
yang lain pun mulai mengerjakan soalnya masing masing namun dara yang tidak bisa mengisi soalnya hanya memegang kepalanya.
"aduhhhh melihat soalnya saja aku sudah merasa pusing.kenapa harus ada soal sih? ini kan ujian ninja bukan ujian anak sekolah yang isinya hanya menulis dan menulis."gumam batin dara.
"ini soal gabungan Antara prediksi...dari kondisi tak tentu dan penerapan analisis pergerakan energi dinamis. tidak mungkin dara bisa menjawab ini.akan terasa sulit untuk orang selain aku untuk menjawab soal seperti ini."gumam batin sara yang khawatir kepada dara.
dara melihat ke arah kagura yang sedang mengisi soal itu dan ia pun memberanikan diri untuk bertanya kepada kagura.
dara langsung menyenggol kaki kagura sambil memberikan kode."zzt zzt"
kagura yang malu malu langsung menoleh ke arah dara.
"apa kau sudah mengisi soalnya?"bisik dara.
"hem."ucap kagura yang menganggukan kepalanya.
"apa aku boleh menyontek jawabanmu sedikit saja?"ucap dara sambil mengekpresikan wajah kasihan kepada kagura.
"guru!" panggil kagura.
"eh..ha?"terkejut dara yang tiba tiba kagura memanggil gurunya.
dara pun semakin panik ia berfikir bahwa kagura akan memberi tau kepada pengawas bahwa dara telah menyontek.
"ya? kamu sudah selesai?"ucap
ryu.
"emm tidak,aku hanya ingin meminta izin untuk ke kamar mandi."ucap kagura.
"hufttttt untung saja.kau membuatku takut kagura."hembus nafas dara yang merasa lega.
"silahkan."ucap ryu.
kagura pun langsung keluar dari kelas.namun, di saat ia berjalan keluar dari kelas kagura langsung berjalan sambil melambaikan tangannya ke kaca kelas dengan arti memberi kode agar dara ikut keluar dari kelas.
"ah.apa dia memberiku kode?"gumam batin dara yang melihat tangan kagura melambai ke arahnya.
"aku harus keluar.tapi gimana alasannya? ha...aku punya ide."gumam batin dara.
dara pun langsung berpura pura mengerjakan soal itu sambil memegangi perutnya sampai pengawas itu melihat.
setelah pengawas itu melihat dara yang sedang menurunkan satu tangannya ryu langsung berfikir bahwa dara sedang menyontek.
"hei kau! angkat tanganmu! apa kau sedang menyontek?"ucap ryu.
"ahh... tidak perutku tiba tiba mulas dan ingin membuang air besar."ucap dara Sambil memasang wajah yang menahan sakit perut.
"ya sudah sana ku kasih kau 15 menit untuk ke kamar mandi."ucap ryu.
"baik!"jawab dara dan langsung berlari keluar dari kelas.
dara pun langsung menuju ke toilet,setelah sampai di toilet dara melihat kagura sedang berdiri di depan toilet sambil menunggu kedatangan dara.
"kagura."panggil dara.
kagura langsung menoleh ke arah dara dan memasang wajah imutnya.
"apa kau tadi memberiku kode?"tnya dara.
"hem iya,nih."ucap kagura sambil memberikan sebuah kertas sobekan kepada dara yang berisi jawaban.
"apa ini?"tanya Dara.
"itu semua jawaban sudah ada di situ kau tinggal mencatatnya."ucap kagura.
"wahhhh terima kasih kagura..."ucap dara yang tanpa ia sadari ia langsung memeluk tubuh kagura.
"dara."ucap kagura yang semakin salah tingkah.
"eh maaf."ucap dara yang tersadar dan langsung melepaskan pelukannya.
kagura langsung berlari masuk ke kelasnya.
setelah dara sudah duduk kembali di mejanya.ia langsung membuka kertas lewat selorok mejanya agar tidak ketahuan.
