Please Stay With Me

Please Stay With Me
Duel Minato dan Ken



Pagi-pagi sekali Yuika berangkat ke sekolah, dia harus telah tiba di sekolah sebelum murid-murid yang lain datang lebih dulu. Sambil membawa sebuah bungkusan besar Yuika segera mengayuh sepedanya.


"Aku pergi dulu, sampai jumpa..!" Yuika melambaikan tangan kepada ayah dan adiknya, ia tampak sangat terburu-buru.


"Hati-hati di jalan..! Jangan ngebut..!" Tuan Yoshimura melambaikan tangan sambil mengingatkan putrinya itu.


Hari ini Yuika tidak menaiki Kereta Api, karena jika menunggu Kereta Api datang, maka dia tidak akan tiba lebih awal di sekolah.


Saat tiba di sekolah Yuika segera memasuki ruang kelas yang masih kosong, tak ada satu pun siswa di sana.


"Syukurlah..!" Ucapnya.


Kemudian dia menyimpan bungkusan itu di dalam sebuah lemari box penyimpanan barang.


Sambil menunggu murid yang lain datang, Yuika menghabiskan waktunya dengan berjalan-jalan di taman sekolah.


Tiba-tiba saja ada seseorang dari arah belakang datang menepuk pundaknya hingga membuatnya sedikit terkejut.


"Hey, apa yang kamu lakukan di sini..?" Ternyata itu adalah Ken siswa kelas 11 yang dulu perna mengungkapkan cintanya kepada Yuika.


Ken adalah salah satu siswa terpandai di sekolah itu. Jarak rumahnya dan sekolah sangatlah dekat, sehingga dia selalu datang lebih awal sebelum siswa lain datang.


"Bukan apa-apa. Aku hanya sedang berjalan-jalan.!" Ucap Yuika.


"Sungguh..! Sepagi ini..! Apa kau tak takut..?" Ken datang mendekati Yuika sambil menatap wajah Yuika.


"Apa... Apa maksud mu..? Ada apa denganmu..? Yuika tampak menjadi takut melihat tingkah laku Ken yang tiba-tiba berubah.


"Dengar Yuika, sekolah masih sangat sunyi sekarang, dan kita hanya berdua di sini..! Apa kamu sungguh tidak merasa takut jika aku..........."


Ken terus berjalan mendekati Yuika sambil kedua tangannya memegang kedua pundak gadis itu dan mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Yuika.


"Kau... Apa yang ingin kau lakukan..? Apa kau sudah gila..! Yuika tampak semakin takut, dia berjalan mundur kebelakang dan mencoba mendorong Ken dengan sekuat tenaga.


Sambil menangis Yuika berlari menuju ruang kelas, namun tampaknya Ken mengejarnya.


"Yuika... tunggu..!" Ken terus mengejarnya.


Yuika berlari menjauh dari Ken dengan tubuh yang sedikit gemetaran.


"Yuika, ku mohon berhenti..! Aku hanya bercanda, ku mohon maafkan aku..! Aku tak bermaksud melakukan apa pun kepadamu. Sungguh itu hanya sebuah lelucon. Aku mohon maafkan aku..!" Ken berlari menghampiri Yuika.


"Aku mohon Yuika..! Aku sumgguh hanya bercanda, aku tidak benar-benar ingin melakukannya. Apa kau pikir pria sepertiku akan mencium gadis polos sepertimu..? sungguh aku hanya sedang mencoba menggodamu saja. Jadi kumohon maafkan aku..!" Teriak Ken sambil terus mengejar Yuika.


Gadis itu kemudian menghentikan langkahnya dan berbalik menatap tajam ke arah Ken.


"Dasar kau ini..! Kau membuatku sungguh menjadi sangat takut..!" Yuika memukul lengan Ken berkali-kali dengan sangat keras.


"Lakukan saja..! Ayo pukul aku sepuas yang kau inginkan. Tapi ku mohon maafkan aku..!" Ken memberikan tubuhnya kepada Yuika untuk di pukuli.


Tak lama kemudian Yuika berhenti memukulinya dan mengusap air matanya.


"Aku janji tak akan menakutimu lagi." Ucap Ken sambil memohon-mohon agar Yuika mau memaafkannya.


"Aku sungguh sangat takut. Kau bahkan lebih menakutkan daripada ibuku..! Aku pikir kau akan memukuliku sampai aku mati..!


Haaaaaahh... Apakah semua gadis akan menjadi sangat kejam jika hati mereka terluka..?" Ken mencoba mencairkan suasana menjadi normal kembali.


