
" sekarang, kita mulai pertandingan kedua. " ucap guru banko.
layar tv itu langsung mengacak nama peserta.
(denta zake vs. rino hachi.)
" hah ... orang lemah mana itu? "
denta menyombongkan diri kalau rino adalah orang yang lemah.
" kalian berdua, maju. "
guru banko menyuruh rino dan denta untuk menghadapnya dan saling berhadapan.
setelah mereka berdua sudah berada didepan guru banko dan saling berhadapan guru banko berkata.
" sekarang kita mulai pertandingan kedua. " ucap guru banko.
" itu ninja otonami. orang yang satu tangannya dipatahkan jounan! " gumam batin sara.
" dia akan bertarung dengan cedera itu? " gumam batin sara yang melihat tangan kiri denta di perban.
" kuharap rino baik-baik saja. " ucap kagura dengan lembut.
" jangan khawatir. dia kuat. "
kazuga percaya dengan kemampuan yang dimiliki oleh rino.
" apa? " tanya kagura.
" aku bisa melawan siapa saja kecuali dia. " ucap kazuga.
" sekarang, silahkan mulai. fight! " ucap guru banko sambil berjalan mundur menjauhi keduanya.
" sekarang, denta. bagaimana kau akan bertarung? " ucap jimbe.
drokage yang berada disamping jimbe tiba-tiba menghilang diri.
-bufttttt-
" jika bertarung di sini, kau akan kalah. menyerahlah. " ucap rino.
" ha ... entah bagaimana, yang ini masih berfungsi. satu tangan sudah cukup untuk menghabisimu! " teriak denta sambil berlari menyerang rino.
bukkkk
denta memukul dengan tangannya. namun, rino dengan mudahnya menangkis pukulan itu.
" kau tidak bisa mengalahkanku dengan satu tangan. " ucap rino.
" berhenti meremehkanku! rasakan ini! sanghuka! "
denta langsung mengeluarkan pasir dari tangannya yang membuat rino terpental dan terjatuh.
jounan yang sedang duduk dengan membuka bajunya, sedang diobati oleh guru jozan dengan sentuhan menutul menggunakan jari.
" baiklah. berhatahanlah. akan segera berakhir. " ucap guru jozan.
jounan hanya menganggukkan kepalanya.
guru jozan langsung mengepalkan tangannya tangannya dan mengeluarkan jurus.
" penyegel kutukan! " guru jozan langsung menempelkan tangannya ke lengan jounan.
" akhhhhh!! " teriak jounan yang kesakitan.
segel itu langsung memulih. namun, tidak masih tetap ada bekas yang tidak bisa dihilangkan.
" lain kali, meski segel kutukan itu mulai kambuh lagi, kekuatan penyegel kutukan ini akan menekannya. namun, jurus penyegel ini ... didasari oleh kekuatan tekadmu. jika kau tidak yakin kepada kekuatanmu sendiri atau jika tekadmu melemah, bius kutukuan itu akan lepas kendali. " ucap guru jozan.
jounan yang sedang mendengarkan langsung terbaring pingsan.
" tidak biasanya seperti itu. sepertinya dia cukup lelah. " ucap guru jozan.
" ternyata kau bisa melakukan jurus penyegel. " ucap drokage yang tiba tiba muncul dibalik tiang yang berada dibelakang guru jozan.
" kau sudah berkembang, jozan. "
drokage berjalan ke arah guru jozan.
" kau. "
guru jozan melirik kebelakang dan melihat bayangan berjalan ke arahnya.
" lama tidak berjumpa, jozan. " ucap drokage.
" drokage ... " terkejut guru jozan membulatkan matanya.
" maaf, tapi ... aku tidak punya urusan denganmu, jozan. aku ingin anak di belakangmu itu. " ucap drokage.
" kenapa mengincar jounan? " tanya guru jozan.
" baguslah untukmu, kau sudah memilikinya, 'kan? sebelumnya kau tidak punya, 'kan? itu. zetzu dikedua mata! aku juga menginginkannya. kekuatan ahicu. " ucap drokage.
denta menyuruh rino untuk berdiri agar melanjutkan pertarungannya. namun, ia terkejut melihat bayangan hitam yang berdiri.
" apa? "
dante terkejut melihat sebuah lalat yang sangat banyak keluar dari baju rino.
" lalat? lalat itu keluar dari dalam bajunya? orang yang aneh! " gumam batin denta.
