Ninja Kosaki

Ninja Kosaki
penculikan bab 39



"woi kau yang di sana.siapa namamu."ucap jounan.


"eh? aku?" jawab made yang kegeeran.


"bukan.yang membawa bambu di sampingmu." ucap jounan.


raga langsung berbalik badan sambil berkata."aku raga sang asap tebal. aku juga penasaran denganmu.siapa namamu?"tanya raga.


"jounan ahicu."ucap jounan.


mereka berdua salling menatap dengan mata yang ganasnya.


"oi oi! bagaimana denganku?"ucap dara kepada raga.


" aku tidak tertarik padamu."ucap raga.


mereka bertiga pun langsung pergi berjalan meninggalkan jounan.


"hem akan semakin menarik."gumam batin jounan.


"bagaimana menurutmu?"ucap seseorang yang sedang memantau jounan dari kejauhan.


"kurasa mereka tidak ada istimewanya, rambut hitam dari kosaki dan si bambu dari sukanzi,mereka harus di perhatikan."ucap teman satunya yang menggunakan penutup mulut.


****


"sekarang,bersamaan dengan di mulainya ujian junior,yang bertugas untuk para junior silahkan maju."ucap tuan pemimpin izura.


guru jozan,guru pasa,dan zanzo langsung berjalan menghadap ke tuan pemimpin izura.


"zanzo,pasa,jozan. jadi ada apa junior dari timmu yang kau rekomendasikan untuk ujian ini? tidak perlu kukatakan lagi,tapi junior yang menjalani delapan atau lebih misi resmi.bisa di rekomendasikan untuk ujian. sebagai peraturan umum, menjalankan lebih dari dua kali jumlah misi sudah layak."ucap tuan pemimpin izura.


"tidak perlu mendengarnya.ini terlalu belum cukup umur bagi mereka."gumam batin ramada.


"kalau begitu.yang pertama jozan."ucap tuan pemimpin izura.


"tim 6 bimbingan jozan.jounan ahicu,dara yuzande,sara harimuna,aku, jozan hakuze, merekomendasikan mereka bertiga mengikuti ujian Junior."ucap guru jozan.


"apa?" terkejut guru ramada.


"tim 7 bimbingan pasa.kagura nahita,rino hachi,kazuga mirako,aku,pasa miizu, juga merekomendasikan mereka bertiga."ucap guru pasa.


"tim 8 bimbingan zanzo.sashi nara,sachi kumachi,jidan yokuchi,aku zanzo yukki, juga merekomendasikan ketiganya juga."ucap zanzo.


"tiga tiganya di rekomendasikan....para pemula itu ikut ujian junior. sejak tiga tahun itu terjadi." ucap guru junior yang lainnya.


"tunggu sebentar!"protes guru ramada.


"ada apa,ramada?"tanya tuan pemimpin izura.


"tuan pemimpin,izinkan aku mengatakan satu hal. mungkin terdengar sombong, tapi aku yang membimbing kesembilan junior...yang di sebutkan tadi.kuakui,mereka semua murid yang berbakat,tapi ini terlalu kecil.mereka seharusnya ikut ujian setelah mendapat pengalaman lebih!"ucap guru ramada.


"aku menjadi junior saat usiaku beranjak 6 tahun lebih muda dari pada dara."ucap guru jozan.


"dara berbeda darimu! apa kau berniat menghancurkan dara?"ucap guru ramada yang kesal.


"mereka selalu mengeluh ingin mendapatkan misi yang penting. ini bagus untuk memberi mereka pelajaran. mencoba menghancurkan mereka juga akan menarik."ucap guru jozan dengan santai.


"apa katamu?"ucap guru ramada.


"terlepas dari gurauanku...guru ramada,aku paham maksudmu. itu menjengkelkan, aku tau. namun..."ucap guru jozan.


"jozan,jangan di lanjutkan."ucap guru pasa.


"jangan ikut campur! mereka bukan muridmu lagi. mereka muridku sekarang."ucap guru jozan.


"yaampun merepotkan saja."gumam batin guru zanzo.


"hufttt" guru pasa menghela nafas.


"tapi, ujian junior juga di kenal sebagai..."ucap guru ramada.


"ramada..aku paham maksudmu."ucap tuan pemimpin izura yang memotong perkataan guru ramda.


"tuan pemimpin..." ucap guru ramada yang gelisah.


"karena itu,kuputuskan untuk mengadakan ujian penyisihan khusus untuk para ujian pemula ini."ucap tuan pemimpin izura.


"ujian penyisihan?"ucap guru ramada.


*****


di sebuah jembatan di sungai.


