Ninja Kosaki

Ninja Kosaki
jurus cermin pengalihan milik soka bab 29



dua lelaki itu langsung berlari ke arah dara dan andini.


"mereka datang!" ucap andini.


dengan cepat dara mengeluarkan 2 pisau dan melemparnya ke arah lelaki itu.namun, kedua lelaki itu langsung menangkis menggunakan samurainya.


"hah benda seperti itu takkan berguna!"ucap lelaki berhidung merah.


"hehe bodoh."ucap dara sambil tersenyum ke arah dua lelaki itu.


"persiapkan diri kalian!"ucap lelaki berambut pirang.


seketika kedua bayangan dara berada di belakang kedua lelaki itu dan langsung memukul kedua lelaki itu hingga tersungkur.


"aaaaaaa"


"sangat keren!" ucap andini yang melihat kedua lelaki itu langsung terpingsan.


"hehehe sudah selesai."ucap dara dengan meluruskan tangan tanda mengajak tos andini.


"haha kakak dara,kau seperti ninja!"ucap andini.


"bego! aku memang seorang ninja."ucap dara.


keduanya langsung tertawa terbahak bahak.


*******


"kumpulkan energi pada satu titik.di kaki!"teriak jounan.


duarrrrrrr keduanya langsung saling terpental ke belakang.


"dia menghilang?"ucap soka.


jounan muncul dari atas soka dan melemparkan 5 pisau ke arah soka.


soka yang melihat itu langsung menghindar.namun,jounan dengan cepat muncul dari belakang soka sambil berkata."ternyata kau bego.mulai sekarang,kau hanya akan menahan seranganku."


saat melihat jounan ingin menusuknya dari belakang soka dengan cepat membalikan badannya dan menangkis serangan pukulan jounan dengan kedua tangannya.namun, jounan yang lebih pintar langsung menendang perut soka dengan kuat.


"haaaaa"


soka sampai terpental di hadapan kaki zudanza.


"sulit di percaya soka kalah cepat."ucap zudanza.


"tampaknya aku lebih cepat dari pada kau." ucap jounan.


takkanku biarkan kau mengejek tim kami dan menyebut mereka bocah.mungkin tidak terlihat,tapi jounan ninja pemula yang mendapatkan rangking satu di desa kosaki.sara adalah yang perpintar." ucap guru jozan.


"ya itu benar!" gumam batin sara.


"yang satu lagi,ninja paling bego dan paling lincah,dara yuzande."ucap guru jozan.


******


"uhuk uhuk"


"demam?"ucap andini yang melihat dara batuk batuk.


"aku tak apaa apa, ngomong ngomong, maaf tentang kemarin,andini."ucap dara kepada andini.


"apa?"


"heheh karena menyebutmu cengeng.jangan di bawa ke hati Perkataanku itu."ucap dara sambil tersenyum.


"kau kuat."ucap dara sambil mengelus kepala andini.


"hmm."


"eh?"dara kebingungan melihat andini yang tiba tiba menangis.


"sial! aku sudah tak ingin menangis lagi, tapi...sekarang kau akan menertawakanku lagi dan menyebutku cengeng."ucap andini.


"apa maksudmu? tidak apa apa jika menangis karena senang.hehehe tidak masalah untuk menangis saat kau senang!" ucap dara yang tersenyum ke arah andini.


"dara..."ucap andini.


"baik lah, kuserahkan sisanya kepadamu, ya?"ucap dara.


"baik."jawab andini dan mengusap air matanya.


"sekarang, aku akan pergi ke jembatan sebentar.dasar,menjadi super hero itu sulit! tentu saja!" teriak dara sambil berlari pergi meninggalkan andini.


"tentu saja!"ucap andini sambil meluruskan tangannya dengan mengepal.


*******


"hahaha...soka, apa kau mengerti? kalau seperti ini, mangsamu akan menang."ucap zudanza.


"ya."ucap soka bangkit dan mengeluarkan energi berwarna hitam.


"apa?"ucap jounan yang melihat soka mengeluarkan energi berwarna hitam.


"sayang sekali."ucap soka.


"hawa panas apa ini?"ucap jounan.


soka langsung mengeluarkan jurus cermin yang terbuat dari api dan satu persatu muncul memutari tubuh jounan.


