Ninja Kosaki

Ninja Kosaki
seorang ninja harus menyadari tipuan bab 11



dara masih berusaha berdiri dan memaksa badannya untuk bangkit.


"ada apa? kau tak akan makan siang jika gagal mengambil kalung."ucap guru jozan.


"ya,aku tahu itu." ucap dara dengan wajah yang lelah.


"kau tak terlalu bersemangat untuk orang yang bilang akan melampaui tuan pemimpin."ucap guru jozan.


"aku tadi hanya lengah!,sial! tenagaku menjadi... tetapi bagaimana caranya, aku harus merebut lonceng itu.bagaimana pun juga,aku tidak akan menyerah! aku akan menjadi seorang ninja!"ucap dara sambil mengeluarkan jurus futari ni naru dengan jumlah 10 diri dara yang melompat ke arah guru jozan dan berteriak.


"keamanan adalah musuh terbesar guru! ini lah futari ni naru jurus kesukaanku!"teriak dara.


sara yang melihat dara mengeluarkan jurus menambah diri menjadi 10 berkata.


"10 dara?" gumam batin sara.


"hah?mereka bukan hanya bayangan? apa mereka wujud asli?"gumam batin sara.


guru jozan yang melihat dara menambah dirinya menjadi 10 bergumam dalam hatinya."bukan bayangan,melainkan wujud asli. ini jurus terlarang yang mengalahkan zuki.di nilai dari kemampuanmu.jurus itu hanya punya batas waktu 5menit.meski banyak bicara. kau tetaplah dara.kau masih tak bisa mengalahkanku dengan jurus itu."


dengan tiba tiba ke empat dara memegangi tangan dan kaki guru jozan sehingga tidak bisa bergerak.


"apa,aku di pegangi?"ucap guru jozan terkejut.


"hehe seorang ninja tidak boleh melamun. benar bukan, guruu jozan?"ucap dara dengan menyeringai kepada guru jozan.


ke enam diri dara pun langsung ikut memegangi tubuh guru jozan dengan erat dan berkata.


"dengan futari ni naru, kubuat ke empat muncul dari belakang guru dan menyelinap untuk memegangi guru!"ucap dara.


tubuh dara yang asli langsung melompat tinggi ke hadapan guru jozan sambil mengepalkan tangannya dan berkata.


"ini balasannya karena telah memukul bokongku tadi!" teriak dara.


sara yang melihat dara berhasil membuat guru jozan tidak berkutik bergumam dalam hati"dara kau berhasil!"


"jadi,ini taktik pengalihan ya?" gumam batin jounan sambil tersenyum tipis.


"rasakan ini!"teriak dara sambil memukul guru jozan dengan kuat.


bukkkkkk


guru jozan pun seketika mengeluarkan jurus pengganti tubuh sehingga tubuh guru jozan yang tadinya di pegangi oleh dara seketika berubah menjadi diri dara sendiri yang di pukul oleh dara yang asli.


dara pun langsung membulatkan matanya karena terkejut mengapa yang ia pukul bayangannya sendiri dan bergumam dalam hatinya.


"yang terkena pukulan adalah..."ucap bayangan dara yang memegangi tubuh dara yang tadi di pukul.


"... dara?"terkejut sara.


"kau...kau guru jozan, bukan? josei mengubah penampilanmu, kan?" tanya dara yang ia pikir kalau guru jozan menggunakan jurus josei.


"dara, kau memalukan."gumam batin sara dengan kesal.


"itu jurus jiko hen'i, bodoh. itu adalah kemampuan untuk menukar tubuh dengan cepat.. dengan benda atau hewan. itu membuat musuhmu mengira sedang menyerangmu, tapi kau menyerangnya saat mereka lengah,setelah membiarkan dirinya tertangkap oleh bayangan dara, senior itu bertukar tempat dengan salah satu bayangan dara. tak hanya membuat dara mengira dia berhasil, dia membuat dara menyerang dirinya sendiri."gumam batin jounan yang menjelaskan jurus guru jozan.


dara yang sedang murung tiba tiba melihat kalung yang di pegang oleh guru jozan berada di tanah dara pun langsung sangat senang dan berkata.


