Ninja Kosaki

Ninja Kosaki
" babak penyisihan. " bab 67



" sekarang, apa masih ada yang ingin mengundurkan diri? " tanya banko.


" aku harus beri tahu para guru tentang memar di lengan jounan! "


sara ingin mengangkat tangannya. namun, disaat sara ingin mengangkat tangannya tiba tiba jounan menahan tangan sara.


" tutup mulutmu tentang memar ini. "


jounan sedikit kesal kepada sara karena ingin memberi tahu kepada semua guru agar jounan bisa mengundurkan diri.


" kenapa kau berlagak kuat seperti itu? aku tidak mau melihatmu menderita lagi! bagiku, kau adalah ..., "


sara khawatir dengan keadaan jounan, ia sangat tidak mau jika di ujian ketiga jounan menderita seperti sebelumnya.


" ini tidak ada kaitannya denganmu! ini bukan urusanmu. "


sara yang mendengar perkataan jounan seperti itu ia merasa sakit hati dan hanya bisa terdiam.


" sudah kukatakan sebelumnya. aku akan membalas dendam. ini bukan hanya sekedar ujian bagiku. ujian senior ini tidak ada hubungannya denganku. 'apa aku kuat?' aku hanya ingin menjawab itu dengan melawan orang-orang kuat. selain itu ... lalu sekarang, semua targetku ada di sini. tidak akan kubiarkan kau menghentikan niatku. "


jounan masih tegar untuk melanjutkan ujian ini dengan bertujuan ia ingin menjadi lebih kuat dari raga, met all, dan juga Hyuga. dan ingin membalaskan dendamnya kepada saudaranya disaat ia sudah merasa kuat.


" jounan. " gumam batin sara.


" kau! kenapa kau berlagak, bodoh? sara menghawatirkanmu ... " ucap dara.


" dara. aku juga ingin melawanmu. " ucap jounan yang memotong perkataan dara.


dara langsung terkejut dan terdiam. mereka bertatapan.


" yang dikatakan drokage mengusik pikiranku. akan kubiarkan jounan ikut ujian ... -- dan melihat keadaanya. " ucap tuan pemimpin.


-- apa? -- terkejut guru zufa.


" tuan pemimpin! "


" namun, jika segel kutukan terbuka dan kekuatannya lepas kendali meski meski hanya sedikit, hentikan saat itu juga. " ucap tuan pemimpin.


" baik. " jawab guru ryu.


" tetapi ..., aku mengerti. " pasrah guru zufa.


" baiklah, kita akan mulai babak penyisihan. penyisihan ini adalah pertarungan satu lawan satu. dengan kata lain, ini format pertarungan asli. sekarang jumlahnya genap 20 orang, jadi, akan ada 10 pertarungan. para pemenang akan maju ke ujian ketiga. tidak ada peraturan. kalian akan bertarung sampai salah satunya mati, pingsan, atau mengaku kalah. tolong segera akui kekalahan jika kalian tidak mau mati. namun, jika menurutku pertarungan sudah berakhir, aku akan turun tangan dan segera menghentikannya. aku tidak ingin menambah jumlah korban. yang memegang kunci takdir kalian adalah ..., " ucap guru banko dan memberi kode ke arah guru zufa.


" bukalah. " ucap guru zufa.


gerbang yang berada di belakang semua guru langsung terbuka dan terlihat sebuah tv yang besar.


" ini. nama para petarung akan dipilih secara acak ... dan ditampilkan pada layar ini. sekarang, langsung saja kita mulai ... dan mengumumkan dua nama untuk pertarungan pertama. " ucap guru banko.


tv itu langsung menyala dan mengacak nama semua murid. ( zoran kajha vs jounan ahicu)


" siapa yang menduga secepat ini? " gumam batin jounan sambil tersenyum.


" he-he-he sesuai harapanku. " gumam batin zoran.


" tidak mungkin! kenapa jounan? "


sara terkejut setelah melihat nama jounan langsung tertulis di tv itu.


" sekarang, orang yang namanya ditampilkan di layar, majulah. " ucap guru banko.


jounan dan Zoran maju berhadapan dengan guru banko.


" untuk pertarungan pertama, zoran kajha dan jounan ahicu telah terpilih. tidak ada yang keberatan, 'kan? " tanya guru banko.


-- tidak.


-- tidak!


jawab jounan dan zoran Secara bersamaan.


