Ninja Kosaki

Ninja Kosaki
pendatang bab 38



"hem."hembus nafas sara sambil berjalan dengan wajah kesal.


"kona, kau tidak apa apa?" tanya agis yang melihat kona tergeletak di tanah.


kona dan dara terbangun.


"awww perempuan jelek itu kurang ajar! apa dia benar benar perempuan?"ucap kona dengan dahi yang benjot karena ulah pukulan sara.


sara yang mendengar perkataan kona langsung membalikan wajahnya dengan wajah yang merah.


"bahaya!" ucap dara dan kona secara bersamaan.


sara pun langsung berlari ke arah mereka ingin memukul lagi.


"lari!" teriak dara yang ketakutan.


mereka semua pun lari menghindari amukan sara.


"akh." teriak kona yang tiba tiba menabrak dua lelaki dan perempuan.


"hemm pasti itu sakit." ucap lelaki itu.


*****


"aku memang sudah menerima laporan resmimu.apa dara akur dengan jounan?"tanya guru ramada.


"hem? ya dia baik baik saja."ucap guru jozan.


"aku sibuk belakangan ini.aku belum sempat bertemu dengannya sekalipun sejak dia pulang. aku sedikit khawatir."ucap guru ramada.


"seperti yang kau ketahui,guru ramada,jounan juga ada di tim kami...dan dara menganggapnya rival.jadi, sedikit merepotkan.namun, kekuatannya menjadi jauh lebih berkembang.mungkin hampir mendekatimu,orang yang dia kagumi!"ucap guru jozan.


"hehe begitu,ya?" jawab guru ramada dengan tersenyum.


*****


di sebuah hutan ada 3 tim yang sedang berlatih dan mereka bertiga adalah kazuga,kagura,rino dan satu gurunya yang bernama pasa.


"ada apa ini?"gumam batin pasa.


"sekarang? mereka ini..." gumam batin zanzo sambil menatap ke langit.


******


"kona!" ucap dara yang melihat kona sedang di cekik lehernya oleh lelaki itu.


"itu sakit,bocah culun."ucap kaze.


"sudahlah kaze,kau akan di marahi nanti."ucap made seorang perempuan yang bersama kaze.


"maafkan kami aku hanya main main." ucap sara.


"siapa mereka ini?" gumam batin sara.


"woi! hentikan! lepasin dia!"ucap dara yang kesal.


"hah jadi, mereka junior dari desa kosaki." gumam batin kaze.


"ayo bermain dengan mereka sebelum si cerewet datang."ucap kaze.


"ahh lepaskan!" ucap kona yang memberontak.


"kau cukup bersemangat,bocah culun." ucap kaze.


"bedebah!" teriak dara dan berlari ke arah Kaze untuk menyerang.


kaze langsung menggerakkan jarinya dan mengeluarkan tali di tangannya dan menggerakkan tali itu dengan jarinya ke arah dara.


plakkkk


"akh apa itu?" ucap dara yang terpental ke belakang karena terkena cabukan dari tali itu.


"junior kosaki lebih lemah dari pada yang kuduga."ucap kaze.


"mereka orang asing. kenapa ada di sini." gumam batin sara.


"kona."ucap jusi.


"kona!" ucap Agis yang ketakutan.


"sakit..."ucap Kona.


"woi! jika tidak mau melepaskannya, takkan kumaafkan kalian! dongo!"teriak dara.


tiba tiba sara memukul kepala dara sambil berkata."kau yang dongo! kenapa kau membuatnya marah?" ucap sara dengan wajah kesalnya.


"kau menyebalkan.lagi pula aku tak suka anak anak.apa lagi,anak kecil yang sombong.membuatku ingin membunuhnya."ucap kaze.


mereka semua pun terkejut mendengar perkataan kaze.


"hufttt aku tidak mau ikut ikutan."ucap made.


"ada apa dengan orang ini? dia gila." gumam batin sara.


"setelah bocah ini,akan kuhabisi anak yang banyak bicara itu."ucap kaze sambil mengangcang ngancang tangannya untuk memukul kona.


"kau!" ucap dara yang berlari ke arah kaze.


tiba tiba ada jounan yang melempar batu ke arah tangan kaze membuat kaze melepaskan cekikannya.


