Minho'S Love Journey Syane

Minho'S Love Journey Syane
BAB 5



Usai makan malam minho pulang ke apartemen, minho membuka jasnya dan menyampirkan pada sofa yang akan di dudukinya minho menyenderkan bahu pada punggung sofa, sedangkan manager minho dan asistennya sibuk dengan barang bawaan minho dan membawanya ke kamar minho, minho kembali terbayang wajah syane yang sangat cantik tapi minho harus menelan kekecewaan ketika ucapan yu jin kembali terngiang yu jin mengatakan kalau syane adalah calon istrinya. "Kenalkan ini syane calon istriku" ucapan itu terus terngiang. "Syane, nama yang bagus jarang orang memiliki nama itu" gumam minho. "Dia benar-benar cantik" minho tersenyum ketika wajah syane kembali melintas di benaknya.


Hingga akhirnya sang manager membuyarkan lamunan minho dengan mengingatkan minho kalau besok minho ada konser special minho yang di adakan di studio stasiun televisi korea.


[●]


Esok pagi di rumah lani


Di hari libur lani kedatangan sang sodara kerumahnya lani menyambut syane dengan baik syane datang ke rumah lani karna ia kangen pada raewon anak semata wayang lani sampai di rumah lani, syane mengajak bermain raewon.


Sebelum akhirnya raewon minta ke kemar karna ngantuk rae won pun di bawa oleh suster kekamar, syane lanjut ngobrol sama lani di ruang tengah sedangkan suami lani yang lagi libur kerja tengah berada di ruang gym miliknya dan membiarkan aku dan lani melepas kangen.


"Syan gimana kemarin kencanmu sama yu jin?" Tanya lani.


"Biasa aja" jawab syane.


"Gak ada ucapan spesial gitu dari dia?" Lani penasaran.


"Gak ada, mungkin awalnya ada tapi aku meng skakmat apa yang akan di ucapkannya karna aku tau kalau dia mengajaku sebab ada tujuan menyangkut perasaannya" tutur syane.


"Dasar kamu itu, terus kapan kamu bakal membuka hati untuk seorang pria? Aku tau kamu masih muda dan kamu gak mau nikah muda tapi se enggaknya kamu punya pacar dulu biar kehidupanmu berwarna"


"Aku selalu bahagia dengan kehidupanku sekarang selama aku masih sehat dan mampu pengurus perusahaanku dengan baik dan menghasilkan kinerja yang terbaik untuk perusahaan, seperti yang pernah aku bilang, aku membangun perusahaan dimana-mana bukan karna aku takut kekurangan, gak pernah ada rasa itu karna aku yakin aku mampu  membangun kerajaan bisnisku, aku membangun perusahaan karna itu hoby ku, kan mba tau sendiri aku kuliah di jurusan apa? Sayang dong kalau misalnya aku gak gunain apa yang aku dapat dari hasil kuliahku jauh-jauh dari indonesia ke amerika ya gak?" Kata syane.


"Iya deh terserah kamu asal kamu harus tetap bisa jaga diri dan selalu sehat" kata lani.


"Iya dong pasti, terima kasih, mba memang selalu ada buat aku cuma sama mba aku bisa curhat tentang kehidupanku" ucap syane seraya menggenggam kedua tangan lani.


"Iya dong harus aku kan sodara kamu jadi sudah semestinya kita saling mendukung" tukas lani.


"Tapi mba tau gak ada yang berkesan tadi malam saat aku makan ada seorang aktor datang kerestoran tempat aku sama yu jin makan malam"


"Siapa" lani penasaran.


"Mba tau gak dia itu ganteng banget" puji syane.


"Siapa?" kembali lani bertanya.


"Minho" ujar syane.


"Minho?" lani.


"Iya, sejak pertama kali aku melihat dia aku suka sama dia.


"Memangnya kapan pertaman kali kamu liat dia?"


"Gini ceritanya, waktu itu saat aku pulang dari lokasi proyek pembangunan apartemen tiba-tiba mobilku mogok dan mogoknya tepat di lokasi shooting tempat sang aktor akting"


"Tunggu tunggu! sejak kapan kamu suka sama aktor? Yang aku tau kamu gak suka sama aktor?"


"Iya sih tapi aku juga gak tau kapan aku suka sama dia, dan mba tau? Aku sampai pulang ke jakarta saat ulang tahun stasiun ATV cuma karna aku mau ngeliat penampilannya sebelumnya aku gak tau siapa aktor yang bakal tampil di sana karna saat itu aku juga gak tau siapa nama aktor yang aku kagumi itu tapi setelah hilda dan silla selalu membicarakannya aku penasaran lalu aku cari tau di intermet, aku langsung dong pulang ke jakarta setelah tau dia yang akan tampil di sana" kata syane.


"Gak nyangka kamu suka pria yang di miliki semua orang!, dia itu aktor yang sudah mendunia tak sedikit orang yang mengaguminya" kata lani.


"Iya aku tau, tapi aku cuma mengaguminya bukan mau jadi kekasihnya" tandas syane, lani menepuk jidat mendengar ucapan syane.


