
wussssshhh cinggg
sebuah jarum melayang dari kiri zudanza yang langsung menancap ke leher zudanza membuat zudanza kehilangan kesadaran dan terjatuh.
mereka semua pun terkejut membulatkan matanya melihat ada yang melemparkan jarum ke arah zudanza.
"hehe benar.dia sudah mati." ucap anak kecil itu dengan santai.
guru jozan langsung menghampiri zudanza yang sedang terbaring dan memastikan zudanza benar benar mati atau tidak menggunakan jari telunjuk yang di dekatkan di hidungnya.
setelah guru jozan tidak merasakan hembusan nafas dari zudanza ia berkata."benar saja dia sudah mati." sambil melirik ke arah anak kecil itu yang sudah membunuh zudanza.
" aku sangat berterima kasih. aku sudah lama sekali ingin membunuh zudanza." ucap anak kecil itu.
"kalau tidak salah garis itu. kau pembasmi ninja dari simakuki,kan?"ucap guru jozan yang melihat garis silang yang di pipi anak kecil itu.
"betul sekali.pengetahuanmu luas juga." jawab anak kecil itu.
dara yang mendengar itu langsung maju ke depan dan berkata."ninja pembasmi?!"
"kau tidak mengerti ninja pembasmi itu apa? bukanya waktu di kelas membahas itu? para ninja pembasmi mengejar orang orang seperti zudanza.yang melawan desanya sendiri, kampungnya sendiri. saat mereka meninggalkan desa, ninja pembasmi mengejar ninja pelarian, untuk di bunuh agar agar rahasia desa tidak bocor. itu pengetahuan kecil. kau harus lebih banyak belajar."ucap sara yang menjelaskan apa artinya pembasmi ninja.
"ya, benar. aku anggota pembasmi dari simakuki yang misinya membasmi ninja pelarian."ucap anak kecil itu yang membenarkan perkataan sara.
"dari nada dan suaranya, tidak jauh berbeda dari dara. seorang Ninja pembasmi, ya? dia bukan bocah biasa." gumam batin guru jozan.
dara langsung mendekar ke arah anak kecil itu sambil melihat ke arah zudanza seperti orang kebingungan dengan wajah yang kesal.
"kau itu sebenarnya siapa sih? hei kau!" teriak dara.
"jangan panik, dara. itu bukan musuh." ucap guru jozan.
"bukan itu yang ku tanyakan! lagian... zudanza di bunuh! lelaki sekuat itu di bunuh dengan mudahnya oleh bocah yang mungkin sepantaran denganku! kita...kita lemah! aku tidak bisa menerima itu!" ucap dara yang kesal.
"yah aku sangat mengerti perasaanmu. akan tetapi, ini juga kenyataan."ucap guru jozan sambil menepuk bahu dara.
guru jozan melanjutkan perkataannya.
"di dunia ini, ada anak anak yang lebih muda dari pada kau dan lebih kuat dari diriku."
dara yang mendengar perkataan itu memasang wajah yang cemberut.
anak itu menghampiri mayat zudanza dan merangkul tubuh zudanza sambil berkata."pertempuran kalian sudah berakhir. aku harus menyingkirkan mayat ini. karena mengandung banyak rahasia. kalau begitu, aku pamit."
anak kecil itu pun langsung membawa mayat zudanza dan langsung perlahan menghilang meninggalkan yang lainnya.
"ha? dia menghilang?"ucap dara yang langsung menghampiri tempat terbaringnya mayat zudanza yang sudah di bawa oleh anak kecil itu.
"dia sudah tidak ada lagi di sini." ucap guru jozan.
"ini semua gunanya apa,sih? sebenarnya kita ini siapa?" ucap dara yang kesal kepada diri sendiri sambil memukul kepalanya sendiri berkali berkali.
"dara.." ucap sara yang kasihan melihat dara yang terus mengeluh.
"bodoh! bodoh! bodoh!" teriak dara.
guru jozan berjalan menghampiri dara dan langsung menahan tangan dara yang memukul kepalanya sendiri sambil berkata.
