Ninja Kosaki

Ninja Kosaki
kedatangan lyuki, membantu bab 61



" mungkin ada perangkapnya. lakukan perlahan lahan. hati hati. " ucap groza.


" ya. aku tahu. " jawab rikzo sambil memegang buku dengan wajah yang serius.


rikzo langsung membuka perlahan lahan buku itu.


°°°°°°°°°°


dara yang sedang ingin membuka buku itu menganggukan kepalanya ke arah sara yang artinya sudah siap.


°°°°°°°°°°°°


rukzo pun langsung membuka buku.


" akhhhhhh " teriak rikzo dan groza.


sunji yang sedang membawa makanan langsung menjatuhkan makananya karena terkejut setelah mendengar teriakan sangat keras.


sunji langsung menghampiri rikzo dan sunji. setelah sampai di tempat peristirahatan. sunji melihat rikzo dan groza sudah terpingsan.


" hei, ada apa? hei! ada apa? apa yang terjadi? " ucap sunji.


" oi! jawab aku! " ucap sunji panik.


°°°°°°°°°°°


di saat dara sudah membuka sedikit buku itu tiba tiba lyuki memegang tangan dara untuk menutup bukunya kembali.


" sebaiknya jangan. " ucap lyuki.


terkejut sara dan dara.


jounan yang baru saja tiba, ia melihat lyuki terkejut.


" musuh? " gumam batin jounan dan berlari ke arah lyuki dengan menjatuhkan minumnya.


°°°°°′°°°


" nyawa kalian terselamatkan. hampir saja. " ucap lyuki.


" maafkan kami. " ucap sara.


" mereka yang melanggar aturan akan di paksa untuk mundur. di ujian sebelumnya, formula jurus hipnosis di pasang.... untuk masuk ke mata orang yang membuka buku. hipnosis yang membuat mereka terpingsan di hutan sampai akhir ujian. " jelas lyuki.


" omong omong, kau tidak salah, namamu lyuki, 'kan? sedang apa kau di sini sendirian? " tanya jounan.


" aku tidak mengincar buku kalian. " jawab lyuki.


" kurasa tidak. jika itu niatmu, pasti kau sudah merebutnya dari dara. jadi, kau juga mengincar buku air? " ucap jounan.


" tidak. aku sudah punya keduanya. lihat? " ucap lyuki sambil menunjukan buku tanah dan air.


" apa? " gumam batin jounan kaget.


" banyak yang terjadi. aku harus segera ke tebing untuk menunggu temanku yang tersasar. baiklah, aku permisi. " ucap lyuki yang berjalan pergi.


" tunggu! " panggil jounan.


" lawan aku. " ucap jounan.


dari kejauhan seorang laki laki dengan semua tubuh yang serba tertutup sedang memantau tim dara.


" beruntung! "


°°°°°°°°°°


" melawanmu? " ucap lyuki.


" jounan. " ucap sara.


" dasar jounan bodoh. kenapa tiba tiba mengatakan itu? " ucap dara dengan nada sedikit tinggi.


" apa kau serius? " tanya lyuki.


" maaf, kami tidak punya waktu lagi. " ucap jounan.


" woi, jounan! lyuki menyelamatkan kami! " ucap dara.


" jounan, menurutku juga itu tidak baik. " ucap sara.


" diam! apa boleh buat. sudah kubilang tadi. ini yang harus kita lakukan untuk bertahan di hutan. " ucap jounan.


" hem, itu bohong. " ucap lyuki.


" bohong? " tanya dara.


" hatimu tidak sepenuhnya setuju dengan ucapanmu. jika kau benar benar serius tentang ujian ini, kenapa harus melawanku? seharusnya kau menyerangku di saat lengah, tanpa perlu memberitahuku. itu lah ninja yang sebenarnya. " ucap lyuki.


" hummmm perkataannya dalam sekali. " ucap dara.