"Terus kenapa kamu ga nonton konsernya aja? kan dia mau konser hari ini" usul lani.


"Konser? kapan?" Tanya syane.


"Hari ini tar jam 2 kalau gak salah" lani.


"Mba tau dari mana?" Syane.


"Masa?" Syane.


"Iya" lani.


"Ya udah aku mau kesana, tapi tiketnya mungkin dah habis kali yah?" Syane merengut.


"Kalau kamu mau kesana gampang biar aku sama suamiku yang urus" kebetulan suami lani menghampiri setelah selesai nge gym.


"Sayang syane dan aku mau liat konser nya minho bisa gak sekarang? Tiket pasti dah habis ya? Sebenernya bukan aku sih tapi syane dia salah satu penggemar minho" kata lani pada suaminya


"Kalau kamu mau bisa aja" kata suami lani.


"Bisa? Ya udah sayang ajak kita kesana?" Pinta lani pada suaminya


"Bisa aja nanti aku urus"


"Beneran ya!"


"Iya, kamu sejak kapan ngepans sama dia?" Tanya suami lani.


Lalu lani yang menuturkan kembali cerita syane pertama kali melihat minho sampai terakhir syane bertemu minho.


"Ya udah kamu siap-siap aja dandan yang cantik, mau ketemu sang idola kan? Aku hubungi orang agence  ayahku dulu" seru suami lani.


"Oke" syane.


"Aku jadi berasa kaya hilda sama sila hahahaha" syane menertawakan dirinya sendiri.


"Oh iya dua orang kepercayaan kamu kenapa gak ikut ke sini?" Lani menanyakan sila sama hilda.


"Silla kan masih di indo kalau hilda dia di apartemen aku ajak gak mau katanya dia mau liat film apaan??? gak tau deh"


"Memangnya si silla kenapa gak ikut lagi sama kamu?"


"Ayahnya sakit keras jadi gak mungkin dia tinggal"


"Oh ya ampun mudah-mudahan aja ayahnya cepat sembuh"


"Iya amin, mudah-mudahan aja" syane.


*****


Minho siap-siap untuk konser semua crew di breafeng dulu sebelum konser yang tinggal beberapa jam lagi.


Selesai breafing minho duduk di salah satu ruangan yang khusus di sediakan untuknya minho membuka ponselnya lalu melihat sosial media miliknya dan tiba-tiba minho teringat kembali gadis bernama syane. "Syane! gak ada salahnya aku cari namanya disini" gumam minho, pada aplikasi yang tengah di bukanya tapi tidak ada nama syane dengan wajah yang di carinya kemudian minho membuka lagi di aplikasi lain masih sama tidak ada nama syane dengan wajah yang di cari minho itu pun yang punya nama syane sangat sedikit hanya segelintir orang saja, minho mencari di beberapa aplikasi lainnya.


Minho diam sejenak seolah putus asa dengan pencariannya sampai akhirnya minho ingat kalau syane calon istri yujin yang seorang pembisnis.


Lalu ia membuka pertemanan sosial media yu jin di salah satu aplikasi yang di ikutinya tapi sama di semua aplikasi tidak ada nama syane yang di carinya minho semakin penasaran saking penasarannya minho sampai membuka aplikasi daftar pembisnis sukses daaannn!!! Nama dan wajah syane terpampang nyata di sana, minho membulatkan kedua bola matanya sampai yang tadinya duduk menyender ia menarik tubuh dari senderannya ketika melihat nama syane terdaftar sebagai pengusaha muda yang sukses di berbagai bidang semua bidang bisnis syane geluti sampai mendapat beberapa penghargaan.


Dan yang lebih membuat minho kaget ketika ia melihat beberapa daftar perusahan yang di jalani syane minho melihat salah satu televisi swasta di indonesia yang pernah melakukan kerjasama dengan agencenya untuk menampilkan minho di sana ternyata pemilik dari stasiun televisi itu bernama syane tiara andrayan "pantes waktu itu dia ada disana" pikir minho.


Yang minho tau pemilik ATV bernama andrayan tapi minho cukup mengerti nama andrayan di ambil dari nama keluarganya yang juga di pakai di nama belakang syane, minho melihat profil syane kalau dia masih berumur 25 tahun usia yang sangat muda kebanyakan gadis di usia itu sedang masa-masanya mereka bersenang- senang dan menghamburkan uang.


Minho tak menyangka selama ini korea selatan memandang rendah indonesia karna terkesan jorok tapi kali ini minho seorang aktor korea mengagumi indonesia karna memiliki seorang pengusaha muda yang sukses.


Minho sibuk dengan mencari tau syane membuatnya menghabiskan waktu hingga akhirnya minho di minta untuk bersiap dan berganti pakaian minho pun mematikan ponselnya lalu pergi ke ruang ganti.


Beberapa menit kemudian minho di minta untuk segera menampilkan perfomanya di atas panggung semua berteriak ketika minho tampil di atas panggung minho tampil dengan memukau, pesonanya yang begitu menawan membuat semua orang menjerit, berteriak bahkan menangis seraya memanggil nama minho, minho benar-benar di miliki sejuta umat minho terlihat ramah saat di atas panggung.