
keesokan harinya setelah dara sudah sampai di desanya.
"hwaaaaaaa"
setelah bangun tidur dara langsung berjalan ke meja makan untuk menyantap makanan pagi dengan wajah yang masih mengantuk.
***
"baiklah! akanku selesaikan tugasku dengan baik hari ini!" teriak dara yang sudah rapih ingin pergi ke sebuah danau.
"ha,dara." ucap sara yang melihat dara baru sampai ke tempat itu.
"selamat pagi, sara! eh"ucap sapa dara kepada sara namun memasang wajah jutek setelah melihat ada jounan si samping sara.
mereka berdua pun saling menatap dengan wajah jutek.
"hem." ucap dara yang membuang tatapannya.
"lagi dan lagi. mereka berdua sedikit aneh sejak pulang dari pulau selatan. aku jadi tak nyaman."keluh sara.
mereka bertiga pun saling terdiam sambil menunggu guru jozan yang belum juga datang.
tidak lama kemudian guru jozan datang dan menyapa."selamat pagi, anak anak.aku telat hari ini."
"ahhh begini guru jozan! belakangan ini,tim kita mendapatkan misi yang mudah.adakah misi menarik yang bisa membuatku lebih semangat? tempatku bisa memakai jalan ninjaku dan jiwaku."tanya dara.
"iya iya.intinya, aku tau apa maksudmu." ucap guru jozan dan menatap jounan.
"sial! dia selalu membuatku berutang kepadanya dan membuat dirinya terlihat berguna dalam misi! aku tidak akan kalah darinya!" gumam batin dara yang melihat wajah jounan dengan kesal.
"pasti ku kalahkan kau hari ini! dan aku ingin mengatakan jika dia merepotkan!"gumam batin dara.
"oi dara, sedang apa kau? kita berangkat untuk misi!" ucap guru jozan.
"baiklah!" teriak dara Dengan semangat.
"kau berisik sekali dari tadi dara!" ucap sara.
"aku takkan kalah dari jounan!" ucap dara yang sedang mengerjakan misinya yaitu untuk mengangkat kayu dari luar ke dalam ruangan kayu untuk di jadikan bangku.
"hehe akhirnya aku sudah selesai duluan." ucap dara.
"hei kau!" panggil pak bos yang mempunyai pabrik kayu itu.
"hai paman.sudah ku angkat semua semua kayunya!"ucap dara.
pak bos itu malah menatap dara dengan tajam.
"eh apa? ada yang salah?" tanya dara yang kebingungan.
"bukan kayu itu."ucap pak kos yang kesal melihat dara bukanya mengangkat kayu yang malah mengangkat ranting pohon yang kecil kecil.
"itu ranting dari pohon yang baru saja kota tebang.maksudku adalah potongan pohonnya yang sudah ku potong menjadi beberapa bagian!" ucap pak bos dengan nada tinggi.
"haaaa? maaf salah yah hehehe." ucap dara yang malu sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
setelah mereka sudah selesai menjalankan misi.mereka semua pun berjalan dengan wajah yang terlihat sangat lemas.
"itu karena kau ceroboh." ucap sara.
"hah dasar kau merepotkan." ucap jounan.
dara yang mendengar perkataan jounan langsung terlihat kesal dan berkata." jounan!"
plakkkkk
"jika belagu lagi,kuhajar kau!" ucap sara yang menampar pipi dara.
"huftt kerja sama tim kita tidak bagus belakang ini." ucap batin guru jozan.
"ya benar,pembuat masalahnya kerja sama tim ini kau! jounan. kau selalu menarik perhatian!" teriak dara yang menyalahkan jounan.
"itu gara gara kau bego.jika kau tak mau berutang budi kepadaku, jadilah lebih kuat dari pada aku." ucap jounan dengan santai.
mereka berdua pun saling menatap.
"tampaknya mereka berdua lebih tidak akur dari pada sebelumnya." gumam batin sara.
"sial! ini menyebalkan.ada banyak orang di luar sana yang lebih kuat dari pada aku.selalu menyuruhku melakukan misi payah ini.." gumam batin jounan.