" aku tidak membenci sikapmu. jadi, akan kukatakan cara yang seharusnya. namun, ayo bicara sambil jalan. bau ikan bakar di asap api sudah menyebar jauh. kalau begini, kita bisa di sedang binatang buas dan musuh. " ucap lyuki.


lelaki itu yang sedang memantau dari kejauhan langsung sadar akan kesadaran lyuki yang menyadari bahwa ada musuh yang sedang memantaunya dan Lelaki itupun langsung pergi.


" hem. "


mereka berempat pun langsung berjalan bersama.


" benarkah masih ada musuh? " tanya jounan.


" ya, aku yakin. jika kau memikirkannya, kau akan mengerti. apa kau tahu cara yang paling cerdas untuk bertempur....di hutan yang luas seperti ini? " ucap lyuki.


" tidak. " jawab dara.


" tebing berada di tengah hutan ini, tujuan utama bagi para peserta seperti kita. berarti saat hari terakhir ujian tiba, area di sekitar tebing itu adalah tempat termudah untuk mengumpulkan buku. " ucap lyuki.


" begitu rupanya. dengan serangan mendadak, 'kan? dengan kata lain, kita mengincar buku dari tim....yang memiliki buku air dan tanah yang menuju tebing. " ucap sara.


" itu sepertiga dari jawabannya. " ucap lyuki.


" apa? " tanya sara.


" maksudku, bukan hanya kalian yang berfikir demikian! di dekat tebing, tim lain mungkin sudah memasang perangkap. " jelas lyuki.


" begitu rupanya! berarti ada banyak musuh yang menunggu kita. hehe situasi yang merugikan benar benar membuatku bersemangat! aku sudah tidak sabar! jika kita mengalahkan mereka dan mendapatkan buku air, kita akan lolos dari ujian kedua! " ucap dara.


" tidak! itu masih dua pertiga dari jawaban! " ucap lyuki.


" apa sepertiga sisanya? " tanya sara.


" pasti ada pengumpul buku dalam ujian seperti ini. " jawab lyuki.


" pengumpul? " tanya sara.


" dalam ujian ini, makin dekat dengan tebing, kau harus semakin hati hati dan jangan sampai lengah. kelengahan itulah yang membuat adanya pengumpul. dengan kata lain, yang mengumpulkan buku lebih.... agar selamat saat bertemu musuh yang tak terduga. mereka yang mengumpulkan informasi untuk ujian berikutnya pun... bisa memberi buku kepada teman satu desa yang kekurangan. mereka yang berfikir akan menguntungkan, bisa mengalahkan tim yang kuat yang mungkin akan lulus ujian ketiga. pastinya, orang orang ini, adalah musuh yang kuat dan musuh terburuk dengan kekuatan sebenarnya. " penjelasan lyuki.


" begitu rupanya. aku mengerti alasanmu muncul di depan kami. kau juga takut, 'kan? " ucap jounan.


" benar. " jawab lyuki.


" ya, meski aku sebagai pengganti aku juga harus ikut mencari buku air dan tanah agar aku juga bisa lulus dari ujian ini. " jawab lyuki.


" hemm begitu rupanya. " ucap sara.


setelah 20 menit mereka berjalan sambil mengobrol lyuki berkata. " itu dia, tebingnya sudah terlihat. dari sinilah bagian sulitnya. "


" baiklah, ayo! " teriak dara.


tiba tiba mereka berempat mendengar suara dari belakang.


grusuk grusuk grusukkk


" sudah ada musuh? " ucap sara.


" di sana! " ucap dara sambil melemparkan pisau ke arah semak semak.


crukkkkkk


" ahhh hanya kelabang. " ucap dara.


" hiii! besar sekali. terus kaki kaki itu menjijikan. " ucap sara yang melihat kelabang dengan panjang yang mencapai 3 meter.


" dara. " panggil lyuki.


" apa? " jawab dara.