" hah! lelucon apa yang kau lakukan? " ucap denta.
denta langsung terkejut melihat ribuan lalat di belakangnya dan berjalan ke arahnya.
" ini disebut lalat virus. mereka menyerang mangsanya secara berkelompok dan memakan energi. menyerang dengan jumlah sebanyak ini, kau pasti akan dihabisi. jika tidak mau, menyerahlah. itu pilihan terbaikmu. jika kau gunakan teknik tangan kananmu, akan kuperintahkan mereka mengeksploitasi lubang dari belakang. jika menggunakan teknikmu kepada mereka, aku yang akan mengeksploitasi lubang itu. bagaimanapun, tidak ada jalan keluar. kartu as dilubang itu adalah hal yang kau sisihkan. " ucap rino.
denta tiba tiba langsung mengingat masa kecilnya.
" woi! tunggu! " teriak tiga lelaki tua yang sedang berlari mengejar denta.
" masih kecil sudah jadi maling! " teriak lelaki yang menggunakan ikat rambut.
" seseorang tangkap dia! " teriak lelaki yang menggunakan ikat kepala.
denta langsung berlari dan memasuki sebuah terowongan. namun, di dalam terowongan tersebut adalah jalan buntu dan akhirnya denta menghentikan langkahnya.
" gawat! "
denta membalikkan badannya karena ingin keluar dari terowongan itu. namun, denta terkejut ketika ketiga lelaki itu sudah menghadangnya.
tidak ada jalan keluar untuknya agar bisa lolos dari kejaran itu, akhirnya denta di pukuli oleh ketiga lelaki itu.
" yaampun, anak yang keras kepala. " ucap lelaki itu.
" menyusahkan kita saja. " ucap lelaki satunya.
setelah memukuli denta hingga ia terkapar, ketiga lelaki itu langsung meninggalkan denta begitu saja.
denta merangkak sambil menatap roti yang habis ia curi dari toko ketiga Lelaki itu sambil mengeluh dan memakan roti itu dengan lahap karena sangking laparnya.
sesudah makan, denta langsung berjalan pergi. namun, dari belakang ada yang berbicara dengannya.
" kau berpotensi, nak. "
denta langsung membalikkan badannya, tapi tidak ada satu orangpun yang berada di belakangnya. disaat denta ingin membalikkan badannya lagi tiba-tiba drokage langsung muncul di hadapannya yang membuat dirinya terkejut.
" aku suka tatapanmu tadi. jika mau mengikutiku, kau bisa menjadi kuat. ikutlah. " ucap Drokage yang menghasut denta untuk menjadi pengikutnya.
denta terdiam karena ia merasa Bingung. namun, karena ia mendengar perkataan kalau denta ikut dengan drokage dia akan menjadi kuat.
akhirnya denta membulatkan tekadnya dan bersedia untuk ikut dengan drokage.
" bertarunglah untukku. jika kau lakukan itu, akan kubuat kau lebih kuat. " ucap drokage yang selalu ada di pikiran denta.
" aku ... tidak akan ... aku tidak akan lagi ... membiarkan diriku dikalahkan! " ucap denta yang semakin emosi.
" haaaaa! jangan meremehkanku! " teriak denta sambil menjulurkan kedua tangannya ke arah lalat itu dan ke arah rino.
" hah! "
tangan kiri denta yang sedang cedera ia paksa untuk membuka kepalan tangannya.
" kau tidak akan mempertimbangkan kartu as di lubang ini, 'kan? hah?! " teriak denta.
" apa? dia sudah bisa memakai tangan kirinya? " terkejut kazuga.
" ha-ha-ha jadi, awal pertarungan tadi adalah strategi untuk membuat kami mengira tangan kirimu lumpuh. lumayan juga, denta. "
jimbe tidak menyangka kalau denta masih bisa menggunakan tangan kanannya.
" haaaaaa! " teriak denta.
" apa rencanamu? " tanya guru jozan.
" desa otonami yang baru berdiri itu adalah desaku. kau sudah mengerti, 'kan? " jawab drokage.
" hem ambisi yang lucu. " ucap guru jozan.
" astaga, kau benar. tetapi untuk itu, aku butuh orang yang menuruti semua keinginanku. " ucap drokage.
" haaaa! rasakan ini! " teriak denta.
" jadi, jounan adalah salah satu orang itu? " tanya guru jozan.
" tidak. jounan adalah pion yang istimewa. dan orang-orang yang mengikuti ujian saat ini ... hanyalah pion tambahan. " ucap drokgae.