Ninja Kosaki

Ninja Kosaki
segel kutukan aktif bab 58



" sara. siapa yang melakukan ini kepadamu? " ucap jounan.


sara pun hanya melamun menatap mata jounan.


" siapa? " tanya jounan.


" segel kutukan menjalar di seluruh tubuhnya? " ucap jimbe.


" jounan, tubuhmu..." ucap sara.


jounan langsung melihat ke tangannya yang di penuhi oleh garis putih sambil berkata. " jangan khawatir. sebaliknya, kekuatanku terus mengalir. saat ini aku merasa tambah kuat. orang itu memberikannya padaku. akhirnya aku mengerti. aku seorang pembalas dendam. di jalanku, aku harus mendapatkan kekuatan... meski aku harus menyerahkan diriku kepada iblis. " ucap jounan.


" ternyata seperti itu. jadi, tanda di lengan yang di bicarakan wanita bernama sara itu...adalah segel kutukan ini. namun, tidak kusangka dia bisa berdiri. " gumam batin jimbe.


" sara, katakan... siapa yang melukaimu? " ucap jounan.


" aku! " teriak denta.


jounan langsung menatap mata denta dengan tajam.


" sashi. jika kau tetap di sana, kau akan terlibat! kembalilah ke tubuhmu! " ucap jidan.


" sachi, kau juga, kemari dan sembunyi! " teriak jidan.


" baik. " jawab sachi dan berlari ke arah jidan yang sudah bersembunyi di balik rumput.


" gawat. lepaskan. " gumam batin sashi dan kembali ke tubuh aslinya.


" bagus, dia sudah kembali. " ucap jidan.


" jidan! apa yang akan terjadi sekarang? " tanya sachi.


" mana aku tau? " jawab jidan.


" apa ini? " gumam batin jimbe yang melihat tubuh jounan mengeluarkan energi besar.


" bagaimanapun kau melihatnya, energinya terlalu besar! " ucap jimbe.


" jimbe, jangan takut dengan anak yang sekarat ini! " ucap denta yang terlalu bersemangat.


" hentikan, denta! kau tidak mengerti? " teriak jimbe yang mencoba memperingati denta.


" akan kuhabisi mereka semua dalam satu Serangan! sanghuka! " teriak denta yang mengeluarkan 90 persen pasirnya yang sangat besar ke arah jounan.


buftttttttt


" dia pasti hancur berkeping keping. " gumam batin denta.


" siapa? " jawab jounan yang tiba tiba muncul di belakang denta.


" apa? " ucap denta yang terkejut.


jounan langsung memukul wajah denta dengan sangat santai. namun, membuat tubuh denta terpental.


" akhhhhh! " teriak denta.


" denta! " ucap jimbe.


" ukh ukh ukh " batuk denta yang lemah.


" dia cepat. terlebih lagi, dia menyelamatkan mereka berdua dalam kedipan mata. " ucap jimbe yang melihat jounan berpindah tempat dengan membawa sara dan dara.


" apa? " terkejut denta dan jimbe yang melihat jounan ingin mengeluarkan jurus.


" toppu! " teriak jounan yang mengeluarkan jurus penyembur angin. namun, karena angin terlalu cepat menyebabkan angin itu menjadi api.


" jangan memaksa! akan kupadamkan! " teriak denta yang mengeluarkan jurus pasirnya untuk memadmkan api itu.


namun setelah api itu padam oleh pasir denta tiba tiba dari dalam padaman api itu ada 3 pisau yang mengarah ke arah denta.


" apa? pisau di dalam api? " terkejut denta.


crukcrukcrukkkk pisau itu pun mengenai tubuh denta.


" akhhhh! " teriak denta.


" denta! di bawahmu! " teriak jimbe yang melihat kecepatan jounan yang mengarah ke bawah tubuh denta.


jounan langsung mendekap tubuh denta dari belakang sambil mencekik leher Denta dengan lengannya.


" akh! "


" kualitas energinya benar benar berbeda. benarkah itu jounan? apa yang sebenarnya terjadi? " gumam batin sashi yang tidak menyangka jounan bisa sehebat itu.


" tampaknya kau membanggakan lenganmu. " ucap jounan sambil memutarkan lengan denta ke belakang.


" hentikan! " ketakutan denta.


 


" jounan pasti akan mencariku demi kekuatan. " fikiran sara yang mengingat perkataan drokage.


kletakkkkkk suara kedua tulang lengan denta yang terputus oleh jounan.


" akhhh!!! " teriak denta yang kesakitan.


denta pun langsung terbaring tewas di tempat.


tim sashi yang melihat keganasan jounan pun membulatkan matanya terkejut.


" hanya kau yang tersisa. " ucap jounan sambil melirik ke arah jimbe.


jimbe pun ketakutan.


" buatlah sedikit perlawanan bagiku. " ucap jounan sambil berjalan ke arah jimbe.


sara yang melihat keganasan jounan bergumam dalam hati sambil meneteskan air mata. " ini bukan... ini bukan jounan! "


" hentikan! " teriak sara yang mengejar jounan.


sara memeluk tubuh jounan dari belakang sambil berkata. " hentikan! "


jounan langsung melirik ke arah sara dengan tatapan iblis.


" hentikan kumohon. " ucap sara.


jounan yang melihat dara menangis di pelukannya. tiba tiba garis putih di seluruh tubuhnya menghilang perlahan lahan.


" segel kutukannya menghilang. untuk saat ini, kami selamat. " ucap jimbe.


jounan terjatuh duduk dengan nafas yang terengah engah.