" hindari tindakan gegabah dan suara berlebihan mulai sekarang. bergegas menerobos hutan dengan bersuara seperti gajah... sama saja seperti mengumumkan kedatangan kita. kita pasti akan di sambut dengan antusias. " ucap lyuki.


" ba..ba..baiklah. " jawab dara.


" selama ada waktu, kita harus kita harus bergerak perlahan dan tetap bersembunyi. " ucap lyuki.


" baiklah. " jawab dara.


" oke. " jawab sara.


" pasti. " jawab jounan.


lyuki yang bisa merubah diri menjadi transparan mengumpat di pohon sambil berkata. "lumayan, semuanya. "


sara pun bergerak perlahan melewati rerumputan.


jounan juga bergerak perlahan dengan berenang di air.


"a i ak ih. " ucap dara dengan wajah yang terkena jaring laba laba.


" baiklah, ke arah sini. " ucap lyuki yang sedang melihat arah dari kompas.


dara yang melihat akar bergelantungan di hadapannya hanya terdiam.


lyuki memegang pundak dara dan memberi kode untuk melihat ke atas.


" apa itu perangkap? " tanya jounan yang melihat beberapa mayat tergantung di atas pohon


" ya. mulai dari sini akan makin banyak. " jawab lyuki dan melanjutkan berjalan.


baru saja 5 langkah berjalan. tiba tiba dara tidak sengaja menginjak tali yang menghalangi kalinya.


" aaaaa. " terkejut dara yang tersandung.


10 pisau dari atas langsung terjatuh dan mengarah ke arah dara.


" sial! " gumam batin lyuki dan bergegas untuk menyelamatkan dara.


lyuki langsung mendorong tubuh dara dan menutupi tubuh dara.


*** *** *** cukkkk


dara terkejut setelah melihat pisau menancap di punggung lyuki.


" lyuki! " panggil dara yang melihat lyuki langsung terjatuh.


buftttttt


tubuh lyuki langsung berubah menjadi batang pohon.


" ha? " heran dara.


" hampir saja, dara. " ucap lyuki dari atas pohon.


" jiko hen'i! " ucap dara.


" sudah kubilang. akan makin banyak mulai Sekarang. " ucap lyuki.


mereka berempat langsung kembali berjalan.


setelah 15 menit kemudian Mereka berjalan.


" aku lelah. " ucap sara dengan nafas yang terengah engah.


" sara! " ucap dara yang melihat sara berhenti kelelahan.


" sebenarnya, sudah berapa jauh kita berjalan? tebing itu tidak kunjung mendekat. " tanya sara.


" bisa terlihat jelas dari sini. " ucap dara.


" aneh sekali. " ucap sara.


" tidak salah lagi. " ucap jounan.


" sepertinya kita sudah di sambut dengan antusias. coba lihat itu. " ucap lyuki yang menunjuk ke arah pohon yang berada di belakang dara.


" apa? tidak mungkin! " terkejut dara yang melihat kelabang yang sebelumnya ia tusuk.


" apa yang sebenarnya terjadi? " ucap dara.


" tidak mungkin! " ucap sara.


" apa ini dimensi? " tanya jounan.


" sepertinya begitu. kita terjebak. seolah kita sudah hati hati dan dibuat berjalan mengelilingi tempat yang sama. " ucap lyuki.


" ada kemungkinan kita sedang diawasi. " ucap jounan.


" mereka berniat menguras kekuatan fisik kita dan menyerang saat kita lengah. " ucap lyuki.


" jika begitu, ini sesuai rencana musuh. " ucap jounan.


" kalau begitu, mereka akan segera muncul. " ucap lyuki.


tiba tiba muncul dari pohon puluhan lelaki seperti zombie yang mengelilingi tim dara dan berjalan mengarahnya.


" mereka muncul. " ucap jounan.


" hah situasi merugikan yang sempurna. " ucap dara sambil menyeringai.