My Husband My Hero

My Husband My Hero
BAB 9 AKU AKAN MENIKAH



BAB 9 AKU AKAN MENIKAH


Keesokan harinya,,,


Pagi itu, dikantin sebuah kampus, ada seorang wanita yang sedang duduk sendirian dibangku pojok kantin. Dia terduduk sambil menatap kesembarang arah dengan tatapan kosong seperti sedang memikirkan sesuatu . Sesekali dia membuang nafas kasar


"Hai El,, " tiba-tiba Ayu dan Vania datang membuat Elvina terkejut


"Astagfirulloh,, kalian ini bikin aku kaget aja tau, untung aja aku gak punya riwayat sakit jantung " omel Elvina sambil memegangi dadanya


"Hehe iya iya maaf El" ucap Ayu lalu duduk disamping Elvina


"Lagian kamu sih, masih pagi gini udah ngelamun . Emang lagi ngelamunin apa hm ? Apa dirumah ada masalah ? " tanya Vania yang sudah duduk dihadapan Elvina


"Aku mau menikah " ucap Elvina pelan


"WHAT ,,? Hahaha" Teriak Ayu dan Vania terkejut lalu mereka berdua tertawa


"Kamu bercandanya gak lucu El " ucap Vania


"Aku serius, aku gak lagi bercanda " ucap Elvina dengan wajah serius


"Minggu depan aku akan menikah dengan anak teman Ayah " lanjutnya lagi


"Secepat itukah El ?" tanya Ayu


"Apa kamu dijodohkan ?" tanya Vania


"Iya, kami dijodohkan . Dan mulai hari ini aku akan menyudahi sandiwaraku selama ini " ucap Elvina sedih


"Masih berlaku ya jodoh-jodohan kaya gitu ?" ucap Ayu


"Masih, lah ini buktinya didepan kita " ucap Vania


"Apa calon suamimu itu tampan?" tanya Vania kepada Elvina


"Kamu ini Van, soal cowok aja pasti nanya nya tampan gak? Tajir gak? " ucap Elvina sedikit kesal


"Hehe,, ya wajarlah El .. Ayo dong jawab, tampan gak tuh ?"


"Ya tampan sih , kalian juga tau ko orangnya. Dia satu kampus dengan kita,bahkan ni ya,, dia itu teman satu kelas kita " ucap Elvina sedikit berbisik


"Siapa El ?"


" Heem siapa El ? Jadi penasaran aku "


"Mirza " ucap Elvina singkat


"HAH ,,, MIRZA ??"teriak Ayu


Dengan cepat Elvina menutup mulut Ayu dengan tangannya


"Jangan keras-keras suaranya " ucap Elvina pelan lalu melepaskan tangannya dari mulut Ayu


"Iya iya maaf, refleks tadi " ucap Ayu


"Untung aja dikantin masih sepi, kalau rame udah deh gak tau gimana jadinya " ucap Elvina


"Eh El,, beneran kamu mau nikah sama Mirza ?" tanya Vania


"Iya Van bener,,, "


"Ya ampunn El,, kamu beruntung banget sihh bisa nikah sama cowok ganteng kaya Mirza itu. Aku jadi iri deh " ucap Vania


"Apaan sih Van, sebenarnya sih aku mau nolak perjodohan ini, cuman ya aku kasihan juga sama Ayah sama Ibu . Kalau aku tolak mereka pasti sedih banget "


"Kenapa kamu tolak perjodohan ini El ? Harusnya tuh kamu seneng tau bisa nikah sama tu doi .. Udah ganteng, kaya,baik, uhh pokoknya mah perfect deh. Kalau aku jadi kamu, aku mah udah langsung terima aja deh gak usah pikir-pikir lagi" cerocos Ayu


"Aku itu masih pengen kuliah, terus kerja bantuin Ayah, bahagiain Ayah sama Ibu , tapi ya sudah lahh mau bagaimana lagi . Mungkin ini memang sudah jalan takdir nya aku " ucap Elvina pasrah


"Dengan kamu nikah sama Mirza itu juga udah sebagian dari membahagiakan Ayah sama Ibu mu El " ucap Ayu


"Iya bener tuh kata Ayu, semoga saja pernikahan kalian lancar, terus rumah tangga kalian bahagia terus ya, langgeng sampe kakek nenek. Semoga aja Mirza itu benar-benar tulus sama kamu, sayang sama kamu " ucap Vania


"Iya Aamiin Van. Semoga aja ya "


"Udah ah jangan melow-melow lagi dong ,, Mending kita ke kelas aja yu" ajak Ayu


"Iya ayo " mereka bertigapun meninggalkan kantin


Saat Elvina,Ayu dan Vania mau masuk kedalam kelas, mereka berpapasan dengan Mirza dan Kenzo


Elvina langsung menundukan kepalanya saat berpapasan dengan Mirza


Mirza hanya tersenyun tipis saat Elvina mencoba untuk menghindarinya


"*Sabar Za , mungkin dia masih butuh waktu untuk menerima ini semua "batin Mirza


"Huuhh,, kenapa harus papasan sama dia sih ,, " gumam hati Elvina*


"Eh Za, kenapa lo senyum-senyum sendiri gitu ?" tanya Kenzo


"Masa sih ? Perasaan lo aja kali. Udah yu ah kita masuk nanti keburu datang dosen lagi" Mirza masuk kedalam kelas lalu diikuti Kenzo dibelakangnya


Mapel pertama telah selesai, semua mahasiswa bergegas untuk keluar kelas namun ditahan oleh Zea hingga merekapun kembali duduk