" jounan! " ucap sara.


" jounan, kami tidak bisa mengalahkan dirimu yang sekarang. kuberikan ini sebagai imbalan. tolong biarkan kami pergi. " ucap jimbe yang menaruh buku itu di tanah.


" ha? " terkejut sara yang melihat jimbe menaruh buku ( tanah).


jimbe langsung berjalan ke arah denta dan mengangkat tubuh denta sambil berkata. " sedikit egois, tapi sekarang kami bisa memastikan sesuatu juga. dengan begitu, ayo berjanji. jika ada peluang bertarung denganmu lagi di ujian ini, kami tidak akan lari atau sembunyi. " ucap jimbe yang berjalan pergi meninggalkan mereka semua sambil menggendong kedua temannya.


" tunggu! " teriak sara yang memanggil jimbe.


jimbe langsung menghentikan langkahnya dan menghadap ke arah sara.


" siapa sebenarnya drokage? apa yang dia lakukan kepada jounan? kenapa jounan menjadi seperti ini? " ucap sara.


" entahlah. kami hanya diberi perintah untuk mengincar jounan. " ucap jimbe.


" meski memerintahkan kami untuk membunuh jounan, kau menghampirinya lebih dulu. terlebih lagi, kau tidak membunuhnya, malah memberi segel kutulan itu kepadanya. aku tidak mengerti jalan pikiranmu. " gumam batin jimbe dan melanjutkan berjalan meninggalkan mereka semua.


setelah semuanya sudah selesai jidan berkata. " oi apa kau baik baik saja? ini menyusahkan, tapi kuserahkan all kepadamu, sashi. "


" baik. " jawab sashi.


jidan dan kedua temannya langsung bergeras untuk menolong tim sara.


" energi itu tidak normal. sekuat itukah keluarga ahicu? " gumam batin hyuga.


" sara dalam bahaya. tidak apa apa. akan kulindungi sara. " ucap dara yang sudah kembali tersadar namun ia melindur.


" apa yang harus kita lakukan kepada orang ini? tendang saja sampai bangun. " ucap jidan kepada sachi.


" boleh aku melakukannya? " tanya sachi.


jounan yang masih menatapi tangannya karena tidak menyangka dengan kekuatan yang barusan ia lakukan.


" apa sebenarnya aku ini? " ucap jounan.


sara yang berada di samping jounan hanya menatap wajah jounan dengan merasa kasihan.


" jounan. " gumam batin sara.


tungggggg


sachi memukul kepala dara menggunakan balok kecil dengan keras.


" akhhhhhh! " teriak dara yang langsung terbangun kesakitan.


" eh. orang itu di mana? " ucap dara yang masih ketakutan.


" dara. " ucap sara.


" si bego itu, akhirnya terbangun. " gumam batin sashi yang sambil merangkul met all.


tunggggg


sachi memukul kepala dara lagi.


" ah. "


" kau memang anak aneh. sebenarnya kau membuatku kesal. " ucap jidan.


" ya. " setuju sachi.


dara yang melihat sara tidak memakai kalung terkejut.


" sara! " teriak dara.


" apa? " jawab sara.


" ka..ka..kau..." teriak dara sambil berlari ke arah sara.


setelah dara sudah di hadapan sara ia duduk dan berkata. " sara, kalungmu kemana? "


" ini? aku tidak sengaja menariknya dan putus. tapi aku suka memakai kalung, tapi saat berkeliaran di hutan seperti ini, kalungku selalu mengganggu. " ucap sara yang menutupi seolah olah tidak terjadi apa apa.


" ohhh. " jawab dara yang masih tidak percaya.


" omong omong, kenapa kalian di sini? " tanya dara kepada jidan.


" hufttt ribet menjelaskannya kepadamu. " ucap jidan.


" mereka semua membantu. " ucap sara.


" ha? " dara masih tidak mengerti.


" sara mencoba tegar. " ucap sashi.


zuko langsung turun menemui sashi yang sedang merangkul met all.


" akan kutangani dia dari sini. " ucap zuko.


" ya, baiklah. " jawab sashi.


" bertahanlah! all! " teriak zuko sambil menampar berkali kali pipi met all.


all pun langsung tersadar sambil berkata. " aww, zuko, kenapa kau di sini? "


" untuk menyelamatkanmu." ucap zuko.


" apa? di mana ninja desa otonami itu? " ucap met all yang melihat kanan kiri.


" anak bernama jounan sudah mengusir mereka. " ucap zuko.


" seriuskah? " ucap met all sambil melirik ke arah jounan.


" kenapa kau gegabah bertindak sendiri? yang lebih parah lagi kau babak belur! " ucap zuko yang memarahi met all.


" sara dalam bahaya. jadi, sebagai lelaki, aku... " ucap met all.


" yang benar saja! jika all sendirian, dia tidak akan kalah dari mereka. " gumam batin zuko.


" kau benar benar bego. " ucap zuko.


" aku tidak bisa menahannya. " jawab met all.


" woi, kau mata Melotot! " ucap dara yang berlari ke arah met all dan meledek.


" dara! jangan meledak dia! " ucap sara dan memukul pipi dara hingga terjatuh.


" ahhh apa yang terjadi selama aku terpingsan. " gumam batin dara.


" dara itu, dia benar benar bego. dia bukan orang yang akan menjadi tokoh utama dalam cerita. " ucap jidan kepada sachi.


" iya. " jawab sachi.