Please Stay With Me

Please Stay With Me
Bertemu Minato di Pasar Malam Karuizawa



Senja di kota Karuizawa, Miki, Hana dan juga Yuika sedang berada di sekitar halaman resor. Karena hari ini adalah hari terakhir mereka berada di Karuizawa, mereka bertiga menyempatkan diri mengambil gambar pemandangan kota Karuizawa dari atas bukit saat di waktu senja.


Pemandangan yang indah saat matahari mulai berwarna jingga kemerah-merahan.


Saat sedang asyik mengambil gambar pemandangan di sana, tiba-tiba saja teman mereka yang bernama Misao datang menghampiri mereka sambil berlari.


"Hey..! Pak inuiki mencari kalian bertiga." Teriak Misao yang datang dari arah belakang.


"Ada apa pak Inuki mencari kami..?" Tanya Miki.


"Aku juga tidak tahu, tapi pak guru menyuruhku untuk mengumpulkan semua taman-teman, sepertinya ada sesuatu hal yang dia ingin sampaikan kepada kita semua." Jawab Misao.


"Baiklah, kami akan segera menemuinya." Ucap Miki.


Setelah puas mengambil gambar Miki, Hana dan juga Yuika kemudian datang menghadap pak Inuiki.


Pak Inuiki tampak sedang menantikan kedatangan mereka bertiga di depan teras penginapan bersama dengan siswi-siswi didiknya yang lain.


Miki datang berjalan menghampiri pak Inuiki dan dan ikuti oleh Hana dan juga Yuika.


"Selamat sore pak..!" Sapa Miki.


"Ya selamat sore..! Baguslah kalian semua telah di sini. Ayo bergabung bersama teman-teman kalian yang lain. Bapak ingin menyampaikan sesuatu hal kepada kalian semua." Ucap pak Inuiki.


Mereka bertiga pun lalu ikut bergabung dengan para siswi lainnya.


"Baiklah anak-anak, kalian semua dengarkan bapak baik-baik." Ucap pak Inuiki.


"Hari ini adalah hari terakhir liburan kita di Karuizawa. Bapak harap kalian semua membuat laporan perjalanan liburan kalian, karena bapak akan melaporkan hasil perjalanan liburan kita kepada kepala sekolah." Ucap pak Inuiki.


"Bapak harap laporan kalian akan dikumpulkan saat liburan musim panas berakhir." Ucap pak Inuiki kembali.


"Baiklah pak..!" Jawab seluruh siswi serentak.


Pukul 07:35 malam. Setelah makan malam, Hana, Miki dan juga Yuika sedang bersiap-siap untuk pergi ke pasar malam Karuizawa.


Mereka bertiga sebelumnya telah mendapatkan izin dari pak Inuiki untuk pergi ke sana malam ini.


Sementara itu pak Inuiki dan juga siswi-siswi lainnya tidak ikut bersama mereka ke pasar malam.


Miki, Hana dan juga Yuika berjalan menuju arah pasar malam Karuizawa.


Jalan menuju ke pasar malam tampak gelap, lampu jalan di sekitar pasar malam tidak berfungsi seperti biasanya.


Yuika yang kebetulan membawa lampu senter pemberian ayahnya, kemudian menghidupkan senternya.


Ketiga remaja itu pun berjalan menuju ke pasar malam. Di pasar malam suasana tampak sangat ramai, cahaya menerangi setiap jalan-jalan di sana. Ketiga remaja itu berjalan menuju arah wahana rumah hantu.


"Kamu yakin tak ingin masuk ke dalam mencoba wahana bersama kami..?" Tanya Miki kepada Yuika.


"Tidak, aku tak ingin ikut masuk ke dalam. Aku akan menunggu kalian di sini saja." Jawab Yuika.


"Baiklah, kalau begitu kami akan masuk sekarang." Ucap Miki.


"Apa kamu siap..?" Tanya Miki kepada Hana.


"Ya, aku siap." Jawab Hana.


Setelah membeli tiket masuk ke wahana rumah hantu, kedua remaja itu pun segera masuk ke dalam wahana.


Sebelum masuk ke dalam tampak Miki melambaikan tangannya kepada Yuika.


Yuika yang berada di luar wahana tersenyum sambil ikut membalas melambaikan tangannya kepada kedua sahabatnya.


Yuika yang merasa bosan menunggu di luar kemudian pergi berjalan-jalan menuju area pasar malam.


Pasar malam di Karuizawa selalu ramai pengunjung.


Selain menyediakan wahana bermain orang dewasa ada juga wahana bermain untuk para anak-anak.


Yuika berjalan menyusuri pasar malam, dia berjalan sambil melihat-lihat barang-barang yang di jual di sana.


Yuika menghentikan langkanya saat melihat permainan Kingyo Sukui.


Permainan Kingyo sukui atau permainan menangkap ikan mas adalah salah satu permainan yang paling populer di festival musim panas. Para pemain di tantang untuk menangkap ikan sebanyak mungkin sebelum kertas pada jaring yang disebut dengan poi mereka robek.


Yuika yang penasaran dengan permainan itu, ingin mencoba bermain menangkap ikan mas. Sejak kecil Yuika telah menyukai permainan Kingyo Sukui.


Namun Yuika tidak perna bisa berhasil menangkap seekor ikan pun. Gadis itu tampak kesal saat ketika dia tidak berhasil menangkap satu pun ikan mas. Saat akan menangkap ikan yang kedua kalinya, tiba-tiba saja Yuika di kagetkan seorang pria yang duduk di sebelahnya.


