
Dema sekeluarga berkemas untuk bersiap pergi menuju london, kepergian mereka di percepat menjadi pukul 02.30 siang.
Resta di buat sangat sibuk oleh dema karna harus mempersiapkan kebutuhan merka dan sekaligus membawakan hadiah kecil untuk pasangan yg sedang di mabuk cinta itu.
"Sayang,," panggil dema.
"Iya,, Aku disini sayang,," teriak resta mendengar panggilan suaminya. resta yg tengah mempersiapkan barang-barang milik putrinya itu tak lain dheea yg kini mulai tumbuh besar. "Dhea sayang ayok bersiaplah,," ujar resta.
"Kita mau kemana sih ,, " tanya bocah kecil dengan video game di tangannya.
"Benarkah kamu ingin tau,,??" goda rezta. resta mengambil video game nya dan duduk di sebelah dhea. "mama..." rengek meminta barangnya kembali.
"Dhea sayang ,, jangn terlalu sering bermain game mata mu akan rusak,, siapkan dirimu kita akan pergi ke london" ucap resta penuh gaya untuk membujuk dhea segera bersiap.
"London??
"Hmmm ...."menganggukan kepalanya.
"Untuk apa?"tanya dhea. "Untuk menemui tante hanna disana,," balas resta.
Senyum pun terpancar dari raut wajah dhea seketika dhea melompat gembira mendengar tentang hanna, dhea melompat dan berteriak. "Aku akan menemuai tante hanna,,, Horeeeeee............" kegirangan.
Sungguh tidak terasa 3 tahun berlalu hanna tak pernah berkunjung sama sekali ke indonesia, jika mereka saling merindukan hanya dengan melalui internet saja dan via telepon.
Dhea bergegas menyiapkan dirinya untuk pergi, rezta hanya tersenyum melihat putrinya itu yg sangat merindukan hanna "Dia sangat bahagia,, " gumam rezta.
"Sayang cepatlah aku sudah bilang pada pak haris, jam terbang kita di percepat dan dia akan menunggu kita di bandara saja" ucap dema."Baiklah, semua sudah beres tinggal tunggu putri kita yg sedang menyiapkan dirinya, dia begitu bersemangat sekali" kata rezta.
"Tentu,, aku pun sangat merindukannya,,-
Mmmm... aku masukan barang-barang ke mobil setelah itu kamu dan dhea menyusul" pria tampan nan rupawan membawa koper-koper itu dan memasukannya ke dalam bagasi.
Pak haris sudah meninggalkan kediamannya bersama istri juga putrinya jesika, mereka menunggu dema di bandara sambil menunggu jesika memesan kan coffe untuk sang papa dan mama.
"Pah coffe" menyodorkan sebuah cangkir coffe.
"Terima kasih sayang,," balasnya.
Dema pun akhirnya sampai ke bandara dan terlihat pak haris disana akhirnya penerbangan mereka menuju london sudah tiba dan segera memasuki kabin pesawat kelas bisnis penerbangan mereka menghabiskan waktu 17jam.
...----------------...
Dimas pergi menghadiri pertemuan antar CEO, tuk membicarakan hal yg sangat penting dengan didampingi sahabat nya JEREMY.
Beberapa orang penting disana di kenalnya, dimas pun bertemu dengan seseorang yg ingin bersaing dengannya sedari dulu tentunya tak menyukai atas kesuksesan yg ia raih saat ini membuatnya sangat iri hati pada dimas.
"Dim,," sapa jeremy.
" Look at him here ... "ucap jeremy.
" Of course I have known his whereabouts it was not a problem for me,,!!" jawab dimas.
Dimas pergi ke pertemuan itu tanpa membawa hanna, karna dipertemuan itu hanya khusus untuk para CEO artinya disana hanya para pria.
" Hi sir Dimas ... do you still remember me?" sapa pria kekar berparas blasteran itali.
" Hi Alonso,, who doesn't know you,,,-
Namamu cukup terkenal Alonso davidde Xavier perusahaanmu juga termasuk dengan nominasi CEO terbaik." sambung dimas.
Jeremy amat tak menyukai Alonso yg terkenal begitu licik dimasa muda hingga kini karna satu angkatan dengan mereka. Alonso slalu melakukan cara apapun agar yg di inginkan nya terpenuhi, seorang pria arrogant yg slalu menghalalkan segala cara untuk mendapatkan obsesinya.
