Please Stay With Me

Please Stay With Me
Ungkapan Isi Hati Sang penggemar



Hari yang cerah, suasana di SMA 1 Otaru di pagi itu.


Seorang siswa dari lantai dua gedung sekolah sedang memperhatikan Yuika yang tengah berolahraga di lapangan sekolah


Ken Ryu adalah siswa kelas 11 yang selama ini telah mengidolakan Yuika.


Dia terus saja memandangi Yuika gadis yang di sukainya itu.


Ken Ryu juga adalah adik dari pak Inuiki guru olahraga sekaligus pelatih tim volleyball Yuika.


Yuika baru saja selesai berganti pakaian di ruang ganti lalu dia keluar meninggalkan ruangan itu dan hendak menuju kelasnya. Dari kejauhan tampak Ken sedang berdiri di dekat pintu ruang kelas Yuika.


"Selamat pagi..!" Sapa Ken sambil tersenyum.


"Ya selamat pagi." Yuika membalas sapaan dari Ken.


Yuika tampak heran melihat seorang siswa laki laki yang datang menyapanya di depan pintu ruang kelasnya.


"Aku Ken siswa kelas 11 adik dari pak Inuiki. Apa kau masih mengingatku..?" Ucap Ken.


Yuika terdiam beberapa saat sambil terus memandangi Ken.


"Oh iya... Aku masih mengingatmu..! Apa yang kamu lakukan di sini, apa kau sedang mencari seseorang..?" Yuika mendekat ke arah pintu kelas sambil melihat-lihat ke dalam ruangan.


Sebenarnya Ken dan Yuika sudah perna bertemu sebelumnya, mereka sudah saling mengenal saat Yuika bergabung dalam tim volleyball SMA 1 Otaru.


"Aku hanya sedang kebetulan lewat disini dan kupikir aku bisa sekalian menyapamu. Kita sudah lama tidak berjumpa. Bagaimana kabarmu..?" Ucap Ken.


"Aku baik, bagaimana denganmu..?" Yuika kembali bertanya kepada Ken.


"Aku juga baik." Seru Ken sambil terus tersenyum kepada Yuika.


"Bagaimana dengan tim volleyball kalian..?Kata pak Inuiki tim kalian berhasil unggul dan mewakili SMA 1 Otaru di pertandingan berikutnya." Ucap Minato kembali.


"Ya, itu benar. tim kami berhasil maju dan akan mewakili sekolah kita. Aku berharap kali ini tim kami bisa bertanding dengan baik, agar dapat memenangkan pertandingan." Kata Yuika.


"Syukurlah, aku ikut senang mendengarnya." Ucap Ken sambil tersenyum kepada Yuika.


"Sebenarnya aku juga ingin mengatakan sesuatu hal kepadamu tapi aku sedikit merasa malu..!" Ucap Ken sambil memegang bagian belakang lehernya.


Ia tiba-tiba saja menjadi sedikit grogi di depan Yuika.


"Ya katakan saja, apa yang ingin kau katakan padaku..?" Ucap Yuika.


"Apa bisa kita bertemu di taman sepulang sekolah hari ini..?" Seru Ken sambil terus mengusap-usap bagian belakang lehernya.


"Di taman..? Mengapa kau tak mengatakannya saja di sini..?" Yuika heran melihat Ken yang tiba-tiba mengajaknya bertemu di taman dekat sekolah.


Tiba-tiba saja bell sekolah berbunyi, waktu pergantian pelajaran berikutnya tiba.


"Maaf aku harus segera masuk ke dalam ruang kelas. Senang bisa berjumpa denganmu..!" Yuika pergi berlalu meninggalkan Ken masuk ke dalam ruang kelasnya.


"Aku akan menunggumu di taman dekat sekolah..!" Ucap Ken dengan sedikit berteriak.


Pak Watanabe wali kelas mereka tampak masih belum masuk untuk mengisi mata pelajaran. Rupanya dia sedang sakit sehingga tak bisa hadir untuk mengajar mata pelajaran di hari itu.


Karena merasa bosan menunggu di ruang kelas, beberapa siswa memutuskan untuk pergi ke kantin dan ada beberapa siswa juga yang memilih untuk bercakap-cakap di teras depan ruang kelas.


Terlihat Yuika yang sedang duduk termenung sambil memikirkan apa yang akan Ken katakan kepadanya di taman.


"Mengapa dia harus mengajakku bertemu di taman..! Apa yang akan dia katakan..!" Seru Yuika dalam hati, tampak penasaran.


