
setelah dara dan sara sudah membuka buku itu. mereka bertiga langsung terkejut.
" hooo apa ini? "
dara kebingungan setelah melihat isi dari buku itu.
" lelaki? orang? " ucap sara yang membaca buku itu.
tiba buku mengeluarkan asap.
" ini jurus seni membawa kata-kata! " terkejut jounan.
" dara! sara! lepaskan buku itu! " perintah jounan.
sara dan dara langsung melemparkan buku itu.
bufttttt
asap itu perlahan-lahan menghilang dan terlihat ada bayangan orang dari asap tersebut.
" apa? " terkejut dara.
" kau ..., " ucap jounan melihat guru ramada yang muncul dari buku itu.
" young, lama tak jumpa. " ucap guru ramada.
" apa yang terjadi? " ucap sara.
" sepertinya kalian bertiga cukup kesulitan. " ucap guru ramada.
" apa? kenapa guru ramada muncul dengan jurus pemanggilan? " tanya dara membulatkan matanya.
" di akhir ujian kedua ini, kami para senior menyambut peserta. aku hanya diberi tugas penting untuk menjadi penyampai pesan kalian. "
guru ramada yang menjelaskan kepada tim dara kalau tujuan ia muncul adalah hanya untuk menyampaikan pesan kepada tim dara.
" penyampai pesan? "
sara masih tidak mengerti apa itu penyampaian pesan.
guru ramada mengambil jam dari sakunya sambil berkata. " huftt tepat waktu. "
" semuanya, selamat kalian telah lulus dari ujian kedua. " ucap guru ramada.
mereka bertiga pun terdiam dan membulatkan matanya karena bingung.
" untuk merayakannya, aku mau mentraktir sushi, tapi ... " ucap guru ramada yang terpotong oleh perkataan dara.
" ke-ke-keren! "
dara langsung memeluk tubuh guru ramada dengan erat karena bahagia.
" hei, dara! dengar sampai selesai ..."
-- keren! --
dara melepaskan pelukannya dan bersorak.
" sushi! tentu saja! kerjaku bagus! aku yang terhebat! aku mau makan sushi! " teriak dara.
sara terjatuh duduk karena kelelahan dan ingin beristirahat.
jounan juga ikut duduk dan beristirahat.
" dia bersemangat sekali. " ucap jounan.
" yey! " teriak dara melompat.
" diam! " ucap sara dengan nada sedikit tinggi.
" sungguh, kau masih lucu seperti dahulu. " ucap guru ramada kepada dara.
" begitu rupanya. jika kami membuka buku di pertengahan ujian, apa yang akan guru ramada lakukan? " tanya jounan.
guru ramada mengambil buku itu yang di lempar oleh sara dan dara.
" jounan, kau memang ninja yang pintar. tebakanmu tepat. peraturan ujian ini adalah menguji kemampuan menjalankan misi rahasiamu. dengan kata lain, jika buku ini dibuka dan kalian menentang peraturan ..., " ucap guru ramada.
" jika buku itu dibuka? " tanya kepada guru ramada untuk melanjutkan perkataannya.
" aku diperintahkan untuk membuat pingsan ... peserta yang berani membuka buku sebelum ujian berakhir. " penjelasan guru ramada.
" hemm, syukurlah kalian tidak membukanya. " ucap jounan kepada sara dan dara.
dara dan sara terkejut malu karena ingin membuka buku itu sebelum ujian berakhir.
" lyuki, terima kasih. " gumam batin dara yang berterima kasih kepada lyuki karena lyukilah yang menghadang dara untuk tidak membuka buku itu.
" omong - omong, guru ramada. " ucap sara yang ingin bertanya.
" apa? " jawab guru ramada.
" apa maksud kalimat yang tertulis di dinding itu? kalimatnya sedikit rumit, jadi, kami tidak mengerti sama sekali. " ucap sara.
" ha-ha-ha tidak perlu dipikirkan! kita sudah lulus! " ucap dara sambil tersenyum ke arah sara.
" sebenarnya, menjelaskan kalimat itu adalah tugasku juga. " ucap guru ramada sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
" apa? benarkan? " ucap dara.
" benar. bacalah. ini adalah instruksi senior yang ditulis tuan pemimpin. " ucap guru ramada.
" instruksi? " melongo dara.
" benar! 'air' ditulisan ini mengacu pada kepala manusia. sementara 'tanah' mengacu pada tubuh manusia. " jelas guru ramada.
" oooh, Begitu rupanya. " ucap dara yang paham.