" aku hanya bisa menyaksikan. jounan. " gumam batin sara.


" jounan. jika kau mau melawanku, jangan sampai kalah! " gumam batin dara.


" jounan, sikapmu aneh. " gumam batin sashi yang melihat wajah jounan berbeda dan tampak seperti iblis tatapannya.


" apa karena segel kutukan itu? " gumam batin jimbe.


" jounan, berjuanglah! " gumam batin met all memberikan semangat kepada jounan.


tiba tiba lengan jounan kambuh lagi merasa sakit.


" akh rasa sakitnya tak kunjung hilang! " gumam batin jounan yang menahan rasa sakit dilengannya.


" tampaknya segel kutukan itu menyakitinya. " gumam batin zoran.


" baiklah, kita akan mulai pertarungan pertama. selain kedua petarung, silahkan naik ke lantai atas. " ucap guru banko.


semua murid langsung menaiki lantai kedua untuk menyaksikan pertarungan.


dara yang ingin menaiki tangga melihat guru jozan yang menghampirinya.


" hoi! guru jozan!. "


" jounan. jangan menggunakan zetzu. " bisik guru jozan kepada jounan.


" jadi, kau sudah tau? " ucap jounan.


" jika segel kutukan dilenganmu lepas kendali, nyawamu dalam bahaya. "


guru jozan memperingati jounan.


" aku sudah tau. " jawab jounan.


" lalu pertarungan akan dihentikan jika itu terjadi. aku yang akan menghentikannya, jadi, berjuanglah. " ucap guru jozan dan berjalan pergi untuk menaiki tangga.


" menghentikannya? tampaknya segel kutukuan ini bereaksi pada energiku. jika aku sembarangan mengumpulkan energi, segel ini akan menghisap energi jiwaku dan mengeluarkan energi di dalam tubuhku tanpa henti. dengan kata lain, di pertarungan ini, aku tidak bisa memakai zetzu atau bahkan jurusku yang biasa. " gumam batin jounan yang sudah menyadari apa maksud dari perkataan guru jozan.


" ha-ha-ha namun, zoran lebih kuat. kemampuannya diluar jangkauanmu, jounan. " gumam batin drokage yang sedang menyamar menjadi guru dari desa otonami.


" sekarang, bagaimana aku harus menyerang? " gumam batin jounan.


" jangan gegabah, jounan. " gumam batin guru jozan.


" sekarang, silahkan mulai. " ucap guru banko yang berada di tengah jounan dan zoran.


" ayo! " teriak zoran.


" majulah! " ucap jounan dengan santai.


zoran langsung mengeluarkan energi dari tangannya dan mengambil pisau dari sakunya. melemparkan tiga pisau ke arah jounan.


" akhhh! " teriak jounan yang mengeluarkan pisau dan langsung menangkis ketiga pisau itu.


" akh! sial! " gumam batin jounan yang tiba-tiba lengannya merasa sakit dan langsung terbaring.


zoran yang melihat kesempatan terbuka langsung berlari ke arah jounan dan langsung ingin memukul Jounan.


buakkkk


jounan langsung menggeser badannya sehingga meleset pukulan dari zoran. dan langsung menjepit kedua kaki zoran menggunakan kedua kakinya untuk mengunci tubuh zoran.


" dia berhasil! " teriak dara.


" ha-ha-ha "


" tenagaku? " gumam batin jounan yang merasa tubuhnya sangat berat untuk di gerakan.


tangan zoran yang sedang di kunci oleh jounan langsung mengeluarkan energi di tangannya dan memegang perut jounan untuk menyerap tenaga jounan sehingga jounan merasa lemah.


zoran langsung menjauhi tubuh jounan dan berjaga jarak.


" kenapa ini? tenaga ditubuhku tiba-tiba ... " gumam batin jounan yang masih terbaring merasa kesakitan.


zoran langsung berlari ke arah jounan yang ingin menyerang kembali.


" jounan! " teriak sara.


jounan langsung berusaha bangkit dan duduk. namun, zoran yang sudah berada didepannya langsung memukul kepala jounan dengan tangan yang mengeluarkan energi hijau.


" akh!! "


zoran kembali memegangi kepala jounan untuk menyerap semua tenaga jounan.


" jounan! " khawatir dara.


" apa yang kau lakukan kepada energiku? " ucap jounan yang merasa kesakitan


" ha-ha-ha kau baru menyadarinya? " jawab zoran.