"akhirnya aku mendapatkan semua jawabannya."gumam batin dara.
tiba tiba ryu pun langsung melemparkan pisau ke arah murid yang berada di belakang dara hingga dara terkejut karena pisau hampir mengenainya.namun, pisau itu hanya mengenai kertas ujian milik murid yang berada di belakang dara.
"apa itu? baru saja aku mau melihat jawabannya."gumam batin dara.
"maksudnya apa ini?"teriak murid itu.
"kau sudah menyontek dan melakukan kesalahan.kau gagal."ucap ryu.
"tidak mungkin..."gumam murid itu yang tidak menyangka kalau ia akan ketahuan menyontek.
"dua temannya, keluar dari kelas sekarang juga."perintah ryu.
murid itu dan timnya pun akhirnya keluar dari kelasnya.
"meja nomor 20 gagal! meja nomor 19 dan 15 gagal!"ucap ryu.
"woi,apa kau punya bukti kalau aku telah menyontek? apa kau bisa mengawasi dengan benar dari orang sebanyak ini?"protes murid dari meja nomor 20.
bukkkkk
ryu langsung memukul murid itu hingga terjatuh dan menginjak dadanya sambil berkata."dengar baik baik. bahkan di antara para senior, kami ninja elite yang di pilih untuk ujian ini. tidak ada satupun gerakanmu yang aku lewatkan. bisa di katakan,kekuatan ini adalah buktinya.
semua murid pun langsung merasa panik setelah melihat kejadian itu.
dara pun langsung berubah fikiran dan memasukan kembali kertas itu ke sakunya.
"dara,cepat catat."bisik kagura.
"kagura kau tidak mengerti,ya?"bisik dara.
"apa?"
"aku sudah berubah fikiran karena ninja hebat seperiku tak akan menyontek."ucap dara Sambil tersenyum.
"dara...tapi..."ucap kagura yang terpukau.
"selain itu juga, jika ketahuan, kau juga akan terlibat masalah karena membantuku menyontek, 'kan?"ucap dara.
"dara...maaf,aku melakukan hal yang tidak pantas."bisik kagura.
"tidak apa apa."ucap dara.
dara langsung menghadap ke atas sambil bergumam dalam hati."aku malah berlagak sok pintar. gimana ini? aku bodoh sekali."
sara yang pintar dalam soal itu dengan cepat mengerjakan soal itu hingga selesai.
"byukagi!"gumam batin hyuga yang mengeluarkan jurus mata penembus semua barang ataupun tubuh dan melihat menyontek soal dari orang yang berada di depannya.
"zetzu!"jounan pun ikut mengeluarkan jurus matanya yang bisa meniru pergerakan tangan dari orang yang duduk di depannya.
"akan kutiru semua gerakannya! tanganku meniru dengan lancar.sepertinya dia orang yang pintar."gumam batin jounan.
"sara, sepertinya kau sudah selesai.kuakui bahwa kau pintar dalam soal ini."gumam batin sashi yang sudah selesai mengerjakan.
"nomor 21 gagal! nomor 14 dan 30 gagal!"ucap ryu.
"sudah 13 tim yang gagal."gumam batin lyuki.
"nomor 12 gagal! nomor 11 dan 9 gagal!"
"sudah 50 menit berlalu sejak ujian di mulai.tinggal 10 menit lagi. kalau begitu, soal terakhir akan di berikan di menit 55 setelah ujian di mulai.(SOAL NOMOR SEPULUH) akan ku pertaruhkan semuanya pada soal ini!"gumam batin dara.
"kurasa aku hampir selesai menyingkirkan para orang bodoh. saatnya berlanjut ke masalah utama. sudah 55 menit, jadi, akan ku mulai!"gumam batin ryu.
"baiklah! ini soal ke lima belas!"ucap ryu kepada muridnya.
"ini dia! akan ku pertaruhkan semuanya pada soal ini!"gumam batin dara yang semakin yakin akan mempertaruhkan soal nomor lima belas untuk di isi.