"oke lah. mungkin kita harus bubar.aku harus menyerahkan laporan tentang misi ini."ucap guru jozan.
"baik lah kalau begitu,aku ingin pulang." ucap jounan dan berjalan.
"hei tunggu." panggil sara yang mengejar jounan.
"begini jounan, kita...bagaimana kalau kita tingkatkan kerja sama tim bersama?" ucap sara dengan malu malu.
"kau sama saja dengan dara."ucap jounan.
"haaaaa (sama seperti dara)" batin sara yang kesal.
"lebih rendah dari pada dara!" batin sara yang semakin emosi.
"benar.selalu sepeti itu dalam setiap misi.aku tidak bisa berbuat apa apa."gumam batin sara.
"sara! biarkan saja jounan.ayo berlatih bersamaku!" ucap dara.
sara pun semakin kesal mendengar ucapan dara.
buftttttt
guru jozan pun pergi menghilang.
"hah? guru jozan menghilang. apa dia memberiku kesempatan?" ucap dara.
"bomm!" teriak kona yang tiba tiba datang dari belakang dara sambil mengejutkan dara.
"haaaaa! hem kau membuatku terkejut Kona."ucap dara.
"siapa dia?" tanya dara yang melihat kona datang bersama 2 teman satu perempuan satu lagi laki laki.
"perkenalkan aku jusi teman baik kona!"ucap anak kecil itu.
"perkenalkan aku agis!"ucap teman kona yang laki laki.
"aku ninja yang paling pintar di desa! perkenalkan aku kona!"
"kami bertiga adalah kelompok kona!" ucap mereka bertiga secara bersamaan.
"aaa sudah kuduga, kona dan teman temannya.apa? kenapa kalian menggunakan tali untuk mengikat kepala kalian?"tanya dara.
"hehhe kami hanya ingin seperti dirimu,dara!"jawab kona.
"hemmm"
"kenapa ekspresimu seperti itu? reaksimu dingin sekali belakangan ini!" ucap kona.
"jadi, apa kalian mau sesuatu?"tanya dara.
"lihat, dingin sekali.jadi bos! Apa kau punya waktu luang?"ucap jusi.
"hem tidak.aku harus berlatih!" ucap dara.
"haaaaa? katanya mau main ninja ninjaan dengan kami hari ini!" ucap kona.
"emang iya?"tanya dara sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"yaampun.jika bermain dengan mereka,akan menghabiskan waktu seharian."gumam batin dara.
"kenapa seorang ninja main ninja ninjaan?" tanya sara dengan wajah yang datar.
"eh..ada apa?"ucap dara.
"jadi...kemampuanku lebih rendah dari pada orang ini?"gumam batin sara sambil menatap wajah dara.
"tatapanmu membuatku salah tingkah."gumam batin dara dengan pipi yang memerah.
"dara,siapa dia? " tanya kona.
"dia memandangi dara dengan tatapan tajam."gumam batin kona.
tingggg
kona pun mempunyai ide untuk menjaili dara dan berkata."kau lebih sibuk dari dugaanku."
"apa?" ucap dara yang bingung.
"dia dan kau adalah...."ucap kona dan membuat tangannya membentuk love.
"hahaha dasar kalian tau aja!" ucap dara yang mengaku kalau sara adalah pacarnya.
"tidak mungkin!"teriak sara yang kesal kepada dara dan memukulnya hingga dara mengeluarkan darah di hidungnya.
"dara!"terkejut kona.
"kenapa kau melakukan itu?!"tanya kona kepada sara. dengan nada tinggi.
dua teman kona pun langsung menghampiri dara yang sedang tertidur di tanah karena habis di pukul oleh sara.
"tidak! bos! coba denyut nadinya!"ucap jusi.
"dasar perempuan jelek!" teriak kona yang meledek sara.
batin sara pun semakin marah mendengar ledekan dari kona dan berjalan ke arah kona dengan wajah mengerikan.
"eh?"ucap kona yang ketakutan.
"tidakkkkkk" teriak kona.
tungggggggg