"hal seperti ini sudah wajar untuk seorang ninja. jika kau stres,lakukan lain kali saja!" ucap guru jozan menenangkan dara.
"hahaha maafkan aku semuanya! kalian bisa beristirahat di rumahku!" ucap pak kuciza dengan senang.
"yosh, ayo berdiri lalu pergi." perintah guru jozan.
baru satu langkah berjalan guru jozan seketika merasa kesakitan di bagian matanya dan langsung berhenti seketika dan terjatuh di tanah.
mereka semua khawatir melihat guru jozan tiba tiba terjatuh dan pingsan.
"guru!"teriak dara.
"hah?"kaget sara sambil membulatkan matanya.
"sepertinya ini efek dari matanya." ucap jounan.
"efek matanya?"tanya dara yang tidak mengerti.
"hemm mata itu mempunyai efek yang tiba tiba semua tubuh merasa kaku dan matanya terasa sangat sakit jika terlalu banyak memakai jurus menggunakan mata itu."ucap Jounan yang menjelaskan kepada dara.
"ahhh" ucap dara yang sudah mengerti.
"eh pak kuciza,bolehkan kau meminta tolong. menggendong guru sampai ke rumahmu? karena kita masih kecil tidak kuat menggendong tubuh guru." ucap sara yang meminta tolong kepada kuciza untuk menggendong tubuh guru jozan.
"tentu saja." jawab pak kuciza dengan tersenyum.
pak kuciza langsung menggendong tubuh guru jozan dan melanjutkan perjalanannya menuju ke rumahnya.
********
setelah 25 menit berjalan,mereka semua sampai di rumah pak kuciza.pak kuciza langsung membuka pintu masuk dan membaringkan tubuh guru jozan di atas kasurnya.
15 menit kemudian guru jozan tersadar dan membuka matanya sambil berkata." aku terlalu banyak menggunakan mata, ya?"tanya guru jozan kepada diri sendiri.
seorang wanita datang menghampiri guru jozan yang telah tersadar sambil berkata." kau sudah membaik guru?"
"tidak,pasti akan sulit untuk bergerak selama satu hari." jawab guru jozan sambil mengangkat tubuhnya untuk duduk.
"kalau begitu sebaiknya jangan banyak bergerak dulu."wanita itu.
"baik lah." ucap guru jozan yang kembali membaringkan tubuhnya.
"wah guru jozan sudah sadar!"ucap yang masuk ke dalam kamar guru jozan bersama pak kuciza dan sara.
"cepat lah. matamu memang hebat,tapi jika terlalu sering memakainya itu tidak baik untuk tubuhmu." ucap sara yang mengingatkan guru jozan.
"maafkan aku." ucap guru jozan dengan nada halus
"namun,dia menang melawan ninja yang sangat hebat itu.tidak perlu khawatir untuk sementara."ucap pak kuciza.
"ngomong ngomong, anak kecil itu.. siapa dia guru?" tanya sara.
"dia Anggota pasukan sunyi dari simakuki. itu garis x yang ada di pipinya termasuk pasukan senior ninja pembasmi."jelas guru jozan.
"ninja pembasmi senior?" tanya sara.
"mereka biasa di sebut pasukan kesunyian dan bertugas menghilangkan jejak ninja yang pernah hidup. di dalam tubuh ninja ada banyak rahasia jurus dan karakter energi dari desa mereka. kandungan rahasia obat obatan yang di pakai di tubuh ninja. sebagai contoh, jika aku mati, tiap rahasia tentang mataku akan di selidiki secara teliti,dan lebih parahnya lagi, seluruh jurusku bisa di curi.pada intinya ninja pembasmi itu ahli mencegah tersebarnya rahasia desa dengan cara membunuh para ninja pelarian dari desa serta melenyapkan tubuh mereka sepenuhnya."ucap guru jozan yang menjelaskan kepada muridnya dengan sangat jelas agar mereka tau dan faham apa itu ninja pembasmi.