"Apa kalian berdua sunggu benar-benar jadian..?" Ucap Miki lagi, dia sangat ingin tahu sebenarnya apa yang telah terjadi antara Yuika dan Minato.


Karena tragedi beberapa hari yang lalu nampaknya Miki curiga bahwa Yuika telah menjalin hubungan bersama Minato. Apalagi dia juga sempat melihat Minato yang diam-diam selalu memperhatikan Yuika sahabatnyanya itu.


"Apa yang kau katakan..! Itu semua tidaklah benar, kami hanya berteman. Kau, Hana dan juga Mizuki bukankah kita semua adalah teman dan Minato juga adalah teman kita bukan..!" Yuika mencoba membuat sahabatnya itu mengerti.


"Sungguh..?" Ucap Miki sambil kepalanya mendekat ke wajah Yuika dan matanya menatap tajam ke arah sahabatnya itu.


"Jangan mentapku seperti itu..! Jika kau tak percaya padaku maka kau boleh bertanya langsung kepada Minato, apa yang sebenarnya telah terjadi..!" Yuika merasa kesal karena Miki terus saja mencurigainya dan tak mempercayai perkataanya itu.


"Kau tahu..? Kurasa Minato menyukaimu..!"


Miki mencoba menjelaskan apa yang dilihatnya kemarin saat Minato diam-diam memperhatikan Yuika.


Namun nampaknya Yuika bersikap biasa-biasa saja, dia tidak begitu memperdulikan ucapan Miki sahabatnya itu.


Setelah semua pelajaran usai, saat sepulang sekolah sebenarnya Yuika akan langsung pulang ke rumah dan tak mau menemui Ken, namun Yuika merasa gelisah. Dia akan merasa bersalah jika dia tak datang dan menemui Ken di taman. Yuika tak ingin mengecewakan Ken.


Dia berjalan menuju taman yang jaraknya hanya beberapa meter dari Sekolahnya.


Tampak Minato yang baru saja keluar dari gerbang sekolah heran memperhatikan Yuika. Yuika biasanya pulang menuju jalan ke stasiun tapi kali ini dia malah pergi menuju ke arah taman.


"Untuk apa dia menuju ke taman itu..!Apakah dia akan bertemu seseorang..?" Dalam hati Minato bertanya-tanya.


Diam diam Minato mengikuti Yuika dari belakang.


Lalu dia melihat Yuika yang sedang bertemu dengan seorang siswa di sudut taman itu


Minato yang berada di balik pohon tampak sangat cemburu saat melihat Yuika bertemu dengan seorang anak laki-laki di sana.


Minato lalu pergi meninggalkan taman itu.


Dia mengirah bahwa selama ini Yuika telah memiliki seorang kekasih.


"Terima kasih kau sudah mau datang kemari. Aku pikir kau tak akan datang menemuiku." Ucap Ken yang berdiri tepat di hadapan Yuika.


"Apa yang sebenarnya ingin kamu katakan..? Mengapa kita harus bertemu di taman ini..?" Tanya Yuika kepada Ken.


Ken terdiam beberapa saat, dia agak ragu mengungkapkan isi hatinya kepada gadis yang dikaguminya itu. Dia takut jika Yuika akan menolaknya.


"Ak... ku... Sebenarnya telah lama menyukaimu Yuika..! Dari sejak awal kita bertemu aku sudah menyukaimu.


Yuika tampak kaget mendengar pernyataan dari Ken yang secara tiba-tiba itu. Ia tak percaya bahwa Ken yang hanya baru beberapa kali bertemu dengannya bisa jatuh hati kepadanya.


"Maafkan aku, aku baru saja mengenalmu. bahkan kita baru beberapa kali bertemu. Aku rasa ini terlalu cepat untukku.


"Maafkan aku, aku tidak bisa menerimamu. Sekali lagi maafkan aku..!"


"Oh, begitu ya..! Aku tahu ini sangat terlihat aneh untukmu. Menyatakan perasaan kepada seseorang yang baru ditemui... Itu sangatlah aneh bukan..!"


Ucap Ken sambil tersenyum kepada Yuika.


"Baiklah itu tak masalah, maafkan aku karena telah memaksakan perasaanku kepadamu."


Ken merasa sedih karena gadis yang di sukainya itu telah menolaknya.


"Sekali lagi maafkan aku..!" Ucap Yuika sambil menundukan kepalanya beberapa kali, lalu pergi meninggalkan Ken di taman itu.


***