"kalung? guru pasti terburu buru sehingga kalungnya terjatuh!"


dara langsung menghampiri kalung itu dan ingin mengambilnya.namun, di saat dara ingin mengambil kalung itu seketika ada jaring besar yang menyarungi tubuh dara dan langsung menarik ke atas pohon sehingga dara bergantungan di atas pohon itu.


"woi apa apaan ini?"teriak dara yang terjebak di jaring itu.


"senior itu tak lengah meski melawan dara."gumam batin jounan.


"kalungg!!!"teriak dara walaupun masih bergantungan namun masih berusaha ingin mengambil kalung itu.


guru jozan langsung menghampiri itu kaling itu dan mengambilnya sambil berkata.


"kau harus berfikir saat memakai jurus. itu bisa menjadi senjata makan tuan.selain itu, jangan terjebak dengan perangkap yang sudah jelas, bodoh." ucap guru jozan dengan tersenyum.


dara yang mendengar ledekan gurunya langsung kesal dan memberontak agar terlepas dari jebakan itu.namun, berontakan itu sia sia.


"seorang ninja harus berhati hati dengan tipuan!" ucap guru jozan sambil menghadap ke atas melihat dara yang sedang bergelantung.


"aku tahu!"teriak dara.


"ku bueri tahu kepadamu karena kau tak mengerti. dengar! gerakanmu sia sia."


jounan yang melihat guru jozan sedang lengah jounan dengan wajah seriusnya berkata.


"sekarang!"ucap jounan sambil melemparkan sebuah 3 pisau ke arah guru jozan.


jounan melanjutkan perkataannya.


"akhirnya dia lengah!"ucap jounan.


"kau sangat...."di saat guru jozan sedang berkata kepada dara seketika pisau itu mengenai guru jozan.sehingga ia terjatuh ke tanah.


dara yang melihat perlakuan gegabah jounan Terkaget dan berkata.


"mustahil! bodoh kau jounan! kau sangat berlebihan!"teriak dara.


di saat guru jozan terkena pisau itu dan di saat terjatuh di tanah seketika guru jozan berubah menjadi boneka panda.


jounan yang melihat itu langsung terkejut dan berlari untuk pindah dari tempat persembunyiannya tadi sambil berkata.


"sial, jurus pengganti tubuh lagi? dia bisa mengetahui lokasiku dari arah pisau itu! dia sengaja terlihat lengah! pantas saja. aku termakan perangkapnya." ucap jounan.


guru jozan yang sedang mengumpat di balik pohon langsung mengerti keberadaan jounan dan berkata.


"rupanya dia di sana."


sara yang melihat jounan berlari meninggalkan tempat persembunyiannya itu langsung ikut mengejar jounan dan berkata.


"jounan kau mau ke mana? jangan bilang guru jozan sudah...tidak! itu tak mungkin terjadi kepada jounan, bukan?"gumam batin sara dan langsung menghentikan langkahnya dan mengumpat di balik rerumputan.


sara melihat guru jozan sedang berdiri sambil memahat kayu kecil itu dan melanjutkan perkataannya.


"selamat! untung saja dia tidak menyadariku!"


"sara,di belakangmu."ucap guru jozan yang dengan cepat berpindah berdiri di belakang sara.


"eh?"kaget sara dan langsung menghadap ke belakang ternyata ada guru jozan yang berada di belakangnya.


"ada apa dengan "seorang ninja harus menyadari tipuan"? sial aku tak akan terkena perangkapnya lagi!" ucap dara yang mengambil pisau di sakunya dan memutuskan tali jaring itu.


"hehehe" senang dara yang berhasil turun dari jebakan itu.


tiba tiba tanpa dara sadari ternyata ada tali yang melingkar di kakinya dan langsung menarik kembali kaki dara ke atas pohon.


"aaaaaaa! aku kena lagi!" teriak dara dengan kesal.