"hino kagami!"


"ha apa ini?" gumam batin jounan.


soka berjalan ke cermin tersebut dan masuk.seketika cermin yang memutari tubuh jounan ada tubuh soka satu persatu.


"ha? ini semua cermin?sebenarnya apa ini?"gumam batin jounan yang mulai gelisah.


"sial!"ucap guru jozan yang langsung berlari ke arah jounan.namun,di halangi oleh zudanza.


"lawanmu adalah aku,bukan? karena jurus itu sudah muncul,habislah dia." ucap zudanza.


"akan ku mulai sekarang.akan ku tunjukan kecepatan asliku!" ucap soka dan mengeluarkan banyak jarum dan melemparkan jarum itu ke arah jounan hingga mengenai kedua bahunya.


"aaa..aaa..aaa"


"jounan!" teriak guru jozan.


"jounan!" teriak sara yang melihat jounan di serang bertubi tubi.


jarum itu langsung menyeset seluruh tubuh jounan hingga tidak berkutik.


"jika kau bergerak,akan ku bunuh mereka berdua." ucap zudanza kepada jozan.


"maaf,pak kuciza.aku akan menjauh sedikit."ucap sara.


"ya,pergilah."ucap pak kuciza.


sara langsung mengambil pisau dari sakunya dan melemparkan pisau itu ke arah jounan.


"tangkap ini!"


namun dengan cepat soka langsung menangkap pisau itu.


"dia menangkapnya?"ucap sara.


di saat jounan sudah terbaring lemas.seketika ada yang melemparkan batu ke arah soka dan mengenai kepalanya yang keluar dari cermin itu dan langsung terjatuh keluar dari cermin.


"apa?" ucap sara yang terkejut.


bufttttt


seketika muncul asap tebal.


"siapa itu?"ucap sara.


"si bego itu.si tukang pamer."gumam batin jounan.


"ninja yang paling bego dan paling lincah nomor satu."ucap soka.


setelah asap menghilang dara berkata sambil menyeringai."dara yuzande...datang!"


"karena aku sudah datang, kalian akan baik baik saja!"ucap dara.


"wah sara!"ucap sara.


"pemeran utama cerita biasanya muncul....di situasi seperti ini...dan langsung mengalahkan musuh!"ucap dara.


"hem bocah itu..."gumam batin zudanza.


"dia sombong sekali."gumam batin jounan.


"dasar, si bego itu.malah muncul tiba tiba...tidak ada gunanya jika tidak membuat musuh lengah."gumam batin guru jozan.


"anak itu.."gumam batin soka dan mengingat pertemuan mereka di saat dara berlatih.


"baik lah,ini dia! futari ni..."ucap dara yang belum sempat mengeluarkan jurus.


tiba tiba zudanza melempar 2 pisau ke arah dara.


"gawat! menghindar!"ucap guru jozan.


"aaaaaaaa"


soka langsung mengambil dua jarum dari sakunya dan melemparnya ke arah pisau yang di lemparkan oleh zudanza.


ting tinggg


"apa?"terkejut zudanza.


"ha dia selamat."ucap sara.


"serangan kedua musuh malah menyelamatkannya. itu sangat hoki."ucap pak kuciza.


"woi, apa yang kau lakukan, dara?" ucap sara yang kesal.


"hoii, orang bodoh macam apa yang mengeluarkan jurus di depan musuh?"ucap guru jozan.


"apa?"ucap dara yang panik.


"inti dari ninja adalah tipuan,cara untuk menipu musuhmu.meski hanya mengeluarkan satu jurus, kau harus tak terlihat oleh musuhmu,membuatnya lengah,dan menipunya.caramu muncul tadi,hanya menjadikanmu sasaran."ucap guru jozan.


"a...a..apa? padahal aku ingin menyelamatkann kalian."ucap dara.


"yang lebih ku khawatirkan adalah...."ucapp guru jozan sambil menatap ke arah soka.


"dia..."gumam batin jounan.


"soka, apa yang kau lakukan?"tanya zudanza.


"zudanza, serahkan anak ini kepadaku.izinkan aku bertarung dengan caraku." ucap soka.


"apa katamu..?"ucap sara.