"akh."ucap kona yang terjatuh.


"apa?"ucap kaze sambil melihat tangannya yang kesakitan.


"ha?" terkejut kaze dan Melihat jounan dari kejauhan.


"apa yang kau lakukan di desa orang lain?"tanya jounan dengan santai.


"jounan!" teriak sara yang bahagia.


"dia ganteng juga."gumam batin made yang melihat kegantengan jounan.


"bocah menyebalkan lagi." ucap kaze.


"pergilah." ucap jounan.


"ahhh keren banget!" ucap sara yang terpesona dengan jounan.


"kak dara kau payah."ucap kona yang mengejek.


"bego! aku juga bisa mengalahkan berandal itu." ucap dara.


"jounan! kenapa kau selalu ikut campur seperti ini?"gumam batin dara.


"hoi kemarilah bocah! kau tipe orang sombong yang paling kubenci."ucap kaze sambil mengeluar pedang kayu yang berada di belakang punggungnya.


"tunggu! kau mau memakai pedang?"ucap made.


kaze pun membuka pedangnya yang di bungkus menggunakan kain.


"kaze, hentikan."ucap raga yang tiba tiba muncul dari belakang jounan.


"apa?"ucap jounan yang terkejut mendengar ada orang yang berbicara di belakangnya.


"kau membuat malu desa kita."ucap raga.


mereka semua pun terkejut setelah mendengar perkataan raga.


"eh raga.."ucap kaze.


"sejak kapan dia ada di belakangku? cara menyusupnya setingkat dengan guru jozan yang mengejutkan." gumam batin jounan.


*****


kantor desa


"tidak ada alasan lain untuk memanggil kalian selain...kurasa kalian sudah tau alasannya berdasarkan orang yang di panggil."ucap tuan pemimpin izura kepada beberapa senior yang berada di hadapannya.


"ahhh ternyata sudah saatnya.."ucap guru jozan.


"negara lain sudah di beri tau kan? kulihat banyak orang asing di desa."ucap guru zanzo.


"jadi,kapan tepatnya?"ucap guru pasa.


"satu hari lagi."ucap tuan pemimpin izura.


"mendadak sekali." ucap guru jozan.


"sekarang akan ku buat pengumuman resmi.lima hari dari desa.di hari pertama bulan april,ujian untuk junior akan di mulai!"ucap tuan pemimpin izura.


"kau sungguh memalukan desa kita.kau fikir, untuk apa kita datang ke desa kosaki?"ucap raga.


"dengarkan penjelasanku,raga. mereka yang memulai Duluan."ucap kaze.


"diam! ku bunuh kau."ucap raga dengan menatap mata kaze dengan tajam.


kaze langsung ketakutan dan berkata."baiklah aku salah.maafkan aku."


"maaf tentang itu."ucap raga.


"tatapan orang ini mengerikan.dia bisa menakuti kaze dengan mudah menggunakan tatapan itu. orang ini hebat."gumam batin jounan.


raga langsung membalikan badannya sambil berkata."ayo pergi.kita datang bukan untuk main main."


"aku mengerti."ucap kaze.


"tunggu sebentar!"panggil sara.


"ada apa?"jawab made.


"di lihat dari ikat kepala kalian,kalian ninja dari desa sukanzi,kan? tentu saja, negara api dan negara angin adalah sekutu. ninja yang keluar dan masuk sesukanya harusnya di larang oleh perjanjian.sebutkan tujuan kalian!"tanya sara dengan tegas.


"tergantung situasi...jadi, ini artinya berada di tempat gelap hanya dengan cahaya lilin. kau tidak tau apa apa ya? ini surat izinku.seperti katamu, kami junior dari sukanzi di negara angin. kami datang untuk mengikuti ujian junior."ucap made.


"ujian junior? apa itu ujian junior?"ucap dara yang kebingungan.


"huftt kau sungguh tak tau apa apa ya?"ucap made.


"dara,jika kau lulus di ujian itu, kau bisa naik dari junior menjadi senior."ucap kona yang menjelaskan kepada dara.


"benarkah? kalau begitu,akan kucoba!"ucap dara.


"ayo pergi."ucap raga.