"woi! kenapa dia yang selalu memanggil kita, kemudian membuat kita menunggu?"ucap sara kepada dara.


"betul!"teriak dara.


"bagaimana dengan perasaan gadis...yang tidak sengaja kesiangan sehingga tak sempat mengeringkan rambut?"ucap sara yang kesal kepada guru jozan karena belum juga sampai.


"aku kesiangan.jadi, tak sempat mandi."ucap dara dengan mengangkat satu tangannya.


"kau...itu jorok."ucap sara yang geli kepada dara karena belum mandi.


"kenapa mereka bersemangat sekali di pagi hari?"gumam batin jounan.


buftttttt


"tidak,itu bohong!"ucap dara dan sara secara bersamaan.


"oke lah...ini mendadak,tapi kurekomendasikan kalian untuk ujian junior,jadi... ini surat pendaftaran kalian."ucap guru jozan sambil memberi kertas pendaftaran kepada mereka bertiga.


"ujian junior..."ucap sara yang terbengong.


"meski begitu,ujian ini tidak wajib. kalian bebas memutuskan ingin ikut atau tidak."ucap guru jozan.


"ya! aku sayang guru jozan!"ucap dara yang bersemangat.


"untuk yang mau mengikuti ujian.tanda tangani surat pendaftaran itu...dan datang ke sekolah ruang c pukul 4 sore, lima hari dari sekarang. itu saja."ucap guru jozan.


"hehe ujian junior!(UJIAN JUNIOR,DARA YUZANDE) ujian junior....aku yakin banyak orang kuat di sana.contohnya orang itu dan orang ini.(raga dan kaze) "ucap dara yang berjalan sambil melihat kertas pendaftaran itu.


"mungkin aku bisa mengalahkannya(raga)"gumam batin jounan.


"aku tak mau.aku tak bisa mengimbangi jounan,apa lagi dara...ujian junior itu mustahil."gumam batin sara.


*****


rombongan dari desa lain pun mulai memasukan gerbang desa kosaki untuk ikut mendaftar ujian junior.


****


di tengah perjalanan pulang bertemu dengan kona dan kedua temannya.


"wah! kak dara! ayo main!"ucap kona.


"baiklah.aku tak ada misi hari ini.jadi,aku akan bermain dengan kalian."ucap dara.


"yeyy!"ucap kona dan kedua temannya.


buftttttt


tiba tiba ada seorang ninja yang berjubah tertutup datang dari belakang jusi dan di bwa ke atas pohon.


"bos! kona!"teriak jusi.


"apa maumu dengan jusi?"ucap kona.


"woi! kau! lepaskan jusi!"ucap dara.


lelaki berjubah itu langsung pergi dengan membawa jusi.


"sial! ayo ikuti mereka,kona!" ucap dara yang mengejar lelaki berjubah itu.


"ya!"ucap kona.


"ikut."ucap agis dan ikut mengejar.


****


sara yang sedang melamun di atas rumah tingkatnya sambil menatap langit berkata."hufttt ujian junior,ya?"


"hei."panggil jounan dari depan rumah sara yang melihat sara sesang melamun di tingkat.


"heee jounan,ada apa?"ucap sara yang terkejut tiba tiba ada jounan yang menghampirinya.


"mau jalan jalan sebentar?"ajak jounan.


"haa tidak mungkin.serius?"ucap sara yang tidak menyangka kalau jounan mengajaknya rjalan.


*****


"ternyata kau bisa mengimbangi kecepatan ini."ucap lelaki itu.


"tunggu aku,jusi!"ucap dara yang masih mengejar lelaki itu.


"ahhh di mana kau, dara?"ucap kona yang kehilangan jejak dara.


"sepertinya kita tersesat."ucap agis kepada kona.


"tidak lepaskan aku!"teriak jusi yang ketakutan.


"bahkan desa kosaki yang di jaga ketat bisa menjadi milikku...jika menyelinap di tengah keramaian ujian junior."ucap lelaki itu.


srekkkkk


"he cepat juga."ucap lelaki itu yang melihat dara sudah sampai di tempat ia berhenti.


"hei kau jelek! mau kau apa dengan jusi?"ucap dara.


"mauku apa katamu? kau mau tau?"ucap lelaki itu dengan menyodorkan pisau ke leher jusi.


"apa?"terkejut dara.


"jangan bergerak! atau bocah ini akan ku bunuh!"ucap lelaki itu.


"kau...kenapa kau melakukan ini? aku menginginkan buku jurus milik tuan pemimpin! jika kau bawakan untukku,akan ku kembalikan bocah ini."ucap lelaki itu.


"buku jurus..."ucap dara.