" jika 'air' tidak ada, perkaya pengetahuanmu dan bersiap untuk peluang. " dengan kata lain, dara, jika kelemahanmu ada di dalam kepalamu. kau harus belajar banyak untuk persiapan misimu. " ucap guru ramada.
" cih menyebalkan sekali. " merengut dara.
" lalu, ' jika tanah' tidak ada, carilah keuntungan. jika kelemahanmu adalah kekuatan fisik, sara, berarti bagaimanapun, berlatihlah setiap hari. jadi, jangan malas." ucap guru ramada.
" he-he-he. " tawa kecil sara sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
" dan jika kalian menggabungkan air dan bumi, misi berbahaya pasti bisa teratasi. dengan kata lain, misi tersebut kalian atasi dan mudah diselesaikan. " ucap guru ramada.
" lalu bagaimana, dengan huruf yang hilang?" tanya sara.
" huruf itu mengacu pada senior. huruf yang mengacu pada 'orang' di buku tadi adalah huruf yang hilang di sana. dua hari ujian ini adalah untuk menguji kemampuan dasar peserta bagi sebagai senior. lalu kalian menyelesaikannya dengan baik. senior adalah ninja kelas ketua tim. mereka bertanggung jawab memimpin tim. kalian harus lebih sigap mengeluarkan kekuatan fisik kalian ... dan memahami misi Secara mendalam! aku ingin kalian mengambil langkah berikutnya tanpa melupakan instruksi tingkat senior ini. itulah kesimpulan pesan yang harus kusampaikan. "
guru ramada menjelaskan kepada tim dara dengan detail agar mereka bisa tau tujuan lolos untuk menjadi seorang senior.
" aku mengerti! "
dara hormat tegak kepada guru ramada sambil tersenyum manis.
" namun, untuk ujian ketiga dan terakhir, jangan terlalu memaksakan diri. terutama kau, dara. - -kau yang paling ...
- - guru ramada.
dara langsung memotong perkataan guru ramada.
" dari saat aku mendapatkan ikat kepala kosaki, aku bukanlah murid akademi lagi. tidak perlu khawatir. selain itu, ini bukti yang guru berikan bahwa aku adalah ninja sejati, 'kan? kebodohanku mungkin tidak berubah, tapi aku bukanlah seorang anak kecil lagi! sekarang aku ... seorang ninja! "
dara pun meyakinkan guru ramada kalau dirinya akan bisa menjaga dirinya dengan baik dan akan menjadi seorang ninja yang hebat suatu saat.
" begitu rupanya. maafkan aku, dara. "
guru ramada adalah sosok orang yang sangat menyayangi dara sebagai muridnya, karena guru ramada pernah merasakan ada di posisi dara yang di mana tumbuh tanpa seorang ayah dan tidak merasakan kasih sayang dari seorang ayah.
" orang yang mungkin memahami ... kekuatan anak anak ini mungkin adalah kau, jozan. " gumam batin guru ramada.
" bagaimana? apa segel kutukan itu masih sakit? " tanya tuan pemimpin yang sedang melihat lengan guru zufa.
" tidak. berkat tuan pemimpin, sudah sedikit membaik. " Jawab guru zufa.
" meski begitu, drokage adalah salah satu senioritas kosaki, 'kan? dia penjahat tingkat S di buku novel ninja pelarian ... yang bahkan tidak tersentuh oleh ninko, 'kan? kudengar dia sudah mati, tapi bagaimana dia bisa datang ke desa ini? " tanya pengawas zenda.
guru zufa menjelaskan kepada tuan pemimpin izura. alasan drokage datang ke desa kosaki dan tujuannya untuk menculik anak yang berpotensi.
" itu ..., "
" mungkin itu, jounan, 'kan? " ucap tuan pemimpin.
guru zufa langsung terkejut setelah mendengar tuan pemimpin menyebut nama jounan.
serttttt
walky talky yang berada di meja depan guru zufa, tiba tiba berbunyi. guru zufa dan yang lainnya pun mendengarkan suara dari walky talkie itu.
" nona zufa! dua puluh satu peserta yang lulus ujian kedua sudah dikonfirmasikan. untuk ujian ketiga, Menurut peraturan ujian senior, akan ada penyisihan untuk pertama kali dalam tiga tahun. ujian kedua selesai. "
srttttt
" untuk sementara, lanjutkan ujiannya. tapi terus awasi pergerakannya. "
perintah tuan pemimpin izura agar guru zufa terus mengawasi drokage yang sedang mengincar jounan.
" baik. " jawab guru zufa.