
Musim semi akan segera berakhir. Bunga sakura yang biasanya banyak bermekaran kini mulai tampak berguguran.
Hanya tinggal 1 bulan lagi musim panas akan datang menggantikan musim semi.
Cuaca di kota itu mulai terasa panas.
Pukul 02.00 siang Yuika berjalan bersama Minato. Mereka berdua baru saja pulang dari sekolah.
Tubuh Yuika yang putih bersih tampak menjadi kemerahan akibat sengatan matahari yang menyengat.
Hari itu mentari sangat tak bersahabat.
Mereka berdua berjalan dengan cepat meninggalkan stasiun Kereta Api menuju arah rumah mereka masing-masing.
Saat tiba di rumah, Yuika segera masuk ke dalam kamar mengambil handuk dan menuju kamar mandi, gadis itu tak tahan merasakan gerah bersarang di tubuhnya.
Dia segera mengguyurkan air dan membersikan tubuhnya.
Setelah selesai mandi Yuika segera berganti pakaian dan pergi menuju dapur untuk makan siang, gadis itu tampak begitu sangat lapar. Dia memakan makanannya dengan sangat lahap.
Sementara itu di sebuah halaman rumah, seorang gadis sedang asyik menggunakan handphonenya.
"Besok sore kami akan mengadakan reuni sekolah. Datangnya ke sekolah besok jika kau ada waktu." Gadis itu mengetik pesan dan mengirimkannya kedapa beberapa nomor kontak yang tertera di handphone, termaksud kepada Yuika.
Saat itu handphone Yuika sedang berada di dalam kamarnya sehingga dia belum mengetahui bahwa ada pesan yang baru masuk di handphonenya.
Yuika baru saja selesai mencuci piring-piring kotor di dapur. Fuji datang menghampiri kakaknya itu sambil menggendong Ketty.
"Kak, ayo kita bawa Ketty jalan-jalan..! Kakak sudah janji bukan..?" Ucap Fuji memelas.
"Jangan sekarang Fuji di luar sana sangat panas. Kita akan membawanya nanti sore saja." Ucap Yuika.
"Sungguh..! Kakak janji..?" Seru Fuji.
"Iya kakak janji..! Sahut Yuika sambil berjalan pergi menuju kamarnya.
Saat di dalam kamar Yuika membaca pesan yang telah di kirimkan 1 jam yang lalu.
Setelah membaca pesan itu Yuika kembali menyimpan handphonenya dan seperti biasa gadis itu melakukan ritual sebelum tidur, dia melakukan gerakan senam beberapa menit dan setelahnya barulah dia pergi ke atas ranjang untuk tidur.
Pukul 04:35, Yuika yang masih tertidur di dalam kamar terbangun oleh teriakan Fuji dari balik pintu kamarnya.
"Kak Yuika, ayo bangun..! Sekarang sudah sore, kapan kita akan membawa Ketty jalan-jalan..! Teriak Fuji sambil mengetuk pintu kamar Yuika berkali-kali.
Yuika yang masih mengantuk terbangun dan membuka pintu kamarnya.
Fuji berdiri di balik pintu dengan mengenakan pakaian yang telah rapi sambil menggendong Ketty.
"Ayo kak kita pergi sekarang..!" Ucap Fuji seraya masuk dan duduk dia atas kasur milik Yuika.
"Iya sebentar, kakak siap-siap dulu." Yuika lalu bergegas masuk ke dalam kamar mandi untuk membasu muka dan menggosok giginya.
Setelah selesai bersiap-siap mereka berdua pun lalu pamit kepada ayah mereka lalu pergi keluar menuju taman dekat rumah.
Fuji terlihat sangat bahagia, dia menggendong Ketty sambil menyanyikan sebuah lagu ciptaannya sendiri yang membuat Yuika tertawa saat mendengarkannya.
Sore itu di taman, Fuji tampak menikmati kebersamaannya bersama Ketty dan juga kakaknya.
Fuji berlari-lari mengejar Ketty sambil tertawa bahagia.
Saat menjelang petang suasana mulai menjadi gelap. Yuika dan Fuji tampak telah kembali ke rumah.
"Kami pulang..!" Mereka berdua masuk ke dalam rumah.
Tuan Yoshimura menyambut kepulangan mereka.
Yuika segera masuk ke dalam kamar dan kemudian kembali keluar untuk menemui ayahnya.
Dia menemui ayahnya yang sedang berada di dapur untuk menyiapkan menu makan malam.
"Ayah..! Aku ingin bicara pada ayah..!" Ucap Yuika.
