanya bersikap tidak peduli sambil memainkan HPnya.


Tepat setelah nyanyian Fathyr berakhir, Terdengar bunyi ledakan dan pancaran cahaya yang sangat indah. Semua orang menatap ke arah langit yang dipenuhi kembang api. Kecuali Ranggi, ia tiba-tiba menunduk, dan menangis. Leo buru-buru memeluk dan mengusap punggunya.


###


Ada apa ini? Mengapa Ranggi malah menangis saat ada kembang api? Bukankah itu hal yang sangat indah dan romantis?