Aku peringatkan kau tuan xavier jangan berbuat onar atau akan buruk untukmu,,"ancam jeremy. Suasana menjadi tegang dengan adanya Alonso disana " Kau mengancamku jeremy?? Itu tidak baik, Ini tempat terhormat tuan jangan sampai kesalahan terjadi disini" ucap Alonso dengan santai.
" Sudah jeremy kita pergi jangan sampai kita berurusan dengan orang sepertinya" ajak dimas menenangkan jeremy.
"Alonso jangan percaya diri dulu karna itu akan membuatmu terjatuh" sahut emiro.
Apa kau berpihak padanya kali ini,," datar.
"Tidak ,, Aku hanya tak ingin kau di permalukan disini mereka cerdik kau harus ingat itu,," balas emiro.
Alonso pun terdiam dengan ucapan temannya, sembari menatap tajam ke arah meja yg tengah diduduki dimas dan jeremy. Dimas sadar bahwa alonso sedang membuat rencana untuk menjatuhkannya namun dimas menanggapinya dengan santai.
Pengumuman nominasipun di mulai para tender kolega yg tersangkut paut ikut hadir disana, dan beberapa perusahaan masuk kategori nominasi termasuk perusahaan dimas dan alonso, penilaian akhir akan diadakan satu bulan mendatang.
"Shittt,,,," alonso.
'Mengapa dia termasuk nominasi?" kesal.
"Tenanglah alonso,, kau bisa memancing perhatian petinggi disini,," ujarr emiro dengan bahasa italia.
Disaat para petinggi saling mengucapkan selamat, Alonso begitu kesal dia pun merencanakan sesuatu untuk menjatuhkan nama dimas agar tereliminasi, dengan kemarahan alonso pergi meninggalkan acara.
"Alonso..." panggil emiro.
Dimas dan jeremy yg sudah memperhatikan alonso sedari tadi tak merespon apaun meski perkataannya sangat jelas tertengar oleh dimas."Dim, sebaiknya kita harus berhati-hati,," ucap jeremy.
"Tenanglah .. jangan dengarkan dia mungkin itu hanya gertakannya saja agar kita khawatir menang atau pun tidak tak jadi masalah buatku" bertatap dengan santai penuh wibawa.
"Aku harus pergi ,,," bergegas pamit.
Okeh,,, Soal hanna?" goda jeremy. "Kamu seperti tak mengenalku". pergi.
Anak muda ," menggelengkan kepalanya.
Haripun semakin sore hanna tak menunggu dimas yg masih di sibukan pertemuan, ia merencanakan makan malam untuk dimas seusai kepulangannya hanna memasak dan berdandan begitu menawan.
"Pasti dia suka .."ucap hanna.
Dimas menyusul hanna ke kantor namun terlihat kantor sudah sepi dan hanya sebagian yg tengah lembur disana, dimaa bertanya pada seorang karyawannya menanyakan hanna namun, hanna sudah pulang 1 jam yg lalu. "Hanna kenapa kamu tidak menungguku" keluh dimas.
20 menit berlalu
Dimas sampai dia apartement mewahnya meski begitu apartement milik dimas terbilang mewah. "Hanna aku pu....-"terhenti.
Wowww...." terkejut.
Ia terkejut melihat ruangan yg di penuhi lilin-lilin kecil dan cantik begitupun dengan semerbak aroma ruangan yg sangat di sukai dimas, dimas mengedarkan matanya mencari sosok hanna kesayangannya.
"Dimana dia apa dia yg mempersiapkan semua ini??' melepas jas nya dan menaruh nya berikut tas yg di pegangnya.
"Hanna .. where are you?
Dimas mencari keberadaan hanna hingga menelusuri taman di balkon apartementnya.
Aku disini dimas.."jawab hanna terdengar di belakang dimas.
Dimas terpaku melihat hanna "Wow,,, kamu cantik han,," mendekati hanna.
"Aku sengaja mempersiapkan semua ini menyambut kedatanganmu kamu suka??" mengalungkan tangannya di leher dimas. Dimas terdiam menatap dalam wajah calon istrinya itu hingga hanna dapat merasakan hembusan nafas dimas menyentuh wajahnya.
...****************...
Jangan lupa like, coment, and vote nya !!