Pria itu memegang tangan Yuika dan mengambil poi dari tangannya.


"Kau..?" Yuika tampak kaget melihat Minato berada di sampingnya.


Rupanya pria yang mengambil poi atau jaring penangkap ikan itu adalah Minato.


"Hey..!" Sapa Minato sambil tersenyum.


"Aku berlibur menghabiskan musim panas bersama kakek di sini.


"Benarkah..!" Sahut Yuika.


"Jadi kakek juga ada di sini..?" Tanya Yuika kembali sambil melihat-lihat di area sekitarnya.


"Tidak, kakek tidak ikut bersamaku ke pasar malam ini. Kami sudah 3 hari berada di sini." Ucap Minato.


"Ini adalah desa kelahiran nenekku, jadi kami berdua memutuskan untuk menghabiskan liburan panas ke sini." Ucapnya lagi.


"Oh jadi begitu." Sahut Yuika.


"Kamu sendiri, sedang apa di sini..?" Tanya Minato.


"Eh aku, aku dan teman-teman datang berlibur ke sini, pak Inuiki juga ada bersama kami." Jawab Yuika.


"Kami semua menginap di sebuah resor penginapan yang tak jauh dari sini." Ucapnya lagi.


"Apa kamu datang sendiri ke mari..?" Tanya Minato.


"Tidak, aku datang bersama Miki dan juga Hana. Mereka berdua sedang berada di wahana rumah hantu." Ucap Yuika.


"Kamu tak ikut bersama mereka masuk ke wahana..?" Tanya Minato.


"Tidak, aku tidak sepemberani mereka berdua." Sahut Yuika.


"Begitu ya..!" Minato tersenyum saat mengetahui bahwa Yuika adalah gadis yang penakut.


"Baiklah, biarkan aku mengajarimu teknik menangkap ikan mas yang benar..!" Seru Minato sambil memegang tangan Yuika.


Yuika merasa gugup saat tangannya di genggam oleh Minato, gadis itu merasa senang karena bisa bertemu Minato malam itu.


"Ulurkan tanganmu, pegang jaringnya dengan sedikit menyamping." Ucap Minato.


"Ya, seperti itu..!" Ucapnya lagi.


"Bagus, sekarang cobalah untuk menangkap salah satu ikan masnya." Ucap Minato sambil melepas genggaman tangannya dari Yuika.


Yuika lalu mencoba untuk menangkap salah satu ikan mas, namun sayangnya jaring yang terbuat dari kertas itu menjadi sobek, dia gagal mendapatkan ikan masnya. Gadis itu merasa sangat kesal.


"Jangan patah semangat..! Cobalah lagi." Ucap Minato menyemangati Yuika.


"Lihat padaku, bagaimana aku menangkap ikannya dengan baik." Ucap Minato kembali.


Yuika lalu memperhatikan cara Minato memegang jaring dan menangkap ikan mas dengan sangat muda.


"Wah... Kamu sangat hebat..!" Seru Yuika sambil menepuk tangan saat melihat Minato menangkap ikan tanpa merusak jaring kertasnya.


"Ayo cobalah sekali lagi, ikuti seperti caraku melakukannya." Ucap Minato.


"Tidak, aku tak akan bisa." Jawab Yuika.


"Cobalah sekali lagi kamu pasti bisa" Seru Minato.


Yuika lalu mencoba kembali menangkap ikan mas dengan jaring kertas di tangannya.


"Lakukan dengan cepat agar kertasnya tidak sobek." Ucap Minato.


"Baiklah..!" Sahut Yuika yang sedikit merasa tegang.


Yuika berusaha mencoba beberapa kali menangkap ikan mas dan untuk ke 5 kalinya gadis itu akhirnya berhasil menangkap ikan mas berukuran kecil. Dia terlihat sangat senang dan bahagia.


Minato yang melihat Yuika tersenyum juga ikut merasa senang.


Malam tampak mulai larut, setelah bertemu Minato, Yuika kembali ke wahana rumah hantu menemui Hana dan juga Miki, namun tampaknya Hana dan Miki telah pergi dari sana.


Yuika lalu menghubungi Miki lalu menanyakan keberadaan mereka berdua, rupanya kedua sahabatnya itu sedang berada di wahana komedi putar. Yuika kemudian kembali berjalan menuju wahana komedi putar, dan menghampiri kedua sahabatnya.


"Apa yang kamu bawa itu..?" Tanya Miki sambil melirik ke arah tangan Yuika yang memegang sesuatu.


"Oh ini, ini ikan mas." Jawab Yuika.


"Tadi saat bermain Kingyo Sukui, aku tak sengaja bertemu dengan Minato." Ucap Yuika lagi.


"Benarkah..? Apa kamu sungguh bertemu dengannya..?" Tanya Hana.


"Ya, ikan ini adalah pemberian darinya." Ucap Yuika.


"Jadi Minato datang berlibur di sini juga." Ucap Hana.


"Ya dia datang bersama kakek." Jawab Yuika sambil tersenyum.


Malam itu Yuika berjalan menuju penginapan sambil membawa dua ekor ikan mas kecil dalam kantung plastik bening.


Dia berencana akan membawa pulang ikan itu kembali bersamanya ke Otaru esok hari.