Kemudian Yuika kembali ke ruang kelas. Tak selang beberapa menit kemudian satu persatu para siswa mulai berdatangan.


Minato, Hana dan Miki juga sudah tampak hadir di dalam ruang kelas.


Yuika duduk terdiam sambil menundukan kepalanya, tampaknya dia masih merasa sedikit takut karena ulah dari Ken.


Hana memandangi Yuika sembari datang menghampirinya.


"Ada apa denganmu..? Kau tampak sangat pucat..! Apa kau sedang sakit..? Ucap Hana sedikit cemas.


Yuika hanya terdiam tak bersuara sepata kata pun.


"Hey Yuika... Apa yang terjadi..!" Ucap Miki sambil duduk di samping Yuika.


Sementara itu Minato memperhatikan Yuika dari bangku tempat duduknya.


"Yuika, ayo katakan, apa kau sedang sakit..?" Ucap Miki.


"Aku tak apa." Ucap Yuika.


"Sungguh kau benar tak apa-apa..? Ucap Hana.


"Hmm..." Yuika tersenyum kepada kedua sahabatnya itu.


Saat jam istirahat tiba, Miki dan Hana pergi ke kantin sekolah sementara itu Yuika tampak duduk sendirian di dalam ruang kelas.


Minato yang sedari tadi memperhatikan Yuika lalu datang menghampirinya.


"Apa kau sedang tidak sehat..?" Minato datang dan duduk di sebelah Yuika.


"Tidak, aku tak apa-apa. Aku hanya sedikit lelah." Yuika berkata sambil menundukan kepalanya.


"Sungguh..? Ku rasa kau sedang tak baik-baik saja..! Apa ada sesuatu hal yang mengganggu pikiranmu..? Minato terus bertanya kepada Yuika.


"Itu... Sebenarnya Ken hanya... ahh lupakan. Aku baik- baik saja." Yuika masih tampak pucat saat mengingat kejadian pagi tadi.


"Ken..! Maksudmu pria yang di taman itu..?Apa yang dia lakukan kepadamu..? Minato penasaran apa yang telah anak laki-laki itu lakukan kepada Yuika.


" Tidak apa-apa..." Jawab Yuika.


"Baiklah jika kau tak ingin mengatakannya kepadaku. Ini ambil dan minumlah..!"


lalu Minato berdiri sambil memberikan sebotol air mineral kepada Yuika dan kemudian dia pergi berlalu meninggalkannya sendirian di ruang kelas.


Minato tampak sedang berjalan menaiki anak tangga menuju lantai dua bangunan sekolah. Dia terus berjalan dan kemudian berhenti tepat di depan pintuh sebuah ruangan kelas 11.


Rupanya Minato datang ke sana untuk menemui Ken.


"Hey, bukankah kau teman sekelas Yuika..? Ada apa kau mencariku..?" Ken datang menghampiri Minato.


"Apa yang telah kau lakukan kepada Yuika..?" Tanya Minato


"Apa maksudmu..? Aku tak melakukan apapun kepadanya..!"


"Jangan dekati gadis itu, kau mengerti..?" Ucap Minato kepada Ken.


"Hey hey hey... Memangnya kamu ini siapa..! Berani sekali kamu mengecamku..!" Ken tampak Emosi.


"Aku tidak mengancammu. Dia adalah gadis yang baik, kau jangan mengganggunya lagi..!" Ucap Minato.


"Ya, aku tahu dia gadis yang baik dan polos, itulah mengapa aku sangat menyukainya. Memangnya kamu ini siapa..! Apa kamu kekasih Yuika..?"


"Ya aku kekasihnya..!" Jawab Minato.


"Ha ha ha... Benarkah itu..! Ini sungguh lelucon yang sangat konyol..!" Ken tertawa terbahak-bahak.


"Setahuku gadis itu, dia tidak memiliki kekasih mana pun. Kau jangan mengarang apalagi berkhayal untuk menjadi kekasih Yuika..! Selama ini aku telah menyukainya dan akulah yang juga akan mendapatkan hatinya." Ucap Ken menantang Minato.


Minato lalu datang mendekati Ken sambil berkata,


"Kau, aku tak ingin bersaing denganmu atau dengan siapa pun itu. Gadis itu akan menentukan pilihannya sendiri..!" Ucap Minato membuat Ken semakin terbawa emosi.


"Baiklah, kita lihat saja nanti. Dia pasti akan menjadi milikku." Ucap Ken.


Minato hanya tersenyum sambil mengangkat dan melambaikan satu tangannya dan berlalu pergi meniggalkan Ken.