"Ya, bicaralah sayang..!" Ucap tuan Yoshimura yang sibuk merebus kentang dan wortel, tampaknya dia akan membuat sup dan susi sebagai menu makan malam
"Besok akan ada reuni di sekolah, bisakah ayah mengantarku besok sore ke sana..?" Yuika meminta kepada ayahnya.
" Ya tentu sayang, tapi apa kau yakin akan ikut reuni besok..? Jarak kota Tokyo dari sini lumayan cukup jauh..!" Ucap tuan Yoshimura.
"Tidak masalah yah, ayah tak perlu menjemput Yuika selesai acara reuni Yuika akan pulang sendiri menggunakan bus." Seru Yuika.
"Baiklah..!" Ucap tuan Yoshimura sambil memasukan sayur sup yang telah matang di dalam sebuah mangkok.
"Sini biar aku bantu..!" Yuika mengambil sayur sup dan menaruhnya dia tas meja makan.
"Ayo Sayang, panggil adikmu kemari..! Ucap tuan Yoshimura kepada Yuika.
Yuika lalu pergi ke kamar Fuji dan mengajak adiknya itu makan malam bersama.
Malam itu langit tampak kembali mendung, percikan kilatan petir dan suara yang mengemburu di langit terdengar sangat keras. Sepertinya malam itu akan turun hujan.
Fuji yang merasa takut keluar dari kamarnya menuju kamar Yuika kakaknya.
Sekitar Pukul 12:15 tengah malam Fuji mengetuk pintu kamar Yuika berkali-kali.
Adik Yuika itu terlihat sangat ketakutan. Fuji tidur bersama kakaknya malam itu.
Saat pagi menjelang, di luar rumah tampak genangan air di teras rumah akibat derasnya hujan yang turun semalam.
Pagi-pagi sekali tuan Yoshimura sudah bangun dan membersikan halaman yang menjadi kotor, dedaunan kering tampak berserekan di mana-mana.
Yuika yang baru saja bangun dari tidurnya, melihat ayahnya sedang membersihkan halalaman rumah dari balik jendela kaca kamarnya.
Dia segera beranjak dari kasurnya dan hendak turun membntu ayahnya. sementara itu Dia membiarkan Fuji masih tertidur lelap.
Yuika datang menghampiri ayahnya sambil masih memakai setelan piyama di tubuhnya.
Setelah kelar membersikan halaman rumah, tuan Yoshimura segera pergi ke dapur membuat sarapan untuknya dan juga kedua putrinya.
Sementara itu Yuika kembali ke kamar dan membangunkan Fuji untuk bersiap-siap berangkat ke sekolah.
Sebelum berangkat kesekolah Yuika dan memakan sarapan pagi terlebih dahulu.
Sementa itu sebelum pergi kesekolah, Yuika membereskan piring-piring kotor di atas meja.
Setelah selesai mencuci piring dia pun berpamitan kepada ayahnya lalu bergegas pergi ke sekolah.
Sore harinya, Yuika yang berada di dalam kamar, tampak sedang bersiap-siap untuk mengikuti acara reuni SMP 2 di kota Tokyo. Dia memakai setelan berwarna biru mudah di balut jaket berwarna coklat.
Gadis itu terlihat sangat cantik dan anggun.
Tuan Yoshimura dan juga Fuji telah berada di atas motor sambil menunggu ledatangan Yuika. Yuika lalu bergegas keluar dan mengunci pintu rumah.
Mereka bertiga pun kemudian pergi ke SMP 2 di kota Tokyo sore itu. Setelah hampir 2 jam mengendarai sepeda motor akhirnya mereka bertiga sampai ke SMP 2 Tokyo.
"Kamu yakin akan pulang menggunakan bus..? Jika kamu mau, kami akan menunggumu sampai acara reuni selesai." Ucap tuan Yoshimura kepada Yuika putrinya itu.
"Iya ayah, aku akan pulang menggunakan bus saja. Ayah pulanglah tak perlu menungguku..! Sebelum matahari terbenam Yuika akan segera pulang kerumah..!" Seru Yuika sambil mencium tangan ayahnya.
"Baiklah, jaga dirimu baik-baik..!" Ucap Tuan Yoshimura sambil kembali menghidupkan motor miliknya dan pergi meninggalkan Yuika.
"Sampai jumpa kak..!" Fuji melambaikan tangannya.
"Sampai jumpa..! Hati-hati di jalan..!" Teriak Yuika.
Yuika lalu masuk ke dalam sekolah dan bertemu dengan teman-teman lamanya di sana.
Rupanya di sekolah itu Minato yang juga mantan siswa SMP 2 Tokyo juga ikut hadir di acara reuni sekolah.
