MY DEARY

MY DEARY
#PERTUNANGAN HANNA



#Beberapa hari kemudian: (RENCANA PERTUNANGAN DIMAS DAN HANNA )


Dema telah mempersiapkan pertemuan penting dengan keluarga pak harris diatmadja tentang adiknya hanna dan putranya dimas.


Dema tak menunggu lagi dengan jawaban yg akan dikatakan hanna, meski hanna belum siap namun demi kebaikannya satiawan dan dema sesegera mungkin untuk menjodohkannya dengan dimas dengan rencana semula yg di minta pak haris.


"Bagaimana sayang persiapan nanti malam,,?" tanya dema pada istrinya yg tengah mempersiapkan makan malam untuk kedatangan keluarga atmadhja. "Tentu aku sudah mempersiapkan semuanya,, kamu tak perlu khawatir suamiku sayang,,-" sedikit bermanja pada dema dengan meletakan tangannya di pundak dema.


"Suasana hatimu sedang baik sepertinya,,," dengan raut wajah penasaran. "ahh kamu ini jika aku begini, kamu bertanya jika aku begitu lebih banyak pertanyaan,," kesal.


Heiii ...."


Tegur satiawan mengejutkan kakak dan kakak iparnya yg sedang berduaan. "mengagetkanku saja kau ini,,' menjitaknya sembari bercanda. "aduhhh,,, sakitt kak,,,-"


Mengelus kepalanya yg sakit. "makanya jangan ganggu, jadi berubah suasananya deh,," memberikan kode dengan matanya.


"Ya,, sekali-sekali boleh donk,,, " canda satiawan membuat rezta tertawa. "yuk kak, biarkan kak dema yg mengerjakan semua kita santai sejenak minum teh di taman gituh misalnya,," Goda satiawan pada kakaknya.


"Ayokkk,,, " goda resta pada dema dengan menggandeng satiawan. satiawan dan resta pun pergi meninggalkan dema sendiri. "ya ampun adek ama istriku bener-bener ,,,-" menggelengkan kepalanya sembari mengembangkan senyumannya,,


Ditempat lain.


Hanna menjadi murung dan pendiam tak memperdulikan keputusan yg tlah diambil kakaknya, dia hanya memikirkan satu hal yaitu ayahnya, dengan penghianatannya terhadap mamanya membuat hanna menyimpan kebencian terhadapnya.


Tiba-tiba ....


'Tante,,,, " panggilan suara yg manis yg tak lain dhea putri kesayangan dema memeluk hanna dari belakang pundaknya.


"Ahhh ,,, si cantikku ..."


"Sengaja yak, kamu mau mengagetkan tantemu ini,, Anak nakal ,,," mencubit hidung kecil dhea. dhea tertawa atas candaan hanna.


"Tante ajak aku main,, "pinta dhea.


"Main kemana sayangkuh, di luar sangat tidak bagus kadang panas kadang hujan nanti dhea sakit,," mencoba membujuk anak manis itu agar tak memintanya keluar.


Dhea pun lari ke kamarnya dan membawa beberapa benda ke kamar hanna. dhea,,, mau kemana",panggil hanna.


Brukkkk......" membawa sekeranjang kecil mainnya.


"Apa ini sayang ..."


Aku ingin bermain ,,,"lirih dhea meminta agar hanna bisa bermain dengannya.


Mmmmm,,,,,, baiklah ayok kita main,," seru hanna menuruti permintaan bocah manis itu.


Dhea begitu bahagia bermain bersama hanna, boneka, mainan kecil hingga, mainan besar berserahkan di kamar hanna.


Hanna sesaat melupakan keluh kesahnya dengan bermain bersama keponakan tersayangnya, meski dia masih mengingatnya dia tak ingin mengecewakan gadis kecil itu dengan memasang raut wajah yg sedih.


...----------------...


Sementara persiapan di rumah dimas, pak haris dan istrinya sudah mempersiapkan bingkisan-bingkisan kecil untuk keluarga dema. dimas pun merasa senang bercampuk aduk karna dia sudah lama menyimpan rasa untuk hanna.


"Emmm,,,, yg mana yak yg harus ku pakai apa warna biru atau putih,,,-" dimas bingung untuk mencari warna yg pas untuk di kenakan malam ini. dimas ingin terlihat menawan dihadapan hanna.


"Ribet amat lo kaya cewek aja,,, " celetuk jesika saudari kembar dari dimas.


"Nyambung aja anak kecil,," ketus dimas.


jesika menatap tajam karna ucapannya. "habisnya dari tadi gue perhatiin pilih-pilih baju mulu,," ngedumel.


"Kalo nggak mau bantuin mending sana deh, gangguin orang aja," mengerutkan dahinya.


Hmmmmm....." memalingkan wajahnya.


Satu jam sudah berlalu dimas dan jesika masih belum menemukan pilihannya yg cocok, hingga saling bergantian bertukar pendapat tentang pakaian yg akan di kenakan.


"Dim, .." panggil jesika.


Hemmmm.... "


Gue cocok pake gaun yg mana?" tanya pendapat jesika dengan pakaian di kedua tangannya.


"Loh kok jadi luh sih kan gue yg harusnya lo cariin yg pantes buat gue yg mana "kesal.


Setelah mereka saling berseteru tentang pakaian nyonya atmadja alias ibu nya dimas menghampiri mereka."ya ampunn.... kenapa berantakan kek gini sih ..?"terkejut.


Pakaian dimas dan jesika berserakan hinga memenuhi ruangan, nyonya atmadja kesal karna kelakuan mereka yg selalu membuatnya gemas. "mommy .." bersamaan.


Apa mommy.. mommy ..." menjewer kedua anaknya itu.


Mom, sakit ... "teriak jesika.


,Ini semua gara lo sih ..." ujar dimas.


Kok gue ,," mengerutkan dahinya.


Sekarang mama mau kalian beresin semuanya tanpa terkecuali .."tegas.


Mereka pun mengangguk mengiyakan perintah dari nyonya atmadja dan segera mengemasi kembali pakaianya masing-masing.


Malampun tiba seusai mereka lelah membereskan pakainnya karna terlalu banyak memilih-milih.


Dim, kamu sangat tampan sayang ,," puji nyonya atmadja. Ah bisa aja mom,," pipinya berubah memerah karna pujuan dari sang mama.


"Ya sudah kita berangkat, mereka pasti nunggu dimana jesika?" tanya pak haris.


Aku disini pap,," seru jesika dengan gaun yg menawan.



ini hanya sekedar contoh ya say,,!!


Wahhh,,, Anak-anak papa udah cakep-cakep semua nih ,, yg satu udah kaya pengantin aja ribet cari baju yg satu nya calon pengantin nihh,,," goda pak haris pada kedua anaknya.


"Apaan sih papa ini,," dimas yg merasa malu hanya menggaruk kepalanya yg tak gatal.


"Aku belum punya calon pap, ..."seru jesika.


Hahahaaa.... " pak haris tertawa karna tingkah-tingkah anak-anaknya.


Ya sudah,, yuk kita berangkat ?" ajak nyonya atmadja.


Mereka berangkat dengan mobil mewahnya


dimas dan jesika duduk tepat di jok belakang, mama dan papanya di depan.


...****************...


...next....


#jangan lupa like and comen nya.