"Okay thank's all . Mohon perhatiannya sebentar ya teman-teman , hari ini Zea mau mengumumkan sesuatu kepada kalian. Jadi mohon untuk disimak ya " ucap Fany


"Makasih Ayu, Fany ... Oke langsung aja ya, gue cuma mau ngundang kalian aja ke acara ulang tahun gue besok malam . Nanti kartu undangannya Ayu dan Fany akan membagikannya sama kalian. Jangan lupa untuk para cewek dandan yang cantik oke, karena nanti disana juga akan ada cowok-cowok ganteng dan tajir loh . Terutama lo Elvina , gue mau lo dandan yang cantik, karena gue gak mau ya nanti acara ulang tahun gue yang megah itu hancur gara-gara lo datang dengan pakaian rendahan lo itu" ucap Zea dengan penuh percaya diri


"Kalo kamu gak mau acaranya hancur gara-gara aku kenapa kamu harus undang aku ?" tanya Elvina


"Karena gue kasian aja sama Lo. Lo pasti gak pernah datang kepesta yang mewah kan? Lo tenang aja , nanti gue kasih deh gaun buat Lo " ucap Zea dengan senyum liciknya


"Eh Zea, maksud Lo ngomong gitu ke Elvina itu apaan hah? Jaga omongan Lo itu. Elvina itu gak serendah yang Lo pikirkan " ucap Vania marah


"Udah Van,, jangan dianggaplah . Biarin aja " ucap Elvina


"Heh lo Vania, kenapa Lo yang nyolot sih ? Gue itu ngomong sama sahabat Lo, bukan sama Lo. Jadi, Lo diem aja deh " ucap Zea


"Zea, maafin Vania ya, dia gak bermaksud buat bikin kamu marah Ko. Oke nanti aku akan datang ke pestamu, dan untuk gaun, aku rasa itu tidak usah repot-repot . Aku juga punya gaun ko dan aku rasa gaun yang aku pakai nanti itu gak akan membuat kamu malu dan membuat pestamu hancur " ucap Elvina dengan santai


"Oke kalau gitu, gue pegang omongan Lo . Awas aja kalau nanti Lo bikin gue malu " ucap Zea lalu pergi keluar dari kelas diikuti Fany dan Ines dibelakangnya


"Sebenarnya hati Elvina itu terbuat dari apa sih, dia bisa sesantai itu disaat dirinya sedang dipojokan bahkan dipermalukan didepan umum. Aku aja yang merhatiin udah greget banget, udah pengen aku robek-robek tuh mulut si Zea" gumam Mirza kesal


"El, kamu ini kenapa sihh . Harusnya kamu itu lawan dia " ucap Ayu


"Iya ihh El, aku jadi greget sendiri tau " Vania menimpali


"Udah ah jangan dibahas lagi, lebih baik kita ke kantin aja yuk . Aku udah laper nih " Elvina mengalihkan pembicaraan


"Hah,, susah sih ngomong sama orang yang hatinya baik banget " ucap Ayu


"Za kantin yu" ajak Kenzo


"Hm, ayo "


*Kantin *


"El kamu bener mau datang ke pestanya Zea besok malam?" tanya Ayu saat mereka sudah duduk dikantin


"Iya, aku akan datang " ucap Elvina


"Kamu akan datang sebagai Elvina yang mana nih ?" tanya Vania


"Em,, kalian lihat saja nanti "


"Haii Mirza " sapa Zea


"Oh ya hai" sapa balik Mirza


"Cuma Mirza aja nih yang disapa, kita-kita enggak ?" ucap Aiden


"Hehe iya maaf ,,, hai kalian semua " sapa Zea lagi dengan


"Ada apa nih Zea tumben banget lo nyamperin kita ?" tanya Kin


"Oh ini gue cuma mau kasih undangan aja buat kalian semua, jangan lupa datang ya " Zea menyerahkan 4 undangan kepada Kenzo, karena posisi Kenzolah yang paling dekat dengannya


"Kirain kita gak diundang, soalnya tadi gue sama Mirza gak dikasih tuh pas waktu di kelas " ucap Kenzo setelah menerima undangan itu dari Zea


"Sengaja gue, karena kalo buat kalian gue yang bakalan kasih langsung " ucap Zea


"Wawww kita diistimewakan ternyata " ucap Aiden


"Iya dong,, kalian kan Prince nya Kampus Darma Bangsa" ucap Fany lalu tersenyum


"Kalian jangan lupa datang ya, karena kalian itu tamu istimewanya Zea nanti " ucap Ines


"Oke, kita pasti akan datang "


"Oke gue tunggu. Gue tinggal dulu ya , bye"


"Bye ,,,, "


Zea dan dua dayangnya pun pergi meninggalkan Mirza dan 3 temannya


"Za, kaya nya si Zea suka deh sama Lo" ucap Kin setelah Zea pergi


"Biarin aja, itu juga kan hak nya dia " ucap Mirza santai


"Bener-bener ya, semenjak Mirza masuk kekampus kita, Fans-fans kita langsung berkurang ya gak ?" ucap Aiden


"Itu sih Fans lo aja kali yang pada ngilang, fans gue mah masih pada setia ko sama gue " ucap Kin penuh percaya diri


Kemudian keempat cowok itu tertawa


JANGAN LUPA UNTUK KASIH


- LIKE 👍


-KOMENTAR💬


-VOTE⭐️


-FAVORITE♥️


-FOLLOW➕