"Minato..!" Yuika berteriak memanggil Minato.
Dia merasa sangat senang bisa berjumpa Minato di sana.
"Kau juga di sini..?" Ucap Minato seraya datang menghampiri Yuika.
Rupanya mereka berdua dulunya bersekolah di SMP yang sama, namun mereka tak saling mengenal.
Saat acara reuni berlangsung teman-team Minato yang dulunya sekelas dengannya datang menghampiri minato.
"Hey Minato, bagaimana kabar mu..?" Beberapa rekan Minato datang sambil bersalaman dengan minato.
"Siapa gadis ini..? Apa dia kekasihmu..?" Ucap salah satu rekan Minato, sambil melirik Yuika yang berdiri di sisi Minato.
Yuika tersenyum mendengar ucapan rekan Minato. Tak lama kemudian beberapa rekan wanita Minato juga datang menghampiri Minato.
"Kau semakin tampan saja..! Ucap rekan-rekan wanita Minato.
"Barkan aku memgambil foto selfi denganmu..!" Ucap seorang gadis yang merupakan rekan Minto sambil mengandeng erat tangan Minato, gadis itu menyandarkn kepalanya pada lagian lengan Minato.
Yuika yang mulai merasa risi pergi meninggalkan Minato dan bergabung bersama rekan-rekannya dahulu.
Pukul 5:30 menjelang petang, hari sudah mulai tampak gelap dan Yuika telah berjanji akan pulang sebelum matahari terbenam.
Gadis itu berpamitan kepada semua rekan-rekannya.
"Maafkan aku, aku harus pulang sekarang." Ucap Yuika sambil memeluk rekan-rekan wanitanya.
Yuika berjalan menuju pintu gerbang sekolah dan mencoba menelepon Minato.
"Hallo..! Kamu dimana..? ulUcap yuika.
"Aku masih di ruangan bersama rekan-rekanku." Sahut Minato.
"Apa kau masih lama..? Aku akan pulang sekarang..!" Ucap Yuika.
"Tunggulah sebentar lagi, kita pulang bersama. Kamu dimana..?" Tanya Minato.
"Aku suda berada di luar gerbang sekolah." Sahut Yuika.
"Baiklah, tunggu aku beberapa menit lagi aku akan segera ke situ." Ucap Minato.
Sekitar 2 menit menunggu akhirnya Minato datang menghampiri Yuika yang berdiri di bawah pohon sakura dekat pintu gerbang sekolah.
"Kita pulang sekarang..?" Ucap Minato.
"Eh, ya..!" Yuika tampak terkejut melihat Minato yang tiba-tiba saja sudah berada dan berdiri di belakangnya.
Kemudian mereka berdua pergi menuju halte yang tak jauh dari SMP 2 Tokyo.
Mereka berdua menaiki bus yang menuju kota Otaru.
Langit tampak semakin gelap, menandakan malam telah tiba.
Di dalam bus Yuika dan Minato duduk bersebelahan. Tiba-tiba saja suara berdering dari handphone milik Yuika.
Rupanya ayah Yuika yang cemas menelepon putrinya itu.
"Hallo, sayang kamu di mana..?" Ucap tuan Yoshimura.
"Aku berada dalam bus dan masih di perjalanan menuju pulang." Ucap Yuika.
"Maafkan aku ayah, aku sepertinya akan terlambat sampai di rumah." Ucap Yuika.
"Ya baiklah sayang, jaga dirimu dan segera telpon ayah jika terjadi suatu hal kepadamu." Ucap tuan Yoshimura yang terlihat sangat camas.
"Iya yah, Yuika mengerti." Jawab Yuika.
Tepat pukul 07:00 malam Yuika baru tiba di rumah, gadis itu terlihat sangat lelah dia berjalan menuju kamarnya dan segera merebahkan tubuhnya di atas ranjangnya.
Ayah Yuika datang menghampiri anaknya dan mengajaknya untuk makan malam.
"Ayo kita makan sayang..!" Ucap tuan Yoshimura.
"Yuika masih kenyang yah..! Tadi saat di acara reuni sekolah aku dan semua teman makan di restoran pinggir jalan dekat sekolah. Sekarang Yuika ingin istirahat saja..! Ucap Yuika yang tampak sangat kelelahan.
"Baiklah, beristirahatlah sayang.
Ayah Yuika lalu pergi meninggalkan kamar Putrinya menuju dapur. Malam itu tuan Yoshimura makan malam hanya berdua bersama dengan Fuji.
Sementara itu Yuika yang kelelahan tampak tertidur dia atas ranjang dengan sangat lelap.