
THIS IS THE LAST KISS ??
Raihan duduk disebelah kasur rawat inap Raihanah, sudah 2 hari Raihanah dirawat namun ia belum sadarkan diri. Luka tembakan ditubuh Raihanah sudah diobati, bahu Raihanah sudah diperban. Untung saja Raihan membawa Raihanah dengan cepat kerumah sakit sehingga Raihanah dapat diobati dengan cepat. Keluarga-nya dan keluarga Raihanah belum tau tentang hal ini Raihan berusaha menyembunyikan-nya. Karena Raihan yakin ia bisa mengatasi hal ini sendirian.
Kenyataan bahwa Raihanah belum menunjukan tanda-tanda tak sadar membuat Raihan cemas, apalagi Rakan anak-nya juga belum ditemukan.
Raihan sudah menyerahkan seluruh kemampuannya, bahkan ia menghubungi teman-nya Adrian. Adrian merupakan seorang pembunuh bayaran dari Italia, ia bekerja didalam dunia gelap. Mereka bisa berteman karena Raihan pernah menyelamatkan nyawa Adrian dan sekarang Raihan ingin meminta balasannya.
Karena itu Raihan yakin bahwa Adrian akan dapat dengan mudah melacak keberadaan Rakan anaknya. Selain Adrian, Raihan juga meminta Ryan membantunya, karena ia butuh kemampuan Ryan yang pandai menembak, tidak ada yang tahu jika Ryan pernah bersekolah militer di Magelang sekolah menengah yang khusus untuk melatih calon tentara. Raihan juga baru mengetahui hal itu baru-baru ini, karena ia dan Ryan memutuskan untuk berteman. Sejak saat itulah Ryan menceritakan tentang dirinya kepada Raihan.
"Drtt....."
Suara dering di ponsel Raihan terdengar, Raihan berdiri melangkahkan kakinya menjauh dari Raihanah. Dilihatnya siapa yang menghubungi nya, tertera nama Adrian di layar ponsel-nya melihat itu Raihan menyunggingkan senyum. Diangkat nya panggilan itu dengan cepat.
"Halo..." ujar Raihan pada suara di sebrang.
"Aku menemukannya besok kita bisa memulainya." Adrian menjawab teka-teki yang akhir nya terpecahkan.
*****
Raihanah membuka mata perlahan, ketika Raihanah mencoba untuk menggerakan tubuh nya tangan-nya terasa nyeri begitu juga kepalanya rasanya sangat sakit. Raihanah mengendarkan penglihatan-nya pemandangan yang pertama kali ia lihat adalah Raihan berdiri membelakangi+nya sedang menelpon seseorang. Suami nya disini. Berarti tadi Raihan datang menyelamatkan nya. Tapi dimana Rakan anak nya?
Raihan mengakhiri panggilannya, ketika ia mendengar suara Raihanah memanggilnya. Mata Raihan berkaca-kaca dihampiri Raihanah, tangan Raihan mengusap wajah Raihan sesekali menciumi wajah Raihanah senang. Raihan merasa ia diberi keajaiban oleh Allah karena istrinya sadar.
"Terima kasih ya rab..." guman Raihan sambil mencium tangan istrinya. ia bersyukur Raihanah' kembali sadar.
Raihanah tersenyum kecil tak kala Raihan tak henti menciuminya, ada sedikit rasa bahagia di hatinya. Namun rasa itu hilang menguap entah kemana disaat ia mengingat Rakan, anaknya yang sedang terluka dibawa pergi oleh wanita ular itu. Mengingat itu membuat wajah Raihanah berubah menjadi sendu. Raihan mengernyit takala melihat perubahan wajah istrinya.
"Aku panggilkan dokter" ucap Raka sambil menekan bel Rumah Sakit.
"Raa-kan.. dimana mas... Mas selamatkan Ra---kan--an... hiks...hiks..hiks..." Raihanah menatap Raihan sendu.
"Tenang sayang, aku janji besok Rakan akan kembali bersama kita...." Raihan berusaha menenangkan Raihanah, ia takut jika kondisi Raihanah jadi drop.
Tepat saat itu dokter masuk keruangan mereka, dokter itu langsung memeriksa keadaan Raihanah.
****
jangan lupa follow Instagram author @wgulla_ dan @gullastory_ ♥️♥️♥️♥️
love you all ♥️ iya